<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967</id><updated>2012-01-25T23:53:02.944+07:00</updated><category term='Harry Potter'/><category term='Harpot Blogmania'/><title type='text'>Voice Within</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>87</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-4671205369164481271</id><published>2012-01-21T15:55:00.002+07:00</published><updated>2012-01-21T15:57:40.243+07:00</updated><title type='text'>Tukang Gali Kubur.</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-u_Ytz-jP9TE/Txp9Zy9Y22I/AAAAAAAAAP0/aJc3tmWtPLE/s1600/KIMUNG.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-u_Ytz-jP9TE/Txp9Zy9Y22I/AAAAAAAAAP0/aJc3tmWtPLE/s1600/KIMUNG.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dari semua saudaranya yang dua ekor, Kimung termasuk yang paling buruk rupa. Warnanya klasik kucing kampung, putih dan belang hitam di beberapa tempat. Wajahnya pun biasa-biasa aja. Badannya tidak kurus tidak gemuk.. lumayan lah barangkali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dia yang paling awet tinggal di rumah Mama. Kedua saudaranya si belang tiga dan si buntut pendek pergi entah kemana. Mungkin karena Kimung paling lemah dan paling penakut diantara kedua saudaranya. Ikan tongkol yang digoreng Mama tiap pagi juga barangkali kurang memenuhi nafsu makan mereka, belum lagi ditambah dengan ibu dan bapaknya yang masih sering berkeliaran di sekitar rumah, yang akhirnya membuat kedua saudaranya pergi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadilah Kimung penghuni tunggal semenjak kedua saudaranya pergi dan orangtuanya yang hanya sesekali datang. &amp;nbsp;Kimung sebenarnya kucing adik saya yang sekarang bekerja di luar kota. Kelakuannya yang badung kadang membuat saya sebal juga, tak jarang hardikan terlontar bila insting mencurinya kambuh. Tapi dasar naluri ke-kucing-annya memang kuat, kebiasaannya mencurinya agak susah hilang. Saking sebalnya saya sama kebiasaannya, sampai-sampai dia hapal betul muka jelek saya. Alhasil saat mendengar dan melihat saya, kimung pasti menekuk badannya seperti ketakutan atau... berlari menghindar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mama juga kadang sebal dengan kelakuannya yang ngga sabaran. Kalau lapar kimung selalu membelit di kaki Mama. Sering Mama hampir jatuh gara-gara Kimung yang terus-terusan membelit di kakinya. Belum lagi bulunya yang bikin Mama gatal-gatal. Lucunya, Kimung tidak takut sama Mama. Mungkin karena Mama yang memberinya makan tiap pagi dengan nasi hangat yangmengepul ditambah goreng ikan tongkol. Kadang Ilham sampai ngiler nyium wanginya. Kelakuannya membelit kaki Mama ga pernah berhenti, malah ditambah cakaran seakan-akan sedang bermain-main dengan saudara-saudaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasa terima kasihnya sebagai kucing juga pernah dibuktikan dengan mengirim bangkai tikus beberapa kali. Saya yang tinggal dengan Mama harus rela jadi tukang gali kubur dan bersih-bersih sisa yang ditinggalkannya. Pernah juga karena tidur di kolong tempat tidur, Kimung terkunci semalaman di rumah. Pagi-pagi saat semua sibuk, kesibukan saya bertambah dengan membersihkan hajat si Kimung... ampuuuuunnnnn....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun walaupun nakal, Kimung sangat lembut sama anak-anak. Ilham yang tadinya takut, karena Kimung Ilham berani mengelus dan bermain-main dengan Kimung. Walaupun kelihatannya agak sedikit tersiksa, Kimung tidak banyak melawan. Pun saat Hanif sepupu Ilham yang lebih tua setahun datang dengan kekuatan dan keisengannya. Jadilah Kimung bulan-bulanan Ilham dan Hanif... duuuhhh sampai saya harus teriak-teriak melihat Kimung yang dibawa kesana kemari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan Kimung saya lihat tambah lucu. Badannya tambah gemuk dan bulunya bersih, karena Kimung murni kucing rumah (maksudnya memang jarang berkeliaran diluar halaman rumah). Kelakuannya juga ngga sebandel biasanya. Kelihatan lebih tenang, mungkin dia tambah dewasa, pikir saya. Atau karena adik-adiknya yang 4 ekor (kesadaran jadi kakak barangkali...) ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini Ilham kaget melihat Kimung diam tak bergerak. Badannya kaku, sampai ke buntutnya yang panjang ikut kaku seperti lidi. Tadi malam saya lihat dia batuk-batuk, saya kira hanya tersedak, ternyataa...&lt;br /&gt;Itu terakhir kali saya lihat dia hidup entah karena lapar dia makan tikus beracun atau kena serangan jantung atau mungkin stroke... yang jelas pagi tadi saya kembali jadi tukang gali kubur, kali ini buat Kimung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-4671205369164481271?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/4671205369164481271/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=4671205369164481271' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4671205369164481271'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4671205369164481271'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2012/01/tukang-gali-kubur.html' title='Tukang Gali Kubur.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-u_Ytz-jP9TE/Txp9Zy9Y22I/AAAAAAAAAP0/aJc3tmWtPLE/s72-c/KIMUNG.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-6440517382170476081</id><published>2012-01-06T12:38:00.001+07:00</published><updated>2012-01-07T00:02:02.179+07:00</updated><title type='text'>Hidup Yang Terhormat Adalah Hidup Yang Realistis.</title><content type='html'>Agak panjang judul saya kali ini. Sebetulnya bukan judul, tepatnya kalimat tadi saya copas dari status teman yang saya jadikan inspirasi hari ini. &lt;i&gt;&lt;span style="background-color: white; color: purple;"&gt;"Hidup yang terhormat adalah hidup yang realistis" by Idang Rasjidi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;, pemusik Jazz yang hidupnya pasti realistis karena hingga sekarang masih eksis di dunianya. Pentingkah kita memandang sesuatu secara realistis sementara di sisi lain kita diharapkan bisa mempunyai mimpi untuk diraih?&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kamus besar bahasa Indonesia, realistis diartikan sebagai :&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.kamusbesar.com/32524/realistis"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, arial; font-size: 13px; line-height: 22px;"&gt;&lt;span class="word_description"&gt;bersifat nyata (real); bersifat wajar&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, arial; font-size: 13px; line-height: 22px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: verdana, arial; font-size: 13px; line-height: 22px;"&gt;&lt;span class="word_pos" style="font-size: 11px; font-style: italic;"&gt;(adjektiva).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&amp;nbsp;Kenapa lebih terhormat jika kita realistis? Jika saya terjemahkan sesuai pandangan saya, bisa berarti hidup dalam realita adalah sesuai dengan apa adanya diri kita tanpa harus berkedok jabatan atau bertingkah seperti orang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada kalanya kita merasa seseorang berubah saat jabatan mereka naik. Topeng jabatan bisa membuat sesorang merasa harus merubah sedikit apa yang biasa ia lakukan. Mungkin peningkatan (menurut kacamata jabatan), misalnya dari yang biasa berolahraga bulutangkis atau tennis lalu berubah memilih golf. Bukan berarti golf tingkatannya paling tinggi dibanding olahraga yang lain, tapi biaya yang dikeluarkan untuk olahraga yang satu ini cukup besar dibanding olahraga lain, apalagi jika dilatarbelakangi oleh negosiasi yang jumlahnya tidak bisa saya bayangkan. Ia memilih golf demi jabatannya padahal ia mungkin lebih menyukai bulutangkis yang tidak bisa dia lakukan lagi karena kesibukannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin juga seorang bawahan yang berusaha menjadi orang lain demi disukai oleh atasannya. Demi karier dan cita-cita yang ingin diraihnya, seseorang bisa jadi apa saja, bahkan seringkali mereka lupa harga diri. Banyak orang mau melakukan apa yang dulu tidak mereka sukai dengan alasan totalitas pekerjaan atau demi uang lebih yang ingin diraihnya. Lama-lama mereka bisa kehilangan jatidiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jatidiri adalah&amp;nbsp;&lt;span style="background-color: white; font-family: Verdana, Georgia, Arial, sans-serif; font-size: 13px; text-align: left;"&gt;ciri-ciri, gambaran, atau keadaan khusus seseorang atau suatu benda; identitas; (2) inti, jiwa, semangat, dan daya gerak dr dalam; spiritualitas: mencari -- diri pembangunan nasional&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: white; text-align: left;"&gt;(&lt;span style="font-family: Verdana, Georgia, Arial, sans-serif; font-size: x-small;"&gt;Referensi:&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;a href="http://kamusbahasaindonesia.org/jati%20diri#ixzz1ih7l9KJ9" style="color: #003399; font-family: Verdana, Georgia, Arial, sans-serif; font-size: 13px;"&gt;http://kamusbahasaindonesia.org/jati%20diri#ixzz1ih7l9KJ9&lt;/a&gt;). &lt;/span&gt;&lt;span style="background-color: white; text-align: left;"&gt;Jika seseorang kemudian berusaha menyukai apa yang tidak disukainya atau menjadi seseorang yang bukan dirinya, bisa jadi orang ini akan kehilangan jati dirinya. Kehilangan identitas yang selama ini dimilikinya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Saya agak kabur dengan perubahan demi perbaikan. Akhirnya kita harus dan akan kembali pada&lt;span style="background-color: purple; color: white;"&gt; realita &lt;/span&gt;siapa diri kita sebenarnya. Misalnya, secara pribadi tak ada salahnya kita skeptis, tapi jika skeptis bisa menjadi suudzon berlebihan, hal itu akan kurang baik bahkan bagi jiwa kita sendiri dan orang-orang di sekitar kita. Jiwa kita akan banyak dihantui oleh pemikiran buruk yang belum tentu akan terjadi. Kenali skeptis kita untuk menjadikan kita waspada bukan malah jadi paranoid, takut pada apapun yang akan terjadi.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Untuk meningkatkan karier kita, tidak salah perilaku untuk menyenangkan atasan, tapi bukan berarti kita menghilangkan&lt;span style="background-color: #0b5394;"&gt; &lt;span style="color: white;"&gt;realita&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;bahwa hal tadi sangat bertentangan dengan pribadi kita yang sesungguhnya. Daripada kita sibuk menjadi orang lain, ada baiknya kita meningkatkan kemampuan kita karena kerja keras kita akan menguntungkan tempat kita bekerja dan lambat laun akan menarik perhatian atasan kita. Tak ada ruginya karena secara terus menerus kita akan belajar untuk meningkatkan kualitas diri.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Ini barangkali &lt;i&gt;"terjemahan"&lt;/i&gt; bebas saya untuk quote kang Idang bahwa bersikap realistis akan menjadikan seseorang lebih terhormat. Dia akan meningkatkan kualitas dirinya tanpa kehilangan jati diri dan yang lebih penting lagi dia tidak akan meninggalkan teman lama karena dia akan mengajak teman-temannya untuk maju bersamanya. Alih-alih kehilangan, dia akan menambah banyak teman dengan sikapnya yang humble dan sangat paham apa yang diinginkannya karena dia tahu benar siapa dirinya secara realistis. Mimpinya adalah bagaimana dia bisa lebih bermanfaat secara pribadi buat orang lain.&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-6440517382170476081?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/6440517382170476081/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=6440517382170476081' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/6440517382170476081'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/6440517382170476081'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2012/01/hidup-yang-terhormat-adalah-hidup-yang.html' title='Hidup Yang Terhormat Adalah Hidup Yang Realistis.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2308360554084370509</id><published>2012-01-05T14:00:00.000+07:00</published><updated>2012-01-05T20:50:36.684+07:00</updated><title type='text'>1431</title><content type='html'>Jumlah teman yang terdaftar dalam facebook saya hari ini adalah 1.431 account. Buat saya jumlah itu sangat fantastik, tapi apa betul itu jumlah teman saya? bila saya hitung 38 tahun hidup saya, rasanya itu jumlah yang sedikit...&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi bukan jumlah teman yang ingin saya bicarakan hari ini. Hari ini saya ingin menulis tentang bagaimana teman bisa mempengaruhi kita. Teman bisa jadi adalah orang yang paling dekat dengan kita. Bahkan orangtua atau suami/istri kedekatannya bisa kalah oleh teman. Coba kita perhatikan, banyak orang yang hubungannya kurang baik dengan orangtua hanya karena pergaulan (baca: teman). Atau berapa banyak yang tadinya teman akhirnya menjadi pasangan hidup kita. Yup, seorang teman seringkali tidak menuntut kesempurnaan kita dan sangat mengerti dengan kekurangan kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-Cw1ICinV-LY/TwVKHKO7GXI/AAAAAAAAAPo/p6C7NGwTSJU/s1600/status.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="201" src="http://4.bp.blogspot.com/-Cw1ICinV-LY/TwVKHKO7GXI/AAAAAAAAAPo/p6C7NGwTSJU/s400/status.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;status pencerah.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Bila saya perhatikan di facebook, teman saya yang jumlahnya 1.431 account tadi belum tentu semua pernah melihat atau membaca apa yang kita tulis di wall kita. Hanya nol koma sekian persen yang pernah mampir untuk sekedar me-"like" atau berkomentar pada status kita. Pernahkah di-"tag" sesuatu oleh teman yang samasekali tidak kita kenal padahal statusnya adalah teman kita? Saya pernah. Ini yang akhirnya membuat saya berfikir bahwa angka 1.431 akhirnya adalah hanya sekedar jumlah account, bukan jumlah teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya juga bukan orang yang rajin me-"like" atau berkomentar pada status teman-teman saya. Tapi tidak me-"like" atau memberi status belum tentu tidak menganggap teman. Buat saya sekedar membaca status teman-teman, saya tahu apa yang terjadi pada mereka. Paling tidak meng-Aamiin kan dalam hati doa-doa mereka. Beberapa bahkan memberi inspirasi untuk selalu berfikir positif setiap hari. &amp;nbsp;Paling tidak itulah pengaruhnya jejaring sosial buat saya. Komentar dari teman seringkali membuat saya lebih sabar dan bisa mentertawakan kesialan sendiri, membuat saya berfikir dan merasa beruntung memiliki teman yang masih mau mendukung dengan kata-kata. Senang juga bila kemudian saya bisa punya pengaruh yang sama buat teman-teman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin suatu saat saya akan mengurangi jumlah account di daftar teman saya. Tapi setiap kali saya mulai akan memilih, ternyata mereka betul-betul orang-orang yang saya kenal. Jadi akhirnya saya terima saja jumlah 1.431 sambil mulai saat ini betul-betul menyeleksi siapa yang bisa kita tambahkan kedalam daftar teman agar saya bisa lebih berarti buat mereka dan sebaliknya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2308360554084370509?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2308360554084370509/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2308360554084370509' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2308360554084370509'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2308360554084370509'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2012/01/1431.html' title='1431'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-Cw1ICinV-LY/TwVKHKO7GXI/AAAAAAAAAPo/p6C7NGwTSJU/s72-c/status.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-8227436469360515692</id><published>2011-12-31T23:45:00.000+07:00</published><updated>2012-01-01T21:49:01.871+07:00</updated><title type='text'>Arti Senyuman</title><content type='html'>Ada lomba aplod foto senyuman dan cerita dibaliknya. Niat ingin ikutan, tapi ternyata ga segampang itu memilih foto dengan senyum termanis yang saya punya. Wajah yang sama, senyum dari bibir yang sama ternyata punya arti yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu saat dalam hidup kita mungkin pernah merasakan serba salah. Bangun di waktu yang salah, mengenakan baju yang salah sampai tempat tidur kita penuh dengan baju yang tidak jadi kita pakai. Pergi kerja dengan semangat yang salah, hanya sekedar melaksanakan kewajiban untuk hadir, lalu melakukan apa yang kita sebut dengan 'kerja' lalu..wuzzz... pulang.&lt;br /&gt;Serba salah. Luangkan waktu sejenak untuk bersandar, pejamkan mata lalu fikirkan tentang sesuatu yang indah sampai terkembang sebuah senyuman.. buka mata, tarik nafas panjang, lepaskan perlahan... niscaya semua 'kesalahan' akan lenyap seiring dengan semakin terkembangnya senyum kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah senyum bisa menenangkan hati kita. Ingin tahu lebih tentang sebuah senyum lalu googling... fiuuh ternyata banyak benar tulisan dan artikel tentang yang satu ini. Sebuah senyuman bisa membuat siapapun yang melakukannya menjadi lebih tenang dan tentram. Bahkan&amp;nbsp;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/04/538/rahasia-senyum-muhammad/"&gt;Nabi&lt;/a&gt; tidak pernah pelit untuk berbagi senyuman kepada para umat bahkan kepada yang memusuhinya sekalipun! Betapa ajaibnya sebuah senyuman sampai saya kemudian ikut tersenyum dalam membuat tulisan ini dan percaya atau tidak, rasanya jauh lebih baik!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tersenyum saat kita mengalami kesulitan terbukti juga bisa menahan air mata kita yang hampir jatuh. Membuat kita berpikir positif bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Membantu kita melihat masalah dari sisi yang berbeda, sisi yang bahkan tidak kita sadari bisa kita lakukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.glamquotes.com/wp-content/uploads/2011/11/smile.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="220" src="http://www.glamquotes.com/wp-content/uploads/2011/11/smile.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;how happy to see the 'smile'.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Saat kita berdiri di depan kelas dan murid kita tak henti-hentinya bicara hingga suara kita tak terdengar. Berhenti sejenak kembangkan sebuah senyum dan pertahankan selama 7 detik, katanya itu waktu yang akurat untuk menentukan tulusnya sebuah senyuman. Saat senyum kita terkembang, saat itu kita seakan kembali ke masa dimana kita jadi siswa yang sedang seru-serunya menceritakan tentang liburan, permainan baru, tentang adik, kakak atau saudara mereka, ketika itu juga kita memaafkan keributan yang mereka timbulkan. Begitu juga dengan murid yang melihat senyum tulus kita. Mereka akan terdiam dan merasa tenang karena yakin keributan mereka tidak membuat kita marah. Keributannya mungkin tidak akan berkurang membuat senyum kita bertambah banyak dan lama, paling tidak hati kita tidak menyikapi keributan mereka dengan keributan lagi (baca: marah).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ajaibnya sebuah senyuman, membuat para ibu yang tadinya hendak marah, mendadak terenyuh hatinya melihat senyum yang diberikan anak mereka. Amarah yang hampir keluar tiba-tiba saja luluh melihat senyum yang menandakan permintaan maaf atas kesalahan mereka, duuh...&lt;br /&gt;Kekuatan sebuah senyum juga bisa diartikan sebagai sebuah doa dan dukungan. Ketika anak kita, teman, kerabat harus melakukan sesuatu yang memerlukan dukungan, seringkali kita genggam tangan mereka lalu kita berikan senyum yang paling tulus yang kita punya. Sertai langkahnya dengan senyum dan senyum itu bisa jadi penambah semangat mereka dalam melalui tantangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, jangan ragu untuk tersenyum karena senyum kita akan membuat dunia ini lebih indah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-8227436469360515692?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/8227436469360515692/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=8227436469360515692' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/8227436469360515692'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/8227436469360515692'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/12/arti-senyuman.html' title='Arti Senyuman'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-1289381433816733809</id><published>2011-12-31T12:38:00.000+07:00</published><updated>2012-01-05T21:25:30.997+07:00</updated><title type='text'>Di Ruang Tunggu.</title><content type='html'>Tahun baru selain membawa harapan baru, seringkali membuat stress meningkat. Tuntutan untuk membuat laporan akhir tahun, pemeriksaan dari departemen terkait, buat para guru, melaksanakan ulangan akhir semester, mengisi raport, semua itu dikerjakan di akhir tahun. Tekanan itu juga yang sepertinya menyebabkan teman saya harus pergi ke dokter untuk badannya yang tiba-tiba menuntut untuk beristirahat.&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Takut karena badannya yang lemas, teman saya meminta saya untuk mengantarnya. Pertama tujuan kami ke dokter langganannya yang ternyata sudah cuti. Dokter juga rupanya sangat perlu liburan. Pilihan berikutnya; dokter 24 jam.&lt;br /&gt;Saya datang bersamaan dengan seorang Ibu yang dipapah oleh anak dan cucunya. Saya memandangnya dari belakang, cucu laki-lakinya yang berumur sekitar 6 tahun tampak riang memapah sang nenek. Waktu kemudian kami semua sudah ada di ruang tunggu, rupanya pandangan dari belakang bisa saja salah. Yang saya anggap Ibunya yang sedang sakit ternyata pembantu yang diantar nyonya nya untuk berobat.&lt;br /&gt;Saya bisa menebak demikian karena sang nyonya memilih untuk duduk agak jauh dari ibu yang dipapahnya tadi. Si Ibu yang mengenakan pakaian sederhana berusaha keras dalam sakitnya untuk tetap bisa tersenyum pada anak nyonya nya yang memilih untuk duduk di sebelahnya. Si anak tampak ceria dan sibuk bercerita, sementara si Ibu pengasuhnya dengan sabar mendengarkan sambil sekali-kali menanggapi dengan senyuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama masuk satu keluarga dengan 2 orang anak balita dan.. 2 orang pengasuh. Barangkali sangat sulit untuk mengasuh anak di jaman sekarang sehingga setiap anak membutuhkan satu orang pengasuh. Rupanya sang kakak yang berumur sekitar 5 tahun super aktif. Ada-ada saja yang ia tanyakan pada ibunya atau ayahnya. Atau ulahnya yang mengganggu adiknya yang baru bisa berjalan. Setelah itu ia mengejar ayahnya yang &amp;nbsp;masuk ke toilet dan... mematikan lampunya! Sampai bingung siapa sebenarnya yang sakit dalam keluarga ini, mungkin para pengasuhnya yang sejak masuk ke ruangan berusaha menjaga jarak dengan anak-anak asuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara anak saya sibuk memperhatikan sambil memeluk terompet tahun barunya yang berbentuk naga. Banyak pembelajaran yang bisa saya ambil saat di ruang tunggu. Kenapa seorang anak memilih untuk duduk berdekatan dengan pengasuhnya daripada dengan ibunya? ; Melihat ketabahan seorang asisten rumah tangga yang walaupun dalam keadaan sakit yang sampai harus dipapah tetap berusaha tersenyum untuk mendengarkan &amp;nbsp;cerita anak asuhnya ; Sebuah keluarga yang entah karena tidak mau repot atau takut anak-anaknya terlantar sampai harus menggaji pengasuh untuk masing-masing anak. Teman saya akhirnya keluar dari ruang periksa, diagnosanya temanku kecapean. Satu lagi pembelajaran, bahwa sehat itu sangat berharga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-1289381433816733809?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/1289381433816733809/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=1289381433816733809' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1289381433816733809'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1289381433816733809'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/12/di-ruang-tunggu.html' title='Di Ruang Tunggu.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-3229667372320670948</id><published>2011-12-11T20:33:00.001+07:00</published><updated>2011-12-22T15:30:42.239+07:00</updated><title type='text'>Saya Berbohong Untuk Belajar Kejujuran (Reunion Day).</title><content type='html'>&lt;i&gt;There's always something in reunion..nope.. I don't think so... there's many!&lt;/i&gt; Masuk SD 32 tahun yang lalu -ya ampyuunn lama banget!-. Lulus 6 tahun &amp;nbsp;kemudian, lalu mulai berganti teman, &amp;nbsp;ganti hobi, ganti kebiasaan, ganti apa lagi?? Karena 6 tahun lamanya di SD -beruntung juga saya ga termasuk anak yang harus pindah-pindah sekolah-, teman-teman SD punya keistimewaan sendiri buat saya, hampir semua nama lengkapnya hafal!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/305293_10150363783128276_598148275_8196123_1362264846_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="224" src="http://a2.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc7/305293_10150363783128276_598148275_8196123_1362264846_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;still remember this moment&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Jaman SD yang paling kita ingat biasanya makanan apa yang kita suka, permainan yang sering kita mainkan, dan guru favorit. Guru galak yang bikin takut? &lt;i&gt;Not here&lt;/i&gt;... saya beruntung di sekolah saya guru-gurunya sudah modern sejak dulu. Mereka hanya akan "galak" saat kita berbuat salah. Student centre dengan mendorong anak untuk mengemukakan pendapat. Di kelas mereka mengajar dengan penuh perhatian. Semua guru terlihat "kompak". Dalam testimoni guru di acara reuni tadi, betul dugaan saya bahwa kebaikan yang saya terima dari guru-guru ketika SD dulu &amp;nbsp;berasal dari kekuatan pimpinan atau Kepala Sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibu &lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #a64d79;"&gt;Dra. Hj. Enah Suhaenah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; (almh), beliau adalah Kepala Sekolah yang memimpin semasa saya SD (dan beliau tetap di sekolah yang sama sampai tahun 1990). Beliau seorang pemimpin yang tegas (begitu diantaranya testimoni guru yang disampaikan), penuh perhatian, dan disiplin. Jika saya gambarkan mungkin sosoknya terlihat galak dan tangguh, tapi dengan senyum yang selalu menghias bibirnya setiap pagi, sosoknya berubah menjadi seorang ibu yang ramah yang menyambut anak-anaknya datang ke kelas-kelas. Yup, bu Enah tiap pagi berdiri di depan ruang kerjanya memberi kesempatan pada kami, murid-muridnya untuk besalaman dan mengucapkan "selamat pagi". Sosok yang selalu dinanti setiap murid-muridnya untuk disalami. Pengalaman yang paling berkesan adalah bersalaman dengan beliau di tanggal 10 Oktober, saat saya kemudian bilang "Selamat Ulang Tahun, Ibu", sehari setelah ulang tahun saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat saya, bersalaman dengannya setiap pagi adalah awal buat menghormati guru dan senyumnya memberi semangat saya untuk masuk kelas dan belajar bersamanya. &lt;i&gt;Lebay? ngga juga,&lt;/i&gt; sebab saya pernah merasa paling disayang oleh beliau karena setiap hari (di kelas 1) nama saya selalu terpampang di papan tulis untuk dibaca; &lt;i&gt;"Selly main lompat tali". &lt;/i&gt;Ternyata yang beliau lakukan bukan semata lebih menyayangi saya dibandingkan siswa lain di kelasnya. Dalam satu kesempatan reuni (semasa saya kuliah) beliau berkata: "&lt;i&gt;ada satu anak yang belum bisa membaca, sehingga setiap hari Ibu selalu menulis namanya di papan tulis: "Selly main lompat tali'"... oh my... =))=))&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah beliau memotivasi murid-muridnya (sampai saya hapal betul bentuk tulisan nya bentuk sambung dan tipis tebal). Beliau juga sangat peduli lingkungan. Walaupun saat itu belum menggaung &lt;i&gt;"go green"&lt;/i&gt; seperti belakangan ini, beliau mendidik dengan membiasakan sesuatu yang sederhana tapi berarti : &lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #38761d;"&gt;"Buanglah sampah pada tempatnya!"&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;. Pernyataan ini selalu beliau sampaikan saat memberi wejangan dalam upacara hari Senin, atau setiap jam istirahat. Pada saat jam istirahat jam 9 pagi, biasanya beliau berkeliling lapangan melihat kami yang sedang bermain atau bercakap dengan mereka yang duduk-duduk sambil makan bekal. Saat itulah beliau selalu mengingatkan.."Buanglah sampah pada tempatnya!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena ucapan sederhana itu, sampai hari ini hampir tidak pernah saya buang sampah sembarangan. Saya lebih rela mengotori tas (sementara) daripada harus membuang apa yang sudah kita pakai/makan isinya di sembarang tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat hepatitis kini mulai dikhawatirkan menjangkiti anak-anak karena jajanan mereka yang kurang terjamin kebersihannya, Bu Enah sejak dulu sudah memberlakukan tidak boleh jajan di luar area sekolah. Saking takutnya, kejadian saya jajan diluar saat SD mungkin bisa dihitung dengan jari. Pengawasan oleh teman sebaya juga dilakukan dengan menugaskan beberapa murid yang dipercaya untuk ikut mencatat siapa saja yang jajan diluar (akhirnya semua anak ikut mengawasi dan melaporkan jika ada yang ketauan jajan diluar).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain adalah tentang mencontek. Beliau paling tidak suka apabila menemukan muridnya mencontek (rasanya mencontek saat itu adalah barang langka). Kami belajar untuk menghargai diri sendiri dengan kejujuran. Saking jujurnya, tas koper yang dulu sangat populer bisa naik ke meja jadi pembatas untuk menghalangi jawaban ulangan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS__oT-Ah5-MY2qQGRYUfRQRTNPDFtM9U_fi1sMLEQKzw2CNbcHIM1iyD5D" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="238" src="http://t1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS__oT-Ah5-MY2qQGRYUfRQRTNPDFtM9U_fi1sMLEQKzw2CNbcHIM1iyD5D" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Tas segede ini sering nangkring di atas meja saat ulangan.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Dedikasinya untuk pendidikan sangat tinggi. Beliau ikut membantu pendirian sebuah sekolah swasta di masa pensiunnya. Sampai saat ini sekolahnya berjalan dengan sangat baik masih dengan semangat mendidik yang dilanjutkan oleh para penerusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kebaikan yang saya pelajari dari beliau (dan guru-guru dibawah kepemimpinan beliau), dimulai dengan sebuah kebohongan. &lt;a href="http://peristiwanasional.wordpress.com/2011/09/05/dimana-daoed-joesoef-menyandung-pengunduran-tahun-ajaran-baru/"&gt;Awal tahun pelajaran 1979-1980&lt;/a&gt; yang dimundurkan membuat para orangtua resah. Anaknya yang sudah di TK selama satu tahun setengah mungkin sudah tak sabar untuk masuk SD. Begitu juga dengan sekolah TK yang (rencananya) akan jadi sekolah saya. Formulirnya sudah habis! jadilah saya gagal masuk TK. Lalu Uwa saya yang kebetulah ber karib dengan Ibu Enah mengusulkan saya untuk didaftarkan hari itu juga. Saat wawancara (dimana banyak orangtua lain mengintip ke ruangan tempat saya diwawancarai) sampai pada pertanyaan "Berapa umurnya, Selly?". Langsung saya yang jujur dan lugu (deuuh...) yang sebelumnya sangat ditekankan untuk mengatakan berumur 6 (padahal masih 5 setengah) ragu setengah mati. "Kenapa saya harus berbohong??" saya berkata dalam hati sambil mengeluarkan 5 jari. "Umurmu 5 tahun??!" Bu Enah bertanya dengan tegas. Langsung saya naikkan lagi satu jari sebagai tambahan. Namun yang tidak bisa dibohongi adalah &lt;u&gt;'test sentuh kuping'&lt;/u&gt;. Seberapa kuat pun saya berusaha jari-jari tangan saya yang melewati kepala pada waktu itu tetap tidak bisa menyentuh telinga bahkan ujungnya sekalipun! Jadilah saya siswa titipan yang &lt;i&gt;"teu kedah naek ka kelas 2 taun payun ge teu sawios" &lt;/i&gt;(ga usah naik ke kelas 2 tahun depan juga, tidak apa-apa), begitu kata Uwa saya. ;))&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di bawah bimbingannya rencana tinggal kelasnya rupanya tidak terjadi. Begitu keras usaha Bu Enah untuk membuat saya bisa mengejar ketinggalan dengan teman-teman sekelas yang rata-rata sudah bisa membaca. Satu-satunya kebohongan yang saya syukuri sampai sekarang. Karena kebohongan itu saya kemudian belajar kejujuran, disiplin, dedikasi, hidup bersih dan cinta lingkungan sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;b&gt;Terima kasih Ibu... dan terima kasih Bapak Ibu Guru, especially for teman-teman, yang hari ini membangkitkan kembali kenangan tentang beliau...&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/388760_10150455798873331_740393330_8413013_2109714987_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://a6.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/388760_10150455798873331_740393330_8413013_2109714987_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;CHEERS!!&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;link:&amp;nbsp;&lt;a href="http://peristiwanasional.wordpress.com/2011/09/05/dimana-daoed-joesoef-menyandung-pengunduran-tahun-ajaran-baru/"&gt;http://peristiwanasional.wordpress.com/2011/09/05/dimana-daoed-joesoef-menyandung-pengunduran-tahun-ajaran-baru/&lt;/a&gt;&amp;nbsp;; kaskus&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-3229667372320670948?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/3229667372320670948/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=3229667372320670948' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/3229667372320670948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/3229667372320670948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/12/saya-berbohong-untuk-belajar-kejujuran.html' title='Saya Berbohong Untuk Belajar Kejujuran (Reunion Day).'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-1737590051594047189</id><published>2011-12-06T06:51:00.001+07:00</published><updated>2011-12-22T15:31:12.123+07:00</updated><title type='text'>Why I Love Music</title><content type='html'>A few days ago I've got a best music player I've ever have. Music to me is a major need because all the expression in music always make my world so wonderful. Music could also help me trough every moment in my life. When I'm happy a music could make me happier, when I sad, music could bring happiness and joy so everything seems so easy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I love all of the genre. From classic to pop, from jazz to keroncong, from RnB to Dangdut also all Indonesian traditional music especially Sundanese. This could happen because my &lt;span class="Apple-style-span" style="color: #741b47;"&gt;&lt;b&gt;Dad&lt;/b&gt;&lt;/span&gt; was introduce me to music since I was a baby. He was also record my first song named "&lt;i&gt;borondong garing&lt;/i&gt;", a popular traditional song from sundanese. My Dad loves jazz. Because he loves jazz, I also love it. All jazz musician and singer i knew from him. Bob James, Sade, Phil Perry, Michael Frank etc. He also loves instrumental music, so i knew Richard Clayderman, Kenny G, Yani and Kitaro. He also loves pop, so i knew Frank Sinatra, Nat King Cole and Natalie Cole (as far as i know they sing jazz too), Barry Manilow even Michael Jackson.&lt;br /&gt;My Dad used to play all musical instrument including&amp;nbsp;Sundanese's traditional music instrument called &lt;i&gt;degung&lt;/i&gt;, &lt;i&gt;kacapi&lt;/i&gt; and &lt;i&gt;suling&lt;/i&gt; or bamboo flute. When he played &lt;i&gt;kacapi&lt;/i&gt; or &lt;i&gt;suling&lt;/i&gt;, people who listen will lulled (there's a traditional music which only have 2 or 3 players -&lt;i&gt;kacapi indung, kacapi anak and suling&lt;/i&gt;- and a &lt;i&gt;sinden&lt;/i&gt; or singer called &lt;i&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tembang_Cianjuran"&gt;Cianjuran&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;. My Dad usually play once a month).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He was usually play traditional music at weddings. &amp;nbsp;Lately when the people started to like to hire organ player or karaoke, he loved to sing with his sweet voice, the voice that I could equated with Nat King Cole. Because when I heard Nat sing Autumn Leaves, his voice is similar with my Dad's! (my Dad was record his own sang Autumn Leaves).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;My Dad was an entertainer in many way. He also tried to sing dangdut song because dangdut can bring Joy to people who listen to it and make people wants to dance. So I start to like dangdut since that time.&lt;br /&gt;Now, when I could heard such a beautiful music from my MP3 Player which is super new and has a super sound, my mind flew to you, Dad.&lt;br /&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: left; margin-right: 1em; text-align: left;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://jazzgreats.wikispaces.com/file/view/Nat_King_and_Natalie_Cole.jpg/263975469/Nat_King_and_Natalie_Cole.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" src="http://jazzgreats.wikispaces.com/file/view/Nat_King_and_Natalie_Cole.jpg/263975469/Nat_King_and_Natalie_Cole.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;I wish I could be like them...&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;We never question why God took my Dad so fast, or regret for what's happen. But if he still here this time, I'd like to give him this MP3 player, asked him to go to a family karaoke and sing together with me. This is maybe my only regret, I only once sing together with him. I wish I was show him how much I love his voice so maybe I could sang with him in many ocassion.&lt;br /&gt;But when I heard Nat King Cole and Natalie Cole sing together in &amp;nbsp;"Unfogetable" (which recorded long after Nat passed away), I also have a dream that maybe someday I will sing together with my Dad! #although my voice is not even close to Natalie Cole... :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thank You, Dad, to introduced me to a wonderful thing called MUSIC.&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://jazzgreats.wikispaces.com/Nat+King+Cole+by+Paige"&gt;http://jazzgreats.wikispaces.com/Nat+King+Cole+by+Paige&lt;/a&gt;&amp;nbsp;;&amp;nbsp;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Tembang_Cianjuran"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Tembang_Cianjuran&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-1737590051594047189?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/1737590051594047189/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=1737590051594047189' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1737590051594047189'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1737590051594047189'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/12/why-i-love-music.html' title='Why I Love Music'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2995307638806401289</id><published>2011-12-04T22:02:00.001+07:00</published><updated>2011-12-22T15:31:34.946+07:00</updated><title type='text'>TheKube2; Smallest Touch MP3 in The World | Karena Saya Berani.</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.thekube2.co.id/css/images/thekube2-fb.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://www.thekube2.co.id/css/images/thekube2-fb.jpg" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Dalam menikmati musik yang paling penting adalah kualitas suara yang kita dengar. Sering lagu seenak apapun apabila tidak didukung audio yang cantik menjadi kurang sensasi sehingga yang semula bertujuan relaksasi mendengar musik malah jadi &lt;i&gt;galau&lt;/i&gt; gara-gara musik. Karena tujuan relaksasi juga, musik harus bisa kita dengar dimana saja dan kapan saja.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-WrY0Xoqoieo/Tt0uB8PtLgI/AAAAAAAAAPI/nA1FlBj_B8Y/s1600/the+Kube.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://4.bp.blogspot.com/-WrY0Xoqoieo/Tt0uB8PtLgI/AAAAAAAAAPI/nA1FlBj_B8Y/s1600/the+Kube.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Courier New', Courier, monospace;"&gt;&lt;a href="http://thekube2.co.id/css/images/logo.png"&gt;The Kube2&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; dijamin akan memberikan kita keduanya.&amp;nbsp;Suara yang keluar dari earphone dengan kabel gepeng dan kenyal seperti mi kwetiaw, menjamin kualitas suara yang dihasilkan bening untuk semua jenis musik. Yang pasti lebih kuat dan tidak khawatir berbelit saat tidak dipergunakan. Saya coba putar semua jenis lagu.&amp;nbsp;RnB, dentuman bass nya menggetarkan telinga membuat badan rasanya ingin ikut goyang. Klasik, semua insrumen musik yang dimainkan terdengar begitu jernih. Rock, menghantam, Jazz, begitu cantik. Dengan pembagian suara, bass serta treble yang seimbang, telinga kita tidak akan mudah lelah walaupun mendengarkan musik dalam waktu yang cukup lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.thekube2.co.id/uploads/2011/08/earphones1.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.thekube2.co.id/uploads/2011/08/earphones1.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan generasi sebelumnya yang tampil colorful, The Kube2 tampil dengan warna silver yang simple dan elegan. Cocok buat mereka yang berselera minimalis. Namun jika ingin tampil lebih &lt;i&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: orange;"&gt;gaya &lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #6fa8dc;"&gt;dan&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; &lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white; color: magenta;"&gt;gaul&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt; tersedia stiker dengan 10 macam warna dan design.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.thekube2.co.id/img/1.png" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="101" src="http://www.thekube2.co.id/img/1.png" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;my-The Kube2&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Kelebihannya yang lain adalah dari papan sentuhnya. Kita cukup menyentuh bila ingin menyalakan atau mematikan, memperbesar dan mengecilkan volume suara, memajukan dan memundurkan lagu, menghentikan sementara, mengulangi lagu dan men-&lt;i&gt;shuffle&lt;/i&gt; urutan lagu yang akan diputar. Jika fungsinya sentuhnya sudah bisa kita ingat, the Kube2 terasa sangat pribadi karena mereka yang tidak terbiasa dengan layar sentuhnya otomatis tidak bisa mengoperasikannya. Namun jangan takut lupa juga dengan cara pengoperasiannya karena tersedia juga user manual berbahasa Indonesia dalam kemasan paketnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://www.thekube2.co.id/uploads/2011/08/usb.png" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.thekube2.co.id/uploads/2011/08/usb.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://www.thekube2.co.id/uploads/2011/08/creader.png" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.thekube2.co.id/uploads/2011/08/creader.png" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Dalam paket the Kube2 yang dibandrol seharga Rp. 425.000, disertakan earphone, 4GB microSD card berikut pembaca kartunya, serta kabel USB untuk pengisian baterai.&amp;nbsp;Waktu putar the Kube2 adalah sampai dengan 6 jam dengan penggunaan normal dengan pengisian baterai kurang lebih 1 jam saja dengan cara menghubungkannya ke komputer atau lebih baik lagi jika menggunakan adaptor dengan daya 500mA. Jangan lupa untuk mengisi selama 5 jam di awal pemakaian untuk mengoptimalkan kerja baterai. Pengisian lagu sangat mudah melalui microSD. Jika kita ganti dengan microSD berkapasitas 32GB, lagu yang bisa kita isikan sama dengan 8000 lagu! &lt;i&gt;fiuuuh&lt;/i&gt;.. Satu lagi tips agar kualitas suara earphone the Kube2 terjaga adalah jangan dibawa tiduran atau jatuh karena dikhawatirkan speakernya yang sangat sensitf akan pecah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/387554_2563619183082_1632195023_2428514_888386955_n.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="150" src="http://a3.sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash4/387554_2563619183082_1632195023_2428514_888386955_n.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;The New Look of my - the Kube2&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Saking cintanya sama gadget baru ini, skin the Kube2 saya buat lebih pribadi lagi dengan crochet buatan sendiri. Jadi, tak akan panjang saya menulis, just &lt;b&gt;LISTEN IF YOU DARE!&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.thekube2.co.id/"&gt;http://www.thekube2.co.id/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2995307638806401289?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2995307638806401289/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2995307638806401289' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2995307638806401289'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2995307638806401289'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/12/thekube2-smallest-touch-mp3-in-world.html' title='TheKube2; Smallest Touch MP3 in The World | Karena Saya Berani.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-WrY0Xoqoieo/Tt0uB8PtLgI/AAAAAAAAAPI/nA1FlBj_B8Y/s72-c/the+Kube.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2770742334797926111</id><published>2011-12-03T22:54:00.000+07:00</published><updated>2011-12-06T06:26:51.987+07:00</updated><title type='text'>Tentang Moving Class</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://smpn1-bogor.sch.id/gambarku2/image.php?id=36" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="153" src="http://smpn1-bogor.sch.id/gambarku2/image.php?id=36" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;Tahun pelajaran ini sekolah kami mencoba menerapkan moving class. Moving class adalah keadaan dimana guru tinggal di kelas dan murid yang mendatangi kelas sesuai dengan mata pelajarannya. Tujuan moving class adalah untuk membangun kualitas pembelajaran dengan cara meningkatkan kreatifitas guru untuk mengelola dan mengkondisikan kelas sesuai dengan &amp;nbsp;mata pelajaran. Di setiap kelas guru bebas mengkreasikan kelasnya sedemikian rupa sehingga cocok dengan mata pelajaran yang dibimbingnya. Dengan kondisi kelas yang demikian diharapkan siswa segera terbawa dan siap untuk menerima materi.&lt;br /&gt;Meningkatkan efektivitas dan efisiensi waktu memberikan pembelajaran, karena guru tetap tinggal di kelas dan tidak terganggu hal lain.&lt;br /&gt;Meningkatkan disiplin guru dan siswa dalam pengertian, guru dituntut untuk hadir lebih pagi karena tanggung jawab ruangan ada di tiap guru sehingga mereka harus datang lebih pagi. Bagi siswa, mereka ditekankan untuk selalu datang tepat waktu, kalaupun ada toleransi waktu, berikan jeda yang wajar.&lt;br /&gt;Dapat meningkatkan keterampilan dalam mengkreasikan pembelajaran menggunakan media pembelajaran.&lt;br /&gt;Dengan demikian diharapkan akan memotivasi siswa untuk bersikap lebih terbuka terhadap pembelajaran yang sedang berlangsung sehingga dapat meningkatkan hasil belajar siswa. (&lt;a href="http://www.sma9jogja.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=category&amp;amp;id=66&amp;amp;layout=blog&amp;amp;Itemid=90"&gt;tautan&lt;/a&gt;).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun ada beberapa hal sebelum memutuskan memberlakukan moving class. &lt;b&gt;Yang pertama&lt;/b&gt;, pastikan &lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: lime;"&gt;sarana dan prasarana&lt;/span&gt; pendukung dapat dipenuhi oleh sekolah dan dikelola dengan baik oleh guru mata pelajaran.&amp;nbsp;Kebutuhan untuk mengkondisikan kelas kadang terbentur oleh besarnya dana yang diperlukan.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Yang kedua&lt;/b&gt;, yang penting disediakan adalah&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: orange;"&gt; loker siswa&lt;/span&gt;, karena siswa akan terbebani oleh buku-buku pelajaran yang harus mereka bawa berkeliling sekolah setiap harinya.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Ketiga&lt;/b&gt;, perlu juga dipertimbangkan&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: magenta;"&gt; jeda&lt;/span&gt; yang terjadi di setiap pergantian mata pelajaran. Beberapa siswa mungkin memanfaatkan waktu jeda untuk ke kantin (yang tidak diperbolehkan saat waktu pembelajaran). Atau bahkan tidak hadir di jam berikutnya bagi guru yang tidak terlalu ketat dengan cek kehadiran.&amp;nbsp;&lt;b&gt;Keempat&lt;/b&gt;, ketersediaan &lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: #9fc5e8;"&gt;jalur lalu lintas siswa&lt;/span&gt; yang cukup luas sehingga tidak menyebabkan keriuhan saat ganti pelajaran yang dapat menyebabkan terlambatnya siswa hadir di kelas.&amp;nbsp;Keadaan bangunan yang lebih dari satu lantai bisa juga menyebabkan siswa kelelahan apabila harus naik dari lantai satu ke lantai 4 misalnya dalam waktu yang singkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Kelima&lt;/b&gt;, &lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: red;"&gt;berkurangnya rasa tanggungjawab dan memiliki&lt;/span&gt; siswa terhadap kelas-kelas yang dikunjunginya. Siswa menjadi acuh tak acuh terhadap kebersihan kelas yang ditempatinya atau cenderung menyalahkan kelas sebelumnya yang mengotori kelas. Yang lebih berbahaya apabila siswa melanggar batas area guru yang seringkali berisi data tentang siswa. Bisa saja terjadi barang milik guru kemudian hilang. &lt;b&gt;Keenam&lt;/b&gt;, Pembiasaan &lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: #93c47d;"&gt;piket&lt;/span&gt; kebersihan setiap hari jadi sulit dilakukan dan akhirnya beban terberat ada di petugas kebersihan sekolah dan guru itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru dalam hal ini walaupun sudah memiliki ruang kelas sendiri, tetap membutuhkan satu ruang khusus untuk guru &lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: blue;"&gt;(ruang guru)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; tempat untuk guru bekerja mengolah pekerjaan administrasi berupa nilai yang sifatnya sangat pribadi. Selain itu mengelola satu ruang yang harus dikondisikan sedemikian rupa dapat membuat tekanan yang cukup berat bagi seorang guru. Penyediaan &lt;b style="background-color: white;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: lime;"&gt;sarana relaksasi dan dapur&lt;/span&gt;&lt;/b&gt; khusus untuk guru sedikit banyak dapat mengurangi tekanan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kendala yang ditemui pada saat pelaksanaan moving class dapat diatasi apabila seluruh komponen sekolah membicarakan terlebih dahulu serta melakukan analisa menyeluruh tentang kesiapan pelaksanaan moving class dari berbagai kondisi. Jika kemudian diberlakukan terlebih dahulu baru masalah yang timbul diatasi kemudian, dikhawatirkan kelangsungan moving class tidak berjalan semestinya dan berumur pendek.&lt;br /&gt;Namun harapan untuk pelaksanaan yang semakin baik selalu menjadi penyemangat, &lt;i style="background-color: cyan;"&gt;&lt;b&gt;Chaiyo!&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2770742334797926111?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2770742334797926111/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2770742334797926111' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2770742334797926111'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2770742334797926111'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/11/tentang-moving-class.html' title='Tentang Moving Class'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-428228186209049488</id><published>2011-11-28T22:16:00.001+07:00</published><updated>2011-11-28T23:40:08.744+07:00</updated><title type='text'>SAHABAT</title><content type='html'>Di tengah saya mengerjakan administrasi sekolah pagi tadi, lampu hape berkedip tanda ada pesan masuk. Mmm ternyata dari sahabat saya nun jauh di Jawa Timur sana. Sahabat yang saya kenal sejak kelas 1 SMA. Kami bersahabat bukan karena persamaan melainkan karena banyaknya perbedaan diantara kami. Saya tomboy, dia feminin. Saya malas, dia rajin. Saya semrawut, dia begitu rapi. Saya cerewet, dia cenderung pendiam. Kami bergabung dalam vocal group, sama-sama tergabung dalam Paskibraka kota dan duduk sebangku selama kelas 2 dan 3 SMA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun karena perbedaan itu pula, kami saling mengisi. Saya yang malas jadi sedikit rajin karena dia, dia yang sangat serius jadi sedikit humoris karena canda saya tiap hari. Seringkali hal-hal konyol terjadi dalam persahabatan kami. Seperti jika jalan-jalan ke toserba saat hari libur. Seringkali saya 'menghilang' di keramaian sehingga dia akan kebingungan mencari dan pulang sendiri. Padahal saya ada tepat di belakangnya. Alhasil dia pasti 'ngambek' setelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking dekatnya kami, duduk sebangku pula, tulisan kami jadi sangat mirip (saya suka tulisannya yang rapi sehingga tanpa sadar saya meniru tulisannya). Potongan rambut yang hampir sama, hingga guru kami banyak yang sering tertukar memanggil nama kami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang, 22 tahun kemudian. Kami masih sering kontak, walaupun terpisah jarak ribuan kilometer. Kecanggihan teknologi merupakan keuntungan bagi kelangsungan persahabatan kami. Dia sering share hasil kue atau masakan buatannya, saya share kerajinan tengan yang saya buat. Share foto anak-anak sudah pasti. Hari ini pesannya masuk hanya berisi tulisan nama saya ditambah dua icon sedih :(:(.&lt;br /&gt;Saya jawab, kenapa pagi-pagi teriak-teriak? dia jawab lagi; Kamu tuh ya... emang klo yg paling deket biasanya suka lupa... (waduh saya bayangkan wajahnya yang merengut). Otak saya berputar mencari apa yang terjadi hari ini sampai membuat pesannya sedih seperti itu. Ternyata... 28 November... sehari setelah ulangtahun ibu saya... yaa ampuunn... hari ini dia ulang tahun! (dan saya lupa seperti juga tahun-tahun sebelumnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-hrzeiNjggOA/TtO4lRRR85I/AAAAAAAAAOw/JWc8-MIarlc/s1600/unme.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="165" src="http://4.bp.blogspot.com/-hrzeiNjggOA/TtO4lRRR85I/AAAAAAAAAOw/JWc8-MIarlc/s200/unme.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;i&gt;Hari ini kamu berulang tahun, maafkan otakku yang semakin tua selalu lupa hari ulangtahunmu. Walaupun aku selalu lupa hari ulangtahunmu, bukan berarti aku lupa kamu. Tidak akan pernah ada sahabat sebaik dirimu buatku. Tidak ada sahabat yang bisa membuatku nyaman bicara apapun karena kamu mau mendengar apapun dariku. Sahabat, selamat ulang tahun dariku, semoga kamu selalu bahagia dan selalu ingat bahwa kamu masih punya aku sebagai &lt;/i&gt;&lt;b&gt;SAHABAT&lt;/b&gt;&lt;i&gt;.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-428228186209049488?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/428228186209049488/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=428228186209049488' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/428228186209049488'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/428228186209049488'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/11/sahabat.html' title='SAHABAT'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-hrzeiNjggOA/TtO4lRRR85I/AAAAAAAAAOw/JWc8-MIarlc/s72-c/unme.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-3189322879140698968</id><published>2011-11-21T23:37:00.001+07:00</published><updated>2011-11-22T00:39:33.266+07:00</updated><title type='text'>Blog Apa Ya?</title><content type='html'>Dari hasil rapat tadi sore, MONEV nilai profesionalisme guru selain dilihat dari perencanaan pembelajaran, pemberian item test, serta penilaian yang diberikan, dilihat juga apakah seorang guru menguasai IT dengan aktif atau tidak. Pengukurannya adalah dari penguasaan program office, serta memanfaatkan internet dengan memiliki akun email, serta Facebook.&lt;br /&gt;Lucu juga memang, kenapa facebook? kenapa tidak spesifik menyebutkan apakah seorang guru mempunyai akun blog yang secara khusus berisi tulisan2 bukan cuma sekedar berbagi status&lt;i&gt; "what's in your mind"&lt;/i&gt;. Walaupun sebenarnya, tidak saya pungkiri, akun facebook banyak juga menghubungkan saya dengan siswa, memberi saya inspirasi dan berbagi dengan mereka di kolom notes, tapi belum ada point khusus bagi para guru yang aktif mengelola sebuah blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bicara soal blog pembelajaran, bukan tidak ingin saya buat, tapi saya masih berpikir bahwa saya ini&amp;nbsp;&lt;strike&gt;&lt;i&gt;guru galau.&lt;/i&gt;&lt;/strike&gt;&amp;nbsp;Galau karena beberapa mata pelajaran yang saya ampu dengan waktu yang singkat. Ekonomi untuk tiga bulan, Geografi dan Sejarah untuk 1 tahun, IPS terpadu tahun berikutnya, tidak mengajar samasekali (administrasi) 6 bulan berikutnya, asisten guru TIK untuk satu tahun, PLH tahun berikutnya, saat ini mata pelajaran TIK dengan diselingi mengganti guru TIK yang kebetulan menunaikan ibadah haji dan pensiun. Belum lagi sudah beredar kabar tahun depan saya akan dipindah lagi untuk mengajar PLH, padahal saya belum pernah mendapat pemberitahuan secara resmi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat saya, berpindah dari satu mata pelajaran ke mata pelajaran lain menjadikan kemampuan serta pengetahuan saya tidak fokus. Rasanya tidak ada kesempatan untuk berkembang karena keterbatasan niat dan pelaksanaan terbentur waktu yang kurang memadai. Saat niat fokus di IPS tiba-tiba loncat ke TIK, lalu locat lagi ke IPS, belum lama diloncatkan lagi ke PLH, terakhir di TIK dengan gossip akan dikembalikan ke PLH. Bukan main galau dan berputar banyak pertanyaan di kepala saya: kalau seandainya saya ingin menjadi guru profesional yang mengelola sebuah blog, Blog apa ya kira-kira yang harus saya buat? IPS? TIK? PLH? atau Administrasi sekolah??&lt;br /&gt;Akhirnya saya masih disini, berkutat di Blog &lt;i&gt;&lt;b&gt;curhat suka-suka&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-3189322879140698968?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/3189322879140698968/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=3189322879140698968' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/3189322879140698968'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/3189322879140698968'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/11/blog-apa-ya.html' title='Blog Apa Ya?'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-7181190804603926928</id><published>2011-11-21T21:23:00.001+07:00</published><updated>2011-11-21T22:47:30.549+07:00</updated><title type='text'>Kalau saja..</title><content type='html'>Baru 30 menit, bunyi bel tanda ganti pelajaran berdering. Padahal yang seharusnya 1 jam pelajaran samadengan 40 menit. Ada korting 10 menit seperti biasa dilakukan tiap hari Jumat, tapi ini Senin.&lt;br /&gt;Murid-murid sama bingungnya dengan saya, saling bertatapan. "Ganti mz?" tanya mereka ragu. "Well, Yes, you've heard the bell..," saya berusaha tenang, seakan memang tahu benar hari itu waktu belajar dipersingkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal, di benak saya hanya menebak karena hari ini para Guru akan mengadakan rapat, waktu belajar menjadi singkat. Ternyata memang benar, tak lama guru yang bertugas piket hari ini mengumumkan tentang perubahan waktu belajar. Mungkin karena agenda rapat hari ini begitu padat, MONEV, Test Direktorat, UAS, &amp;nbsp;mm.. &lt;i&gt;really something &lt;/i&gt;ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-mzfbBqkpsjE/TspyUmehNyI/AAAAAAAAAOo/4AmQYKi9zl0/s1600/miting.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="223" src="http://4.bp.blogspot.com/-mzfbBqkpsjE/TspyUmehNyI/AAAAAAAAAOo/4AmQYKi9zl0/s320/miting.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;mari kita meeting...&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Jam 13 lebih sedikit waktu rapat tiba. Saya memilih duduk agak belakang supaya lebih tenang melakukan apa yang ingin saya lakukan. Sombong benar saya hari ini, tidak ingin peduli apapun yang akan dibicarakan. Bukan tidak pernah saya menyimak dengan seksama, membuat catatan bahkan membuat notulen untuk setiap rapat yang diadakan. Namun ternyata otak bebal ini lebih sering tidak paham arah pembicaraan dalam rapat. Bertanya atau menanggapi sebagai bahan evaluasi atau semata menyatakan pendapat seringkali malah diartikan sebagai perilaku melawan dan sikap sok tahu (padahal memang betul-betul tak tahu). Akhirnya, posisi bangku belakang menjadi tujuan utama lalu menyalakan laptop terhubung internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chatting dengan teman... lagi-lagi sombong benar saya, selagi orang berbicara, saya malah ikut 'bicara' dengan orang lain... tapi jangan takut, saya masih menyimak, kok, selain dari tugas yang bertambah, harapan pribadi tetap semoga bisa menjadi pembelajar yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blogging, akhirnya menjadi pilihan. Mumpung ide mampir, tulis lah pengalaman belajar hari ini. Hasilnya walaupun tidak bagus tapi lumayan buat sekedar catatan harian yang akan diingat lagi suatu saat kelak. Kalau saja setiap rapat saya menghasilkan satu tulisan...betapa produktifnya saya... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-7181190804603926928?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/7181190804603926928/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=7181190804603926928' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7181190804603926928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7181190804603926928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/11/kalau-saja.html' title='Kalau saja..'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-mzfbBqkpsjE/TspyUmehNyI/AAAAAAAAAOo/4AmQYKi9zl0/s72-c/miting.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-5943641599104427499</id><published>2011-11-21T14:15:00.001+07:00</published><updated>2011-11-21T14:48:52.444+07:00</updated><title type='text'>Sekolah vs Belajar.</title><content type='html'>Sosiologi, mata pelajaran yang saya sukai. saya masih ingat nilai A besar yang saya peroleh waktu kuliah (karena di SMA saya mengambil kelas A2 yang tidak mempelajari Sosiologi). Hari ini tugas saya mengantarkan materi tentang Perubahan Sosial di masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anak-anak berebut masuk ke kelas. Sejak Moving class diberlakukan di sekolah kami, Guru tidak perlu berkeliling, cukup menunggu di kelas dan membuat kondisi kelas sesuai dengan mata pelajaran. Di white board penuh sudah tulisan saya tentang materi perubahan sosial. Saya melihat beberapa wajah mengerenyit melihat penuhnya papan white-board dengan tulisan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil menunggu mereka siap, saya online social media twitter. Ternyata &lt;a href="http://twitter.com/#!/babansarbana"&gt;@babansarbana&lt;/a&gt; sedang berbagi tips tentang sekolah vs belajar. WOW sesuatu &amp;nbsp;banget kalau saya bisa membagikannya dengan anak2. Kebetulan time line nya sangat pas dengan materi pembelajaran hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-blbpHcuiJ4E/Tsn9MzBx7WI/AAAAAAAAAOg/zwIhqcBhfY8/s1600/TWITTER.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="250" src="http://3.bp.blogspot.com/-blbpHcuiJ4E/Tsn9MzBx7WI/AAAAAAAAAOg/zwIhqcBhfY8/s400/TWITTER.jpg" width="400" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Bahan 'Belajar' hari ini.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;Jadi, begitulah.. sambil santai tapi serius saya berikan tips yang datang dari seorang "alumnus" yang luar biasa pemikirannya bagi dunia pendidikan. Boleh saya sebut beliau ini pendidik dengan caranya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu per satu tips nya kami bahas. Menunjukkan bahwa dari Media Sosial kita bisa mendapatkan sesuatu yang bermanfaat dan memotivasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan metode belajar hari ini yang sederhana, mereka yang tadinya tidak mau belajar pun berkomentar... "Belajarnya seperti ini terus dong Bu....".&lt;br /&gt;Thx Pa Baban Sarbana.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-5943641599104427499?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/5943641599104427499/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=5943641599104427499' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5943641599104427499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5943641599104427499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/11/sekolah-vs-belajar.html' title='Sekolah vs Belajar.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-blbpHcuiJ4E/Tsn9MzBx7WI/AAAAAAAAAOg/zwIhqcBhfY8/s72-c/TWITTER.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2994927169496230641</id><published>2011-11-10T23:00:00.001+07:00</published><updated>2011-11-17T23:01:10.691+07:00</updated><title type='text'>Sampai Jumpa Lagi.</title><content type='html'>Mengantar sahabat yang datang untuk mengunjungi tempat-tempat wisata merupakan kesenangan tersendiri buat saya. Seperti hari ini, saya mengantar sahabat kami dari Pioneer Secondary School - Singapore ke tempat yang amat saya sukai: Puncak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Bogor kami berangkat pukul 11.00 molor sedikit dari jadwal yang seharusnya pukul 10.40. Perjalanan seperti biasa disertai dengan macet di beberapa tempat akhirnya kami tiba di Mesjid Atta'awun pada pukul 13.00. Kenapa Atta'awun? Kami ingin menunjukkan sebuah tempat ibadah yang dibingkai keindahan alam pegunungan, sesuatu yang tidak ada di negaranya. Segarnya hawa pegunungan, walaupun tidak sesegar dulu, cukup menghibur badan yang penat melewati sekian kilometer yang telah kami tempuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-VoolOBPHzdM/TsRjuIEayNI/AAAAAAAAAOE/i1_210Xz9I0/s1600/atta%2527awun.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-VoolOBPHzdM/TsRjuIEayNI/AAAAAAAAAOE/i1_210Xz9I0/s320/atta%2527awun.jpg" width="213" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Kemegahan Atta'awun&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Setelah makan siang dan Sholat, kami 'menantang' para murid dan guru untuk mendaki ke tempat Atlit paragliding beradu tangkas dalam even SEA GAMES kali ini.&lt;br /&gt;Cukup kehabisan napas untuk sampai di atas, bertemu dengan beberapa atlit dan official dari beberapa negara untuk menjajal ber-paragliding di Gn. Mas. Setelah mengamati keindahan alam dari atas sambil foto-foto, akhirnya kami turun untuk mengunjungi Taman Safari Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuaca sangat bersahabat, tidak terlalu panas dan hujan yang tidak terlalu deras yang untungnya tidak turun pada saat kami mengunjungi tempat-tempat wisata. Di Taman Safari Indonesia kami melihat satu suguhan harimau Sumatra yang berlompatan dengan lincah bersama para pelatihnya setelah berkeliling selama kurang lebih setengah jam melihat koleksi satwa yang mereka miliki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-kiyKQac0q2s/TsUpfkY5C4I/AAAAAAAAAOM/qRSTJwr5FkI/s1600/atamnsafr.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-kiyKQac0q2s/TsUpfkY5C4I/AAAAAAAAAOM/qRSTJwr5FkI/s320/atamnsafr.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;Barisan banner show Taman Safari Indonesia.&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;Kadang saya bersyukur karena jalanan macet. Karena kesenangan saya untuk mengobrol dan bertukar cerita tentang banyak hal terpuaskan. Tentang sistem pendidikan, perbandingan biaya sekolah, fasilitas sekolah, psikologis anak, politik hingga sosial budaya negara masing-masing dikupas bagai seminar tak resmi. Jadi, walaupun setelah mengantar capeknya belum hilang selama sudah hampir seminggu, tapi perjalanan itu tetap mengesankan buat saya. Jika saya berkunjung ke negaramu, saya pastikan akan menghubungi mu seperti yang kamu minta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-AsQ6Y532jVg/TsUvEvDUaLI/AAAAAAAAAOU/QUSLRIdasSo/s1600/atpuncak.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://1.bp.blogspot.com/-AsQ6Y532jVg/TsUvEvDUaLI/AAAAAAAAAOU/QUSLRIdasSo/s320/atpuncak.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;SMPN 1 Bogor - Pioneer Secondary School Singapore, &lt;i&gt;see you soon&lt;/i&gt;....&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2994927169496230641?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2994927169496230641/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2994927169496230641' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2994927169496230641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2994927169496230641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/11/mengantar-sahabat-yang-datang-untuk.html' title='Sampai Jumpa Lagi.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-VoolOBPHzdM/TsRjuIEayNI/AAAAAAAAAOE/i1_210Xz9I0/s72-c/atta%2527awun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-4673692344151499759</id><published>2011-08-19T23:15:00.006+07:00</published><updated>2011-08-20T01:04:06.441+07:00</updated><title type='text'>Ai : Dunia Yang Bercerita Dalam  Diam.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-vDtx99u9YOQ/Tk6is4purzI/AAAAAAAAANo/fPnD-AX9lYA/s1600/22077_1236942561630_1171214796_30579998_5852791_n.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-vDtx99u9YOQ/Tk6is4purzI/AAAAAAAAANo/fPnD-AX9lYA/s320/22077_1236942561630_1171214796_30579998_5852791_n.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5642626275147165490" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tidak seperti saya yang mencari nafkah dengan berteriak setiap hari, bermodalkan suara yang kadang serak kadang sumbang, berbekal teknologi dan teknik penyampaian yang diusahakan ngga bikin ngantuk, teman serumah (suami saya) lebih banyak berbicara dalam hati dan dituangkan dalam laporan kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena itu juga, kemampuannya bercerita dengan tulisan semakin berkembang dari hari ke hari. Melalui Blog yang dia kelola sejak 4-5 tahun ke belakang, eksistensinya sebagai blogger semakin terukir dengan banyaknya 'hadiah' yang ia dapat. Padahal awalnya dari mengirim TTS dengan hadiah Rp. 10.000,- di tahun 80-an. Tahun 90-an mulai berani kirim karya gambar dan artikel tentang kegiatan sekolah. 2000-an dia mulai kenal internet dan nge-&lt;a href="http://harris-maulana.blogspot.com/"&gt;Blog&lt;/a&gt;. Keadaan ini semakin eksis waktu dia punya BeBeh dan mulai terhubung dengan jejaring sosial eFBeh dan twitter. Alhasil, sampai hari ini, mulai dari goody-bag, gadget, perjalanan gratis, sampe bantuan renovasi rumah dia dapat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang paling baru ia terpilih sebagai &lt;a href="http://aci.detik.travel/listpemenang"&gt;salah satu dari 60 orang petualang ACI&lt;/a&gt; dari 80.000! bukan main. Tulisannya tentang kekayaan alam Indonesia Timur dan kepiawaian nya berbicara meyakinkan para dewan penilai membuatnya (akan) bertualang di Serambi Mekkah, Aceh. Senangnya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buat saya, orang yang selama ini ada di sampingnya, tentu saja ikut bangga. Menyebutnya sebagai Hokki guy bisa jadi diartikan juga bahwa dia sangat beruntung punya istri saya (hahaha).  Saya dukung dia sepenuhnya, jarang saya ganggu waktu dia sibuk apdet status atau twit ikut lomba berhadiah or sekedar RT-RT an... 'tul, saya memang kurang punya waktu untuk terus hang-out di dunia maya. Hanya sekedar tahu dan say hello sama teman-teman, menulis sedikit mencuri waktu yang tersita habis setiap harinya (jika habis menulis, besoknya pasti ngantuk berat). Namun belakangan keasyikan my honey buny membuatnya 'lupa' untuk bilang "aku ada dimana..bersama siapa..kapan pulangnya..." (xixixi kayak lagu aja..) malah teman yang "follow" twit nya dan punya gadget nya lebih tau sedang apa dia at present.. detik itu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hmm... musti gimana ya? So... jadi teman &lt;a href="http://www.facebook.com/#%21/harris.maulana2"&gt;eFBeh&lt;/a&gt; nya dan Follow his &lt;a href="http://twitter.com/#%21/harrismaul"&gt;twitter&lt;/a&gt; laaahhh... betul-betul luar biasa, bisa ikut perjalanannya, pekerjaannya, bahkan curhatnya walaupun dalam diam.. thanks to social network buat jasanya... :D&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-4673692344151499759?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/4673692344151499759/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=4673692344151499759' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4673692344151499759'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4673692344151499759'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/08/ai-dunia-yang-bercerita-dalam-diam.html' title='Ai : Dunia Yang Bercerita Dalam  Diam.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-vDtx99u9YOQ/Tk6is4purzI/AAAAAAAAANo/fPnD-AX9lYA/s72-c/22077_1236942561630_1171214796_30579998_5852791_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2275259403438680035</id><published>2011-08-05T01:27:00.002+07:00</published><updated>2011-08-05T01:56:40.684+07:00</updated><title type='text'>STATUS UPDATE.</title><content type='html'>"my new car"... sambil si empunya bergaya di depan seuah mobil mewah.&lt;br /&gt;"my baby"...sambil menimang si kecil yang lucu dan menggemaskan.&lt;br /&gt;"the journey"... sambil wall nya dipenuhi gambar pemandangan tempat yang dikunjungi.&lt;br /&gt;kadang-kadang juga tanpa disertai gambar:&lt;br /&gt;"aduuuhhh... tukang parkir kurang berpendidikan *bahasa yang diperhalus* mobil gw sampe naek ke trotoar"...&lt;br /&gt;atau&lt;br /&gt;"eh si ibu anu sertifikasi nya udah cair tuhh... ayo kita minta traktiran..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari beberapa status di wall FB di atas, mungkin ada beberapa yang kita anggap narsis, ada juga yang kita anggap pamer atau ga penting, tapi ada juga status yang sekedar berbagi kebahagiaan. Beberapa waktu lalu saya sempet kena protes katanya kalo saya udah bikin status ga pernah dibaca komen dibawahnya yang akhirnya tak berbalas. Padahal sebetulnya saya kadang senyum kadang mengernyitkan dahi, kadang berfikir dalam dalam menanggapi sebuah komen atas status saya. Namun bagaimanapun komen pada status saya, tetap saya usahakan balas dengan senyum dan senyum lebar... :) :D.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin saya termasuk 'save player' dalam membuat status. Masih mempertimbangkan bagaimana perasaan orang lain saat baca status kita. Sangat menghindari narsis dan sombong, coz, apa sih yang mau kita sombongkan? kalo narsis, segitu merasa seperti artis kah kita sehingga pantas buat narsis?&lt;br /&gt;Nope, kebanyakan status saya berisi curhat ringan atau sekedar laporan selayang pandang seperti keadaan cuaca, kegiatan sehari-hari, kelucuan fika dan ilham, atau berupa pesan or quote umum.. standar lahh, saking biasanya, jarang mengundang orang lain untuk berkomentar... :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena cari aman juga, jarang saya berkomentar buat orang-orang yang saya anggap tidak kenal betul dengan saya. Cukup ikut merasa senang dengan kegiatan teman-teman yang punya karier bagus, anak2 yang lucu, melakukan perjalanan keliling dunia atau berita menggembirakan lainnya. Untuk status2 yang saya anggap kurang penting, saya jadi berfikir untuk meng-hide statusnya supaya mengurangi beban saya untuk mengerenyit *supaya ngga cepet keriput...ehehe. Intinya selalu melihat dari kacamata positif bahwa si pemilik status tak pernah berfikir sedikitpun untuk menyombongkan diri. Kebutuhan dia beraktualisasi dan menetapan di status sosial mana dia berada selalu saya hargai bagaimana pun cara dan bentuknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pernah juga saya ditegur seseorang karena status saya yang... "ingin cari sekolah yang jujur buat anakku...." katanya takut nanti gara-gara status itu nasib saya bisa jadi sperti mbak Prita dan RS Omni... mmm... saya sekali lagi tetap hargai pendapatnya sambil terus bertanya, dimana salahnya status itu?  darimana sebenarnya orang yang menegur saya tadi memandang status itu sebagai sesuatu yang 'membahayakan'....?  jadi mengerenyit lagi nih... ----.----&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2275259403438680035?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2275259403438680035/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2275259403438680035' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2275259403438680035'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2275259403438680035'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/08/status-update.html' title='STATUS UPDATE.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-1254525239763740626</id><published>2011-07-07T17:19:00.015+07:00</published><updated>2011-07-08T07:59:30.735+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harry Potter'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Harpot Blogmania'/><title type='text'>Seandainya Harry Potter Pakai simPATI</title><content type='html'>Harry Potter terlihat sedang merenung diatas tempat tidurnya. Hari ini hari yang istimewa baginya. Namun tidak ada satu pun teman yang menemaninya. Saat ini memang musim liburan bagi para pelajar di Hogwards. Hampir semua siswa pulang ke rumah orangtuanya masing-masing, kecuali Harry. Dia tidak mau kembali ke paman Dursley karena peristiwa yang menghebohkan tahun lalu. Harry masih ingat ketika dengan mantranya dia bisa membuat bibinya membesar dan terbang seperti sebuah balon gas. Harry hanya tersenyum mengingat peristiwa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba terdengar suara bergemuruh diluar sana. Harry mengintip dibalik jendela dan melihat sebuah benda berbentuk segi enam merah berputar-putar diatas atap kamarnya. benda  itu diselimuti dua cincin seperti Planet Jupiter. Benda itu tiba-tiba mengarah ke arah Harry. Lalu berjalan pelan dan berhenti tepat didepan Harry, seakan siap untuk ditangkap. Agak ragu Harry untuk memegangnya. Namun keraguan itu segera dihapus dari perasaannya. Setelah memegang benda itu, dua cincin yang mengitari bola itu berhenti. Lalu keluar sebuah surat dari balik benda itu. Kemudian segera dibacanya surat itu. Wajah Harry yang tegang mendadak berubah menjadi sebuah senyuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-AEzUzHxISXc/ThZUgJaq-CI/AAAAAAAAAMQ/FU8SixY7B1k/s1600/simpati3.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 320px; height: 158px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-AEzUzHxISXc/ThZUgJaq-CI/AAAAAAAAAMQ/FU8SixY7B1k/s320/simpati3.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626777695706347554" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;[klik surat untuk memperbesar]&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Senyuman itu berubah menjadi sebuah keceriaan. Lalu Harry membuka bola itu dan melihat jejeran 16 buah alat berbentuk kotak menyerupai sebuah dompet. Namun bahannya keras dan memiliki layar seperi sebuah televisi. Harry tanpa ragu mengambilnya dan tiba-tiba alat itu menyala. Jari-jarinya menyentuh layar itu dan dengan cepat Harry dapat mempelajari kegunaan alat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-UiYBZltAEs4/ThWIhW8-NzI/AAAAAAAAALQ/OU15WLiJ_FM/s1600/harryPotter.JPG"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 463px; height: 338px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-UiYBZltAEs4/ThWIhW8-NzI/AAAAAAAAALQ/OU15WLiJ_FM/s400/harryPotter.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626553416147679026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia ingin segera memberikan alat itu kepada teman-temannya. Siapa orang-orang yang akan mendapat alat komunikasi canggih ini. Harry lalu mengambil bolpen dan kertas dan segera menulis nama-namanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ronald Weasley&lt;/span&gt;, inilah salah satu sahabat sejatiku, pikir Harry&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hermione Granger&lt;/span&gt;, tentu saja ini juga sahabatku dan dia akan semakin pintar..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Rubeus Hagrid&lt;/span&gt;, aku harus memberinya satu, supaya aku tidak perlu ke hutan untuk menemuinya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Albus Dumbledore&lt;/span&gt;, aku tidak yakin akan memberinya soalnya aku kira dia sudah memiliki alat seperti ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Sirius Black&lt;/span&gt;, pamanku ini tentu akan senang dan akan berhubungan denganku setiap saat..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ginny Weasley&lt;/span&gt;, ehem-ehem..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Fred Weasley&lt;/span&gt;, si kembar Weasley yang lucu..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;George Weasley&lt;/span&gt;, kembarannya juga harus diberi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Neville Longbottom&lt;/span&gt;, sahabatku ini apakah bisa cara pakainya..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;10.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;McGonagall&lt;/span&gt;, untuk guruku tercinta..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Luna Lovegood&lt;/span&gt;, sahabat baruku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Severus Snape&lt;/span&gt;, oh guru ini sepertinya jahat tapi aku yakin dia baik, kuberi saja..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13.&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Cedric Diggory&lt;/span&gt;, inilah Captain Quidditch favoritku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mad-Eye Moody&lt;/span&gt;, salah seorang guru yang sering menolongku..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Dobby&lt;/span&gt;, wah dia pasti senang banget..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-imdiZ9zIe5E/ThZQi22Nv4I/AAAAAAAAAL4/vyAhvOFKq3c/s1600/simpati2.JPG"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 366px; height: 417px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-imdiZ9zIe5E/ThZQi22Nv4I/AAAAAAAAAL4/vyAhvOFKq3c/s320/simpati2.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5626773344214695810" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Harry lalu memanggil Hedwig, burung hantunya dan memintanya untuk mengirim alat tersebut kepada nama-nama diatas, kecuali dirinya tentu saja. Harry tersenyum, di hari ulang tahunnya dia bisa berbagi kebahagiaan dengan teman dan orang-orang yang dicintainya. Terima kasih &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;simPATI&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;***&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;sim salabim abra kadabra&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;div style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size:130%;"&gt;simPATI Freedom bawa daku ke singapura :)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-1254525239763740626?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/1254525239763740626/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=1254525239763740626' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1254525239763740626'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1254525239763740626'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/07/seandainya-harry-potter-pakai-simpati.html' title='Seandainya Harry Potter Pakai simPATI'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-AEzUzHxISXc/ThZUgJaq-CI/AAAAAAAAAMQ/FU8SixY7B1k/s72-c/simpati3.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-7297139570291071579</id><published>2011-07-01T09:18:00.005+07:00</published><updated>2011-07-01T12:37:34.844+07:00</updated><title type='text'>BUILDING EFFECTIVE PRESENTATION</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR05mxu-7o6PRgX_c6N5VHdv59x_EdJ8tFQEVE2u8TbhuxxtrAa"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 232px; height: 217px;" src="http://t2.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcR05mxu-7o6PRgX_c6N5VHdv59x_EdJ8tFQEVE2u8TbhuxxtrAa" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;By; Prof. Sudarsono,dosen IPB.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Materi tentang presentasi ini dibawakan secara khusus oleh prof. Sudarsono pada saat proffesional day di sekolah kami. Presentasi merupakan hal kesehariab yang sangat penting dalam melaksanakan pembelajaran. Namun apabila tidak dilakukan dengan 'benar', sebuah presentasi akan menjadi tidak efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian dari presentasi:&lt;br /&gt;-inti dari sebuah presentasi adalah mengkomunikasikan yang ada di kepala kita kepada audience (to communicate what's inside our mind to the audience).&lt;br /&gt;-materi presentasi karus dapat membantu proses komunikasi yang dilakukan (the presentation material should support the communication process).&lt;br /&gt;-audience mendapatkan gambaran yang sama dengan ide yang ada di kepala kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal lain yang perlu diperhatikan dalam membuat sebuah presentasi adalah bahwa LEGIBILITY atau materi presentasi harus dapat dibaca oleh audience. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi jelas tidaknya sebuah presentasi misalnya faktor cahaya dan brightness.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam membuat presentasi kejelasan dapat diusahakan dengan :&lt;br /&gt;1. Color lettering and background.&lt;br /&gt;2. Letter size.&lt;br /&gt;3. Font type.&lt;br /&gt;4. Presenting table, graph, picture.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. COLOR LETTERING VS BACKGROUND.&lt;br /&gt;Untuk mendapat hasil yang kontras dapat dilihat dari color chart yang letaknya berlawanan (oposite side).&lt;br /&gt;contoh:&lt;br /&gt;- color letter: kuning; background: biru.&lt;br /&gt;- color letter: hitam; backgroud: putih (pilihan warna paling sederhana dan pasti legible).&lt;br /&gt;- color letter: putih; backgroud: biru.&lt;br /&gt;Yang harus dihindari warna merah baik untuk letter atau background, atau kuning diatas putih (pucat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. LETTER (FONT) SIZE.&lt;br /&gt;dipengaruhi oleh ukuran ruangan. Makin besar ruangan, ukuran font harus semakin besar, minimum ukuran 32 (ukuran ruang 3x3).&lt;br /&gt;Ruangan yang lebih besar bisa menggunakan ukuran 60 atau 88.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. FONT TYPE.&lt;br /&gt;Sebaiknya huruf yang standar seperti ARIAL atau TAHOMA, karena yang kita lakukan adalah mengkomunikasikan sebuah ide, bukan art display, sehingga sebaiknya tidak menggunakan stylish font.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="data:image/jpg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wBDAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5Ojf/2wBDAQoKCg0MDRoPDxo3JR8lNzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzf/wAARCACDAMYDASIAAhEBAxEB/8QAHAAAAgMBAQEBAAAAAAAAAAAABAUAAwYCBwEI/8QAThAAAgEDAgMEBgUGCgYLAAAAAQIDAAQRBSESEzEGQVFhFCJxgZHRBzJCofAjNJOxwdIVJDNSVGJygpKUJSaDsuHxFjVDRVNjc3SEo6T/xAAbAQACAwEBAQAAAAAAAAAAAAAEBQIDBgEAB//EADMRAAEDAgUCAgkDBQAAAAAAAAEAAgMEEQUSITFBE5FRcQYUIjIzYYGh8CNCwRU0UrHR/9oADAMBAAIRAxEAPwCpdC0U9dJsv0K1avZ/Qz10my98Iqtbth1wRV8d35UEawIgUzl2vZ3QDj/Q9l+iFDanZ9jdI5I1DS7VTMCUCWpfYHB6UW16kacch4RWX7ezrONJeM5Bhlx+kxRNBIKibI7ZV1EZjZmTRbn6PD106In/ANk9diT6OT/3fH/k5KxsZ05reIMJo5vVDkbg5bc9O4Ae3i8qPSDSHlmUTXIUueS3B9jAxnbuOfbgU1fDC3gpU6qe1aYJ9G7jPoEf+WmFQ230bd9nEP8AYXFJFtNKWNuG8nyM8OYQM+H6vvoBo96GkZBbS6p/qLwVpmtPo0OwgjH+yuRVT2H0bnokI9qXXyrNNGT1qhoDnY0K5sR5PdWtxJ/gFpX076PD9VoF/u3XyoWTSuwpzwXNqPaLr92kXozZ6Cro9Lu54BNDA0qFyg5XrHIxnYb/AGhvjG48a8yCJ3J7q9uJvPA7I2TR+x/2L2z+Nz+7VD6L2YP1L7T/APFc/uVbZ6TatADqMGoxSPJwIUgODnGNiMkjD9PEdMb8X+hwwx/xEXs7hgGBtnwQRnY469cju86JZRROOrnd1Z6+/wDxHZDPoegndNR04f37j9yqH0LR/s6lpn6Sf9yuZrCeJC8kEqIDjiZCB4dcY7qEeEj/AJ0czCoTs4914VzjwOyIOh6b9nUdM/SzfuVW2hWPdqOmfpZf3KHKHvr7yyxwq5OCcY8KvGEQ+J7qXrTvAdlYdDtB01DTP07/ALtcHRbfuv8ATP8AMH5Va1rAQDzJMd4EZJG9VNaQkNwyNxBSeEpj3fq+NRdhMfBK561+WXJ0aHuvNNP/AMmuf4FXuudPPsu1+ddGziOSJXA84ztUMESZXmkdMEp+uqzhjRyV41Con0nkwmbit5EVgDyp1cjOcbA+VK7lAkmAMbU9t1zY3wByMx4OPBj86T6gMSr5rSyeMRS5Ar2nMy6FqVKlQXF60t14irluUPU499Lwa7UZrPOKdBqu1SYG065HtpH2nkIstEA77eU//e4/ZR2pqeQN++lPa1uC30Fe8WLE++4lpphDgJL/ACQVc32bLiHS78xxS+iTGOUKUZVzxcS8Q6eVFpbSwEc6MoWGRkdRS7TNSvIwEju51QDhCiRgAPZ8KaRzz3LgTyySkbAyMWIpjPVlu5WXqbgm6uUZAAq1ICfGrLWHjIwM+FH8tY12HrUllrHOKTyS2NggPRwoyxqh9tkAzTF4eIcTnC0LKwA/JL7zVHrDiV1jyUA8LnJO3trmOaa2ZVgupUbiyqxMepx0x37D7queGSTd24arhjtYbmJ7luONHVnQE+sAdxsR+ur4pnA7o2Nw8Vc51hDlnvZOS5wQeYqtwkHHUZAyD4b9DXMr6zwqGbUsHiCqwc9+Dt7j8KZS9o9NKMjXGrqMHBScLkt1yMkeeR41XN2n0x+NRPqnC7g8PPHqqD6oBJOe4756Yp1DMBbVHBt0juNQu5beS2nunkR34mEhyc+07jz9g8KCZGG6niHxovV3s57+WSynaSNsHjfYs2Bk9PHNL2DpuD8Kd0st1JrV3nucVBxI3FGxU+INcLOOjj319z3puKewgOCtDSF3z7gdJnHvrgzTZB5rZAxXQbiG+Aa4YYNXOhAF1IBWI9yRzOKQrnGQO+q5JblmP18dOn48Pur6jSnCxFs+APjgfKpi64eI8wj4/jrQE7QAuDQrqEsbS+4s8WEJz1zxj50k1L+UT+z+2nMBcw6hzM8ZiQnP9tKTaj9aP2GspXf3P0R0XwkHUqVKHXV6clXL5UKshNXo2azTk9aFVqJJhX20m7ZH1tEXw01T8ZpTTnUt4U9tJu221zo48NKhPxeQ/tpjh+l0FX6BX2NzoTwRq2nXImVV4mSbAYgKD7jhj7WprZvovGCllebncGUHG3d+PHywpsuzuqLGHW15gbgxwMGPrDI2/G+1PNO0PURHzWtG4T0PEN/Pr0869O5ZGqda9tUW3IV82iSJHgYEjZIrpVCoZJTt3Dxr4LeaKcpco0bKMlW6iuHLTycKnYbUvSJ+rjdVSF7h8geqOg8KDubmKAhV9eQnAHXfwA76Mdbi6u4tN0yIyXMpwoG3tJPcANya3+j9mrXsvpxvoY11HVg6LJMq8RjyQGEY+zgHqdz37bVJgBcAeU1oaF04znRqxml9hu0GrqJboJptud8zjMhHkg6f3iKbL9Huj28HNuZLu8IYqS8oQZzj6q7495rYWWpHVbXhuONY5YeIoUMboc4INDXDW/EYpZ4o1ZS4JAPf45yD1olrWte+OV1iBoAe2q0dPSgNDoW863F/NYS60zsvbX62XoCGYuqBApLNxHbHGwBHnkYpVdaboV1cyQ2Fnx8JAy8fLOc4xsx6eOcVqdTk4knkQpJDGwRnUDBz5EZ+740ikukjhkluLaR4nUxxuHZArY8sZ9mcddqpppGOd0ySDf3if+LVCHJHna0HTa3P1SXW+x406RUcNFI5IXlSF9xjbB37xWcuLO6tXK54+EkFcEMMdQQa0z6kIbu3uogwuIyrPKzluIgk9D7fvNau417s9Np12EeGWeVZGzcWwDliuAMlfZ0p7C90Tz0pL2S2eEFjepFqb6jTnw22Xk6TB9iMHzrsMyMNjirLyEOAxyrkZVsdRQ0bkNwPsa02G4mJiGP0cltRSGE6ajxRalSQxBIzuM1dzYCMckkjv4zQSsUbyNdscNt08a0IkzN1QRbdW86BGyInB7sOfA/8K4NxAAAVmz3njPzq4LHKpZbdeuBmTh37++qjEMEm1Qj/ANallS4jZRAClm6yen8IYZtwfWOTtIlKtSGGj9hpvZIEutQiVeEC1zjPQ8UZpXqqgCM+Jb9lZOsdeoujYx+mUvqVKlUri9HSiU7qFQ0TGelZt6ftKq1I4jT20n7cfn+mL4aTa/epP7ab6mfyce3fSvtgFbXtOjc+qNOslbfu5a5/XTHDtWlA1+wQunXNz6q+kz8IGAOa2B3ePhtWmtp5+UOK4mJPeZG+fmfjX2LStMea4iItrOdJpRHFFc8ZkjBXlnLOQrt6wGTg9cDvcrpFqqckSEzgRsFMqKVDDJzjOTuAMAbkdciu1EL3HRZOshe86IIuVgBLEse9jk18Zxb2jyHY+NF6xbwwSww28iyKI8sysDk8beHkBS7Vl44IIM7SuqH3kCgCyzrFJRCTKIzuStv9HWnehWR1GePN3eDiyeqRZ2Hv6+8eFahIJYLie/iZRDcRrxJkfWH2uvhtSm1KG2TkuOMEqsfkAMYou/uo4LZYUYNEEA4pBuVwendn2V6lpuoJZJSQLDY8cL6E6m6PTiiHNuyXatqzBJOFtyCAQCST3dB+PEUkAkuLlbUzAyNJwcbYwucdfjmnGm+iXaXDXqxpDBhi4YhhxHY9/gB0NJNcbTLZwNKuHYK3ThwB35Bx4+VDtpiKe5tqfqnsAa2UxtBB8tAnV/oWmydnzeQpKnMhDxNxsOJiuUJGcZJIpZ2f0eyv+zrtdyzSx7zSwh8BAM4xjfJAz1p3rEqt2FFvGxE6WEFxnO/CGXf7qD+jqL/Vy7eTfnTMoDfzQgUD2da62MAalLzLL0HOLv3LyrW7IWuomC3l5sMvC9vIfto4BUnzwd6N17snLotpz5tRtpWxnlRo4JHtIx8cUst+CXUYPS5ikZkVWkY7ADAGfLYU87Wa2l/ELdQZZFUBpIwpQHG4DLsxHiKaZJQ0OZtfXxRM0r2va35apFI51Kx03T7VVNxG7gjHDnPQ5O3jQWr6Lf2Cqbu3aJiMocghvHoaaaBNpFvMkt1LdJOMgMAOFc+GASfeBXevagNQuESJ5JIIshHcAFs4pyemyETF3t8WStjJTP0WN/T1uT8zwswrB4we+r4ZljVy8avsMBunWqFTglljxsrGr7CJZ72KJwSrtggHBPlWtp6jPE2TxCWPZlcWnhQ3S8vha3jIG/tOD86Ha6UEEWsO3iPx5UzOmrKisqyROVy8OON07sY28Qd9wPdmv+BRK6osrBuIhiI8qPVXB656t09vhuDVTXGigA1D6Oyvc3nAoVfRH2HkV/50Fq4wsXtb9lMLCNYNRu40BwLJjgnPVFJ++gNX+rH/AGjWbnN5QfNFs9wpZUqGpXlWvR0FExjpVCCiI+tZpyetKG1XaNPbS7tYUTtVac3HLS1sePIztyYyaYavtGnvpZ24H+s8i/zbW0X/APNFTLDtGEoPENGhaPRbnR7V5o/SEbnTyHjt0kXlxtIhAXZcZAIPkMU3ifSpGZvRxNLJnKOJZCzFlyQ3cSOIAHJ33PWsJpQ9cVqLdC0Y78VyepsbWWNrKvIbWutBKNJijMLFpOSzqvCGAk+oCcjzU47u/vrO6yCttFPj+TZX+BBpmY+K2UgD1dq+Swi6s2jI3FCPfmI0SkVg6jH5QMpVp1eGGKSR5BlY+YEA3Zc7kezrTFzFLPYqLtOVMQrO5wEO2dvDcb+dZTTQrcEUoxc2beo42IHcR7tqv1HWebqqpPHcX10EVZWXBcKo237z5+dUNgZewBJX2mOeOaJtQHDK4fW6e6y1stiklqpjllg5qGWGVBx8QTgBYAMAQ7ZwGxg9KU2M1gZVj1i44GKjGDwK57xk9PZTN+z1nc6FBqulXbGWXIaG5iEbDGSQPZjp3j71thoMmpa9a6VLIhWeMTNJGDshUnowBB26Ed9HT0xkIysyjRU0c8TYXB0tzr9Lfda3+ENNliAR42jNj6KT19Th6eYzikzarY2TwctY4Ut2coF2C8eeLp47fCpd/RIeJvRb+MZOwkhYferH44rzeazhR2QrxcJI+scbVSaBzPecVVT9Ca4jN/zyRWqHTB+ZsVl/mBuIH5U/7J9om07TDaLf29uwmdxFcRtwSZ4ftD6uOE/Gkmh6Za3s8iTTC3RFDZUDLZIGN/b+qmHZ3s5b6tPKs91IkcbOOJCAWAIHeD1zTeiikzDJr5oXEZoQxzZTbLbhF2ENpe9rr25u7i3ulhjXAcriYlAC2DtgdfaRVva1LOK2t0trC1iaRy3MhRQcAYxkAfzvuriGYaa9xowueVZgsRMRlixx9YqPlSTtLqKDi5MrOi+pEz5y5PVt98fKjZ429JwuMxNrcoCma/rtk16YF78EJPYS2YuLuW7jSTgk5sakZ5gGVKbeOQf7tX8jSjMEMysiMEaRWwWA4RkDG4OWOe7HlgqY14IsHwruGN39VFLEjIArSwUpZGxt9glsjszy/wAUenoCFJ42RZBCpYZGFYBcjBGSeu4zuT4Zqt7bTxK7SycCXDNgluLhAcAkN35HQ+HFQhtZ9/yTZIPfQ0lvcGQqY3ZgCSOuB/zBoWpiLQoi3ijNNSJNUuUgJKeizAZIO/LJO4yDuDQerDEaf2qI0aN4tRdJFKk2s+x6/wAm3yqnV8GBD/X/AGVnZtJAiWe6UpqVKldUF6XHjuohAaEjJFExt0rMuT5rULrJ/JqPI0D21C/9MrrmAlVFuGAOCQIIgaM1g5UDyNB9tPW7Zal5Og+EaD9lNKDSMoDEzoE4tJOzpfjjtL4E/ZVlVQNsY3J8ep76eRixbgWxWdUIOecQTnu6VkNOXYHxrT2Hq4+FCTH2lgMQeTcJnbpw5Q9DXHLMEgbGxomJOJeJdyO6rFjEycLDBHSq7JFmN1ntW0+VZEvbI8Mq77d/kfKg9GubGHUriQtNbzzt+XDHCgHoFYdN/wBVO7i4e3nkhAGFIDE9xOPmKV3lpNxPyOUyyDDhxg58u4Uzp8PlfHn4I0W+9HZ6qCMCU3jOoH8rR6drUFrFJHcaY94GZvry5UA4B2ORuB+uiNIGsXes3uv6RZwRB/yKRyeuEUBQFUDHco8t/bSKxtZ7eygiKhuBQuAOHp78Ubo3bW20V5LaXhVS4ZllBQ5x1DbjGMVB4nhIa43bfjX87LXF1O6Jz4rCR2ntaD/dkwvu1d/bajD/AAtp0Ukts/GjK7IRnIzg5HjSrQdBsLjSfSbmxim4Gd5G55WQjPRRjGQM9SM+VC65q8Wq3tzeQNErOQFMknqjYY378Dc4oC0vzp0DIuqZ5mTIWlUAk9cDu91ShrjnvKLgaDRXuw5vRAhIa42zEG38p9rfZ3Q4bO6lsEMckScSOkhBbK9CDnbekehzWtk/DdSSpGc8XJGT9np8KXXOuWqKym85hPVUBbPwpNc63LJlbKHhH8+Tc/DpV9NU1TphJEyxtbv2VM9PRMpnQ1Mua/zudPzlNdbvrVLiSdeJI2P5NGOXasvJJJeTc6bYDZVHRRXRid5DLcOzOepJya+kE4CjpWlw3C8snXn1cUpqq7qMbDELMbsuD6zYqE4xgkHxHdVvBwjHfXwpgZNaPpmyWqzeSEBYpypwDhyc4HTfzqtoSPWMVx0AIEu5Gfb5iqHZxnhZh5AkVRJzVAJMgDDIJJAI8qTVr8vC61qN04f6WUcEin0aUYkOSfyT0Jqv5sD/AF/2GrtDLHVowxJzHKMk/wDlvQ+pHNsv9oVmJzeQFFRj2CldSpUrygvTEA7xV6AZFcxqpoqOIHFZtwWgaUp1Yb+6he1LiLtzqEjIHVLvdD0bGNvupnqkJMgGO6l3bNMdr9YYd15J/vUyovhkJbiOth5p1p2rWjS86XSLZpC3F6h4Rnr0/HxwQ9tL21x6mmRgHxfJ7/Lz+4e/E2DhG4WOGBwVOxBrT2DKVG4x7aEmFnLCV+eN2i0sdzDIi8Nqsb7DiX8fjFXNb8QDx9fCgbQZ91NIGAHlVBclFi83csnq4/j1yp4wzBeIYGPqjvNLLrU4YeD0h0BIwEf6w8yMnNEfSSt493ZrpcjLNJGRMAdsA7E+HePOkdp2bMUgmmlM8uPXYAnPx9layikLqdgA4W4w92amZbwTy11gzbG6aVsFQEXhUH35BpbqtzarbvPfooCNwgJ1Yda6ubCKyExshgIxOM5x+P2V9tOy2pX8Ym1AA2TbRi39dnPXB8Bg+HlUKhkEUZDhur6upBaOqb2TiPSNNmSIXmlzW0koEsii2eUhioOAeAgYzjYdc7Urueymmei3FxaSXoZdo45LZl5m4BAyMkjJz4U6uY9aA4jcXnCPWB4G26nJ28z1quWLtEThru69ROvEuAMZIz08Djr0PnQVOGk7JdJiUk5ub9rLFy2CW7cMsTowwSrrwn4GqWAG0a1odRtLkvz9QFwzn1eZKpGT1xk++l7RqPqpWjomKLJSd7pUbd23bYVOWFHqjfxpgYmY+Vc8pUO4rRQNsES15KB5WN2++vhWMg8xyvhgUS4zVDL7gTjNEuPs2CtColjtd8SuN9gV7vx+DVSyRxDCXLgA/wDh/f08zRMlqDvzowPM75oZ7QcRHPhx48XnSGtJGysbY7rrTXEms2+JWk9VlJYY/wCzagdQH8UU+a/qphpMBj1a03Vg2TlTn7LCg9RX+Je9azFRfOLoqP3SEmqV9YYNSuKtepyPZJOyW+pW00f2XLBSfdk0VB3dPdUL8O8TGNxurJsQfI1I+HO1JqiINGidRuJ3Q98C1wgz3ihO0Mgi7Y6ncRunMj1CV14txkSEjI91G3MTvMCnSjkvtXYlmuZixOSSQcn4VOGRrGWKHqYHSkWSy11qdAqollj+unESM9CWJJ607stamOC6WpbpnljPd8q+x3mrZ/OJfu+VFxXer4/OJfiPlVUj4zz+d0pnwN8uzrd0xtNVk4RhYd/Af8aMN2ZY+FuWBkdBg0sS71j+kzfEfKr0utZ/pM3xHyqgvYOfzugT6L1B06v2WK+km7Fq9o1pJJHdzA8bq+V4F2A4Tt1PXHdWMGr6oSOK+kceDgYrR/ShJctrFg15IzsbYheLfHrn51iycLnwp1SuPRAB0R9PSGkjEJNyOUfDfXD3EYuLqU2/MBdSobC536ivWlu2toljtrtkiH2Q2AdgOnsrxYtmM4Ne2Ry6x6PFwXM4XlrjceAqitkIy3cqqnDH1xBY/Lb+UI+q3iPI637EyAg8RB8eg6d5+Jpe+o3IjWP+EJOWgwq8zYU1kl1r+lT/ABHyoaSbWf6VP8R8qqiqQ03JJ/PNQb6PzN3kSq7v5LiBYbi55qqxYFmBOTnv95+JpdJJGBsV+NPJJ9ZHW6n+Iod7jVu+6n+Ip3T41HH+1ENwd7d3XSN5VPRh8apYg/aHxp29xqvfdT/EVQ9zqffdXH+KmbPSSID3PuFcKAtSogeI+NVlwgO0bD+sM0za41DP5zN/iqpri/8A6VN/iq0+kcZFgz7hd9Vclc84ZWXgjAIPh57/AH0O1wwxtE2OgIG1N2uL/wDpU3+KuBcXvEOK5lI82NLpsUbJqAuimIS/S25mrWhIQENj1ds7GgtSTFifatPnuLg5/LydMfWpVqkYFk+PFf10tkmEjgVMR5QVmpB61SupRgj2VKsQ69SJrqM71KlLKnYJvFujIdxvRcRIAqVKAciQjYSfGjoicVKlDu3UwioyfGi4ialSqypLzD6ZP+tNJPeYJP8AeFeev/JmpUrR0fwGpHU/Fcov1DX6V4QIlAGwUY+FSpQeJbN+qJouUJKKEffrUqUtCNKFlA8KBmUdcVKlXNUSg5RQsgFSpVzVEoaQDPShpalSrmqoqhutVPUqVeNlAqlwKA1UfxCT2r+upUqxm4VT9iszL1HsqVKlFoFf/9k="&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 198px; height: 131px;" src="data:image/jpg;base64,/9j/4AAQSkZJRgABAQAAAQABAAD/2wBDAAkGBwgHBgkIBwgKCgkLDRYPDQwMDRsUFRAWIB0iIiAdHx8kKDQsJCYxJx8fLT0tMTU3Ojo6Iys/RD84QzQ5Ojf/2wBDAQoKCg0MDRoPDxo3JR8lNzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzc3Nzf/wAARCACDAMYDASIAAhEBAxEB/8QAHAAAAgMBAQEBAAAAAAAAAAAABAUAAwYCBwEI/8QAThAAAgEDAgMEBgUGCgYLAAAAAQIDAAQRBSESEzEGQVFhFCJxgZHRBzJCofAjNJOxwdIVJDNSVGJygpKUJSaDsuHxFjVDRVNjc3SEo6T/xAAbAQACAwEBAQAAAAAAAAAAAAAEBQIDBgEAB//EADMRAAEDAgUCAgkDBQAAAAAAAAEAAgMEEQUSITFBE5FRcQYUIjIzYYGh8CNCwRU0UrHR/9oADAMBAAIRAxEAPwCpdC0U9dJsv0K1avZ/Qz10my98Iqtbth1wRV8d35UEawIgUzl2vZ3QDj/Q9l+iFDanZ9jdI5I1DS7VTMCUCWpfYHB6UW16kacch4RWX7ezrONJeM5Bhlx+kxRNBIKibI7ZV1EZjZmTRbn6PD106In/ANk9diT6OT/3fH/k5KxsZ05reIMJo5vVDkbg5bc9O4Ae3i8qPSDSHlmUTXIUueS3B9jAxnbuOfbgU1fDC3gpU6qe1aYJ9G7jPoEf+WmFQ230bd9nEP8AYXFJFtNKWNuG8nyM8OYQM+H6vvoBo96GkZBbS6p/qLwVpmtPo0OwgjH+yuRVT2H0bnokI9qXXyrNNGT1qhoDnY0K5sR5PdWtxJ/gFpX076PD9VoF/u3XyoWTSuwpzwXNqPaLr92kXozZ6Cro9Lu54BNDA0qFyg5XrHIxnYb/AGhvjG48a8yCJ3J7q9uJvPA7I2TR+x/2L2z+Nz+7VD6L2YP1L7T/APFc/uVbZ6TatADqMGoxSPJwIUgODnGNiMkjD9PEdMb8X+hwwx/xEXs7hgGBtnwQRnY469cju86JZRROOrnd1Z6+/wDxHZDPoegndNR04f37j9yqH0LR/s6lpn6Sf9yuZrCeJC8kEqIDjiZCB4dcY7qEeEj/AJ0czCoTs4914VzjwOyIOh6b9nUdM/SzfuVW2hWPdqOmfpZf3KHKHvr7yyxwq5OCcY8KvGEQ+J7qXrTvAdlYdDtB01DTP07/ALtcHRbfuv8ATP8AMH5Va1rAQDzJMd4EZJG9VNaQkNwyNxBSeEpj3fq+NRdhMfBK561+WXJ0aHuvNNP/AMmuf4FXuudPPsu1+ddGziOSJXA84ztUMESZXmkdMEp+uqzhjRyV41Con0nkwmbit5EVgDyp1cjOcbA+VK7lAkmAMbU9t1zY3wByMx4OPBj86T6gMSr5rSyeMRS5Ar2nMy6FqVKlQXF60t14irluUPU499Lwa7UZrPOKdBqu1SYG065HtpH2nkIstEA77eU//e4/ZR2pqeQN++lPa1uC30Fe8WLE++4lpphDgJL/ACQVc32bLiHS78xxS+iTGOUKUZVzxcS8Q6eVFpbSwEc6MoWGRkdRS7TNSvIwEju51QDhCiRgAPZ8KaRzz3LgTyySkbAyMWIpjPVlu5WXqbgm6uUZAAq1ICfGrLWHjIwM+FH8tY12HrUllrHOKTyS2NggPRwoyxqh9tkAzTF4eIcTnC0LKwA/JL7zVHrDiV1jyUA8LnJO3trmOaa2ZVgupUbiyqxMepx0x37D7queGSTd24arhjtYbmJ7luONHVnQE+sAdxsR+ur4pnA7o2Nw8Vc51hDlnvZOS5wQeYqtwkHHUZAyD4b9DXMr6zwqGbUsHiCqwc9+Dt7j8KZS9o9NKMjXGrqMHBScLkt1yMkeeR41XN2n0x+NRPqnC7g8PPHqqD6oBJOe4756Yp1DMBbVHBt0juNQu5beS2nunkR34mEhyc+07jz9g8KCZGG6niHxovV3s57+WSynaSNsHjfYs2Bk9PHNL2DpuD8Kd0st1JrV3nucVBxI3FGxU+INcLOOjj319z3puKewgOCtDSF3z7gdJnHvrgzTZB5rZAxXQbiG+Aa4YYNXOhAF1IBWI9yRzOKQrnGQO+q5JblmP18dOn48Pur6jSnCxFs+APjgfKpi64eI8wj4/jrQE7QAuDQrqEsbS+4s8WEJz1zxj50k1L+UT+z+2nMBcw6hzM8ZiQnP9tKTaj9aP2GspXf3P0R0XwkHUqVKHXV6clXL5UKshNXo2azTk9aFVqJJhX20m7ZH1tEXw01T8ZpTTnUt4U9tJu221zo48NKhPxeQ/tpjh+l0FX6BX2NzoTwRq2nXImVV4mSbAYgKD7jhj7WprZvovGCllebncGUHG3d+PHywpsuzuqLGHW15gbgxwMGPrDI2/G+1PNO0PURHzWtG4T0PEN/Pr0869O5ZGqda9tUW3IV82iSJHgYEjZIrpVCoZJTt3Dxr4LeaKcpco0bKMlW6iuHLTycKnYbUvSJ+rjdVSF7h8geqOg8KDubmKAhV9eQnAHXfwA76Mdbi6u4tN0yIyXMpwoG3tJPcANya3+j9mrXsvpxvoY11HVg6LJMq8RjyQGEY+zgHqdz37bVJgBcAeU1oaF04znRqxml9hu0GrqJboJptud8zjMhHkg6f3iKbL9Huj28HNuZLu8IYqS8oQZzj6q7495rYWWpHVbXhuONY5YeIoUMboc4INDXDW/EYpZ4o1ZS4JAPf45yD1olrWte+OV1iBoAe2q0dPSgNDoW863F/NYS60zsvbX62XoCGYuqBApLNxHbHGwBHnkYpVdaboV1cyQ2Fnx8JAy8fLOc4xsx6eOcVqdTk4knkQpJDGwRnUDBz5EZ+740ikukjhkluLaR4nUxxuHZArY8sZ9mcddqpppGOd0ySDf3if+LVCHJHna0HTa3P1SXW+x406RUcNFI5IXlSF9xjbB37xWcuLO6tXK54+EkFcEMMdQQa0z6kIbu3uogwuIyrPKzluIgk9D7fvNau417s9Np12EeGWeVZGzcWwDliuAMlfZ0p7C90Tz0pL2S2eEFjepFqb6jTnw22Xk6TB9iMHzrsMyMNjirLyEOAxyrkZVsdRQ0bkNwPsa02G4mJiGP0cltRSGE6ajxRalSQxBIzuM1dzYCMckkjv4zQSsUbyNdscNt08a0IkzN1QRbdW86BGyInB7sOfA/8K4NxAAAVmz3njPzq4LHKpZbdeuBmTh37++qjEMEm1Qj/ANallS4jZRAClm6yen8IYZtwfWOTtIlKtSGGj9hpvZIEutQiVeEC1zjPQ8UZpXqqgCM+Jb9lZOsdeoujYx+mUvqVKlUri9HSiU7qFQ0TGelZt6ftKq1I4jT20n7cfn+mL4aTa/epP7ab6mfyce3fSvtgFbXtOjc+qNOslbfu5a5/XTHDtWlA1+wQunXNz6q+kz8IGAOa2B3ePhtWmtp5+UOK4mJPeZG+fmfjX2LStMea4iItrOdJpRHFFc8ZkjBXlnLOQrt6wGTg9cDvcrpFqqckSEzgRsFMqKVDDJzjOTuAMAbkdciu1EL3HRZOshe86IIuVgBLEse9jk18Zxb2jyHY+NF6xbwwSww28iyKI8sysDk8beHkBS7Vl44IIM7SuqH3kCgCyzrFJRCTKIzuStv9HWnehWR1GePN3eDiyeqRZ2Hv6+8eFahIJYLie/iZRDcRrxJkfWH2uvhtSm1KG2TkuOMEqsfkAMYou/uo4LZYUYNEEA4pBuVwendn2V6lpuoJZJSQLDY8cL6E6m6PTiiHNuyXatqzBJOFtyCAQCST3dB+PEUkAkuLlbUzAyNJwcbYwucdfjmnGm+iXaXDXqxpDBhi4YhhxHY9/gB0NJNcbTLZwNKuHYK3ThwB35Bx4+VDtpiKe5tqfqnsAa2UxtBB8tAnV/oWmydnzeQpKnMhDxNxsOJiuUJGcZJIpZ2f0eyv+zrtdyzSx7zSwh8BAM4xjfJAz1p3rEqt2FFvGxE6WEFxnO/CGXf7qD+jqL/Vy7eTfnTMoDfzQgUD2da62MAalLzLL0HOLv3LyrW7IWuomC3l5sMvC9vIfto4BUnzwd6N17snLotpz5tRtpWxnlRo4JHtIx8cUst+CXUYPS5ikZkVWkY7ADAGfLYU87Wa2l/ELdQZZFUBpIwpQHG4DLsxHiKaZJQ0OZtfXxRM0r2va35apFI51Kx03T7VVNxG7gjHDnPQ5O3jQWr6Lf2Cqbu3aJiMocghvHoaaaBNpFvMkt1LdJOMgMAOFc+GASfeBXevagNQuESJ5JIIshHcAFs4pyemyETF3t8WStjJTP0WN/T1uT8zwswrB4we+r4ZljVy8avsMBunWqFTglljxsrGr7CJZ72KJwSrtggHBPlWtp6jPE2TxCWPZlcWnhQ3S8vha3jIG/tOD86Ha6UEEWsO3iPx5UzOmrKisqyROVy8OON07sY28Qd9wPdmv+BRK6osrBuIhiI8qPVXB656t09vhuDVTXGigA1D6Oyvc3nAoVfRH2HkV/50Fq4wsXtb9lMLCNYNRu40BwLJjgnPVFJ++gNX+rH/AGjWbnN5QfNFs9wpZUqGpXlWvR0FExjpVCCiI+tZpyetKG1XaNPbS7tYUTtVac3HLS1sePIztyYyaYavtGnvpZ24H+s8i/zbW0X/APNFTLDtGEoPENGhaPRbnR7V5o/SEbnTyHjt0kXlxtIhAXZcZAIPkMU3ifSpGZvRxNLJnKOJZCzFlyQ3cSOIAHJ33PWsJpQ9cVqLdC0Y78VyepsbWWNrKvIbWutBKNJijMLFpOSzqvCGAk+oCcjzU47u/vrO6yCttFPj+TZX+BBpmY+K2UgD1dq+Swi6s2jI3FCPfmI0SkVg6jH5QMpVp1eGGKSR5BlY+YEA3Zc7kezrTFzFLPYqLtOVMQrO5wEO2dvDcb+dZTTQrcEUoxc2beo42IHcR7tqv1HWebqqpPHcX10EVZWXBcKo237z5+dUNgZewBJX2mOeOaJtQHDK4fW6e6y1stiklqpjllg5qGWGVBx8QTgBYAMAQ7ZwGxg9KU2M1gZVj1i44GKjGDwK57xk9PZTN+z1nc6FBqulXbGWXIaG5iEbDGSQPZjp3j71thoMmpa9a6VLIhWeMTNJGDshUnowBB26Ed9HT0xkIysyjRU0c8TYXB0tzr9Lfda3+ENNliAR42jNj6KT19Th6eYzikzarY2TwctY4Ut2coF2C8eeLp47fCpd/RIeJvRb+MZOwkhYferH44rzeazhR2QrxcJI+scbVSaBzPecVVT9Ca4jN/zyRWqHTB+ZsVl/mBuIH5U/7J9om07TDaLf29uwmdxFcRtwSZ4ftD6uOE/Gkmh6Za3s8iTTC3RFDZUDLZIGN/b+qmHZ3s5b6tPKs91IkcbOOJCAWAIHeD1zTeiikzDJr5oXEZoQxzZTbLbhF2ENpe9rr25u7i3ulhjXAcriYlAC2DtgdfaRVva1LOK2t0trC1iaRy3MhRQcAYxkAfzvuriGYaa9xowueVZgsRMRlixx9YqPlSTtLqKDi5MrOi+pEz5y5PVt98fKjZ429JwuMxNrcoCma/rtk16YF78EJPYS2YuLuW7jSTgk5sakZ5gGVKbeOQf7tX8jSjMEMysiMEaRWwWA4RkDG4OWOe7HlgqY14IsHwruGN39VFLEjIArSwUpZGxt9glsjszy/wAUenoCFJ42RZBCpYZGFYBcjBGSeu4zuT4Zqt7bTxK7SycCXDNgluLhAcAkN35HQ+HFQhtZ9/yTZIPfQ0lvcGQqY3ZgCSOuB/zBoWpiLQoi3ijNNSJNUuUgJKeizAZIO/LJO4yDuDQerDEaf2qI0aN4tRdJFKk2s+x6/wAm3yqnV8GBD/X/AGVnZtJAiWe6UpqVKldUF6XHjuohAaEjJFExt0rMuT5rULrJ/JqPI0D21C/9MrrmAlVFuGAOCQIIgaM1g5UDyNB9tPW7Zal5Og+EaD9lNKDSMoDEzoE4tJOzpfjjtL4E/ZVlVQNsY3J8ep76eRixbgWxWdUIOecQTnu6VkNOXYHxrT2Hq4+FCTH2lgMQeTcJnbpw5Q9DXHLMEgbGxomJOJeJdyO6rFjEycLDBHSq7JFmN1ntW0+VZEvbI8Mq77d/kfKg9GubGHUriQtNbzzt+XDHCgHoFYdN/wBVO7i4e3nkhAGFIDE9xOPmKV3lpNxPyOUyyDDhxg58u4Uzp8PlfHn4I0W+9HZ6qCMCU3jOoH8rR6drUFrFJHcaY94GZvry5UA4B2ORuB+uiNIGsXes3uv6RZwRB/yKRyeuEUBQFUDHco8t/bSKxtZ7eygiKhuBQuAOHp78Ubo3bW20V5LaXhVS4ZllBQ5x1DbjGMVB4nhIa43bfjX87LXF1O6Jz4rCR2ntaD/dkwvu1d/bajD/AAtp0Ukts/GjK7IRnIzg5HjSrQdBsLjSfSbmxim4Gd5G55WQjPRRjGQM9SM+VC65q8Wq3tzeQNErOQFMknqjYY378Dc4oC0vzp0DIuqZ5mTIWlUAk9cDu91ShrjnvKLgaDRXuw5vRAhIa42zEG38p9rfZ3Q4bO6lsEMckScSOkhBbK9CDnbekehzWtk/DdSSpGc8XJGT9np8KXXOuWqKym85hPVUBbPwpNc63LJlbKHhH8+Tc/DpV9NU1TphJEyxtbv2VM9PRMpnQ1Mua/zudPzlNdbvrVLiSdeJI2P5NGOXasvJJJeTc6bYDZVHRRXRid5DLcOzOepJya+kE4CjpWlw3C8snXn1cUpqq7qMbDELMbsuD6zYqE4xgkHxHdVvBwjHfXwpgZNaPpmyWqzeSEBYpypwDhyc4HTfzqtoSPWMVx0AIEu5Gfb5iqHZxnhZh5AkVRJzVAJMgDDIJJAI8qTVr8vC61qN04f6WUcEin0aUYkOSfyT0Jqv5sD/AF/2GrtDLHVowxJzHKMk/wDlvQ+pHNsv9oVmJzeQFFRj2CldSpUrygvTEA7xV6AZFcxqpoqOIHFZtwWgaUp1Yb+6he1LiLtzqEjIHVLvdD0bGNvupnqkJMgGO6l3bNMdr9YYd15J/vUyovhkJbiOth5p1p2rWjS86XSLZpC3F6h4Rnr0/HxwQ9tL21x6mmRgHxfJ7/Lz+4e/E2DhG4WOGBwVOxBrT2DKVG4x7aEmFnLCV+eN2i0sdzDIi8Nqsb7DiX8fjFXNb8QDx9fCgbQZ91NIGAHlVBclFi83csnq4/j1yp4wzBeIYGPqjvNLLrU4YeD0h0BIwEf6w8yMnNEfSSt493ZrpcjLNJGRMAdsA7E+HePOkdp2bMUgmmlM8uPXYAnPx9layikLqdgA4W4w92amZbwTy11gzbG6aVsFQEXhUH35BpbqtzarbvPfooCNwgJ1Yda6ubCKyExshgIxOM5x+P2V9tOy2pX8Ym1AA2TbRi39dnPXB8Bg+HlUKhkEUZDhur6upBaOqb2TiPSNNmSIXmlzW0koEsii2eUhioOAeAgYzjYdc7Urueymmei3FxaSXoZdo45LZl5m4BAyMkjJz4U6uY9aA4jcXnCPWB4G26nJ28z1quWLtEThru69ROvEuAMZIz08Djr0PnQVOGk7JdJiUk5ub9rLFy2CW7cMsTowwSrrwn4GqWAG0a1odRtLkvz9QFwzn1eZKpGT1xk++l7RqPqpWjomKLJSd7pUbd23bYVOWFHqjfxpgYmY+Vc8pUO4rRQNsES15KB5WN2++vhWMg8xyvhgUS4zVDL7gTjNEuPs2CtColjtd8SuN9gV7vx+DVSyRxDCXLgA/wDh/f08zRMlqDvzowPM75oZ7QcRHPhx48XnSGtJGysbY7rrTXEms2+JWk9VlJYY/wCzagdQH8UU+a/qphpMBj1a03Vg2TlTn7LCg9RX+Je9azFRfOLoqP3SEmqV9YYNSuKtepyPZJOyW+pW00f2XLBSfdk0VB3dPdUL8O8TGNxurJsQfI1I+HO1JqiINGidRuJ3Q98C1wgz3ihO0Mgi7Y6ncRunMj1CV14txkSEjI91G3MTvMCnSjkvtXYlmuZixOSSQcn4VOGRrGWKHqYHSkWSy11qdAqollj+unESM9CWJJ607stamOC6WpbpnljPd8q+x3mrZ/OJfu+VFxXer4/OJfiPlVUj4zz+d0pnwN8uzrd0xtNVk4RhYd/Af8aMN2ZY+FuWBkdBg0sS71j+kzfEfKr0utZ/pM3xHyqgvYOfzugT6L1B06v2WK+km7Fq9o1pJJHdzA8bq+V4F2A4Tt1PXHdWMGr6oSOK+kceDgYrR/ShJctrFg15IzsbYheLfHrn51iycLnwp1SuPRAB0R9PSGkjEJNyOUfDfXD3EYuLqU2/MBdSobC536ivWlu2toljtrtkiH2Q2AdgOnsrxYtmM4Ne2Ry6x6PFwXM4XlrjceAqitkIy3cqqnDH1xBY/Lb+UI+q3iPI637EyAg8RB8eg6d5+Jpe+o3IjWP+EJOWgwq8zYU1kl1r+lT/ABHyoaSbWf6VP8R8qqiqQ03JJ/PNQb6PzN3kSq7v5LiBYbi55qqxYFmBOTnv95+JpdJJGBsV+NPJJ9ZHW6n+Iod7jVu+6n+Ip3T41HH+1ENwd7d3XSN5VPRh8apYg/aHxp29xqvfdT/EVQ9zqffdXH+KmbPSSID3PuFcKAtSogeI+NVlwgO0bD+sM0za41DP5zN/iqpri/8A6VN/iq0+kcZFgz7hd9Vclc84ZWXgjAIPh57/AH0O1wwxtE2OgIG1N2uL/wDpU3+KuBcXvEOK5lI82NLpsUbJqAuimIS/S25mrWhIQENj1ds7GgtSTFifatPnuLg5/LydMfWpVqkYFk+PFf10tkmEjgVMR5QVmpB61SupRgj2VKsQ69SJrqM71KlLKnYJvFujIdxvRcRIAqVKAciQjYSfGjoicVKlDu3UwioyfGi4ialSqypLzD6ZP+tNJPeYJP8AeFeev/JmpUrR0fwGpHU/Fcov1DX6V4QIlAGwUY+FSpQeJbN+qJouUJKKEffrUqUtCNKFlA8KBmUdcVKlXNUSg5RQsgFSpVzVEoaQDPShpalSrmqoqhutVPUqVeNlAqlwKA1UfxCT2r+upUqxm4VT9iszL1HsqVKlFoFf/9k=" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Other Rule of Thumb:&lt;br /&gt;1. Memperkirakan jenis audience yang akan diberi presentasi. Mungkin saja beberapa dari mereka merupakan tipe pembelajar visual yang lebih memahami materi dengan cara melihat, sehingga sebaiknya diberi penjelasan setiap kontennya.&lt;br /&gt;2. One idea in one slide; presentasikan hanya satu ide dalam satu slide.&lt;br /&gt;3. Bagaimana memanage presentasi kita sehingga dapat dikomunikasikan kepada audience.&lt;br /&gt;4. Daripada menampilkan stylish / fancy presentation, lebih baik kita membuat clear presentastion (presentasi yang jelas).&lt;br /&gt;5. Selain itu kita harus memahami betul materi yang akan kita presentasikan.&lt;br /&gt;6. Hal lain yang juga tak kalah penting adalah sikap kita sebagai presenter harus berusaha sebaik dan semenarik mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;semoga membantu.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-7297139570291071579?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/7297139570291071579/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=7297139570291071579' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7297139570291071579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7297139570291071579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/07/building-effective-presentation.html' title='BUILDING EFFECTIVE PRESENTATION'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-5775966388584531262</id><published>2011-06-27T22:41:00.010+07:00</published><updated>2011-06-28T00:44:32.250+07:00</updated><title type='text'>Karakter Sapi</title><content type='html'>&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/--BYpNqjuF8k/Tgi2YqWbRHI/AAAAAAAAAKY/vRJJqxnGt2A/s200/sapi%2Bbib.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622944669573530738" /&gt;&lt;br /&gt;Sangat kebetulan, pelatihan Peningkatan Profesionalisme Guru RSBI se Jabar minggu lalu diadakan di kota Lembang, karena di kota itu pula adik ibu saya tinggal. Di hari pertama tiba di kota ini, udara dingin yang menyambut membuat segar dan jernih di hati. Ternyata jadwal pembukaan diadakan pukul 19.00, artinya saya masih punya waktu beberapa jam untuk sekedar jalan-jalan. Setelah membereskan barang bawaan dan mencoba tidur sebentar, akhirnya saya putuskan untuk mengunjungi tante saya tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bi Noi, begitu saya memanggilnya, sudah sekitar 20 tahun bekerja di BIB (Balai Inseminasi Buatan) Lembang. Tempat dimana sapi dikembangbiakan serta sebagai bank sperma sapi berkualitas tinggi. Sapi-sapi tersebut banyak didatangkan dari Australia yang beberapa waktu lalu mengecam cara sapi mereka diperlakukan disini.&lt;br /&gt;Saya kira, hal tersebut juga berpengaruh terhadap impor sapi pejantan (bull) yang dipakai untuk bibit. Ternyata tidak, mungkin sapi-sapi disini diperlakukan secara lebih &lt;span style="font-style:italic;"&gt;sapiawi&lt;/span&gt;... :D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sapi disana memang diperlakukan dengan baik. Ternyata (kata tante saya) jika diperhatikan dan dipelajari dengan baik, setiap sapi memiliki karakter yang berbeda, tak berbeda dengan manusia. Seekor sapi bisa punya kebiasaan untuk selalu berjalan di tepi.. boleh dibilang selalu mepet-mepet ke pinggir, sapi lain bisa punya kebiasaan unik dengan selalu ingin mendengarkan siaran radio ;) Jika kebiasaan tersebut tidak dipenuhi, misalnya baterai radio yang habis dan telat mengganti, sapi tersebut akan menjadi gelisah. Karena keharusan tersebut, dicari stasiun radio yang tak pernah berhenti siaran... yup... RRI alias Radio Republik Indonesia... :)&lt;br /&gt;Setiap sapi juga punya perasaan. Jika mereka tidak diperlakukan dengan baik, mereka juga akan memperlakukan orang tersebut dengan sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali kejadian, seekor sapi dimandikan oleh pengasuhnya dengan kasar (mungkin pengasuhnya sedang bad mood). Sapi tersebut merasakan elusan di badannya tidak seperti biasanya. Alih-alih diam, sang sapi malah mendesak sang pengasuh ke tembok dengan (maaf) pantatnya, sampai sang pengasuh tadi terdesak dan tidak bisa kemana-mana dan baru dilepaskan setelah dibujuk.... :D&lt;br /&gt;Memperlakukan seekor sapi lebih efektif dengan lemah lembut. Sapi lebih menurut bila kita bicara halus dan bernada membujuk daripada memerintah dengan kasar dan membentak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik sekali obrolan kami sore itu didampingi awug, getuk dan cemilan tradisional khas sunda serta semangkuk sup kaki sapi yang buatan mang Eden , suami bi Noi. Tak terasa maghrib berkumandang yang berarti saya harus segera kembali ke tempat pelatihan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-8j6i0A8N8ww/Tgi23LjE2gI/AAAAAAAAAKg/wM0KGeIvAQw/s1600/254245_1925915080878_1632195023_1926333_4424795_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-8j6i0A8N8ww/Tgi23LjE2gI/AAAAAAAAAKg/wM0KGeIvAQw/s200/254245_1925915080878_1632195023_1926333_4424795_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5622945193881033218" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika sapi saja diperlakukan sesuai dengan karakternya, apalagi anak kita yang kaya kemampuan, perasaan, keinginan dan keterampilan. Bedanya dengan sapi, anak perlu kita arahkan agar segala yang dimilikinya menjadi lebih bermakna dan bermanfaat dalam kehidupannya saat ini dan di masa yang akan datang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://yuari.wordpress.com/2011/04/17/inseminasi-buatan-bib-lembang/"&gt;link&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-5775966388584531262?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/5775966388584531262/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=5775966388584531262' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5775966388584531262'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5775966388584531262'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/06/karakter-sapi.html' title='Karakter Sapi'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/--BYpNqjuF8k/Tgi2YqWbRHI/AAAAAAAAAKY/vRJJqxnGt2A/s72-c/sapi%2Bbib.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-7459223738057023433</id><published>2011-06-24T12:38:00.007+07:00</published><updated>2011-06-27T21:33:13.725+07:00</updated><title type='text'>Pendidikan Karakter</title><content type='html'>Dari tanggal 23 Juni sampai dengan 26 Juni 2011, dapat pengalaman mengikuti Workshop tentang Peningkatan Profesional Guru RSBI Se-Jawa Barat. Sisipan materi yang didengungkan kali ini adalah selain membangun profesionalisme melalui pembelajaran dengan bahasa Inggris dan ICT, juga ditekankan pembelajaran yang berkarakter. Karakter yang bagaimana yang dimaksud dan kenapa karakter bangsa perlu ditekankan dan disisipkan dalam pendidikan?&lt;br /&gt;Pembicara pertama yang merupakan Ketua PGRI Provinsi Jawa Barat; H. K. Edi Parmadi, menekankan bahwa bangsa Indonesia sebetulnya mempunyai karakter yang kuat dan tangguh. Namun benturan teknologi dan budaya asing yang kurang tersaring akhirnya memberi dampak yang kurang baik terhadap perkembangan karakter anak bangsa pada masa sekarang. Karakter itu hanya perlu dibangkitkan lagi.&lt;br /&gt;Pembicara-pembicara selanjutnya yang merupakan para pakar dan praktisi di bidang pendidikan sepakat dengan itu. Namun dari sekian materi yang disampaikan masih terkesan bahwa pendidikan di Indonesia terkukung oleh intervensi dan pencitraan semata.&lt;br /&gt;Baru-baru ini anak-anak yang berani mengungkapkan kebenaran 'contek massal' hanya berada di headline pemberitaan selama seminggu, setelah itu.. ??&lt;br /&gt;Pencopotan Kepala Sekolah? Menindak guru yang ikut bekerjasama dalam usaha pembodohan tersebut? Ujian ulang? No No No...&lt;br /&gt;Bahkan Menteri Pendidikan dengan tegas mengatakan "NO" contek massal. Tampak jelas darimana sebenarnya intervensi tentang 'angka sempurna' ini berasal.&lt;br /&gt;Tahun ini sekolah negeri kembali menggunakan nilai ujian murni sebagai syarat masuknya. Awalnya saya fikir ini merupakan suatu tindakan yang fair, mengurangi beban sekolah tujuan karena tidak perlu mengadakan ujian mandiri dan mengetahui standar anak secara nasional. Ternyata...&lt;br /&gt;Mungkin tulisan ini semata kekecewaan karena anakku tahun ini kemungkinan besar tidak bisa masuk smp negeri seperti keinginannya. Mungkin juga karena kecewa terhadap sistem pendidikan kita yang terlalu mementingkan &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kuantitas&lt;/span&gt;, bukan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;kualitas&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;angka&lt;/span&gt;, bukan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;nilai&lt;/span&gt;. Atau karena kecewa terhadap diri sendiri yang membiarkan semua itu terjadi di depan mata...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-7459223738057023433?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/7459223738057023433/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=7459223738057023433' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7459223738057023433'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7459223738057023433'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/06/pendidikan-karakter.html' title='Pendidikan Karakter'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-6041880182724853970</id><published>2011-05-19T13:14:00.003+07:00</published><updated>2011-05-19T13:23:37.093+07:00</updated><title type='text'>MENULAR.</title><content type='html'>Sudah kurang lebih seminggu si kuning dengan setia menunggu dinaiki. Tekanan darah yang turun jadi alesan untuk sementara "liren" nyapedah dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lupa kemarin 'janjian' sama Rama (one of my student) buat gowel bareng, pagi ini tepat jam 7 pagi seperti yang dijanjikan ada suara salam di depan pagar. Rupanya betul anak2ku tersayang udah siap dengan fixie orange (bawaan Rama) dan seli putih (tunggangan Rifa) memanggil-manggil ngajak bareng gowes ke sekolah. Saya masih dengan wajah belum mandi dan bawa sapu rada surprais plus nyesel juga sampai bisa lupa janji. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salut buat semangatnya. Buat Rama n Rifa, minta maaf hari ini kita ga jadi gowes bareng, next time harus! Rasanya seneng juga penyakit gowel menular ke murid nihh... :)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/229262_1898484715136_1632195023_1887515_3071382_s.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 97px;" src="http://photos-f.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc6/229262_1898484715136_1632195023_1887515_3071382_s.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-6041880182724853970?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/6041880182724853970/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=6041880182724853970' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/6041880182724853970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/6041880182724853970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/05/menular.html' title='MENULAR.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-7852208849022442522</id><published>2011-05-16T00:47:00.004+07:00</published><updated>2011-05-16T01:17:25.367+07:00</updated><title type='text'>Nyanyian Ilham.</title><content type='html'>Tak terasa Ilham sudah berusia 3 tahun 5 bulan sekarang. Neneknya mengusulkan untuk mengikutkan Ilham di Play Grup, katanya supaya tenaganya 'tersalurkan' dan bersosialisasi. Belakangan memang Ilham seperti kelinci energizer yang tak pernah bisa diam. Sampai-sampai saat tidur pun Ilham bisa bangun, duduk dan pindah posisi. Dan itu bisa sampai 5 kali! Jadi salah juga ya kalo dibilang; "diemnya pas tidur doang..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari tanpa pernah saya ajari (entah pernah dan lupa atau diajari neneknya), Ilham tiba-tiba bernyanyi; "tek dung tek dung..la la la.." terus berulang-ulang.. Akhirnya saya ajari yang paling mudah..&lt;br /&gt;"topi saya bundar...bundar topi saya.. bla bla bla.."&lt;br /&gt;Ilham menyimak dengan tekun. Tiba-tiba Teteh malah mengajarkan dengan kacau lagu lain yang iramanya sama..&lt;br /&gt;"Burung kakatua.. menclok di celanaa... Ilham sudah tuaa.. giginya di celanaa... tekdung...."&lt;br /&gt;karuan syair kacau Teteh membuat kami tertawa tergelak-gelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya tiba giliran Ilham buat mempraktekkan hasil belajar lagunya. Dengan serius Ilham bernyanyi diawali dengan;&lt;br /&gt;"Burung..." Oo berarti dia lebih ingat apa yang diajarkan kakaknya pikir saya. Tapi kata-kata selanjutnya membuat saya dan Teteh lebih tergelak lagi, jadi, inilah nyanyian bait pertama Ilham;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Burung saya bundaaarr..."&lt;/span&gt; ^_^&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-aGYF2D39S3o/TdAYfQ97xfI/AAAAAAAAAKM/OgZ_pRPyNmA/s1600/FnI.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 195px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-aGYF2D39S3o/TdAYfQ97xfI/AAAAAAAAAKM/OgZ_pRPyNmA/s200/FnI.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5607008461486015986" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-7852208849022442522?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/7852208849022442522/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=7852208849022442522' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7852208849022442522'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7852208849022442522'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/05/nyanyian-ilham.html' title='Nyanyian Ilham.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-aGYF2D39S3o/TdAYfQ97xfI/AAAAAAAAAKM/OgZ_pRPyNmA/s72-c/FnI.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-1888165557748737156</id><published>2011-05-14T20:27:00.011+07:00</published><updated>2011-05-16T01:39:54.017+07:00</updated><title type='text'>DOUWES DEKKER</title><content type='html'>Masih merasa sebagai seorang guru sejarah (walaupun beberapa waktu ini sedang mengalami 'grounded') saya tertarik untuk menyaksikan acara malam ini di Metro TV yang isinya full sejarah mulai jam 7 malam. Keadaan rumah yang tenang (anak-anak sedang berlibur dan mantan pacar sedang asyik dengan siaran bola nya) membuat saya sangat fokus dan menyadari benar bahwa selama ini ternyata saya telah &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;salah&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/00/Eduard_Douwes_Dekker_-_001.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 288px;" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/0/00/Eduard_Douwes_Dekker_-_001.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Adalah EDUARD DOUWES DEKKER, yang lahir di Amsterdam dari kalangan berkecukupan, beranjak dewasa kegelisahannya menyebabkan prestasinya di sekolah merosot dari hari ke hari. Hal ini yang kemudian menyebabkan ayahnya lalu mengeluarkannya dari sekolah dan menjadikannya seorang buruh rendahan di sebuah kantor dagang. Perkenalannya dengan kemiskinan dan serba kekurangan berpengaruh sangat besar pada kehidupannya di kemudian hari. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib kemudian membawa Eduard DD pergi ke Hindia Belanda menumpang kapal ayahnya. Pada tahun 1839 petualangannya di Hindia Belanda dengan dimulai dengan menjadi seorang Ambtenaar (Pegawai Negeri). Perjalanannya sebagai seorang ambtenaar tidak selalu berjalan dengan mulus, kekecewaan atas perlakuan bangsanya bahkan para pejabat pribumi yang melakukan pemerasan terhadap tenaga rakyat pribumi, menjadikan Eduard DD mengundurkan diri dari jabatannya yang terakhir sebagai asisten residen Lebak dan melakukan hidup sebagai bohemian di Eropa. Pada saat itulah bukunya yang berjudul "Max Havelaar" ditulis dan diterbitkan (1860). Isi buku tersebut adalah pengungkapan dalam versi fiksi tentang pengalamannya pada saat menjadi Asisten residen di Lebak. Namanya sendiri kemudian ia ganti menjadi , "Multatuli" yang berasal dari bahasa latin yang berarti 'aku sudah banyak menderita'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kakak Eduard DD yaitu Olaf DD mempunyai seorang cucu yang mempunyai jasa besar bagi Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan. Dr. ERNEST DOUWES DEKKER yang lahir di Pasuruan, dalam perjalanan kariernya ia sempat menjadi pegawai perkebunan kopi, bahkan ia juga pernah menjadi serdadu bagi negerinya dalam perang Boer di Afrika, namun kembali pulang ke Hindia Belanda. Pada masa itu Ernest DD lebih dikenal sebagai seorang wartawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://pensa-sb.info/wp-content/gallery/danoedirdja-setyabudhi/ernest_douwes_dekker.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 155px;" src="http://pensa-sb.info/wp-content/gallery/danoedirdja-setyabudhi/ernest_douwes_dekker.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;Dalam karier menulisnya yang kebanyakan tentang kritik terhadap bangsa Belanda dalam memperlakukan negara jajahannya, Ernest bertemu dengan dr. Cipto Mangunkusumo dan Suwardi Suryaningrat. Ketiganya kemudian dikenal dengan tiga serangkai. Mereka lalu mendirikan partai yang beranggotakan siapa saja yang menginginkan kemerdekaan yang dinamakan Indische Partij. Partai ini disambut sangat baik dengan mampu mengumpulkan anggota hingga 7000 orang hanya dalam waktu 4 bulan. Perjuangan tiga serangkai dengan juga menulis di surat kabar tentang kritik tentang bangsa Belanda membuat mereka diasingkan serta dipenjara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibubarkannya IP pada tahun 1913 setahun setelah didirikannya mengubah haluan Ernest yang kemudian mendirikan Ksatrian instituut mengikuti Suwardi Suryaningrat yang terlebih dahulu mendirikan Taman Siswa. Namun keterlibatannya dalam menulis buku sejarah yang dianggap antikolonial membuatnya dilarang mengajar. Pengalaman pembuangannya yang terakhir adalah ke Suriname pada tahun 1941. Kondisi fisiknya sangat buruk karena berpindah-pindah penjara. Pada saat Soekarno mengumandangkan kemerdekaan Indonesia, Ernest merasa perjuangannya tak sia-sia. Ia kembali ke Indonesia dan melanjutkan perjuangannya dengan membantu Soekarno dalam pemerintahan awal Indonesia. Karena jasa-jasa beliau, Soekarno mengganti namanya menjadi Danudirdja Setiabudhi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memperjuangkan kemerdekaan bagi Indonesia berbagai macam pengorbanan dijalani baik oleh Eduard Douwes Dekker maupun Ernest Douwes Dekker. Dasarnya adalah kebenciannya terhadap ketidakadilan dan kesewenangan dari negara penjajah. Padahal darah penjajah lebih banyak mengalir di tubuh mereka. Memperjuangkan kebenaran selalu tidak mudah. Kegigihan dan pengorbanan mutlak perlu. Intisari lain yang bisa kita peroleh adalah bahwa esensi pendidikan adalah salah satu cara untuk menegakkan  kebenaran dan keadilan yang amat susah kita temukan di negeri ini. Seperti juga keadilan bagi &lt;a href="http://metrotvnews.com/index.php/metromain/newscatvideo/sosbud/2010/04/02/102670/Anak-Douwes-Dekker-Terlunta-lunta"&gt;putra Ernest yang sekarang terbaring di Rumah Sakit yang bernama sama dengan rekan ayahnya dulu, yang terpaksa mengajukan diri sebagai warga 'miskin' karena tidak ada biaya untuk operasinya&lt;/a&gt;. Apakah kita termasuk bangsa yang tidak tahu berterima kasih?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber mang wiki:&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Eduard_Douwes_Dekker"&gt;Eduard Douwes Dekker&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ernest_Douwes_Dekker"&gt;Dr. Ernest François Eugène Douwes Dekker&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Politik_etis"&gt;Politik Etis&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kebangkitan_Nasional_Indonesia"&gt;Kebangkitan Nasional Indonesia&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-1888165557748737156?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/1888165557748737156/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=1888165557748737156' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1888165557748737156'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1888165557748737156'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/05/douwes-dekker.html' title='DOUWES DEKKER'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2445909123811340994</id><published>2011-04-28T18:09:00.008+07:00</published><updated>2011-04-30T23:17:26.099+07:00</updated><title type='text'>BTW Pagi Ini.</title><content type='html'>Bangun tidur seperti biasa prediksi cuaca hari ini dengan melihat ketebalan awan.. mmm tampaknya bakal cerah,persiapan B2W. Belum lama ber B2W sudah membuat saya merasa bersalah jika sehari saja menggunakan kendaraan umum, buat supir angkot mudah-mudahan dengan berkurangnya satu penumpang ngga mengurangi rejekinya.&lt;br /&gt;Setelah berkutat dengan perkejaan rumah dan mengurus Ilham, akhirnya 7.30 pergi dari rumah. Agak siang memang, tapi cuaca cukup bersahabat membuat saya tetap dapat menikmati udara pagi di tengah keramaian dan polusi jalan raya. &lt;br /&gt;Masuk jalan Jalak Harupat, tanjakan sempur, sejak diganti &lt;span style="font-style:italic;"&gt;rear derailleur&lt;/span&gt; dari lelang gowel kmaren plus seat post+saddle yang lebih empuk, ttb hanya tinggal masa lalu. pelan tapi pasti Gerbang 1 Istana Bogor terlewati, tak jauh tampak ada MTB di tepi jalan, dari belakang persis teman bersepeda saya, Tata. Seperti biasa waktu berlalu di dekatnya bel saya bunyikan sambil melambaikan tangan...tanpa peringatan tiba-tiba angkot mepet di depan saya dan...'ciiitttt' untung rem pakem. Lalu saya tengok ke belakang dimana yang saya kira Tata ikut menjerit saking kagetnya. Ternyata bukan Tata. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlanjur berhenti akhirnya saya menyapa, rupanya fresh gaduate yang udah diterima di D3 IPB.. mmm kelihatannya mau bike to campus. Ngobrol kesana kemari, ga jauh dari hobinya bersepeda sejak kecil termasuk pengalaman-pengalaman tak menyenangkan waktu kecelakaan bikin saya tambah ingat untuk selalu waspada waktu bersepeda di jalan raya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang asyik kami mengobrol, ada mobil yang mendekati kami...&lt;br /&gt;"maaf bu, jalan sempur sebelah mana ya..?" seorang Bapak dari dalam mobilnya bertanya.&lt;br /&gt;"oo bapak nanti u-turn terus....bla..bla.." saya menjelaskan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami asyik mengobrol lagi. tak lupa saya promo acara yang akan diadakan gowel bogor pada 29 Mei nanti. Sedang asyik lagi kami ngobrol, ada seorang ibu yang turun dari mobilnya dan mendekati kami,&lt;br /&gt;"Maaf bu, puskesmas tanah sareal di sebelah mana ya?"&lt;br /&gt;"Ooo, ibu nanti putar balik, lalu... bla..bla.." saya jelaskan lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama setelah itu kami berpisah karena Lian (cewek yg kusangka Tata tadi) berlawanan arah dengan saya. Pagi ini selain punya teman baru yang sangat suka bersepeda, saya juga menjadi sumber info untuk mereka yang kehilangan arah. Akhirnya  saya berfikir untuk lebih tau tentang tempat-tempat di kota bogor, siapa tahu lain waktu ada lagi orang yang bertanya tentang tempat tertentu. Selain itu, biasanya jika saya kehilangan arah paling mudah bertanya pada tukang ojek atau tukang becak yang sedang mangkal di pinggir jalan, mengingat lebih dari satu orang yang bertanya pada saya pagi ini, jangan2 mereka kira saya ojek sepeda... hahaha... kidding ^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2445909123811340994?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2445909123811340994/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2445909123811340994' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2445909123811340994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2445909123811340994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/04/btw-pagi-ini.html' title='BTW Pagi Ini.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-6830237452215832229</id><published>2011-04-24T15:29:00.001+07:00</published><updated>2011-04-24T19:13:54.495+07:00</updated><title type='text'>Green Campaign Bike To School, dan Ilham pun tertidur.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-ld372HhKdMw/TbQTaYZ3FVI/AAAAAAAAAKE/SkEAVl6IaHM/s1600/foto2.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-ld372HhKdMw/TbQTaYZ3FVI/AAAAAAAAAKE/SkEAVl6IaHM/s320/foto2.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5599121580676814162" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Hari Minggu ini saya, mantan pacar dan Ilham ikut serta dalam green campaign yang diadakan Sekolah Alam Bogor dalam melaksanakan bike to school. Jam 6 pagi, langit tampak mendung, sempat ragu membawa Ilham yang didudukkan di kursi rotan, namun semangat untuk ikut dalam acaranya mengalahkan segala cemas sambil berdoa dalam hati semoga hujan tidak mengguyur saat fun bike.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilham seperti tak mau ketinggalan, dia bangun paling pagi. Setelah minum susu dan sarapan akhirnya Ilham dengan rapi duduk di kursi rotannya. Langsung tujuan kita Taman Kencana. &lt;br /&gt;Di depan Agripark Taman Kencana sudah menyemut para peserta Fun Bike yang terdiri dari anak2 dan ayah bundanya. Karena masih persiapan akhirnnya menyempatkan ketemu dengan Bapak2 biker dari Topas Cycling Bogor yang udah lama banget ga ketemu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;CFD (Car Free Day) di Sempur sementara ini sudah menjelma menjadi tempat banyak orang mengais rezeki. Menggoda  banyak anak tak terkecuali Ilham. Melihat balon warna-warni langsung tangannya  menunjuk disertai rengekannya yang khas.. mmmhh..&lt;br /&gt;Meski dirayu dengan berbagai macam cara Ilham tetap keukeuh minta balon. Tapi lalu lihat balon tiup spiderman Ilham berubah pikiran, "Mammaaahh... pengen sepidermeeeennnn....," airmata mulai mengalir memperkuat keinginannya.. duuuhhh...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai Fun Bike, selain Ilham, boneka balon spideman dengan nyaman dipeluk Ilham diatas kursi rotannya. Para marshal yang terdiri dari guru2 dan komunitas bersepeda mulai mengatur anak2 peserta fun bike. "Ayo dua dua yaaa...." katanya. Tapi keramaian dan kesemrawutan jalan raya mulai terasa saat masuk ke jalan Sudirman. Kendaraan bermesin seakan berlomba dan sama sekali tidak memberi kesempatan sepeda untuk bisa jalan dengan nyaman. Mulai semangat anak-anak membuat mereka kurang berhati-hati dan kurang waspada terhadap kendaraan lain. Ada baiknya jika melibatkan anak2 dalam fun bike, satu anak didampingi oleh satu orangtua. Hal ini yang kurang ditekankan oleh panitia. Pun pada saat my friend TARIE ingin mendampingi satu anak yang terlepas dari rombongan, anak tersebut malah mengayuh pedalnya lebih cepat seperti ingin berlomba.. tsktsk..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cuaca dingin dan hujan gerimis yang mulai turun, untunglah hujan tidak jadi besar. Malah membuat Ilham terkantuk-kantuk sepanjang jalan di kursinya. Boneka spiderman nya dipeluk dan dijadikan bantal. &lt;br /&gt;Sampai di lokasi Sekolah Alam Bogor, hujan mulai turun. Ilham lalu asyik melihat-lihat bangunan Sekolah Alam yang sangat terbuka.&lt;br /&gt;Hujan turun semakin lebat tapi tak mengalihkan perhatian para peserta fun bike dalam workshop tentang 'bersepeda' yang dibawakan oleh Dhani dari Bike to Work Bogor. Sempat pula ternyata ketemu teman SMA yang anaknya bersekolah disana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari fun bike kali ini saya hanya berharap pengguna jalan lain lebih berhati-hati dan menghargai pengendara sepeda. Tidak selalu seperti terburu-buru sruduk sana sruduk sini sampai menyebrang jalan di zebra cross (yg khusus disediakan untuk penyebrang jalan) pun sulit nya minta ampuuunn..&lt;br /&gt;Smangat terus ber-Bike to School !&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-6830237452215832229?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/6830237452215832229/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=6830237452215832229' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/6830237452215832229'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/6830237452215832229'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/04/green-campaign-bike-to-school-dan-ilham.html' title='Green Campaign Bike To School, dan Ilham pun tertidur.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ld372HhKdMw/TbQTaYZ3FVI/AAAAAAAAAKE/SkEAVl6IaHM/s72-c/foto2.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2810109972527793377</id><published>2011-02-16T20:40:00.004+07:00</published><updated>2011-02-16T22:43:40.513+07:00</updated><title type='text'>Sheila Majid: Penyanyi Duar Ulang.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-rVOvAWa3jsk/TVvq34pvVpI/AAAAAAAAAJ0/VXdnGK4l5kE/s1600/sheilamajid-new-design.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 226px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-rVOvAWa3jsk/TVvq34pvVpI/AAAAAAAAAJ0/VXdnGK4l5kE/s320/sheilamajid-new-design.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5574307209622279826" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Begitu yang diucapkan Sheila Majid dalam konser tunggalnya pada 15 Februari 2011 yang diberi tema "Sheila Majid 25 years Radiance Celebration Live in Jakarta" ketika mengomentari dirinya sendiri yang terkenal dengan lagu yang pernah dibawakan penyanyi Indonesia seperti &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Anyer dan Jakarta&lt;/span&gt; yang pertama dinyanyikan oleh Atiek CB, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Begitulah Cinta&lt;/span&gt; dan&lt;span style="font-style:italic;"&gt; Dia&lt;/span&gt; yang dinyanyikan lebih dahulu oleh Vina Panduwinata, Tanda-tandanya hingga Inikah Cinta. Melesetnya Sheila menyebutkan "Daur Ulang" menjadi "&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Duar Ulang&lt;/span&gt;" menjadikan semua penonton yang dapat dipastikan penggemar berat Sheila Majid riuh mengomentari. "oo Daur Ulang..." dengan senyum Sheila memperbaiki kesalahannya dan disambut lagi dengan tepuk tangan meriah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sheila Majid yang mengawali karier menyanyinya sejak tahun 1985 dengan album pertamanya bertajuk 'Dimensi Baru' sampai saat kemarin dalam konser 25 tahun karier menyanyinya semakin matang dan sangat 'melayu' dengan sikapnya yang santun. Sikap rendah hatinya dia tunjukkan saat mengapresiasi Odie Agam yang dia panggil 'Agam' sebagai: &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"friend of mine but much much older than me because he is my older brother's friend"&lt;/span&gt; yang dinyatakan berperan sangat besar mengangkat nama Sheila dengan karya-karyanya. Pun ketika Sheila mengapresiasi Vina Panduwinata yang dia sebut sebagai 'panutan' yang karya-karyanya sangat dia sukai dan mempengaruhi karier musiknya. Keduanya didaulat untuk menyanyikan sebait lagu 'Anyer dan Jakarta' serta 'Dia'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Musisi yang dipilih Sheila untuk mendampinginya malam itu bukan wajah baru, melainkan mereka-mereka yang sudah mendampingi sejak awal kariernya seperti Mac Chew dan Jenny Chin dan Rozhan Aziz. Di tengah-tengah pertunjukan penonton diberi suguhan 'guitar-heroes' dengan duetnya Aziz dan Balawan dari Indonesia, komentar Sheila; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"I can bring Indonesian-Malaysian musicians into my stage. Who said we are fighting?"&lt;/span&gt; dan kembali disambut dengan teriakan riuh penonton.&lt;br /&gt;Kejutan lain adalah ketika Sheila menyanyikan lagu "Hadirmu" dari album 'Ratu' yang baru kali itu dia nyanyikan dalam pertunjukan live. Lagu ini sempat jadi hits di Indonesia pada saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kematangannya dalam dunia nyanyi sangat kental ditunjukkan Sheila malam itu. Mulai dari pemilihan lagu, suaranya yang prima serta sikapnya yang komunikatif membuat penonton merasa larut dalam pertunjukannya. Hampir seluruh lagu yang dinyanyikan Sheila malam itu fasih dinyanyikan para penonton, kalaupun tidak hapal liriknya paling tidak lagunya bisa membuat para penonton bergoyang.&lt;br /&gt;Pertunjukan ditutup dengan 'Legenda' yang menampilkan wajah-wajah budayawan Indonesia yang tak tergantikan seperti Benyamin S, Chrisye, Elfa S., dan Rendra. Terakhir tak lupa 'Sinaran' dengan meriah menutup konser suksesnya malam itu. Jika sudah seperti ini terngiang ucapannya yang 2 kali diulang; &lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Who said we are fighting?".&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2810109972527793377?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2810109972527793377/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2810109972527793377' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2810109972527793377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2810109972527793377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/02/sheila-majid-penyanyi-duar-ulang.html' title='Sheila Majid: Penyanyi Duar Ulang.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-rVOvAWa3jsk/TVvq34pvVpI/AAAAAAAAAJ0/VXdnGK4l5kE/s72-c/sheilamajid-new-design.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-8598496760432058852</id><published>2011-02-11T22:28:00.001+07:00</published><updated>2011-02-11T22:28:29.837+07:00</updated><title type='text'>Butuh uang berapa untuk menciptakan kebahagiaan??</title><content type='html'>Untul menjawab pertanyaan itu, saya pasang di status malam ini. Tiba-tiba saya ingin tahu karena melihat foto profil yang dibagi-bagikan teman di FB yang menggambarkan perjalanan mereka ke luar negari, kebersamaan keluarga di tempat wisata, penyaluran hobi yang ber-budget lumayan, sampai penunjukan diri dengan memajang apa yang mereka sudah punya.&lt;br /&gt;Kebahagiaan itu sendiri apa? Sebuah benda keramat yang bisa ditunjukkan ke semua orang atau sebuah rasa yang tidak bisa diperlihatkan wujudnya tapi hanya bisa dirasakan? Apakah sebuah senyum atau tawa bisa kita indikasikan sebagai kebahagiaan? Katanya dengan senyum dan tawa bisa bikin kita awet muda, apakan senyumnya atau perasaan di baliknya? &lt;br /&gt;Ukuran kebahagiaan juga ga jelas. Kalau bahagia bisa dibeli, berapa biaya yang harus kita keluarkan untuk mewujudkannya? Ukuran lagi2 harus jadi bahan pertimbangan jika kita ingin membeli kebahagiaan. Untuk apa Gayus menerima pekerjaan yang sangat beresiko bagi dirinya dan keluarganya? Apakah dia sangat yakin uang bisa membeli kebahagiaan? Kalau kita lihat pertunjukan reality show di televisi, sebuah keluarga bahkan bisa menangis bahagia dengan kiriman sembako atau sejumlah uang yang bisa dihabiskan Gayus dalam hitungan menit bahkan detuk?&lt;br /&gt;Priceless...buat saya untuk mewujudkan kebahagiaan cukup dengan tidak menciptakan kesedihan, tidak mengingat penderitaan dan melupakan apa yang sudah kita korbankan. Senyum yang kita munculkan cerminan senyum hati kita, tawa kita adalah rasa senang dihati yang kita bagi dengan orang yang kita sayangi. Bukan senyum palsu yang kita tunjukkan untuk dapat pujian atau tawa palsu buat sesuatu yang tidak lucu.&lt;br /&gt;Sampai saat ini memang belum ada tempat yang menyediakan dan menjual kebahagiaan hakiki. Kebahagiaan adalah milik dan hak pribadi seseorang yang tidak bisa diganggu gugat. Saya cukup bahagia bisa merasakan angin menerpa wajah di pagi hari dan bisa sangat bahagia  melihat senyum my angels menyebut nama saya;  'Mama..'&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-8598496760432058852?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/8598496760432058852/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=8598496760432058852' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/8598496760432058852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/8598496760432058852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2011/02/butuh-uang-berapa-untuk-menciptakan.html' title='Butuh uang berapa untuk menciptakan kebahagiaan??'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-1232975295684657545</id><published>2010-12-27T10:33:00.003+07:00</published><updated>2010-12-27T17:55:05.898+07:00</updated><title type='text'>Berapa kilo?</title><content type='html'>Beberapa minggu belakangan ini saya sedang bersemangat ber-fun bike keliling kota. Bahkan jika waktunya memungkinkan bersemangat ber-bike to school (coz I work at school). Motivasi bersepeda karena kebetulan mantan pacar juga hobi bersepeda dan menyediakan fasilitas bersepeda buat saya, so pada mulanya lebih kepada memanfaatkan sarana yang telah ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya jarak dekat dari rumah ke minimarket buat beli susu atau eskrim kesukaan anak2. Setelah menemukan teman yang punya hobi sama saya tambah teratur bersepeda tiap minggu dan tambah jauh. Jika dihitung bisa lebih dari 10 kilo bersepeda setiap minggu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali waktu saya seperti biasa bersepeda di hari minggu dengan teman, berpapasan dengan sekitar 20 orang anggota sebuah klub sepeda. Hampir semua anggotanya melambaikan tangan dan mengajak kami untuk bergabung. Karena kami melihat secara usia kebanyakan mereka jauh diatas kami dan ada ladies biker, akhirnya saya dan teman tertarik untuk ikut bergabung tanpa tahu kemana menuju. &lt;br /&gt;Karena kesamaan hobi, walaupun kami baru bertemu, suasana sangat akrab seperti sudah bertahun-tahun kenal. Dan kebetulan klub sepeda mereka adalah klub sepeda yang telah ada sejak 16 tahun lalu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhasil dari perjalanan tersebut rute yang diambil cukup jauh dan baru hujan di pagi harinya, membuat saya yg menggunakan seli cukup kerepotan ketika harus melintas pematang yang licin dan sempit. Jika dihitung hari itu sekitar 40 kilo kami bersepeda!  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasanya new comer, saya mengalami euphoria dan semangat yang menggebu saat bercerita tentang sepeda. Termasuk ketika bertelepon dengan mantan pacar yg sedang tugas di luar pulau dan sudah lebih dulu menyukai bersepeda. &lt;br /&gt;Saya; asik ai, apalagi waktu gabung dengan klub yang keluar masuk kebun.&lt;br /&gt;Ai; iya, saya pernah juga lewat jalur itu.&lt;br /&gt;S; jauh banget Ai... Saya juga nyoba bike to school ai..&lt;br /&gt;Ai; emang klo ke sekolah juga pake speda?&lt;br /&gt;S; iya ai... Ampir tiap hari sekarang mah..&lt;br /&gt;Ai; berapa kilo?&lt;br /&gt;S; (menjawab dengan semangat) klo ke sekolah bisa sampe 7 kilo-an ai bolak balik, waktu minggu itu jaraknya ada 40 kilo tuhh! (Dengan bangga saya bercerita bahwa saya juga bisa bersepeda sejauh biasanya dia bersepeda).&lt;br /&gt;Ai; iiii mamah ga denger ya... Maksudnya udah turun berapa kilo berat badannya?&lt;br /&gt;S; (sedikit malu) beloom sih aaiii.. Tapi paling ngga aku sehat lahh.. Hehehe&lt;br /&gt;I didn't mention it ya.. Setiap bersepeda selera kuliner berkembang.. Akhirnya bisa ditebak. Tapi untuk menjadi tambah sehat adalah 100% benar karena dalam pancaroba ini saya terbebas dari flu yang bolak balik mencoba menyerang.. Alhamdulillah... ^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-1232975295684657545?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/1232975295684657545/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=1232975295684657545' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1232975295684657545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1232975295684657545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/12/berapa-kilo.html' title='Berapa kilo?'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-7267640920680750238</id><published>2010-12-04T08:15:00.005+07:00</published><updated>2010-12-16T07:04:28.249+07:00</updated><title type='text'>Memutar Waktu.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TQlXhOjjCaI/AAAAAAAAAJc/Ndpzgp3gfYQ/s1600/157006_1614976347604_1632195023_1434870_5940159_n.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TQlXhOjjCaI/AAAAAAAAAJc/Ndpzgp3gfYQ/s320/157006_1614976347604_1632195023_1434870_5940159_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5551064244065339810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah lebih dari sebulan ayah Ilham bertugas di daerah lain. Buat Ilham ini adalah pengalamannya yang pertama jaun dengan ayahnya. Sejak hari pertama keberangkatan ayahnya, setiap pagi Ilham selalu bertanya 'ayah dimana'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minggu lalu ayah Ilham berkesempatan pulang beberapa hari. Selama itu juga Ilham tidak mau jauh dari ayahnya. Kemanapun ayahnya pergi, Ilham pasti ingin ikut, sampai-sampai ketiduran di warnet waktu ayahnya surfing. Saking capek setiba di rumah Ilham tidur lagi sehingga waktu ayahnya akan menghadiri launching @america di Jakarta, Ilham tidak tahu. Alhasil ketika Ilham bangun dan mendapati ayahnya tidak ada, Ilham menagis meraung-raung dilanjutkan dengan rengekan panjang yang baru berhenti setelah ayahnya telpon dan acara sketsa kesayangannya tayang... Fiuuuhhh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi sebelum berangkat ke bandara pelan-pelan saya bangunkan Ilham dan bilang kalau ayahnya akan berangkat kerja jauh lagi. Tidak seperti malam sebelumnya, kali ini Ilham hanya diam sambil mengikuti gerak-gerik ayahnya yang sibuk bersiap-siap dengan tatapan matanya. Sampai ketika berangkat pun Ilham dengan tabah melambaikan tangan, kelihatan benar ia berusaha sangat kuat merelakan ayahnya pergi lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seharian itu sepertinya Ilham tak ingat ayahnya. Namun pada saat Maghrib ketika semua sedang bersiap untuk sholat, Ilham naik ke bangku dan mulai memutar jarum jam dinding. Neneknya yang melihat itu lantas bertanya:&lt;br /&gt;"Ilham kenapa jarumnya diputer-puter?"&lt;br /&gt;"Biar cepet jam 7, Nini," kata Ilham sambil terus memutar jarumnya.&lt;br /&gt;"Emang kenapa harus jam 7?" Neneknya bertanya lagi, saya ikut memperhatikan jawaban Ilham karena ingin tau juga.&lt;br /&gt;"Iya Nini, biar ayah cepet pulang, kan ayah pulangnya jam 7.." Kata Ilham menjawab dengan polosnya.&lt;br /&gt;Kami yang mendengar jawaban itu otomatis tertawa sambil terselip perasaan bangga, nalarnya sudah sampai pada 'mempercepat waktu'.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-7267640920680750238?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/7267640920680750238/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=7267640920680750238' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7267640920680750238'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7267640920680750238'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/12/memutar-waktu.html' title='Memutar Waktu.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TQlXhOjjCaI/AAAAAAAAAJc/Ndpzgp3gfYQ/s72-c/157006_1614976347604_1632195023_1434870_5940159_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-1438424696573334767</id><published>2010-11-30T20:20:00.001+07:00</published><updated>2010-11-30T20:20:42.938+07:00</updated><title type='text'>bm</title><content type='html'>Punya hape yang bisa menghubungkan dengan banyak orang melalui serangkaian nomer pin memungkinkan kita bertukar pesan tanpa takut tagihan membengkak layaknya mengirim sms. Pesan yang disampaikan pun dapat ditulis dengan panjang atau cukup dengan forward dan copy paste. Dengan begitu baik berita, permintaan bantuan sampai dakwah dapat menjangkau luas.&lt;br /&gt;Hari ini saya dapat 2 'bm' yang cukup menarik yang pertama mengenai pungutan atas nama ujian akhir yang diberlakukan di sebuah SD negeri di Tangerang. Disertai dengan tambahan berita bahwa tulisan tersebut bukan hoax serta mencantumkan nama aktivis dan para anggota dewan yth sebagai bukti dukungan dan ketidaksetujuan atas tindakan terswbut. &lt;br /&gt;Namun yang paling sukai apabila 'bm' yang masuk berupa cerita yang bisa membuat saya tertawa sendiri saat membacanya, seperti bm ke-2 saya hari ini;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hiji sore keur panas mentrang mentring kang Emod kikiplik di teras imahna bari halabhab kahausan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kang Emod :"Encep, pan maneh geus diajar ngitung matematika nya ... Ka warung jig pang meulikeun KOKA KOLA keur urang sa imah"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Encep : "nya bapa ... Encep geus bisa ka warung" &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kang Emod: "meuli Koka Kola, hiji keur Bapa, hiji keur Ema', hiji keur Euis, jeung hiji keur Encep. Jadi sabaraha botol kudu meuli"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Encep: "tilu bapaaa ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kang Emod: " eeeee naha tilu?? Cik itung deui sing tarapti, bapa, emak, euis jeung encep hiji sewang, jadi koka kola sabaraha botol"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Encep bari molohok ngajawab lalaunan: .... ti..luuuu ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kang Emod jadi ambek, sementara si Encep keukeuh rek meli koka kola "tilu"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teu sabar Kang Emod ambeuk geus rek nalipak si Encep&lt;br /&gt;.&lt;br /&gt;Si Encep bari cirambay ceurik keukeuh ngajawab: "Koka Kola tilu botol bapaaaa, da Encep hayang PANTAAAAA ..."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Saya yakin kamu yang mengerti bahasa Sunda bakal ketawa seperti saya ^,^)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-1438424696573334767?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/1438424696573334767/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=1438424696573334767' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1438424696573334767'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1438424696573334767'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/11/bm.html' title='bm'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-7583195486146244321</id><published>2010-11-24T21:53:00.001+07:00</published><updated>2010-11-24T21:53:08.250+07:00</updated><title type='text'>Topi Ilham</title><content type='html'>Ilham paling suka pakai topi. Kemanapun dia pergi pasti tak lupa pakai topi. Dia tahu topi akan melindungi dari panas dan dinginnya udara. Kemarin Ilham menemukan manfaat lain dari topinya.&lt;br /&gt;Beda dengan kakaknya, Ilham suka makanan yang sedikit pedas. Waktu kakaknya bawa keripik pedas untuk Ilham, Ilham seneng banget. Satu dua keripik dia makan, lama-lama pedasnya mulai terasa. Ilham mulai garuk-garuk kepala, biasanya dia begitu jika makan yang pedas-pedas. &lt;br /&gt;Ilham: Mamah.. Ambilin topi ; kata Ilham sambil terus makankeripik sambil sekali-sekali mengaruk kepalanya.&lt;br /&gt;Saya: Buat apa pakai topi? ; saya agak heran karena kami tidak berencana keluar rumah.&lt;br /&gt;I: buat ini mamah kepala..; Ilham tetap keukeuh minta diambilkan topi.&lt;br /&gt;S: emang Ilham kepalanya kenapa kok pengen pake topi ; sambil agak heran saya serahkan juga topinya.&lt;br /&gt;I: ini mamah, Ilham biar ga kepanasan kepalanya pake topi. Nih tuh kan Ilham keringetan; katanya sambil masih menggaruk kepalanya yang mulai berkeringat karena kepedasan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lalu tertawa waktu tau topi yang dia minta rupanya untuk menghilangkan rasa panas yang dia rasakan karena makan keripik pedas...Ilham..Ilham...hahahahaham&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-7583195486146244321?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/7583195486146244321/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=7583195486146244321' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7583195486146244321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7583195486146244321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/11/topi-ilham.html' title='Topi Ilham'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-5214138180130285131</id><published>2010-10-12T09:33:00.002+07:00</published><updated>2010-10-12T10:30:25.300+07:00</updated><title type='text'>Ketika Sekolah Berdandan.</title><content type='html'>Betapa melelahkan menjadi sekolah yang diunggulkan dan menyandang status berbeda dengan yang lain. Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional.. mmm.. walaupun sampai sekarang masih diperdebatkan arti dibalik istilah tersebut, yang jelas kami yang berkecimpung di dalamnya seringkali merasa seperti memakai baju yang sangat ketat.. susah bernafas, takut salah bergerak sehingga mengakibatkan robeknya baju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi saat-saat akredetasi seperti ini. Layakkah sekolah kami menyandang status yang lebih tinggi yaitu Sekolah Bertaraf Internasional. Setiap pertanyaan yang diajukan assessor harus dijawab dengan tepat dan meyakinkan. Jika yang satu dianggap menjawab dengan kurang tepat, yang lain akan 'membenarkan' sehingga sesuai dengan keinginan. Keinginan siapa? keinginan sekolah? keinginan seluruh warga sekolah? atau hanya sekedar jawaban yang diinginkan didengar oleh para assessor?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah indahnya jika sekolah kapanpun siap diperiksa oleh siapa saja, tidak hanya oleh assessor. Yang terpenting adalah sekolah siap menghadapi tantangan bila dperiksa oleh masyarakat umum tentang kegiatan serta proses pembelajaran yang dilakukan selama ini. Semua data siap tersedia tidak hanya bersifat dadakan yang menyebabkan ngadatnya seluruh printer sekolah karena kelebihan beban, sekolah yang cantik tidak hanya pada saat pemeriksaan melainkan setiap saat, dengan keadaan yang demikian otomatis para guru tidak perlu harus 'mendadak' rajin dan bekerja sampai malam hanya untuk menyusun data, siswa tidak perlu mengorbankan jam belajarnya dengan hanya mengerjakan tugas mandiri tanpa didampingi guru yang sibuk menyiapkan berkas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Guru bertanggung jawab terhadap kemajuan anak didiknya. Cukup meraka menyiapkan segala sesuatu yang akan disampaikan terkait dengan kegiatan pembelajaran. Apakah kemudian fokus seorang guru tidak akan terbagi apabila kemudian dia harus menjadi bendahara BOS? atau menjadi Bagian Sarana dan Prasarana yang setiap hari harus mendengarkan keluhan semua orang tentang sarana yang dianggap (selalu) tidak mencukupi? Betapa lelahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang berbeda dari sekolahku kali ini adalah terpasangnya CCTV di 32 titik. Seluruh kelas, laboratorium, perpustakaan, lorong bahkan kantin dipasangi kamera yang dapat merekam seluruh kegiatan yang sedang berlangsung. Selain manfaat, ternyata mengundang masalah juga seperti hari ini segerombolan siswa putri yang habis berolahraga menyerbu ruangan saya; "kami mau ganti baju dimana, Bu? biasanya kami ganti baju di kelas...," yups.. selain printer yang selalu tidak tersedia karena overload atau tak ada tintanya, ternyata tidak adanya sarana ruang ganti untuk siswa tidak sejalan dengan 'modernisasi' berbentuk CCTV..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-5214138180130285131?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/5214138180130285131/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=5214138180130285131' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5214138180130285131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5214138180130285131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/10/ketika-sekolah-berdandan.html' title='Ketika Sekolah Berdandan.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2150969605549810464</id><published>2010-10-03T12:22:00.005+07:00</published><updated>2010-10-15T09:24:01.381+07:00</updated><title type='text'>Dibalik kisah 'Singapura'.</title><content type='html'>Cerita tentang Singapura saya tulis dalam beberapa episode. Seperti judulnya yang terakhir, it's &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;never ending story&lt;/span&gt;, kesan saya tentang negara kota itu sangat dalam sehingga membuat selalu ingin kembali. Disana saya lihat hubungan antara rekan guru yang sangat profesional, penghargaan atas keahlian yang dimiliki guru serta keterlibatan seluruh guru walaupun statusnya hanya sebagai guru magang. Dalam kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) sekolah, mereka mempunyai hak yang sama dalam mengusulkan suatu kegiatan pembelajaran dan sangat dihargai oleh seluruh guru yang hadir. &lt;br /&gt;Saya mungkin dipilih karena pertimbangan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Inggris, serta penghargaan dari pihak komite sekolah karena terpilih oleh murid-murid sebagai salah satu favorit mereka. Atau mungkin juga karena setelah 4 kali kesempatan tugas seperti ini diserahkan kepada yang lebih 'berstatus' akhirnya tiba giliran saya. Itupun dengan keluhan dari Pimpinan seminggu setelah memilih saya,"Aduhh saya lupa, seharusnya Pa Dedi yang guru bahasa Inggris senior dulu yang pergi ya...," langsung ditujukan kepada saya.. :(&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi yang tidak kalian ketahui. Pada saat setelah saya kembali. belum sempat saya buat laporan untuk dilaporkan kepada pihak sekolah, artinya baru saja saya tiba kembali ke tanah air, Pimpinan memanggil saya..&lt;br /&gt;"Maaf ibu, untuk tahun ini tidak ada lowongan untuk mengajar, semua jam sudah penuh. Ibu bisa mengajukan lamaran untuk bagian administrasi... itu juga kalau Ibu mau.. kalau tidak, yaa.. terserah Ibu". Terserah? maksudnya &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"silahkan keluar???"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;kata Pak Kepala Sekolah tanpa ragu, tanpa sedikitpun peringatan sebelumnya bahwa saya, guru yang dipilih sekolah untuk mewakili ke ajang pertukaran pelajar, guru yang dipilih siswa sebagai salah satu yang mereka sukai, guru yang selama 5 tahun mencurahkan semua yang saya punya demi sekolah ini.. tiba-tiba harus mendengar keputusan mendadak seperti tadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendapat perlakuan seperti tadi bukan kali yang pertama. Status saya sebagai guru honor selalu menghalangi dari setiap kesempatan untuk mengembangkan diri. Ketika melahirkan anak kedua, tanpa sempat mengajukan cuti, satu semester saya dinonaktifkan secara sepihak dengan tidak diberi jam mengajar. Jangan tanya berapa kali kesempatan pelatihan, seminar atau sekedar MGMP terlewati hanya karena status.&lt;br /&gt;"Biarpun pintar, terampil, komitmen terhadap sekolah tinggi, jika status masih honor, jangan harap bisa mengalahkan guru PNS disini," dengan 'bijak' Pimpinan menyatakan hal tersebut dalam suatu kesempatan di depan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;forum rapat.&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, satu lagi yang menghalangi kemajuan sekolah-sekolah negeri di Indonesia, &lt;span style="font-style:italic;"&gt;status guru lebih penting dari kompetensi guru. &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2150969605549810464?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2150969605549810464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2150969605549810464' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2150969605549810464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2150969605549810464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/10/dibalik-kisah-singapura.html' title='Dibalik kisah &apos;Singapura&apos;.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-7718458741188551915</id><published>2010-08-07T21:55:00.007+07:00</published><updated>2010-08-07T23:59:46.509+07:00</updated><title type='text'>Singapura; Never Ending Story.</title><content type='html'>Kerjaan mengedit foto dan film waktu kegiatan ke Singapura kemarin membuat saya jadi terkenang selalu kejadian demi kejadian. Waktu saya disana balutan rindu ingin cepat pulang ke tanah air, tapi kini lonjakan kangen hampir tak terbendung ingin kembali melihat 'kampoeng modern' dengan merlionnya (yang sudah selesai mandi :D).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penghargaan yang setinggi-tinggi nya buat pihak sekolah yang sudah mengirim kami berkesempatan bertemu dengan saudara baru. Para Orangtua yang percaya melepas anak-anaknya dibawah bimbingan kami selama disana. Buat keluarga yang sabar menanti. Murid-murid yang mengikuti program ini dengan baik. Bu Mabel as the Principal. Buat para buddies yang setia mendamphingi. Dan semua warga Hua Yi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Special thanks buat:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pak Shaheful&lt;/span&gt;.. terima kasih &lt;span style="font-style:italic;"&gt;bodorannya&lt;/span&gt;, kadang saya sering terkecoh juga, ini orang serius apa tidak.. but anyway, anda buat hari-hari kami jadi lebih cerah walau Singapura sedang mendung. Murid-murid sampai percaya 100% waktu Pak Shaheful bilang tidak membolehkan anak laki-laki datang ke farewell party.. "can lah.." hehehe. Plus &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pak Lee&lt;/span&gt; yang jalan bareng ke China Town, yang penasaran apa betul laki-laki Indonesia punya lebih dari satu istri, (ini jailnya Pak Shaheful lagi saya kira).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TF2PQRUWUNI/AAAAAAAAAIk/Nd5Z433qgTU/s1600/pak+lee.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TF2PQRUWUNI/AAAAAAAAAIk/Nd5Z433qgTU/s200/pak+lee.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5502711829406044370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bu Gowtum&lt;/span&gt;.. wanita keturunan India yang cantik dan perfume nya yang khas, bikin kangen. Sikapnya yang keibuan buat semua merasa nyaman dan merasa di rumah sendiri. Sampe bingung waktu ke Jurong Bird Park kami ngga mau nonton Lory bird show (padahal keren banget katanya), soalnya kami sempat ill feel waktu ngga kebagian duduk di pertunjukan gajah. Thank's Bu Gowtum, for your hospitality and for the nice earing you gave me.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pak Shoon&lt;/span&gt;.. pemuda serius yang baik hati. Pengetahuan sejarahnya luar biasa, suatu saat saya ingin beri dia buku tentang Soekarno dan kopi luak, sesuatu yang cuma Indonesia yang punya. Terima Kasih Pak Shoon, juga buat buku pelajaran sejarah yang dia bagi buat saya bermanfaat banget.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan terakhir, rasa terima kasih saya buat &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bu Lelyana.&lt;/span&gt; Jika saya punya adik perempuan, saya ingin yang seperti dia. Cantik, modern dan taat beragama, semangatnya tinggi berbagi dengan murid-muridnya. I miss y'all....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TF2PsrF4vfI/AAAAAAAAAIs/TmkphroWY5I/s1600/leyy.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TF2PsrF4vfI/AAAAAAAAAIs/TmkphroWY5I/s200/leyy.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5502712317361044978" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-7718458741188551915?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/7718458741188551915/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=7718458741188551915' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7718458741188551915'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7718458741188551915'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/08/singapura-never-ending-story.html' title='Singapura; Never Ending Story.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TF2PQRUWUNI/AAAAAAAAAIk/Nd5Z433qgTU/s72-c/pak+lee.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-5158517225505968913</id><published>2010-07-23T19:11:00.006+07:00</published><updated>2010-07-23T20:26:08.748+07:00</updated><title type='text'>Singapura; Saat-saat yang aneh.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEmYKfX_35I/AAAAAAAAAIU/5AwEQ714K0E/s1600/34224_1301988241624_1588006832_619230_2003429_n.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEmYKfX_35I/AAAAAAAAAIU/5AwEQ714K0E/s200/34224_1301988241624_1588006832_619230_2003429_n.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5497092126170668946" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Asyiknya belajar sambil berwisata di Singapura memang indah, kenangannya membawa serta 20 murid-murid pilihan sebagai wakil sekolah juga sesuatu yang tak terlupakan. Capeknya juga masih terasa berminggu-minggu kemudian, belum lagi laporan yang harus kami buat dengan hati-hati dan cermat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dibalik itu semua ternyata ada juga kejadian aneh yang menyertai waktu kami disana. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam pertama saya tidur di kamar sering dikejutkan dengan bunyi kucuran air keran tiba-tiba. Saya berusaha berbesar hati, 'mungkin suara dari toilet kamar sebelah,' pikir saya, walaupun agak seram juga. Saya tidak berani mematikan tv sampai harus memasang sleep timer nya hanya supaya tidak sepi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setan jail...&lt;br /&gt;Murid-murid saya sering mengeluh barang-barangnya hilang. Entah kamera, handphone atau benda-benda lainnya. &lt;br /&gt;"Miz, kameraku hilang!" Alfi pagi ini membuat laporan pada saya.&lt;br /&gt;"Kamu lupa nyimpennya barangkali," saya mencoba menenangkan.&lt;br /&gt;"Saya simpennya di tempat tidur, Miz, baru saya simpen pas saya liat lagi udah ngga ada," wajahnya terlihat sedih.&lt;br /&gt;"Nanti pulang sekolah kita cari lagi, ya?" saya berjanji dalam hati untuk menemaninya mencari kameranya yang hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Esoknya ada lagi laporan kehilangan, kali ini pass key berupa kartu yang dimiliki tiap anak.&lt;br /&gt;"Pernah ada yang minjem, Miz, naronya ga tau dimana," wajahnya sedih karena jika hilang dia harus mengganti sebesar 30 Sin $.&lt;br /&gt;"Ketelingsut atau jatuh ke bawah meja barangkali, kamera Alfi juga ketemu kan kemarin?" saya kembali coba menenangkan, ingat kamera Alfi yang tiba-tiba muncul dari bawah lipatan jeans nya.&lt;br /&gt;Belum habis kata-kata saya, tiba-tiba HP saya berdering, rupanya dari rekan guru pendamping, karena sedang membetulkan salah satu kostum siswa (hari ini waktu mereka menampilkan kesenian), salah satu murid saya yang menerima teleponnya.&lt;br /&gt;"Kenapa Pak Odik?" saya bertanya pada Prilli yang tadi membantu saya menjawab telepon.&lt;br /&gt;"Itu Miz, katanya kunci kamarnya ilang," Prilli menjawab.&lt;br /&gt;"Lha kok bisa ilang terus masa nanya sama aku ya? emang aku bisa ngumpetin gitu?" saya sedikit geli, mungkin teman saya panik menyangka kuncinya tertinggal di luar dan saya sembunyikan karena untuk mengunci pintu dari dalam kita tidak perlu anak kunci.&lt;br /&gt;Namun tak lama teman saya muncul dengan wajah yang masih sedikit pucat.&lt;br /&gt;"Ketemu, Pak?" saya bertanya. Tanpa banyak bicara dia mengangguk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepulang sekolah ada laporan lain lagi.&lt;br /&gt;"Miz, HP ku kayaknya jatuh di bis," kali ini Fira.&lt;br /&gt;"Innalillahi.. gimana kejadiannya?" saya tanya.&lt;br /&gt;"Saya kan tadi pagi ketiduran, terus kayaknya HP nya jatuh, soalnya ga ada di tas," Fira tampak kebingungan.&lt;br /&gt;"Ya udah saya laporan sama Pak Shaheful ya. mudah-mudahan HPnya masih rejeki kamu," ucapan terakhir saya disambut anggukan Fira.&lt;br /&gt;Lalu saya ingat kunci teman saya yang sempat hilang tadi pagi. &lt;br /&gt;"Pak, kuncinya ketemu dimana?" tanya saya penasaran.&lt;br /&gt;"Ya, kan biasanya abis masuk pasti saya simpen di meja. Tadi pagi kok ga ada. Saya takut ketinggalan di luar, ga ada juga," dia menjelaskan kronologis kejadiannya. &lt;br /&gt;"Terus saya Istighfar terus takut juga," katanya selanjutnya.&lt;br /&gt;"SAya cari lagi sampai ke bantal segala! taunya pas saya angkat bantal kok agak berat, taunya ada di dalam sarung bantal!" dia menjelaskan dengan wajah bingung.&lt;br /&gt;"Bapak lupa kali tadi malem nyimpen di bawah bantal terus kegeser-geser, masuk deh ke sarung bantal," saya berusaha logis.&lt;br /&gt;"Iya kali," teman saya setuju sambil tetap dalam hatinya dia masih heran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata HP Fira setelah ditanya ke perusahaan bis yang mengantar kami pagi tadi tidak menemukan HP milik Fira. &lt;br /&gt;"Saya tadi sempet coba telpon Miz, pertamanya ga ada jawaban, tapi sekitarnya rame banget, pas yang kedua kali ada yang jawab suara cowo tapi ngomongnya aneh gitu Miz," wajahnya sedih.&lt;br /&gt;"Ya udah, artinya kamu harus lebih hati-hati ya Fir sama barang bawaan kamu sendiri. Kalau perlu komunikasi sama orangtua kamu nanti pakai HP saya aja ya," saya berusaha menghibur.&lt;br /&gt;Rupanya salah seorang murid saya yang lain, Ara, mencuri dengar:&lt;br /&gt;"Sebenernya barang-barang aku juga sering ilang, Miz," lha ada lagi laporan barang hilang.&lt;br /&gt;"Ilang gimana, Ra?" saya tambah bingung.&lt;br /&gt;"Beneran Miz, kemarin tuh kamera aku, tadi nih, Miz, HP aku yang ilang, masa ketemunya di bawah kasur!" Ara dengan santai cerita pada saya.&lt;br /&gt;"Masa ada yang jail di kamar kamu?" saya jadi heran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiba di kamar, saya masih mendengar gemericik air yang sering tiba-tiba terdengar. Lalu dengan memberanikan diri saya telusuri asal suara. Saya sampai menempelkan telinga ke dinding kamar yang bersebelahan dengan kamar lain. Tapi kemudian saya ingat kamar sebelah kosong. Saya berusaha berani, lalu pandangan saya layangkan ke atas eternit, ke serangkaian pipa yang meintang di bawahnya. Ooo rupanya pipa pembuangan air dari lantai atas mengelir melalui kamar saya. Saya tersenyum sendiri dan malam itu saya tidur lebih tenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai di Cengkareng saya sudah lupa tentang kehilangan-kehilangan tadi sampai ada satu tas yang tertinggal di trolley yang saya bawa.&lt;br /&gt;"Ini ransel siapa?" saya berteriak pada anak-anak yang masuk bis Damri yang akan membawa kami ke Bogor, tak ada yang menjawab. Saat bis kami mulai berjalan, tiba-tiba Fira berteriak..&lt;br /&gt;"Miz, ranselku ketinggalan!" saya lalu mengangkat ranselnya yang tadi ditinggalkan begitu saja di atas trolley. Fira tersenyum malu sambil bilang terima kasih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu lalu saya ceritakan kepada teman saya,&lt;br /&gt;"Fira tu ceroboh, Pak, kemaren HP nya, tadi ranselnya mau ditinggal. Kemaren kok banyak cerita kehilangan, ya? Jail juga ya mahluk2 luar negeri," kataku sambil geli.&lt;br /&gt;"Kalo hilang sih mungkin aja memang salah taro kayak kartu anak yang ilang kemaren kan ketemu? kalo kejadian saya lebih aneh lagi, Bu," Pak Odik mengingatkan saya waktu kartu murid saya yang hilang ketemu dengan kondisi yang kotor talinya seperti terkena oli.&lt;br /&gt;"Saya tiap malam selalu ngedenger pintu dibanting-banting, sering lagi," dia menyambung.&lt;br /&gt;"Mungkin dari kamar-kamar lantai atas, Pak, kalo di atas pintunya gampang kebanting soalnya anginnya kencang.&lt;br /&gt;"Iya, tapi saya pernah lihat penasaran pas bunyi 'Brukkk!' sekali saya intip keluar, jam 3 pagi! ga ada apa-apa! nah Ibu kan kamarnya ga jauh dari kamar saya, suka ngedenger ga suara pintu dibanting-banting?" teman saya bertanya ingin tahu.&lt;br /&gt;Saya lalu ingat-ingat ketika di hostel apakah saya pernah mendengar pintu dibanting-banting...&lt;br /&gt;"Pernah ga, Bu?" teman saya bertanya penasaran," sambil agak bingung saya menjawab,&lt;br /&gt;"....ngga...," jadi...???&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-5158517225505968913?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/5158517225505968913/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=5158517225505968913' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5158517225505968913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5158517225505968913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/07/singapura-saat-saat-yang-aneh.html' title='Singapura; Saat-saat yang aneh.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEmYKfX_35I/AAAAAAAAAIU/5AwEQ714K0E/s72-c/34224_1301988241624_1588006832_619230_2003429_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-5226231204790040531</id><published>2010-07-23T12:34:00.007+07:00</published><updated>2010-07-23T18:15:41.781+07:00</updated><title type='text'>Singapura; "Cik Gu, muridnya tidak disiplin!"</title><content type='html'>Tingkat disiplin masyarakat Singapura jauh melampaui tingkat disiplin di Indonesia. Anak murid saya sangat merasakan itu sehingga selama di Singapura mereka tidak pernah menyulitkan kami, guru pembimbingnya. Tidak pernah sekalipun mereka terlambat pada waktu makan, waktu berangkat dan pulang sekolah, maupun ketika dibebaskan untuk berkeliling di suatu tempat, mereka pasti kembali tepat waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal makanan, jenis makanan yang kami makan (baik di hostel yang merupakan asrama sekolah maupun di kantin sekolah) adalah makanan bersertifikat sehat dari pemerintah. Namun karena kami terbiasa dengan makanan yang gurih, makanan disana kami rasa plain alias tidak terasa asin atau gurih. Kecuali jika sarapan kami berupa kari dengan roti cane (karena kebetulan kami seasrama dengan tamu dari India yang vegetarian), bumbunya yang kental luar biasa nikmat (jadi kangen... ^_^).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://inforesep.com/wp-content/uploads/2009/07/inforesep-roti-cane.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 350px; height: 339px;" src="http://inforesep.com/wp-content/uploads/2009/07/inforesep-roti-cane.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Mungkin karena kekurangan garam selama berhari-hari atau karena semalam nonton piala dunia sehingga kurang tidur, pada hari ketiga di Singapura kepala saya mendadak pusing berat. Wajah saya pucat dan hampir tidak bisa bangun dari duduk. Untung di sekolah tersedia klinik yang menyediakan obat-obatan. &lt;br /&gt;Sepulang sekolah sekarang waktu kami tour ke tempat-tempat bersejarah di Singapura. Pemerintrah Singapura berupaya dengan keras agar masyarakat Singapura tidak lupa akan akar budaya yang terdiri dari campuran masyarakat Melayu, Tionghoa dan India. Setiap museum di Singapura gratis bagi para pelajar. Hari ini kami mengunjungi Masjid Sultan, Buddhist ToothRelic temple dan Sri Krishnan temple. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa, kami berangkat menggunakan bis yang disewa oleh pihak sekolah. Rasa pusing yang tiba-tiba menyerang dua jam lalu agak lumayan setelah diberi paracetamol dari pihak sekolah. Hari itu supir bis yang akan membawa kami agak lain penampilannya dari supir-supir bis yang pernah membawa kami. Wajahnya khas wajah orang India, berkumis tebal dan berkacamata hitam. Saya senyumi dia tak bereaksi (mungkin matanya yang tertutup kacamata hitam sedang memandang ke arah lain sehingga tidak melihat senyum saya). Semua murid saya ditambah dengan buddies (siswa Hua Yi yang ditugaskan ikut mengantar) sudah naik serta merta supir yang bertampang seram tadi berdiri dan mulai berteriak-teriak (tepat disamping kursi saya yang duduk paling depan).&lt;br /&gt;"LISTEN !!" waduh teriakan pertamanya membuat kepala saya yang tadi lumayan jadi pening lagi.&lt;br /&gt;"DO NOT MOVED FROM YOUR SEAT WHEN THE BUS IS MOVING, PUT ON YOUR SEAT BELT... bla.. bla.. bla..," si supir terus berteriak-teriak membuat anak didik saya ketakutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peraturan berkendaraan di Singapura memang ketat. Kamera yang tersebar di tepi-tepi jalan membuat para pengemudi patuh dan takut untuk melanggar. Jika terjadi pelanggaran misalnya para penumpang yang berdiri saat kendaraan berjalan pengemudi akan diberi peringatan sampai dengan izin bekerjanya yang dicabut. Pantas saja teriakannya begitu keras. &lt;br /&gt;Sampai di tempat wisata, kami tambah dibuat kaget, sang pengemudi bersuara halilintar tadi menghampiri salah seorang murid dan tampak bercakap-cakap, saya terlalu pusing untuk melihat siapa yang dia ajak bercakap-cakap. Tak lama sopir tadi menghampiri rekan kerja saya dan berkata:&lt;br /&gt;"Cik Gu, muridnya tidak disiplin!" rupanya dia bisa bahasa Melayu.&lt;br /&gt;"Tadi saya lihat murid cik Gu berdiri tapi dia tidak mau mengaku!" suaranya menggelegar.&lt;br /&gt;"LISTEN!! I TOLD YOU ONE MORE TIME! DO NOT MOVE FROM YOUR SEAT! .... ," sebagian besar kata-katanya sudah tidak sanggup saya cerna.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEl2LJFiWJI/AAAAAAAAAIE/FASwA1Kzop0/s1600/CIMG6725.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEl2LJFiWJI/AAAAAAAAAIE/FASwA1Kzop0/s200/CIMG6725.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5497054753972181138" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah tanya murid saya, ternyata yang tadi berdiri bukan salah satu murid saya melainkan salah satu buddies dari sekolah yang kami kunjungi. Itupun karena ingin membetulkan roknya yang merosot. Waktu harus masuk kembali ke bis, saya memberanikan diri balik menegur sang sopir:&lt;br /&gt;"Sorry, Pak, that was not my student who stood,"&lt;br /&gt;"Oo, not your student?" dia bertanya (kok seperti ngga percaya?).&lt;br /&gt;"No, and she's having a trouble with her skirt," masih saya bela takut dia langsung menegur lagi.&lt;br /&gt;"Oo, I will tell their teachers then, I'm sorry Cik Gu, it's the rule to... blablabla," intinya dia bilang cuma ingin mengikuti aturan yang ada, saya mengangguk-angguk. Akhirnya dia bilang:&lt;br /&gt;"Oke Cik Gu, Indonesia bagus lah," seringainya muncul kontras dengan warna kulitnya. Dalam hati agak ilfil juga tapi hal itu bagus buat anak murid saya belajar disiplin dalam kendaraan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak mau kalah dengan sang sopir, saya ikut-ikutan mengingatkan:&lt;br /&gt;"Oke guys, kamera pengawas ada di mana-mana. Kalian lihat cctv di belakang sana? hati-hati, saya ngga mau kita kena masalah," saya berkata sambil menunjuk sebuah kamera cctv di belakang bis. Salah satu murid saya lalu nyeletuk:&lt;br /&gt;"Itu bukan cctv Miz, itu kan kamera spion," katanya sambil menunjuk pesawat tv kecil di sebelah kursi pengemudi. Sambil sedikit malu saya berkata lagi:&lt;br /&gt;"Yaa, pokonya kamu tertib, kameranya bisa ada dimana aja," guru memang harus punya jawaban untuk apapun ya... xixixixi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-5226231204790040531?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/5226231204790040531/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=5226231204790040531' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5226231204790040531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5226231204790040531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/07/singapura-cik-gu-muridnya-tidak.html' title='Singapura; &quot;Cik Gu, muridnya tidak disiplin!&quot;'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEl2LJFiWJI/AAAAAAAAAIE/FASwA1Kzop0/s72-c/CIMG6725.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-4315338433113510057</id><published>2010-07-22T15:56:00.004+07:00</published><updated>2010-07-23T12:33:11.412+07:00</updated><title type='text'>Singapura: "My shoes is killing me."</title><content type='html'>Untuk memberikan kesan baik koper perjalanan saya mengunjungi Singapura dipenuhi dengan baju yang biasa saya kenakan untuk mengajar. Namun koper kembali saya bongkar, mengganti baju formal dengan kemeja-kemeja batik. Untuk praktisnya saya tidak membawa rok seperti yang biasa saya pakai ke tempat mengajar melainkan celana panjang hitam (warna yang aman dan tidak gampang kotor).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk sepatu (dan kaos kaki). Sebagian gaji saya bulan lalu sengaja saya sisihkan untuk membeli sepatu baru. Sepasang sepatu hitam standar yang biasa dipakai seorang guru perempuan di Indonesia. Biasa kita sebut vantoufel (pantopel), sepatu kulit tertutup dengan hak yang tidak terlalu tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika waktunya mengunjungi sekolah tempat kami mengadakan pertukaran pelajar, sepatu baru saya yang masih mengkilat dengan manisnya menghias kaki saya.&lt;br /&gt;Satu jam.. dua jam berkeliling area sekolah yang luasnya 5 kali sekolah tempat saya mengajar. Ketika waktunya tour sepulang sekolah, hari itu jadwal kami adalah mengunjungi Singapore Botanic Garden. Setelah Botanic Garden masih mengunjungi beberapa museum.&lt;br /&gt;Semakin jauh berjalan sepatu baru yang masih menyesuaikan dengan kaki saya lama-lama membuat kepala pusing. Mr. Shaheful rupanya memperhatikan:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Are you feeling OK?"&lt;br /&gt;"My shoes is killing me,"&lt;/span&gt; saya menjawab sambik mengurut-urut telapak kaki saya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"So why you have to wear that shoes,"&lt;/span&gt; Mr. Shaheful tampak heran.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"This is my teaching shoes. Because I have to come to your school so I chose this shoes,"&lt;/span&gt; saya berkata lagi.&lt;br /&gt;Lalu saya cerita di Indonesia (khususnya sekolah tempat saya mengajar) buat guru perempuan harus menggunakan rok dan memakai apa yang saya sebut teacher's shoes sebagai contoh buat murid-murid.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEkoh7nKWtI/AAAAAAAAAH8/y9VQ5YwB8Ow/s1600/CIMG6660.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEkoh7nKWtI/AAAAAAAAAH8/y9VQ5YwB8Ow/s200/CIMG6660.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496969383585143506" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Penjelasan saya membuat Mr. Shaheful sedikit terbelalak karena di Singapore tak ada ketentuan khusus berpakaian bagi guru perempuan. Hari ini justru saya terbelalak terlebih dahulu ketika melihat seorang guru memakai pakaian 'you can see' ditambah selop. Atau seorang guru yang menggunakan high heel warna menyolok. Barangkali di Singapore aturan berseragam bagi murid sudah jelas dan tegas sehingga tak ada korelasi antara cara berpakaian guru dengan tingkat kepatuhan siswa untuk tidak patuh terhadap aturan berseragam. Karena hal tersebut maka tak ada perlunya membatasi jenis pakaian gurunya. &lt;br /&gt;Demikian juga tidak ada korelasi antara jenis pakaian guru dengan tingkat profesionalisme guru. Guru di Singapura sangat profesional dalam menjalankan tugasnya sebagai guru. Mereka tidak pernah terlambat apalagi meninggalkan kelas tanpa alasan yang jelas. Mengetahui hal tersebut ketika ada kesempatan akhirnya saya membeli sepatu 'flat' yang menjadi favorit saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Besoknya saya bertemu dengan Mr. Shaheful dengan bangga saya katakan:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"You can walk me anywhere, Pak, coz my shoes is not killing me anymore...."&lt;/span&gt; :D&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-4315338433113510057?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/4315338433113510057/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=4315338433113510057' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4315338433113510057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4315338433113510057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/07/singapura-my-shoes-is-killing-me.html' title='Singapura: &quot;My shoes is killing me.&quot;'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEkoh7nKWtI/AAAAAAAAAH8/y9VQ5YwB8Ow/s72-c/CIMG6660.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-3055000990610423981</id><published>2010-07-22T09:50:00.005+07:00</published><updated>2010-07-22T11:41:53.506+07:00</updated><title type='text'>Singapura; Esplanade, durian yang super besar vs buah durian.</title><content type='html'>Singapura menggeliat sangat cepat. Pembangunan terlihat di setiap bagian kota (atau negara). Hal ini dimaksudkan untuk membangkitkan kegiatan pariwisata yang menjadi salah satu andalan negeri Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEfJNIOQE1I/AAAAAAAAAH0/vzPyq3-hhq4/s1600/CIMG6699.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEfJNIOQE1I/AAAAAAAAAH0/vzPyq3-hhq4/s200/CIMG6699.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496583097611719506" /&gt;&lt;/a&gt;Untuk menonton konser musik, orkestra, Singapura punya &lt;a href="http://www.esplanade.com/about_the_centre/index.jsp"&gt;Esplanade&lt;/a&gt;. Sebuah pusat budaya dimana tersedia mulai dari hall berkapasitas 2000 tempat duduk, gedung pertunjukan terbuka, roof terrace dengan pemandangan ke arah marina bay, perpustakaan, food court and of course shooping mall. Bentuknya yang mirip potongan buah durian membuat esplanade juga dikenal dengan nama 'durian'.&lt;br /&gt;Tapi yang membuat saya terkesan adalah &lt;a href="http://www.esplanade.com/about_the_centre/venues/tunnel/index.jsp"&gt;"the tunnel"&lt;/a&gt;. Jalur jalan kaki di bawah Esplanade yang menghubungkan Esplanade dengan stasiun MRT di raffles city dan 5 mall besar termasuk orchad. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi pengalaman dengan buah durian (yang sesungguhnya) membuat saya sedikit malu. Kesukaan saya akan durian memang luar biasa. Tak ada buahnya, setiap ada makanan rasa durian menjadi pilihan utama. Saat berwisata ke Bugis, toko buah menawarkan harga yang sangat murah untuk buah durian yang ranum kuning menggoda. Belum lagi aromanya yang tajam menggelitik hidung. Entah karena memang aromanya demikian atau karena pengaruh keadaan suhu dan lain-lain, aroma buah durian di Singapura terasa lebih menusuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan main sukanya hati saya dan teman saat diberi 2 box durian yang masing-masing berisi 6 biji buah durian. Sampai di hostel dengan tidak sabar saya buka dan dinikmati dengan santai di kamar. Entah bagaimana rupanya bau durian yang tajam tercium sampai luar kamar dan kebetulan 3 orang admin hostel sedang memperlihatkan kamar kepada tamu baru di sebelah kamar saya. Hati saya agak tidak enak juga dan tak berapa lama pintu kamar saya diketuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Are you eating durian in your room?",&lt;/span&gt; sang admin bertanya apa saya makan durian di kamar, baunya memang tajam sekali, ngga mungkin berkelit lagi.&lt;br /&gt;Sambil sedikit takut (didenda) saya jawab; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Yes..yes.. but I'm sorry i didn't know that its not allowed...what should I do?" &lt;/span&gt;sambil memperlihatkan muka yang sedikit memelas.&lt;br /&gt;Admin tadi jadi kehilangan kata-kata, temannya lalu berkata:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"The smell is very strong, I'm afraid that nobody wants to rent this room,"&lt;/span&gt; sambil mukanya ga enak dilihat.&lt;br /&gt;Dalam  hati kenapa ga sekalian memasang gambar durian dicoret seperti gambar rokok dicoret untuk NO SMOKING IN THE ROOM yang tertempel di balik pintu kamar.&lt;br /&gt;Otak kreatif saya jalan lagi, &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Gini lah mister.. I'll still be here for 5 days, so the smell will be gone laahh.. i will open the door and windows to remove the smell.."&lt;/span&gt; mukaku tetep tanpa dosa. Brina (salah satu murid yang kebetulan sedang ada di kamar saya) sampai cengar cengir melihat kesialan saya.&lt;br /&gt;Rupanya sang admin jatuh kasian juga; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"do you still have the durian?"&lt;/span&gt; dia tanya lagi, dan cepat saya jawab: "NO NO NO," (memang duriannya sudah habis saya santap).&lt;br /&gt;Dia lalu berkata lagi; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;"Next time if you want to eat durian please do outside the room ya.. in the open air,"&lt;/span&gt; kira-kira begitu caranya untuk meminta jika lain kali saya ingin makan durian harus dilakukan di udara terbuka. Setelah itu pergilah sang admins tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil masih sedikit tegang saya langsung sms teman di kamar lain untuk segera mengenyahkan sisa buah durian di kamarnya takut kalau para admin tadi akan lewat juga ke depan kamarnya. Dan malam itu saya tidur dengan jendela nako yang terbuka semua.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya teman saya lebih beruntung, malam itu dia tidak kena tegur gara-gara durian. Tapi entah karena sisa durian yang masih ada atau karena memang ada buah durian, saat masuk bis yang akan mengantar kami ke sekolah bau durian menyeruak begitu tajam. Langsung mata saya melirik curiga pada ransel teman saya, &lt;br /&gt;"Pak, duriannya belum habis?" saya bertanya sambil menatap ranselnya penuh curiga.&lt;br /&gt;"Belum, ini saya bawa di tas," dengan polos teman saya mengaku.&lt;br /&gt;"Buang..buang.. Pak, di bis juga ga boleh bau duren kayak gini!" aku berkata sambil sedikit berbisik takut ketahuan sang driver bis. Sontak teman saya melompat turun lagi dari bis dan membuang kotak duriannya yang masih tersisa. Sayang memang, tapi apa mau dikata, tanah orang lain, kultur dan kebiasaannya juga berbeda. Sebagai tamu kita sebaiknya manut agar tidak terjadi salah paham.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ceritakan pengalaman ini ke Mr. Shaheful, guru dari Hua Yi yang hari itu menemani kami tour setelah pulang sekolah. Saat tiba di Marina Bay kami turun untuk mengambil gambar merlion yang beberapa hari lalu sedang mandi. Saya terpisah dari Mr. Shaheful dan tiba-tiba 2 orang murid saya mendekat sambil menyerahkan eskrim yang bentuknya seperti potongan kue bolu sambil berkata,&lt;br /&gt;"Miz, ini dari pak Shaheful." &lt;br /&gt;Warnanya kuning, aromanya... DURIAN!! lalu pandangan saya menyapu mencari teman saya, ternyata di tangannya sudah ada potongan eskrim yang serupa, tampangnya kaget sambil geli. Rupanya dia masih trauma dengan kejadian durian saya. Takut tiba-tiba dia didatangi polisi dan mengambil eskrim duriannya. &lt;br /&gt;'Masih mending kalo cuma diambil, kalo harus bayar, Begimana??' (teman saya setelahnya bercerita rupanya dia betul-betul takut kena denda :)) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu pandangan saya mencari Mr. Shaheful yang dari jauh tampak cengar-cengir mentertawakan kekonyolan kami... Jail betul...*_*&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEfHfOyLHLI/AAAAAAAAAHs/ZfAnuzfFG8w/s1600/CIMG6689.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 150px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEfHfOyLHLI/AAAAAAAAAHs/ZfAnuzfFG8w/s200/CIMG6689.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496581209587391666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-3055000990610423981?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/3055000990610423981/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=3055000990610423981' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/3055000990610423981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/3055000990610423981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/07/singapura-esplanade-durian-yang-super.html' title='Singapura; Esplanade, durian yang super besar vs buah durian.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEfJNIOQE1I/AAAAAAAAAH0/vzPyq3-hhq4/s72-c/CIMG6699.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2340190814579689543</id><published>2010-07-22T00:34:00.003+07:00</published><updated>2010-07-22T01:37:29.620+07:00</updated><title type='text'>Singapura; "Let's check your temperature!"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://img4.realsimple.com/images/0903/thermometer_300.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 357px;" src="http://img4.realsimple.com/images/0903/thermometer_300.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari Minggu pertama di bulan Juli diperingati sebagai Youth Day untuk menghargai para generasi muda di Singapura. Youth Day diperingati dengan cara mengadakan pertandingan antar kelas dan kegiatan yang bersifat kegiatan di luar ruangan, mungkin seperti class meeting di sekolah-sekolah Indonesia. Entah karena mungkin hari libur yang jatuh pada hari Minggu kemuadian diganti hari Senin, yang pasti rombongan pertukaran pelajar kami baru dapat mengunjungi Hua Yi Secondary School pada hari Selasa, 6 Juli. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi hari dengan perbedaan waktu satu jam, dalam keadaan masih gelap kami pergi ke sekolah menggunakan bis yang dikirim pihak sekolah ke asrama tempat kami menginap. Walaupun langit masih gelap, jam kami menunjuk pada angka 7. Tiba di sekolah kami dibawa menuju hall, sebuah ruangan besar dimana kami diajak untuk flag rising and pledge taking ceremony. Dalam acara tersebut walaupun tidak ada pengibaran bendera seperti di Indonesia, semua warga sekolah wajib menyanyikan lagu kebangsaan Singapura "Majulah Singapura" dan menyatakan semacam janji atau sumpah sebagai warga negara Singapura bersama-sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan setelahnya...temperature taking; "Let's check your temperature!", begitu Mr. Lee, guru yang bertanggung jawab atas upacara hari itu berbicara di depan mikrofon. Semua murid mengeluarkan termometer mereka dan HAP.. 3 menit kemudian setiap ketua kelas mencatat nomor yang tertera dalam setiap termometer warga kelasnya. Hal ini dilakukan dua kali sehari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya hal ini berhubungan dengan upaya pemerintah Singapura dalam mencegah menjangkitnya virus H1N1. Sampai-sampai temperature taking ini berlaku wajib bagi semua warga di semua sekolah Singapura yang tertuang dalam kebijakan &lt;a href="http://www.moe.gov.sg/schools/influenza-a-h1n1/notes-to-parents-guardians/23-june/"&gt;Kementrian Pendidikan Singapura.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEc8wnqtGyI/AAAAAAAAAHk/JtgPD0GGQt0/s1600/CIMG6572.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEc8wnqtGyI/AAAAAAAAAHk/JtgPD0GGQt0/s200/CIMG6572.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496428676208466722" /&gt;&lt;/a&gt;Berbeda dengan di Indonesia, influenza dianggap penyakit ringan yang akan sembuh sendiri dan kita tidak harus sampai meninggalkan aktivitas hanya karena penyakit ini menyerang. Padahal obat flu satu-satunya adalah istirahat. Kadang hampir semua warga kelas menderita flu, termasuk saya sebagai guru apabila pola makan sudah tidak teratur dan kurang istirahat akan juga tertular virus ini.  &lt;br /&gt;Singapura mengharuskan mereka yang mempunyai gejala flu segera mengobati dan melindungi dirinya (dan orang lain) dengan menggunakan masker. Poster-poster mengenai cara memelihara diri sendiri untuk tidak tertular dan menularkan flu banyak terdapat di seputar sekolah, terutama di daerah kantin yang paling banyak dikunjungi dan memungkinkan banyak orang untuk berinteraksi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu sadar pemerintah dan warga Singapura bahwa satu-satunya mencegah penyebaran virus ini adalah dengan menghindari timbulnya penyakit dan penanganan segera terhadap kasus yang timbul. Kesehatan warga sekolah dijaga dengan menyediakan makanan sehat bersertifikat A atau B dari pemerintah di kantin sekolah. Sertifikat itu sendiri diperoleh melalui standar uji yang harus dibayar cukup mahal oleh pemilik gerai makanan kepada pemerintah. Karena memperoleh dengan harga yang tinggi, pemilik kantin berusaha sangat keras untuk tetap menjaga kualitas kantin agar sertifikatnya dapat dipertanggungkawabkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mmmm... seandainya pemerintah kita atau paling tidak sekolah menerapkan standar kesehatan seperti itu, warga sekolah barangkali akan lebih sehat, generasi muda kita pun akan tambah semangat. &lt;br /&gt;Hari ini kami masing-masing dapat sebuah termometer sebagai.. souvenir... ;)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2340190814579689543?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2340190814579689543/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2340190814579689543' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2340190814579689543'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2340190814579689543'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/07/singapura-lets-check-your-temperature.html' title='Singapura; &quot;Let&apos;s check your temperature!&quot;'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEc8wnqtGyI/AAAAAAAAAHk/JtgPD0GGQt0/s72-c/CIMG6572.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-7021237494535225374</id><published>2010-07-21T21:49:00.007+07:00</published><updated>2010-07-22T00:33:54.370+07:00</updated><title type='text'>Singapura; "The Merlion is Taking a Shower"</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEcQEAsbuaI/AAAAAAAAAHc/JJWCh5knAlo/s1600/CIMG6715.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEcQEAsbuaI/AAAAAAAAAHc/JJWCh5knAlo/s200/CIMG6715.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5496379531320867234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;City tour (atau country tour?) Singapura yang sangat mungil dibanding Indonesia memungkinkan kita berkeliling Singapura dalam satu hari. Hari kedua di Singapura, kami diajak berkeliling mengunjungi situs-situs bersejarah di Singapura. Mulai dari patung Raffles sampai gedung parlemen, mulai dari Singapore Flyer hingga Marina Bay Sands dengan sky parknya. Selain itu melewati juga tempat-tempat belanja di Singapura yang luar biasa. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentu saja belum lengkap tanpa mengunjungi The Merlion, patung singa dengan buntut ikan. Sejarah mahluk setengah singa setengah ikan ini &lt;a href="http://wisatasingapura.kiosgeek.com/2009/05/05/sejarah-patung-singa-merlion/"&gt;bermula&lt;/a&gt; ketika Pangeran Sang Nila Utama saat ia menemukan kembali Singapura di tahun 11 M, seperti yang tercantum dalam “Sejarah Melayu”. Ekor ikan sang Merlion melambangkan kota kuno Temasek (berarti “laut” dalam bahasa Jawa), nama Singapura sebelum sang Pangeran menamakannya “Singapura” (berarti “Kota Singa” dalam bahasa Sansekerta) dan juga melambangkan awal Singapura yang sederhana, yaitu sebagai perkampungan nelayan.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandu kami adalah Mr. Shoon, seorang guru sejarah di Hua Yi Secondary School, sekolah yang kami kunjungi untuk studi banding kali ini. Mr. Shoon sangat baik menjelaskan situs-situs di Singapura dan tipikal orang yang sangat serius. Ketika tiba melintasi patung Merlion, betapa kecewanya kami ketika seluruh badan merlion ditutupi oleh plastik biru, sehingga rencana semula kami untuk sekedar berfoto di ikon kota singa ini batal. Mr. Shoon bilang bahwa ; "I'm sorry we can't see the merlion because the merlion is taking a shower," saya tersenyum lalu tertawa ketika Mr. Shoon bilang "True..true.. he is taking a shower". Saya pikir orang serius seperti Mr. Shoon bisa juga bercanda ketika mengatakan merlionnya sedang mandi. Namun tak lama tawa saya pecah tambah keras ketika membaca tulisan "SORRY THE MERLION IS TAKING A SHOWER", rupanya Mr. Shoon membaca papan petunjuk yang menyatakan merlionnya sedang mandi... berarti, Singaporean lucu juga untuk menyatakan merlion sedang dibersihkan dalam rangka peringatan kemerdekaan Singapura pada 9 Agustus mendatang... ^_^&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-7021237494535225374?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/7021237494535225374/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=7021237494535225374' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7021237494535225374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7021237494535225374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/07/kenapa-singapura-merlion-is-taking.html' title='Singapura; &quot;The Merlion is Taking a Shower&quot;'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TEcQEAsbuaI/AAAAAAAAAHc/JJWCh5knAlo/s72-c/CIMG6715.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2653045417930716461</id><published>2010-07-21T13:10:00.005+07:00</published><updated>2010-07-22T00:33:08.474+07:00</updated><title type='text'>Singapura;  Negara Tanpa Klakson dan Polisi.</title><content type='html'>Betapa beruntungnya saya ketika sekolah menugaskan saya dan salah seorang rekan untuk mendampingi 20 orang siswa mengikuti pertukaran pelajar ke Singapura.  Persiapan saya lakukan termasuk berbagai kebiasaan yang berlaku di Singapura.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sesiap apapun mental saya, ternyata ketika pertama kali menginjakkan kaki di Changi Airport, Singapura membuat saya kagum. Saya bak orang desa yang baru melihat kota terlebih baru pertama kali ini saya berkesempatan melihat negeri lain. &lt;br /&gt;Kenapa Singapura? Secara umur, luas wilayah dan jumlah penduduk, Singapura kalah jauh dari Indonesia. Singapura melepaskan diri dari Malaysia pada tahun 1965, memiliki penduduk kurang lebih 4 juta jiwa, luas wilayah 700 km2. Bandingkan dengan Indonesia yang merdeka sejak tahun 1945, memiliki penduduk kurang lebih 234 juta jiwa dan jika digabungkan luas wilayah 5 pulau utamanya adalah sekitar 1756.37 km2 belum termasuk ribuan pulau yang tersebar di seluruh wilayahnya.&lt;br /&gt;Singapura juga bukan termasuk negara OECD yang merupakan kelompok negara dengan tingkat pertumbuhan ekonomi dan pembangunan terpesat di dunia (karena alasan tertentu). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam waktu yang sangat cepat Singapura berkembang dari sekedar kampung nelayan menjadi sebuah negara megapolitan. Pandangan pertama saya jatuh ketika melihat kendaraan di Singapura memiliki umur tak lebih dari 5 tahun. Otomatis yang saya lihat hanya kendaraan bagus di jalan raya. Kendaraan yang out of date hanya terdapat di proyek-proyek pembangunan yang menggeliat di setiap sudut. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain mobilnya yang bagus, rupanya pengemudi di Singapura mempunyai kesadaran tinggi untuk tertib di jalan raya. Masyarakat Singapura sangat menghargai pejalan kaki. Sangat mudah buat saya yang sedikit &lt;span style="font-style:italic;"&gt;phobia&lt;/span&gt; menyeberang jalan untuk melintas di jalan-jalan Singapura. Setiap Zebra Cross artinya bebas buat kita menyeberang tanpa harus tengok kiri dan kanan, pengemudi lah yang mengurangi kecepatan dan tengok kiri kanan apabila akan melintasi zebra cross. Garis putus-putus di setiap perempatan artinya kita dapat menyebrang setelah lampu menyeberang berubah menjadi hijau. Untuk menyalakannya terdapat tombol di setiap tiang lampu lalu lintas yang harus kita tekan apabila akan melintas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saking tertibnya lalu lintas disana, selama seminggu berada di Singapura, hanya&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; 3 (tiga) kali&lt;/span&gt; saya mendengar suara klakson dibunyikan. Selain itu tidak pernah sekalipun saya lihat polisi yang (seperti di Indonesia atau negara lain) sibuk mengatur jalan raya. Mungkin selain tingkat kesadarannya yang tinggi, masyarakat Singapura selalu diawasi melalui kamera-kamera pengamat. Polisi akan segera datang bila diperlukan. Sekali kami melihat polisi pada saat menyelesaikan kecelakaan di jalan raya. Dan walaupun kendaraan yang mengalami kecelakaan masih melintang di jalan raya, sama sekali  tidak menimbulkan kemacetan yang berarti. Saking jarangnya ketemu polisi, teman saya begitu &lt;span style="font-style:italic;"&gt;excited&lt;/span&gt; sampai histeris saat ketemu satu polisi yang sedang dalam perjalanan pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal semua orang seakan berlari di Singapura. Berjalan pun dengan kecepatan tinggi. Namun dalam berkendara, masyarakat Singapura begitu sabar menunggu giliran. Tidak seperti pengalaman saya pagi tadi yang diklaksoni gara-gara angkot yang yang saya tumpangi berhenti sembarangan. Hal yang justru saya &lt;span style="font-style:italic;"&gt;kangeni &lt;/span&gt;ketika berada di Singapura... :)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2653045417930716461?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2653045417930716461/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2653045417930716461' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2653045417930716461'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2653045417930716461'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/07/kenapa-singapura-negara-tanpa-klakson.html' title='Singapura;  Negara Tanpa Klakson dan Polisi.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-4492096005508718423</id><published>2010-06-04T00:11:00.002+07:00</published><updated>2010-06-04T01:59:46.273+07:00</updated><title type='text'>Evaluasi = blaming. (?)</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/27/Evaluasi.JPG"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 540px; height: 338px;" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/2/27/Evaluasi.JPG" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari bang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Evaluasi"&gt;Wiki&lt;/a&gt;; Evaluasi (bahasa Inggris:Evaluation) adalah proses penilaian. Dalam perusahaan, evaluasi dapat diartikan sebagai proses pengukuran  akan efektifitas strategi yang digunakan dalam upaya mencapai tujuan perusahaan. Data yang diperoleh dari hasil pengukuran tersebut akan digunakan sebagai analisa situasi program berikutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat dari pemahaman tersebut rasanya wajib apabila setiap kegiatan yang kita lakukan perlu dievaluasi baik di awal maupun di akhir kegiatan. Manfaat dari evaluasi itu sendiri adalah sebagai masukan untuk kegiatan yang akan datang. Permasalahan yang ditemukan dalam eksekusi kegiatan kemudian dibahas dan dipecahkan bersama untuk menentukan standar bagi kegiatan yang sama. Dengan pemahaman bahwa tak ada sesuatupun yang sempurna di muka bumi ini kecuali ciptaann-Nya, wajar apabila kemudaian selalu terdapat masalah yang mengikuti setiap kegiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa kemudian ada segelintir orang yang menganggap evaluasi hanya sekedar &lt;span style="font-style:italic;"&gt;blaming&lt;/span&gt; atau menyalahkan kepada pihak yang menyelenggarakan kegiatan. Dari mister &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Evaluation"&gt;Wiki&lt;/a&gt; lagi; Blame is the act of censuring, holding responsible, making negative statements about an individual or group that their action or actions are socially or morally irresponsible, the opposite of praise. When someone is morally responsible for doing something wrong their action is blameworthy. By contrast, when someone is morally responsible for doing something right, we may say that his or her action is praiseworthy. There are other senses of praise and blame that are not ethically relevant. One may praise someone’s good dress sense, and blame the weather for a crop failure.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa kemudian ada pihak yang merasa disalahkan dan menyalahkan dalam evaluasi? Hal ini bisa disebabkan beberapa hal, pertama kurangnya keterbukaan antara pihak penyelenggara dengan anggota organisasi lainnya. Kedua, ada pihak yang merasa kepentingannya dilanggar, sehingga kecenderungan untuk menyalahkan lebih besar daripada melakukan penilaian secara objektif. Ketiga, kurangnya jiwa kepemimpinan yang siap menerima kritik, apalagi jika kemudian kritik itu datang dari pihak bawahan atau dari para anggota kelompok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masyarakat kita, evaluasi memang masih amat langka dijalankan. Terbukti kesalahan yang ada dalam satu kegiatan dapat berulang kali terjadi. Tidak adanya standar baku pelaksanaan kegiatan yang dihasilkan melalui serangkaian kegiatan evaluasi, menjadikan  kita sangat miskin dengan peningkatan mutu kegiatan secara efektif dan efisien. Kedewasaan prilaku, pikiran yang terbuka serta pemahaman secara menyeluruh terhadap permasalahan yang ada bisa dijadikan beberapa syarat agar kita lebih mantap dalam mengadakan evaluasi. Kira-kira, kapan ya kita siap?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-4492096005508718423?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/4492096005508718423/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=4492096005508718423' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4492096005508718423'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4492096005508718423'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/06/evaluasi-blaming.html' title='Evaluasi = blaming. (?)'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-1077733729586611528</id><published>2010-06-02T02:35:00.006+07:00</published><updated>2010-06-02T04:42:35.579+07:00</updated><title type='text'>Baru Bisa Jadi Guide..</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TAVzRgpYGjI/AAAAAAAAAHE/vl5hEC7pX20/s1600/CIMG6315.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TAVzRgpYGjI/AAAAAAAAAHE/vl5hEC7pX20/s320/CIMG6315.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5477911266424527410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Tanggal 24-29 Mei yang lalu sekolah kami kedatangan 22 orang &lt;a href="http://www.hyss.moe.edu.sg/"&gt;tamu&lt;/a&gt; dari negeri tetangga, Singapura. 20 siswa dan 2 orang guru selama 6 hari mengikuti pembelajaran di kelas dan di luar kelas. Jauh dari kesan sombong (yang tadinya saya kira akan temukan), baik murid maupun gurunya sangat bersahaja dan menawarkan persahabatan dengan memahami betul kekurangleluasaan berkomunikasi dalam bahasa Inggris.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Singapura adalah sebuah negara kecil yang setelah berpisah dari Malaysia sejak tahun 1965, menjadi sebuah negara yang berkembang sangat cepat terutama di bidang ekonomi. Posisinya yang strategis membuat pelabuhan Singapura merupakan pelabuhan yang sibuk dan membuat standar hidup di Singapura menempati peringkat 5 termahal di Asia dan ke 14 dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk sistem pendidikan, Singapura sangat menyadari bahwa setiap orang mempunyai keahlian yang berbeda-beda. Oleh karena itu kementrian pendidikan Singapura merancang sedemikian rupa agar setiap orang mendapatkan pendidikan yang tepat. Berbeda dengan Indonesia, pendidikan dasar di Singapura tidak berlangsung sampai dengan kelas 12, melainkan hanya sampai kelas 10, selebihnya selama 2 tahun adalah pendidikan persiapan ke universitas atau politelnik untuk meraih diploma. Landscape pendidikan di Singapura dapat dilihat &lt;a href="https://wiki.smu.edu.sg/w/MGMT003/images/2/23/Edu-landscape.jpg"&gt;disini&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari kelebihan sistem pendidikan Singapura, dalam kunjungan tersebut kami sepakat untuk lebih memperkenalkan sesuatu yang sifatnya budaya dan pengalaman bersentuhan langsung dengan alam. Dengan hidup yang serba terprogram dan tanah yang sempit bagi sekitar 4 juta penduduknya, pengalaman berwisata ke &lt;a href="http://www.tamansafari.com/"&gt;Taman Safari Indonesia&lt;/a&gt;, praktek menanam padi di &lt;a href="http://www.kp-sindangbarang.com/"&gt;Kampung Budaya Sunda&lt;/a&gt; serta membatik, merupakan hal yang baru bagi mereka. Pengalaman berkendara menuruni gunung pun merupakan hal baru yang menyenangkan buat mereka yang hanya memiliki tempat tertinggi di 166 m/dpl.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena lebih banyak 'main'nya daripada belajar di kelas, rekan guru dengan sedikit berseloroh mengatakan 'kita ini lagi pertukaran pelajar atau lagi belajar jadi &lt;span style="font-style:italic;"&gt;guide&lt;/span&gt;?' Namun saya masih bisa berbesar hati karena ternyata baik siswa maupun guru dari Singapura cukup &lt;span style="font-style:italic;"&gt;excited&lt;/span&gt; dengan pengalaman berwisata tadi. Buktinya ms. Leyana (salah seorang guru yang datang) berkata; '&lt;span style="font-style:italic;"&gt;me and my students are really enjoy when visiting Safari Garden, because in Singapore we never get close to the animals like that&lt;/span&gt;.' Mereka baru pertama kali bisa melihat tiba-tiba hidung llama muncul di jendela bis, atau melihat harimau yang menyebrang di depan bis yang mereka tumpangi. Untuk wisata belanja, jangan tanya, dengan hobi shopping mereka dan PDB yang tinggi, Indonesia merupakan surga belanja.&lt;br /&gt;Intinya dari pertukaran pelajar adalah saling memberi. Memberi sebuah pengalaman yang tidak dapat mereka temui di negara mereka. Jadi, betul juga kata teman saya, bahwa kita memang baru bisa jadi guide.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.hyss.moe.edu.sg/"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TAV2AxYO9jI/AAAAAAAAAHU/f201tQW94m4/s1600/huayi2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 33px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TAV2AxYO9jI/AAAAAAAAAHU/f201tQW94m4/s320/huayi2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5477914277393135154" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-1077733729586611528?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/1077733729586611528/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=1077733729586611528' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1077733729586611528'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1077733729586611528'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/06/baru-bisa-jadi-guide.html' title='Baru Bisa Jadi Guide..'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/TAVzRgpYGjI/AAAAAAAAAHE/vl5hEC7pX20/s72-c/CIMG6315.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-4287920800723905697</id><published>2010-03-08T00:48:00.006+07:00</published><updated>2010-03-08T01:30:28.573+07:00</updated><title type='text'>Hati-hati Menyakiti Hati Orang Lain.</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.halaqah-online.com/v3/images/stories/nail1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 268px; height: 242px;" src="http://www.halaqah-online.com/v3/images/stories/nail1.jpg" border="0" alt="" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Maia menghambur masuk ke rumah Mama dengan wajah yang bersungut-sungut, dan langsung duduk di sebelah Mama yang sedang asyik merenda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa, Mai?" Mama bertanya.&lt;br /&gt;"Rumah kami sudah tak layak huni! Mas Adhi susah bener dikasih tau kalo rumah kami itu kayak museum, sejak dibeli ngga pernah diutak-atik!"&lt;br /&gt;Mama Maia meletakkan benang wol yang melilit-lilit di jarinya.&lt;br /&gt;"Kok sepertinya putus asa sekali?" Mama kembali bertanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maia lalu menceritakan segala keluh kesahnya, betapa ia sakit hati melihat tingkah polah tetangganya yang sibuk kipas-kipas saat arisan di rumah tipe 36-nya yang belum dirombak seperti rumah tetangga2nya yang lain. Maia juga tidak punya AC. Belum lagi komentar-komentar yang mengatakan cuaca saat itu seperti di Arab.&lt;br /&gt;"Aku sebel banget, Ma," Maia menutup ceritanya.&lt;br /&gt;"Ada yang bilang ngga kalau rumahmu jelek?" Mama bertanya.&lt;br /&gt;"Yaa.. ngga sih , Ma, tapi dengan mereka sibuk kipas2 itu menyakiti perasaan Maia!" Maia seperti ngga mau disalahkan.&lt;br /&gt;"Apa saat itu cuaca sedang tidak benar2 panas?" Mama bertanya lagi.&lt;br /&gt;"Emang lagi panas banget sih, Ma.. kan udah 2 hari ngga turun hujan," Maia mengakui.&lt;br /&gt;"Berarti tetangga2mu jujur, Mai," Mama berusaha menenangkan Maia yang terlanjur tersinggung oleh perlakuan tetangganya.&lt;br /&gt;"Mereka tidak menyadari bahwa mereka telah menyakiti hati kamu. Lebih mulia jika kamu memaafkan orang yang telah menyakitimu, karena artinya kamu lebih "kaya" dari mereka. Mungkin mereka tidak biasa menenggang perasaan orang lain, kita seharusnya kasihan dengan orang seperti ini. Tapi diluar itu Mama bangga sama kamu, dengan kamu tidak membalas perlakuan mereka artinya kamu sudah bertindak dengan benar dan menabung amal," Mama seperti biasa menjelaskan dengan sederhana namun kena.&lt;br /&gt;Tiba-tiba saja rasanya Maia ingin meminta maaf kepada semua orang yang barangkali pernah ia sakiti...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(renungan fiksi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style:italic;"&gt;Kezaliman Adalah Kegelapan di Hari Kiamat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak diantara umat Islam yang tidak menyadari bahwa dirinya telah&lt;br /&gt;melakukan suatu perbuatan yang menyakiti orang lain lantas membiarkan&lt;br /&gt;hal itu berlalu begitu saja tanpa meminta ma’af kepadanya atas&lt;br /&gt;perbuatannya tersebut. Hal ini bisa disebabkan oleh ego yang terlalu&lt;br /&gt;tinggi, menganggap hal itu adalah sepele, kurang memahami ajaran&lt;br /&gt;agamanya sehingga tidak mengetahui implikasinya, dan sebagainya.&lt;br /&gt;Padahal sebenarnya amat berbahaya dan akan membebankannya di hari&lt;br /&gt;Akhirat kelak karena harus mempertanggungjawabkannya. Perbuatan&lt;br /&gt;tersebut tidak lain adalah kezhaliman.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(http://www.mail-archive.com/daarut-tauhiid@yahoogroups.com/msg07731.html)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-4287920800723905697?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/4287920800723905697/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=4287920800723905697' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4287920800723905697'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4287920800723905697'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/03/hati-hati-menyakiti-hati-orang-lain.html' title='Hati-hati Menyakiti Hati Orang Lain.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-500801138354834513</id><published>2010-02-16T05:25:00.008+07:00</published><updated>2010-02-18T05:32:02.110+07:00</updated><title type='text'>Komposiana, Wujud Cinta Lingkungan Warga Griya Melati.</title><content type='html'>Griya Melati, sebuah lingkungan perumahan yang jauh dari kesan mewah. Dari namanya yang mengambil nama bunga melati, perumahan ini memang diisi oleh bangunan-bangunan mungil. Jumlah KK yang mendiami perumahan ini tak lebih dari 230 KK. Namun walaupun kecil dalam jumlah, kecintaan dan kepedulian warga Griya Melati terhadap lingkungan sangat besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S3nK9sZSy3I/AAAAAAAAAGU/18q7WI1zsZc/s1600-h/cimg1695.jpg"&gt;&lt;img style="display: block; margin: 0px auto 10px; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S3nK9sZSy3I/AAAAAAAAAGU/18q7WI1zsZc/s320/cimg1695.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438601186264664946" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Awal dari wujud kecintaan ini adalah sebuah ide yang sangat sederhana, yaitu bagaimana sampah yang sudah dibuang warga tidak perlu diangkut oleh dinas kebersihan kota untuk ditimbun di tempat pembuangan akhirnya. Truk sampah yang masuk ke lingkungan perumahan sebanyak 2 minggu sekali sangat mengganggu warga terutama dari aromanya yang aduhai. Selain itu, truk pengangkut sampah hanya mengangkut sampah yang berasal dari sampah rumah tangga. Sampah berupa puing kayu, sampah kebun dan furniture yang tak terpakai tidak akan diangkut kecuali diberi tambahan biaya angkut. Hal ini menjadi masalah, karena di tempat pembuangan akhir kemudian sampah semakin menggunung menciptakan pemandangan yang kurang sedap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S3nMShNxA3I/AAAAAAAAAGc/DY2lyoKz_BA/s1600-h/kompos.jpg"&gt;&lt;img style="float: left; margin: 0pt 10px 10px 0pt; cursor: pointer; width: 320px; height: 202px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S3nMShNxA3I/AAAAAAAAAGc/DY2lyoKz_BA/s320/kompos.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438602643552404338" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ide sederhana tadi ternyata menuntut pengorbanan dan kerja keras. Seorang warga menggagas dengan membiayai sendiri, mengembangkan tempat pembuangan sampah akhir warga menjadi sebuah bangunan  yang dipergunakan sebagai tempat untuk membuat kompos. Adalah Tri Bangun Laksono (warga lebih mengenal beliau dengan sebutan Pak Sony) seorang Asisten  Deputi Bidang Pencemaran Limbah Domestik-Kementrian Lingkungan Hidup, yang pada tahun 2004 mulai mewujudkan gagasannya. Barangkali bagi beliau hal tersebut biasa dilakukan dalam melaksanakan apa yang menjadi pekerjaannya sehari-hari, yaitu mengatasi sampah domestik di seluruh Indonesia. Namun sebiasa apapun itu, seluruh warga sangat menghargai usaha beliau yang dilakukan pada saat awal merintis, mengajak dan membuka kesadaran warga atas ancaman sampah terhadap lingkungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S3nMt_-BHSI/AAAAAAAAAGk/_m290AO_6rU/s1600-h/sonikrop.JPG"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 320px; height: 243px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S3nMt_-BHSI/AAAAAAAAAGk/_m290AO_6rU/s320/sonikrop.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438603115664317730" border="0"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pak Sony, seorang asisten Menteri yang dengan tenaga dan pikirannya mau terjun langsung mengajak seluruh warga untuk mengendalikan sampah yang terlanjur dianggap sampah. Ajakan beliau semakin menggaung ketika beliau dengan segala kerendahan hatinya mau menerima jabatan RW di lingkungan kami. Sosialisasi dilakukan melalui berbagai kegiatan warga, mulai dari arisan ibu-ibu, kegiatan bersepeda yang menjadi kegiatan mingguan bapak-bapak, sampai ke kegiatan pengajian di mesjid kami, Mesjid Nurul Ikhsan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Himbauannya adalah untuk memisahkan sampah organik dan anorganik serta gerakan 4R (Reduce, Reuse, Recycle and Replace). Akhirnya setelah sekian lama, himbauan ini seakan telah melekat di hati seluruh warga. Sampai hari ini, warga Griya Melati sudah dapat mengolah 70% sampah rumah tangga untukdijadikan kompos dan kerajinan daur ulang. 70% dengan hitungan dari 23 gerobak sampah yang dihasilkan warga dan lingkungan berupa sampah rumah tangga, limbah rumput dan tanaman dari taman perumahan perminggunya, hanya 7 gerobak yang 'terpaksa' kami buang ke tempat pembuangan sampah akhir karena tidak dapat didaur ulang seperti limbah popok bayi (diapers).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembuatan kompos yang kami lakukan menggunakan teknologi yang sangat sederhana, bahkan bisa dikatakan tidak menggunakan teknologi sama sekali karena seluruhnya dikerjakan secara manual. Kompos yang kami kelola mempekerjakan 5 orang tenaga kebersihan, berhasil memberi tambahan kas warga yang seluruhnya dipergunakan sebagai tambahan penghasilan mereka ditambah dengan para security yang ikut memasarkan kompos Griya Melati tepat di pintu gerbang perumahan. Selain mengolah sampah organik, sampah anorganik yang mempunyai nilai jual seperti ember bekas, botol minuman kemasan, menjadi hak para tenaga kebersihan yang akan diambil sendiri oleh pengumpul. Sampah Styrofoam kami olah untuk dijadikan media tanam berupa pot. Selain kuat, pot ini lebih ringan daripada pot yang berbahan baku tanah liat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S3nOthllrnI/AAAAAAAAAGs/BOhDaUsWN5Y/s1600-h/CIMG3915.JPG"&gt;&lt;img style="float: right; margin: 0pt 0pt 10px 10px; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S3nOthllrnI/AAAAAAAAAGs/BOhDaUsWN5Y/s320/CIMG3915.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5438605306532048498" border="0"&gt;&lt;/a&gt;Selain tenaga kebersihan yang terjun langsung dalam pembuatan kompos, seluruh warga melaksanakan perannya dalam menanggulangi sampah. Pak Ponirat, pensiunan fire-rescue DKI Jakarta, yang selama masa bhaktinya berusaha menyelamatkan jiwa orang lain dari ganasnya api, dalam masa pensiunnya beliau tetap menjadi penyelamat lingkungan dengan memberi informasi bagi setiap tamu yang berkunjung ke rumah kompos kami. Ibu Sarmila, yang dengan tangan dan fikirannya yang kreatif, berusaha mendaur ulang sampah menjadi produk yang dapat digunakan kembali. Para dosen yang seringkali mendapat undangan entah sebagai dosen tamu atau pembicara di seminar-seminar, meluangkan waktu 5-10 menit untuk khusus memperkenalkan perumahan Griya Melati sebagai masyarakat yang sadar lingkungan. Setiap warga yang mempunyai akses internet (RTRW-net) secara aktif mempromosikan setiap kegiatan melalui Blog atau melalui situs jejaring sosial, bahkan kami mempunyai website yang dapat diakses secara bebas (http://www.griyamelati.net/versi2/). Kegiatan bersepeda warga juga ikut mempromosikan nama 'Griya Melati' sebagai suatu komunitas dan membawa serta produk daur ulang di masing-masing sepeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S3xqDZ3BxLI/AAAAAAAAAG0/1xbK7rD1SDg/s1600-h/CIMG3143.JPG"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S3xqDZ3BxLI/AAAAAAAAAG0/1xbK7rD1SDg/s320/CIMG3143.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439339056670557362" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara saya yang seorang guru di sebuah SMP Negeri sebisa mungkin menggugah kesadaran anak didik saya dengan memperkenalkan produk daur ulang yang dapat dipakai sebagai perlengkapan sekolah yang mempunyai keunggulan berbahan kuat dan mempunyai aroma yang wangi karena terbuat dari bahan bekas refill produk pelembut dan pewangi pakaian. Setelah kenal dengan produknya, saya bawa anak-anak berkunjung ke tempat pengolahan sampah kami. Misi kami sekedar untuk menggugah kesadaran anak-anak sedini mungkin supaya tidak membuang sampah sembarangan dan selalu menjaga kebersihan di lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha bahu-membahu dan tak kenal lelah seluruh komponen masyarakat Griya Melati ini menghasilkan buah yang manis. Selain perumahan kami banyak dikunjungi untuk dijadikan contoh pengolahan sampah komunitas perumahan, usaha kami juga dihargai oleh Pemerintah Kota Bogor dengan dinobatkannya Perumahan Griya Melati sebagai RW terbaik se-kota Bogor dalam pengolahan sampah warga. Artinya, semakin banyak orang mengenal kami, kami harap semakin banyak pula yang tergugah untuk kemudian mengupayakan pengolahan sampah seperti yang kami lakukan atau bahkan lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi jika kemudian memelesetkan kompAsiana menjadi kompOsiana, saya hanya ingin menunjukkan bahwa terdapat komunitas pecinta lingkungan yang menghasilkan kompos di Perumahan Griya Melati, Kelurahan Bubulak, Kecamatan Bogor Barat, Kota Bogor. Dengan segala kerendahan hati mudah-mudahan dapat diterima.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S3xtiSL1lKI/AAAAAAAAAG8/Ge-FMMJ-6pk/s1600-h/kompos2.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 207px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S3xtiSL1lKI/AAAAAAAAAG8/Ge-FMMJ-6pk/s320/kompos2.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5439342885721183394" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-500801138354834513?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/500801138354834513/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=500801138354834513' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/500801138354834513'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/500801138354834513'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/02/komposiana-wujud-cinta-lingkungan-warga.html' title='Komposiana, Wujud Cinta Lingkungan Warga Griya Melati.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S3nK9sZSy3I/AAAAAAAAAGU/18q7WI1zsZc/s72-c/cimg1695.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2762427052840597094</id><published>2010-02-06T01:01:00.003+07:00</published><updated>2010-02-06T02:26:41.950+07:00</updated><title type='text'>Kenapa Kunamai Kamu Ilham...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S2xwuUKlZsI/AAAAAAAAAGM/3Q1iYOjY24c/s1600-h/ilhan_mansiz.jpg"&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 130px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S2xwuUKlZsI/AAAAAAAAAGM/3Q1iYOjY24c/s200/ilhan_mansiz.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5434842791318742722" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;setelah sembilan taun punya bayi lagi...awalnya kupikir cuma akan merepotkan dan menahan aktivitas yang terlanjur melaju. terbayang derita dan beban yang harus dibawa selama 9 bulan 10 hari, belum lagi akan menaikkan berat badan yang susah payah turun 10 kilo...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata kamu baik, kamu ga pernah bikin repot, bahkan kamu bikin aku santai dan makan dengan lahap tanpa perasaan bersalah. Awalnya kamu memang bikin aku mual dan sakit kepala, mungkin kamu mau ingatkan aku bahwa kamu mulai tumbuh. Kamu membuat aku minta dibawakan keripik pedas, makan pisang goreng hampir setiap hari dan sangat suka jajan bakso. Kamu membuat bibirku tersenyum terus, melihat semua masalah dengan lucu dan tanpa beban. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kamu betah sehingga selalu berada dalam posisi tetap. Artinya masalah buat kita karena dokter akhirnya memaksamu keluar dengan cara bedah. Aku jelas takut teringat cerita di media tentang gagal operasi dan peristiwa yang terjadi sesudahnya. Aku ga mau kalau sampai aku ga diberi kesempatan membelai dan memelukmu. Di meja operasi aku sempat gemetar, terbawa cerita andai-andai yang buruk. Tapi aku lebih takut bila sampai rasa takutku membuat kamu takut juga, akhirnya kutarik nafas panjang, berdoa dan terus menyebut namaNya hingga tangis kecilmu memecah pagi yang cerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku ingin memberi nama yang istimewa dan baik buatmu. Karena banyaknya nama, aku sampai bingung untuk memilih satu. Sampai di umurmu yang 7 hari kamu harus ke rumah sakit untuk meningkatkan bilirubin mu yang rendah. Dalam perjalanan aku berfikir nama apa yang akan aku pakai untuk mendaftarkanmu... ayahmu usul namamu seperti pemain bola Iran &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Mehdi Mahdavikia&lt;/span&gt;.. aku suka nama itu, tapi di akhir ayahmu bilang tidak.. aku bingung lagi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya aku punya satu nama (tapi saat itu aku lupa) jauh sebelum kamu lahir aku punya perasaan suatu saat aku akan punya anak laki-laki. Walaupun aku tidak terlalu suka menonton sepak bola tapi aku suka gaya dan nama pemain Turki &lt;span style="font-style:italic;"&gt;Ilhan Mansiz&lt;/span&gt;.. tapi aku pikir pasti orang Indonesia akan salah memanggil Ilhan dengan Ilham.. mmm...&lt;br /&gt;Ilham memang selalu aku tunggu buat mengalirkan apa yang ada di otak menjadi kalimat-kalimat yang bisa memberi makna paling tidak buatku. Ilham.. memberi aku kekuatan mematangkan ide, memberi aku keberanian untuk berbagi, memberi aku harapan akan membuat hidup ini menjadi lebih baik dan semakin baik. Ilham... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang kamu adalah my sweet Ilham, lewat matamu aku menemukan kekuatan, lewat senyummu aku menemukan kebahagian, lewat tingkahmu ideku selalu mengalir dan celotehmu membuat marahku berubah jadi tawa. My dear Ilham adalah keceriaan yang tak pernah habis, optimisme yang tak pernah berhenti, bahagia yang tak pernah putus. My Ilham, My Inspiration...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2762427052840597094?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2762427052840597094/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2762427052840597094' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2762427052840597094'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2762427052840597094'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/02/kenapa-kunamai-kamu-ilham.html' title='Kenapa Kunamai Kamu Ilham...'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/S2xwuUKlZsI/AAAAAAAAAGM/3Q1iYOjY24c/s72-c/ilhan_mansiz.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-3264354649555002399</id><published>2010-01-15T13:20:00.002+07:00</published><updated>2010-01-15T13:37:33.258+07:00</updated><title type='text'>Di Ujung Penantian.</title><content type='html'>Hal yang sedang happening di dunia pendidik saat ini adalah cairnya tunjangan sertifikasi guru dan tunjangan fungsional guru bagi mereka yang belum PNS. Setelah tertunda kurang lebih enam bulan akhirnya rekening saya dan teman-teman bertambah. Jumlahnya? rekening saya bertambah hanya 10%nya dibandingkan teman-teman yang sudah lulus sertifikasi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun jumlahnya kalah banyak, namun tetap saja hal tersebut sangat membahagiakan saya. Penantian panjang ini akhirnya berhenti. Liburan ini akhirnya saya bisa mengajak anak saya menonton film kesayangannya. membelikan sesuatu yang ia inginkan dan membayar sebagian tagihan yang sempat tertunda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi teman-teman juga berbeda-beda. Karena jumlahnya yang "sangat banyak" beberapa teman-teman sampai gemetar melihat saldo atm nya bertambah. "saya ga pernah punya saldo sebanyak ini di rekening.." lalu dilanjutkan dengan senyumnya yang cerah. Ada lagi yang berniat menyelesaikan pembangunan rumah yang sempat tertunda, melunasi cicilan kendaraan, dan banyak lagi. Saya, walaupun saya tidak ikut menerima uang sejumlah itu, namun kebahagiaan yang terpancar dari wajah-wajah mereka membuat saya ikut senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah fenomena para pendidik yang sedang berbagi kebahagian. Senyumnya jadi cerah, dan berpengaruh terhadap semangat kerjanya yang bertambah. Murid-murid ikut merasakan kebahagiaan para gurunya. Penantian yang lama dan meresahkan hilang seiring bertambahnya saldo mereka, dalam hati saya bertanya: 'kapan saya akan ada di tempat mereka?'. Semoga saja penghargaan yang mereka peroleh akan seiring dengan peningkatan profesionalisme dan kinerja teman-teman sebagai guru. Maju terus pendidikan Indonesia!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-3264354649555002399?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/3264354649555002399/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=3264354649555002399' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/3264354649555002399'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/3264354649555002399'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/01/di-ujung-penantian.html' title='Di Ujung Penantian.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-8107228768739752417</id><published>2010-01-15T12:20:00.002+07:00</published><updated>2010-01-15T13:04:28.362+07:00</updated><title type='text'>Gado-gado.</title><content type='html'>Membayangkan makanan yang satu ini membuat perut saya bermain musik. Sayuran segar dengan guyuran bumbu kacang yang gurih, belum lagi pedasnya yang menggoyang lidah saat kita menikmatinya. Kombinasi bahan yang saling melengkapi, membuat gado-gado memiliki rasa yang unik dan bikin ketagihan. Harganya sendiri kalah jauh dibandingkan makanan bulat Itali yang namanya pizza, tapi rasanya boleh diadu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau boleh meminjam fenomena gado-gado di dunia pendidikan kita. Tenaga pendidik (atau sering kita sebut guru) merupakan orang yang dalam pekerjaannya memadukan keahlian dan pengetahuan untuk menyajikan sesuatu yang unik sehingga diminati oleh siswa. Karakteristik guru yang bermacam-macam bisa dipetakan melalui pumping teacher untuk memberdayakan kemampuan yang paling tepat dilaksanakan oleh seorang guru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun seringkali pekerjaan dan keikhlasan seorang guru terganggu. Salah satunya adalah masalah STATUS. guru yang sudah diangkat menjadi  PNS dan Non PNS atau Honor atau GTT (Guru Tidak Tetap). Apapun namanya itu, guru honor merupakan masyarakat guru terpinggirkan yang tersingkir dalam hal pelayanan. Padahal dalam hal beban mengajar dan beban pekerjaan, guru honor sangat diandalkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengorbanan para guru honor ini luar biasa. Ketika para PNS menjalani sertifikasi yang mewajibkan mereka mengajar 24 jam tatap muka, berapa banyak guru honor yang dipecat dari tempat mereka mengajar? kalaupun tidak dipecat (karena ukuran dipecat berarti mendapat pesangon) para guru honor ini dibuat tidak betah dengan tidak diberi jam mengajar, sehingga mereka akan mundur dengan sendirinya, keuntungan bagi pihak sekolah, tidak perlu memberi uang pesangon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hak mengikuti sertifikasi adalah hak semua guru yang memiliki jam mengajar dalam hal ini akktif mengajar. Yang menjadi pertimbangan untuk seorang guru bisa mengikuti sertifikasi adalah ijazah kesarjanaan, lama bekerja, usia.. itu diantaranya aturan yang saya baca dalam PP 14/2008 tentang tenaga pendidik dan kependidikan, tidak ada tulisan tentang status nya yang harus PNS. Namun kenyataannya tetap memandang status; "Guru honor belum bisa diajukan, Bu. Peraturannya belum ada untuk pihak sekolah mengajukan sertifikasi guru honor." Nah kan.. jadi dimana PP tadi kebenarannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya status PNS menjadi tujuan akhir dan cita-cita para guru honor. Keadaan guru PNS yang SUPERIOR baik dalam perlakuan profesionalisme dan perlakuan tunjangan yang diterima, membuat para guru honor ingin mencicipi juga penghargaan pemerintah atas usaha mereka mencerdaskan kehidupan bangsa. Padahal sebetulnya status bukan merupakan hal penting jika saja niat pemerintah dalam menyamakan perlakuan tadi betul-betul dilaksanakan mulai dari tingkat pusat hingga ke tingkat satuan pendidikan atau tingkat manajemen sekolah. Kalau saja pemerintah mencermati hal ini, perlakuan istimewa yang diterima PNS hanya akan menempatkan mereka di zona aman. Jika zona aman berarti "tanpa melakukan apapun hidup saya akan terjamin" sangat membahayakan dunia pendidikan kita. Sementara di pihak lain para guru honor berjibaku untuk 400 ribu sebulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam meracik gado-gado yang enak, pergunakan hanya bahan-bahan terbaik yang dipilih secara cermat. Bahan yang kurang baik hanya akan merusak cita rasa gado-gado yang unik tadi. Apapun statusnya, PNS maupun honor, secara profesional lakukan tugas dengan baik, saling dukung, saling bantu, singkirkan perbedaan agar dunia pendidikan kita tampil semakin baik dan dapat diterima secara global. Sebagai timbal baliknya berikan penghargaan yang sesuai dan tanpa memandang status.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-8107228768739752417?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/8107228768739752417/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=8107228768739752417' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/8107228768739752417'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/8107228768739752417'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/01/gado-gado.html' title='Gado-gado.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-5492572760865107370</id><published>2010-01-15T11:12:00.003+07:00</published><updated>2010-01-15T12:18:42.195+07:00</updated><title type='text'>What a Questionaire....</title><content type='html'>Pihak komite sekolah tempat saya mengajar baru-baru ini mengeluarkan kuisioner yang harus diisi oleh para guru, peserta didik dan orangtua. Salah tiga pertanyaannya adalah tentang guru idola, strategi pembelajaran serta gaya mengajar yang paling pantas dilakukan oleh para guru. Pertanyaan-pertanyaan ini sangat menggelitik saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"apakah anda adalah seorang guru yang diidolakan oleh murid-murid?" begitu kira-kira pertanyaannya. &lt;br /&gt;Batin saya narsist banget kalau ternyata saya menjawab, "Ya, saya adalah guru idola." &lt;br /&gt;jadi senyum-senyum sendiri saya.. dan bersyukur juga saya tidak termasuk golongan narsist tadi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertanyaan lain tentang pelaksanaan strategi pembelajaran. Apakah saya sudah melaksanakan strategi yang baik di kelas.. kira-kira begitu. Lagi-lagi batin narsist kalo sampai saya menjawab sudah.. padahal yang penting adalah usaha kita untuk membuat pembelajaran jadi menarik, mudah dimengerti dan dipahami secara kontekstual oleh para siswa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terakhir pertanyaan tentang gaya belajar yang paling baik dilaksanakan. Ini sangat tergantung materi apa yang akan kita berikan, sedalam apa pemahaman yang harus dimiliki murid dan terkait sangat erat dengan strategi. Akhirnya begitu jawaban saya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diluar narsist atau tidak jawaban-jawaban yang saya berikan hari itu, yang pasti usaha agar murid bisa tertarik untuk belajar, peningkatan keahlian dan profesionalisme serta perbaikan diri adalah mutlak perlu agar kita sebagai guru benar-benar layak untuk di&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Gu&lt;/span&gt;gu dan diti&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Ru&lt;/span&gt;.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-5492572760865107370?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/5492572760865107370/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=5492572760865107370' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5492572760865107370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5492572760865107370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2010/01/what-questionaire.html' title='What a Questionaire....'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2769566535732258258</id><published>2009-11-27T00:07:00.006+07:00</published><updated>2009-11-29T03:44:00.921+07:00</updated><title type='text'>Ternyata Saya Bisa!</title><content type='html'>Kemarin ada kejutan manis buat saya. Naskah yang saya kirimkan untuk ikut lomba penulisan cerita inspiratif guru dalam rangka ulangtahunnya tanggal 25 ini, (KELEMAHAN YANG JADI KEKUATAN) berhasil menjadi Runner up! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah lama saya ingin "menguji" nilai tulisan-tulisan saya apakah layak untuk disebut sebuah tulisan atau hanya sebatas &lt;span style="font-style:italic;"&gt;'curhat'&lt;/span&gt;. &lt;br /&gt;Kisahnya bermula dari ketidaksengajaan sebetulnya. Pada suatu hari saya berpapasan dengan seorang rekan guru yang membawa sehelai kertas untuk difoto kopi. Tanpa sengaja sudut mata saya cukup jeli untuk melihat tulisan "LOMBA MENULIS...." di kertas yang dia bawa. Seketika langkah saya berhenti.&lt;br /&gt;"Bu, boleh lihat kertasnya? aku mau ikutan dong..", mata saya tak lepas dari sehelai kertas yang dipegangnya.&lt;br /&gt;"Oo.. ini undangan workshop dari TRuE tentang penulisan di blog. Ah, Ibu kan udah bisa nulis kayaknya, saya pengen bisa juga nih.." rupanya dia mengira saya ingin ikut dalam workshop yang akan diselenggarakan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;True (Teacher ResoUrces Empowerment)&lt;/span&gt; sebuah lembaga yang concern terhadap peningkatan kualitas guru bekerjasama dengan harian Jurnal Depok dan Jurnal Bogor. Ada workshop-fee yang harus dibayar dan sekolah mengirimkan 2 orang guru untuk terlibat. Untuk hal pelatihan atau workshop, hampir tidak pernah sekolah mengirimkan saya sebagai wakilnya, mungkin karena saya kurang memenuhi syarat (entah syaratnya apa..)dan hal ini saya terima dengan lapang dada.&lt;br /&gt;"Bukan workshopnya, Bu, saya ingin tahu lombanya menulisnya," saya terus mengintip berusaha membaca tulisan di atas kertas yang tetap dipegangnya.&lt;br /&gt;"Oooh.. ini.... Rencananya  saya sama Bu Sinta yang mau ikut, besok," akhirnya berpindah juga kertas itu ke tangan saya. Tapi ternyata informasinya kurang lengkap. &lt;br /&gt;"Undangan lengkapnya ada di Bu Nurlela, Bu," katanya lagi seakan menangkap pikiran saya yang sibuk membolak-balik selembar kertas tadi. Mata saya langsung berbinar...&lt;br /&gt;"Saya cari Bu Nurlela sekarang deh, makasih kertasnya ya, Bu.." lalu kertas itu berpindah lagi ke tangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di ruang guru saya temukan Bu Nurlela. &lt;br /&gt;"Bu, boleh lihat undangan workshop True ngga?" saya berkata sambil (seperti) sedikit memohon.&lt;br /&gt;"Mm.. emm.. yang mana ya?" lagi-lagi saya seperti 'dicegah' untuk tahu, apalagi ikutan (hiks..!)&lt;br /&gt;"Tadi aku lihat punya Bu Elly, Bu," saya tambah wajah memohon saya dengan senyum yang lebar berusaha menarik simpati.&lt;br /&gt;"Nanti ya, saya ada kelas dulu..," Bu Nurlela sedikit jual mahal. Saya anggap menunggu 2x45 menit tidak akan menghalangi saya untuk tahu informasi yang saya inginkan.&lt;br /&gt;"OK!" saya menjawab pasti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika saya lihat syarat lombanya, saya hampir tidak percaya. Bukan karena waktunya yang mepet (naskah harus sudah ada di tangan panitia dalam 3 hari ke depan!), melainkan karena syaratnya sangat sederhana dan tidak &lt;span style="font-style:italic;"&gt;'neko-neko'&lt;/span&gt; kalau kata orang Jawa bilang, alias tidak macam-macam. Kita cuma diharuskan menulis pengalaman inspiratif saat jadi guru, selain itu syarat lain hanya teknis penulisan yang harus 4 halaman A4, spasi 1,5.&lt;br /&gt;"Kalo cuma ini syaratnya siapapun pasti mau ikut," saya lalu berkata dalam hati. Lalu saya niatkan dalam hati, besok akan saya ajak sebanyak mungkin teman-teman untuk berpartisipasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari Sabtu, dengan semangat saya mulai promosi lomba. Saya ingin sebanyak mungkin teman-teman menuangkan pengalaman mereka mengajar selama bertahun-tahun yang siapa tahu bisa menjadi inspirasi bagi guru-guru lain. Saya sebarkan formulir (yang bisa diperbanyak sendiri) kepada siapa saja yang saya temui. Namun rupanya karena teman-teman hanya punya waktu 2 hari untuk membuat ceritanya, mereka kurang punya cukup waktu untuk berkreasi lewat tulisan, walaupun setiap hari dalam kehidupan teman-teman sebagai guru pasti sangat inspiratif. Keadaan ini sedikit saya sesalkan karena undangan ini terlalu lama tersimpan di meja administrasi sebelum (akhirnya) bisa diinformasikan dan ditindak lanjuti. &lt;br /&gt;Namun saya berhasil mengajak 2 teman. Jadilah kami bertiga sepakat untuk menyerahkan naskah kami pada hari Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tinggal sekarang saya berfikir, jangankan ditulis, idenya sendiri masih berserakan di kepala. Ini namanya bekerja &lt;span style="font-style:italic;"&gt;'under pressure' &lt;/span&gt;. Cukup lama saya tatap prompt yang berkedip-kedip menanti huruf pertama dimasukkan lewat keyboard. Lalu saya pejamkan mata mulai menghitung mundur, menata ide yang berserakan di kepala, 5-4-3-2-1..mulai!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya baca ulang naskah yang sudah saya ketik selama kurang lebih satu jam dengan tatapan ragu. Apakah naskah ini layak ikut lomba? Untuk menambah rasa PeDe alias Percaya Diri, saya minta seorang teman (yang biasa saya ajak share tentang tulisan-tulisan saya) untuk menjadi pembaca pertama. &lt;br /&gt;Saya pandangi terus ekspresi wajahnya saat dia membaca tulisan saya, sampai dia merasa jengah. "Bentar dong, Missell," katanya berkali-kali.&lt;br /&gt;"Gimana ?" akhirnya saya bertanya saat dia mengangkat wajahnya dari monitor.&lt;br /&gt;"Bagus.." dia menjawab. Saya menunggu kelanjutannya..tapi dia cuma bilang satu kata saja.&lt;br /&gt;"Alurnya? konfliknya? klimaksnya?" saya kejar dia dengan pertanyaan, hanya karena saya kembali punya keinginan untuk tidak akan mengirimkan naskah saya.&lt;br /&gt;"Udah Miss, kirimin aja, bagus kok..", dia cuma bilang itu lagi. Yahhh, dia pasti bilang bagus, dia kan teman saya. itu yang ada dalam fikiran saya. &lt;br /&gt;"Yakin?" saya berusaha memastikan.&lt;br /&gt;"Yup, hundred percent sure!" menyemangati sekali teman saya yang satu ini.&lt;br /&gt;Akhirnya saya print juga naskahnya, saya masukkan ke dalam amplop coklat lalu saya simpan di laci meja saya. Sengaja tidak saya bawa pulang karena takut dalam perjalan pulang saya kembali ragu dan naskah ini akan tersimpan di sudut lemari di rumah saya yang sesak dengan buku yang beberapa belum sempat saya baca.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senin, Bu Etty, teman yang ikut mengirimkan naskahnya berbaik hati membawa serta naskah saya yang hari itu penuh mengajar 8 jam pelajaran. Ada baiknya dibawa Bu Etty, supaya saya tidak harus menatap wajah panitia yang menerima naskah saya. Betul-betul rasa percaya diri saya "parah banget" kalau kata murid saya. Setelah naskah saya berpindah ke tangan Bu Etty, saya berusaha tidak memikirkannya lagi dan tenggelam dalam kesibukan belajar bersama murid-murid, sampai dua minggu kemudian TRuE menghubungi melalui telepon dan SMS bahwa para penulis diminta mengirimkan profil lengkap untuk dicatat sebagai peserta lomba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemenangnya udah ada, Bu," Pak Asep, teman yang ikut mengirimkan naskahnya berkata pada saya.&lt;br /&gt;"Bukan saya kan, Pak?" sedikit 'ngarep' ya, tapi tak apalah.&lt;br /&gt;"Ada di koran Jurnal hari ini, Judulnya: Terima Kasih, Faey," Pak Asep berkata lagi.&lt;br /&gt;"Korannya mana?" saya ingin tahu seperti apa tulisan yang 'benar' dan 'bagus' sehingga bisa menang.&lt;br /&gt;"Tadi ada disini," Pak Asep menengok kesana kemari sambil membolak-balik kertas yang berhamburan di mejanya. Hari bersih-bersih rupanya.&lt;br /&gt;"Ga apa-apa, Pak, biar saya cari," saya lalu tinggalkan Pak Asep yang sedang menyortir kertas-kertas yang ada di mejanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cerita inspiratif pemenang lomba itu akhirnya saya baca melalui Jurnal Bogor online (karena korannya akhirnya tidak ketemu). Ceritanya ringan dan mengalir, sangat manusiawi dan menyentuh. Pantes deh, kata saya dalam hati. Lalu saya menerawang, suatu saat saya harus bisa bertutur seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepat hari GURU, 25 November, ada SMS masuk, isinya undangan untuk share buat semua peserta lomba keesokan harinya. Nah, acara seperti ini sebetulnya yang saya tunggu. Langkah untuk perbaikan diri, self quality improvement yang terus berlangsung. Esoknya pun secara khusus saya ditelepon oleh panitia untuk 'sekedar mengingatkan', katanya. Jadilah siang itu, dibawah gerimis hari Kamis saya datangi kantor TRuE. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rupanya selain merangkap base camp (kira-kira begitu ya?) kantor TRuE ternyata sebuah sekolah alam untuk usia TK. Saya sangat tertarik ketika melihat ada rumah pohon, kelas-kelas yang terbuka, membiarkan segarnya udara, basahnya hujan dan teriknya matahari dapat dengan bebas menyelinap melalui dinding kelas yang setengahnya adalah jendela dan terbuat dari bilik bambu. Di sebuah sudut saya melihat sebuah periskop mini, yang kalau kita intip, gambar yang tampak seperti kalau kita mengintip daratan dari bawah air. Dua orang anak sibuk mengintip dan memutar-mutar periskop tadi. Dengan melihat itu saya berpikir hanya keceriaan yang setiap hari dilakukan disini, spontanitas dan rasa ingin tahu yang tinggi pasti menyertai hari-hari bermain sambil belajarnya. Dan kesan itu semakin kuat ketika saya diundang masuk. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi 'obrolan' hari itu dengan para pendiri dan penggagas TRuE adalah seputar dunia menulis, tips serta kekuatan dalam menulis (sepertinya hal ini suatu saat akan saya buat dalam episode sendiri). Lomba ini memang sengaja diadakan dengan syarat 'ringan' untuk menjaring sebanyak mungkin tulisan tentang Guru. Responsnya cukup baik, ada 35 tulisan dari 25 orang peserta yang datang dari Jobodetabek dan juga Sukabumi. Saya lihat bundel karya para peserta.. banyak juga. TRuE juga mengungkapkan keinginan mereka untuk menjadikan bundel cerita tadi menjadi sebuah buku yang akan disebarkan dengan lebih luas lagi (dengan catatan kalau ada penerbit yang tertarik, karena biasanya penerbit akan sangat mempertimbangkan sisi pasarnya). Yang saya fikirkan saat itu adalah betapa malunya ketika karya saya dibaca banyak orang, karena jangankan dibaca banyak orang, berfikir karya saya akan dibaca sekelompok orang juri saja rasanya saya tidak PeDe. Namun cara pandang saya ini &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;diluruskan&lt;/span&gt; oleh Bapak M. Ridwan, editor senior yang merangkap Humas di Pemkot Bogor sebagai salah seorang anggota Juri. "Anda penulis, bukan EDITOR. Jadi yang menetapkan tulisan anda bagus atau jelek bukan anda, melainkan orang-orang yang membaca karya anda. Sementara hasilnya akan sangat subjektif, karena selera orang berbeda-beda," betul-betul kalimat ini Powerfull buat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu berlalu tanpa terasa, saat itu saya seperti spons yang ingin menyerap setiap kata tentang bagaimana cara menulis yang baik. Tulisan adalah sebuah ungkapan hati yang jujur, tulus, bebas, sesuai dengan apa yang kita lihat dan rasakan yang tidak boleh berhenti. Walaupun sebenarnya hati saya belum puas benar, namun acara share itu harus selesai. Tiba pada saat yang ditunggu oleh seluruh peserta lomba, pengumuman pemenang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena saya merasa sudah tahu pemenangnya, saya hanya mendengarkan tanpa pengharapan. Karya saya masih perlu banyak perbaikan dibandingkan tulisan yang berhasil menang, saya kira. Tiba pengumuman 10 besar. Saya malah berharap kedua teman saya bisa jadi masuk di posisi 2 dan 3. Kemudian 6 besar, lalu 3 besar!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tempat ke 3.. diraih oleh Bapak Eman.. (aduh maaf, Pak, saya lupa nama Bapak..), dari SD Ummul Quro, sekolahnya para calon pemimpin yang Juara bukan saja dari pemahaman dunia tapi juga memahami agama. &lt;br /&gt;"Tempat kedua.. Dari SMPN 1," kata pihak panitia yang mengumumkan... 'waduh, itu kan sekolah tempat saya mengajar.. langsung saya menengok ke kiri dan kanan, tempat Pak Asep dan Bu Etty duduk. Dalam hati saya beruntung benar mereka bisa dapat posisi runner-up.&lt;br /&gt;"Judul ceritanya adalah...," panitia sengaja membuat tegang.&lt;br /&gt;"KELEMAHAN YANG JADI KEKUATAN, karya Ibu Selly," lalu disusul tepuk tangan.&lt;br /&gt;'Eh... dia sebut nama saya!', wajah saya langsung memerah, antara perasaan senang, bangga, malu (kok malu ya??) dan tidak percaya! Fikiran saya flash back ke belakang, ingat cerita saya yang menggambarkan betapa saya berjuang untuk pantas disebut sebagai GURU oleh murid-murid saya, betapa tetesan keringat dan airmata ikut memperindah perjuangan saya, betapa energy yang saya curahkan ternyata berakhir dengan sangat manis. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tatap selembar kertas berwarna hijau dengan nama saya tercetak besar-besar, lalu dibawahnya tertulis: "Sebagai Juara 2 lomba menulis kreatif dan inspiratif...". Masih tidak percaya saya tatap dan baca lagi sebelum dengan hati-hati saya masukkan ke dalam ransel yang penuh dengan pin dan gantungan kunci yang selalu bergemerincing, yang setia mengikuti langkah saya. Saya juara... mudah-mudah memang bisa jadi inspirasi. Saya juara...ini yang pertama tapi bukan yang terakhir. Saya juara... Ternyata saya BISA!!.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2769566535732258258?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2769566535732258258/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2769566535732258258' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2769566535732258258'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2769566535732258258'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/11/ternyata-saya-bisa.html' title='Ternyata Saya Bisa!'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-293422364358073844</id><published>2009-11-14T11:35:00.001+07:00</published><updated>2009-11-26T23:55:48.439+07:00</updated><title type='text'>KELEMAHAN YANG JADI KEKUATAN.</title><content type='html'>Entah pengalaman ini inspiratif atau tidak, tapi setiap pengalaman buat saya adalah inspirasi untuk belajar, memperbaiki diri, dan menjadi lebih baik. Amir Tengku Rusli dalam “Menjadi Guru Kaya”  kurang lebih menyatakan bahwa profesi guru menginginkan kita untuk terus menerus melakukan sesuatu yang disebut self quality improvement (perbaikan kualitas diri yang terus menerus) dan salah satu yang bisa meningkatkan kualitas diri adalah bila kita bisa belajar dari pengalaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah pertama saya memasuki dunia pendidikan adalah melalui perpustakaan. Karena membaca adalah hobi saya sejak pertama kali bisa membaca, profesi ini sangat saya sukai. Setiap hari saya masuki dunia yang sarat dengan ilmu. Di tempat ini semua informasi bisa saya peroleh, apalagi ketika internet masuk dan dijadikan salah satu media di perpustakaan. Dari perpustakaan inilah saya yang ‘gaptek’ alias gagap teknologi mulai surfing, browsing, googling, chatting dan sedikit-sedikit belajar blogging.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun keadaan tenang dan senang ini tidak bertahan lama. Saat seorang guru cuti dan memerlukan seorang pengganti, beliau meminta saya untuk menggantikan. Berbekal ijazah AKTA IV, jadilah saya memberanikan diri mencoba untuk berhadapan langsung dengan siswa di kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama yang saya rasakan adalah TAKUT. Takut tidak bisa menghadapi tatapan siswa, takut tidak bisa mengajar dengan benar, takut pertanyaan siswa tidak dapat saya jawab. Terus menerus dilanda ketakutan akhirnya minggu pertama saya mengajar dipenuhi dengan keraguan. Buku tak pernah lepas dari tangan saya, walaupun materi telah saya kuasai benar, pertanyaan murid selalu saya jadikan pekerjaan rumah (PR) yang akan saya jawab pada pertemuan berikutnya hanya karena takut salah menjawab.&lt;br /&gt;Bertanya kepada guru lain yang lebih senior malah menambah rasa takut saya. Bahwa menjadi guru bukan sekedar mengajar melainkan MENDIDIK. Muncul lagi keraguan, apakah saya yang serba tidak sempurna ini bisa mendidik murid ? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tenggelamkan diri saya di perpustakaan untuk menjawab pertanyaan saya dan menghilangkan keraguan. Dalam satu buku yang saya lupa judulnya, menyatakan bahwa menjadi seorang guru adalah mengajarkan sebanyak mungkin yang kita tahu, mendidik siswa kita untuk menjadi lebih baik. Dan untuk menjadi seorang pengajar sekaligus pendidik, seorang guru harus BELAJAR. Artinya seorang guru adalah seorang PEMBELAJAR. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar tidak hanya bisa kita peroleh dari buku. Belajar dari murid adalah salah satu yang akhirnya sangat saya senangi. Dunia anak yang polos dan keingintahuan mereka yang besar memperkaya saya untuk terus menggali lebih dalam potensi mereka. Ini membuat saya semakin pandai secara material dan spiritual. Semangat dan kepercayaan diri saya terus tumbuh seiring dengan keinginan saya untuk terus belajar.&lt;br /&gt; Dalam proses belajar ini pula saya temukan kelemahan-kelemahan saya yang lain. Seringkali saya LUPA akan materi pembelajaran. Saya sadari betul kekurangan saya ini akibat kurangnya waktu belajar dan kurangnya ‘jam terbang’ dalam mengajar. Alhasil seringkali materi yang saya bawakan meluas hingga akhirnya saya kesulitan untuk focus pada tujuan pembelajaran yang telah tercantum dalam rencana pembelajaran. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mengatasi ini saya mulai belajar membuat peta konsep, atau lebih trend bila kita sebut mind mapping. Pokok pikiran yang kemudian diurai menjadi poin-poin yang lebih khusus dan memperjelas materi pembelajaran. Tidak puas dengan mind mapping, saya belajar membuat presentasi dengan power point. Saya buat presentasi yang menarik dengan memperbanyak gambar, membuat cuplikan film dan memasukkan lagu ke dalam presentasi saya. Selain membuat saya lebih fokus dalam memberikan materi, tampilan presentasi yang menarik membuat siswa tertarik untuk memperhatikan dan terlibat dalam pembelajaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun belajar terus menerus dengan power point membuat siswa menjadi jenuh. Selain jenuh, mereka mulai tidak memperhatikan proses pembelajaran dengan mengobrol, mengalahkan suara saya yang tidak terlalu kuat menjangkau setiap sudut kelas. Teringat saya kata-kata ‘I hear, I forget; I see, I remember; I do, I understand’. Kung Fu Tzu (Confusius) seorang filsuf Cina sejak ribuan tahun lalu sudah menemukan bahwa sesuatu yang kita dengar akan kita lupakan, yang kita lihat kita akan ingat dan apa yang kita lakukan akan kita mengerti dan pahami. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, tahapan presentasi powerpoint saya, semenarik apapun akan hanya diingat oleh siswa. Mulailah saya mencari sesuatu yang sifatnya dilakukan oleh siswa, suatu kegiatan student-center (berpusat kepada siswa) supaya mereka memahami apa yang mereka pelajari. Pada saat mempelajari lapisan tanah, saya meminta mereka melakukan penelitian dengan membawa sampel tanah dari rumah masing-masing. Dari praktek ini selain siswa mengetahui dan paham lapisan-lapisan tanah, kejadian yang barangkali tidak akan mereka lupakan adalah bahwa pot-pot tanaman di rumah mereka bukan diisi dengan tanah melainkan dengan kompos.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kelemahan saya yang lain adalah saya CEPAT BOSAN. Lingkungan sekolah dan ruang kelas semakin lama terasa semakin mengukung dan membuat bosan. Kebosanan ini juga terlihat di mata para siswa. Akhirnya saya cari kegiatan yang memungkinkan untuk dilakukan di luar sekolah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bogor mulai tahun ini mencanangkan wisata pendidikan. Tanpa saya sadari sebelumnya bahwa memiliki lokasi di tengah kota tidak melulu menyesakkan karena bising dan debu, melainkan memiliki keuntungan karena dekat dengan tempat wisata pendidikan. Setiap tahun saya tidak pernah melewatkan untuk mengajak para siswa ikut dalam Istana Bogor open sebuah acara yang dilaksanakan setiap hari jadi Bogor. Pada saat itu selama satu minggu, Istana Bogor yang lokasinya tepat berada di depan sekolah bebas dikunjungi. Kebun Raya, Museum Tanah, Museum Zoologi, Museum Etnobotani, Museum Perjuangan, Museum Peta, semuanya bisa ditempuh dengan berjalan kaki. Dengan field trip kebosanan berganti dengan keceriaan dan mendekatkan hubungan saya dengan siswa karena dalam perjalanan kita lewatkan dengan obrolan-obrolan ringan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesulitan terbesar saya dalam dunia ini ternyata bukan datang dari para siswa, melainkan datang dari sesama rekan guru dan ketidaksempurnaan sistem pendidikan kita. Kesenjangan usia, perbedan status dan perbedaan dalam metode pembelajaran baik proses maupun perbedaan pandangan dalam hubungan guru dengan murid merupakan kendala yang pada awalnya seringkali memancing emosi. Setiap kali saya menyampaikan pendapat sering dianggap sebagai sesuatu yang sifatnya membangkang hanya karena ‘berbeda’ dari yang seharusnya (padahal yang seharusnya ini belum tentu benar). Keadaan ini jelas membuat saya tidak nyaman dan seakan hidup dalam tekanan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari keadaan ini saya mencoba untuk lebih tenang. Tapi hanya berdiam diri sementara ide-ide di kepala seperti tak terbendung dan ingin melompat keluar sering membuat saya hampir frustasi dan ingin mundur dari dunia pendidikan. Saya kemudian mencari jalan untuk membuat diam saya ini lebih berkualitas. Akhirnya terpikir untuk menyalurkannya kepada hobi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beruntung hobi saya adalah membaca. Membaca adalah obat rasa putus asa saya berada di lingkungan para pendidik yang seringkali merasa dirinya paling pintar dan paling benar. Dari semua pengalaman orang sukses yang saya baca, semuanya pernah mengalami masa ‘sulit’. Karenanya rasa putus asa yang melanda saya ternyata hal yang sangat biasa dan mungkin sangat remeh bila dibandingkan dengan tujuan kita untuk menjadi seorang guru. Dari hari ke hari semakin banyak referensi yang saya baca, semakin saya sabar dalam menghadapi kendala dalam bekerja dan dapat mencari solusi untuk menyelesaikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah menjadi kebiasaan berganti menteri, berubah pula kebijakan yang berlaku di dunia pendidikan. Saat ini kecenderungan untuk mempolitisir dunia pendidikan menjadikan saya sebagai praktisi yang langsung berhadapan dengan siswa prihatin dan kadang membuat saya bingung, karena pemerintah dalam mengeluarkan kebijakan tidak disertai dengan pelaksanaan kebijakan tersebut di lapangan.  Contohnya pada saat penarikan buku sejarah beberapa tahun yang lalu karena penggunaan sebuah kata yang dianggap salah. Akhirnya buku yang sudah dibeli ditarik kembali tanpa ada gantinya.&lt;br /&gt;Merubah tatanan yang datang dari pemerintah tentu tidak semudah membalikan tangan, dan hal itu saya pahami benar. Namun kembali ide di kepala seakan ingin berlompatan keluar. Saat itulah saya lebih mendalami dunia maya. Dengan berinternet, informasi yang saya peroleh semakin banyak dan saya jadikan dasar sebagai bahan penulisan melalui blog. Dengan surfing dan blogging saya semakin paham mengapa sebuah kebijakan diambil dan bagaimana seharusnya kita sebagai praktisi dalam menyikapi kebijakan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menjadi seorang guru memang tidak mudah namun bisa kita jadikan mudah karena yang kita hadapi jenisnya sama dengan kita, MANUSIA. Karena itu saya jadikan semua kelemahan saya menjadi suatu kekuatan untuk menjadi lebih baik. Dari apa yang pernah saya lakukan, saya peroleh kesimpulan;&lt;br /&gt;1. Saya ubah rasa takut saya untuk mengajar siswa menjadi belajar bersama siswa.&lt;br /&gt;2. Penyakit lupa dan tidak focus saya atasi dengan belajar menjadi pembicara yang baik dengan bantuan program presentasi power point.&lt;br /&gt;3. Perasaan gampang bosan dan terkukung ruang kelas saya alihkan menjadi mencari aktivitas yang lebih banyak melibatkan siswa dan kegiatan field trip.&lt;br /&gt;4. Kesulitan dalam berhubungan dengan rekan kerja bisa saya atasi dengan pemahaman dan empati terhadap keberadaan serta kepentingan orang lain. &lt;br /&gt;5. Kekecewaan tentang sistem pendidikan yang berlaku di Indonesia justru semakin memperkaya saya untuk lebih tahu tentang apa arti pendidikan, tujuan pendidikan dan cara mendidik. Fokus pada tujuan utama sebagai seorang guru jauh lebih penting daripada memusingkan sesuatu yang tidak terjangkau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya sebagai seorang guru sebaiknya selalu POSITIVE THINKING, dengan selalu berfikir positif, semua hal yang paling buruk sekalipun masih memiliki sisi yang menyenangkan dan dapat diselesaikan. Menganggap semua siswa sebagai teman belajar  adalah sebuah usaha untuk memanusiakan manusia. Siswa tidak hanya kita jejali dengan materi melainkan juga kita bekali dengan nilai-nilai penting yang akan berlaku dalam kehidupan nyata. Dan yang paling saya sukai menjadi seorang guru adalah bahwa kita tidak pernah berhenti B E L A J A R.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-293422364358073844?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/293422364358073844/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=293422364358073844' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/293422364358073844'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/293422364358073844'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/11/kelemahan-yang-jadi-kekuatan.html' title='KELEMAHAN YANG JADI KEKUATAN.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-5711049809262054630</id><published>2009-10-12T23:43:00.002+07:00</published><updated>2009-10-12T23:47:42.808+07:00</updated><title type='text'>Reuni (sebuah fiksi refleksi).</title><content type='html'>Fay berdiri mematung di depan kaca. Melihat pipinya yang gembil, di ujung matanya sudah tampak kerut halus, rambutnya kini kusam dengan serpihan putih disana-sini. Perasaan menyesal lalu menyeruak, kenapa ia tidak bisa merawat tubuhnya. Tidak pernah ke salon selain untuk potong rambut, tidak pernah ke gym, dan ia tidak pernah berhadapan dengan cermin selama ini untuk menyadari semua kekurangannya.&lt;br /&gt;Ditangannya undangan reuni SMA. 2 minggu lagi, menunggu konfirmasi apakah ia akan hadir atau tidak. Kali ini untuk kesekian kalinya Fay siap menolak undangan Reuni yang diterimanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati Fay diliputi keraguan. Apa kata teman-temannya nanti bila tahu Fay yang dulu salah satu cewek populer di sekolah ternyata hanya menjadi Ibu rumah tangga yang bersuamikan seorang guru? Fay lalu membuka lemari di belakang cermin yang menatapnya sejak tadi. Mencari kemeja berwarna putih yang dibelikan suaminya beberapa tahun lalu. &lt;br /&gt;Uff.. bau apek seketika menyeruak ketika Fay menarik kemeja putihnya yang kini berwarna putih tua. Ada dress code untuk memakai kemeja putih seperti masa SMA dulu. Ia tatap lama bajunya. Betapa malunya bila teman-temannya mengenakan pakaian model terbaru sementara ia hanya mengenakan pakaian tua yang telah berkali-kali ia pakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedang Fay mematut dirinya di cermin, telepon berdering;&lt;br /&gt;“Hallo”&lt;br /&gt;“Hai Fay, ini gue, Anita.. undangan reuni udah nyampe belom?”, Anita berkata renyah diujung telepon, tetap ceria seperti dulu.&lt;br /&gt;“Udah Nit,” Fay menjawab perlahan sambil menghela nafas panjang.&lt;br /&gt;“Mau dateng, ya?”, Anita ingin memastikan kedatangan Fay.&lt;br /&gt;“Mmm.. mungkin, Nit,” Fay tidak berani berjanji.&lt;br /&gt;“Lhooo…. Kenapaaaa?? Tadinya aku mau ngajak pergi bareng,” perasaan menyesal terdengar jelas dalam suara Anita.&lt;br /&gt;“Ada acara lain, Nit, tapi nanti aku kabarin deh kalo mau dateng..” Fay terpaksa berbohong dan mencoba mengakhiri percakapannya dengan Anita.&lt;br /&gt;“Bener lo, yaa.. aku tunggu kabar dari kamu, bye” Anita lalu menutup teleponnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan Fay meletakkan gagang telepon di tempatnya semula. Ia kembali membaca undangan yang masih tergenggam di tangannya. Hatinya galau antara keinginan untuk bertemu teman-temannya dulu dan keengganannya atas perasaan kurang yang ia miliki.&lt;br /&gt;Fay lalu memperhatikan Fadhil anak bungsunya yang asyik bermain dengan mainannya. Kedua kakaknya masih bersekolah pada jam segini. Semalam Fay sudah minta pendapat Faishal, suaminya tentang keraguannya datang ke reuni;&lt;br /&gt;“Kenapa ga mau ketemu teman lama? Kamu malu dengan keadaan kamu sekarang?” Faishal selalu bisa membaca pikiran Fay. Fay Cuma diam.&lt;br /&gt;“Bukan begituu..,” Fay berusaha menyangkal, Fay tidak mau membuat Faishal sakit hati.&lt;br /&gt;“Udah lah Fay.. apa yang takutkan adalah sekedar casing, kulit luar aja. Fay yang aku kenal tidak setakut ini ketemu teman. Tapi semua keputusan ada di kamu, kok. Kalau kamu merasa kurang nyaman, yaaa… ga usah datang..” Faishal berkata&lt;br /&gt;bijak. Fay bersyukur punya suami pengertian seperti Faishal. Terima kasih Tuhan..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wib memandangi undangan reuni SMA di layar komputernya. Bukan tidak kangen pada teman-temannya dulu, tapi ketakutannya untuk mampu berhadapan dengan seseorang dari masa lalu yang menahannya untuk segera mengkonfirmasi kehadirannya. &lt;br /&gt;Yup, seseorang yang Wib anggap sempurna. Secara fisik dia cantik, mudah bergaul, enak diajak bicara, easy going.. yang pasti semua yang dimiliki perempuan ini, Wib suka. Seperti apa dia sekarang? Sejak dulu Wib hanya berani memendam perasaannya. Perempuan ini selalu baik padanya, membuat Wib tak bisa berpaling pada perempuan manapun. Namun untuk menyatakan perasaannya secara langsung Wib tidak berani. &lt;br /&gt;HP nya berbunyi:&lt;br /&gt;“Wib speaking..” &lt;br /&gt;“Wib.. gue nih.. Anita..” suara renyah di ujung sana.&lt;br /&gt;“Yo, Nit.. apa khabar?”, Wib menjawab telepon Anita sambil mengingat cewek centil berbuntut kuda teman sekelasnya dulu.&lt;br /&gt;“Baek..baek.. e-mail ku udah nyampe Wib?” Anita ingin memastikan undangan yang dikirimkannya sampai ke computer Wib.&lt;br /&gt;“Udah, Nit, ini lagi aku buka,” Wib menjawab.&lt;br /&gt;“Good.. gmana? Dateng kan?” Anita kembali bersuara ceria.&lt;br /&gt;“Gimana ya…,” Wib terdengar ragu.&lt;br /&gt;“Jangan gitu dong Wib..,” Anita tampaknya merasakan gelagat keengganan Wib.&lt;br /&gt;“Gini aja deh.. aku ga janji dateng, tapi aku kirim donasi lewat rekening alumni, ya..,” Wib berharap Anita cukup terhibur dengan donasi yang akan ia kirimkan.&lt;br /&gt;“Thanks, Wib, tapi gue tetep pengen lo dateng, biar rame,” Anita keukeuh.&lt;br /&gt;“Gue usahain y, Nit,” Wib menenangkan Anita yang kebetulan jadi panitia reuni kali ini.&lt;br /&gt;“Ok deh.. thanks y, Wib,” Anita mengakhiri percakapannya.&lt;br /&gt;“Ok sama-sama,” Wib menekan tombol ‘end’.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Guys.. tinggal 2 minggu lagi!” wajah Bayu sang ketua panitia reuni tampak tegang.&lt;br /&gt;“Easy, pak.. sampai sejauh ini kita masih ‘aman’,” Anita berusaha menenangkan.&lt;br /&gt;“Dana gimana?” Bayu bertanya.&lt;br /&gt;“Kita udah dapat setengahnya dari rencana anggaran semula. Terakhir hari ini gue dapet donasi dari Wib sejuta,” Anita menyampaikan laporannya.&lt;br /&gt;“Aduh..,” Bayu tampak cemas.&lt;br /&gt;“Tapi Bay, dari catetan aku, akan terkumpul dana lebih banyak lagi minggu ini. Beberapa orang confirm akan kasih lebih,” Anita menenangkan.&lt;br /&gt;“Acara gimana?” Bayu memeriksa bagian acara.&lt;br /&gt;“Sampai saat ini belum ada perubahan sesuai format minggu lalu. MC sudah kita tetapkan mewakili tiap jurusan. Undangan untuk guru juga udah disampaikan, mereka udah konfirmasi hadir, 20 orang,” Tatty kini mendapat giliran memberi laporan.&lt;br /&gt;“Bagian cendera mata?” Bayu tak ingin ada yang ketinggalan.&lt;br /&gt;“Siap, sesuai jumlah yang kita perkirakan sudah naik &lt;br /&gt;“Publikasi, dokumentasi?”&lt;br /&gt;“Undangan 80% tersebar, 3 spanduk siap dipasang di tempat strategis minggu depan. Dokumentasi siap dengan Video capture ditambah 2 photographer,” yang ini bagian Arya.&lt;br /&gt;“Yang terakhir, tempat acara sama catering?”&lt;br /&gt;“Siap, sesuai dengan rencana minggu lalu” jawaban singkat Arini rupanya cukup membuat Bayu bernafas lega.&lt;br /&gt;“Oke, segala persiapan keliatannya udah cukup matang. Kita ketemuan lagi minggu depan untuk membicarakan perkembangan terakhir, gimana?” Bayu selalu tegas dalam mempersiapkan segalanya dan kali ini pun ajakan Bayu disambut dengan anggukan kepala seluruh panitia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ayo, Fay, kita udah nyampe,” seruan Anita membuyarkan lamunan Fay. Di hadapannya kini tampak tempat yang akan dipakai untuk acara reuni hari ini.&lt;br /&gt;Fay berusaha memantapkan kakinya yang ingin segera pergi meninggalkan tempat itu, terlihat dari gerakannya yang sedikit canggung.&lt;br /&gt;“Ayo..,” Anita kembali mengajak Fay sedikit tidak sabar.&lt;br /&gt;“Iya Nit, bentar, sepatuku lepas,” Fay beralasan.&lt;br /&gt;Anita lalu dengan cepat menghilang meninggalkan Fay berdiri kikuk. Tapi keadaan itu tak lama berlangsung;&lt;br /&gt;“Fay?!” seseorang dari sebelah Fay tiba-tiba menyapa. Fay menyipitkan matanya memandang seorang wanita matang yang cantik terawat dengan asoseris apik disesuaikan dengan busana yang ia kenakan.&lt;br /&gt;“Diana?!” Fay tak kalah kagetnya dan merasa senang teman sebangkunya dulu dapat hadir di tempat ini.&lt;br /&gt;“Kemana aja selama ini, Fay? Kamu bak ditelan bumi!” Diana tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.&lt;br /&gt;Selebihnya percakapan berlanjut seputar kehidupan mereka berdua. Diana sukses dalam karier, namun dalam berkeluarga rupanya dia kurang beruntung. Setelah 10 tahun menikah belum juga dikaruniai anak. Di mata Diana terbersit kerinduan yang mendalam saat Fay memperlihatkan foto ketiga anaknya.&lt;br /&gt;“Kamu sangat beruntung, Fay,” itu ucapan Diana yang sangat berarti diterima oleh Fay.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Acara berlangsung dengan sukses. Semua orang yang hadir saat itu merasakan kebahagiaan bertemu dengan teman lama dan guru-guru yang mengajar mereka dulu. Sebagian sudah pensiun, namun sebagian besar masih mengajar dan berkesempatan hadir. Fay bersyukur mengikuti saran Faishal untuk memberanikan diri datang. Fay senang bertemu kembali dengan teman-temannya. Secara fisik jelas mereka berubah, tak jauh seperti dirinya, dilihat dari kendaraan yang memenuhi tempat parkir, mereka sukses dalam karier dan pekerjaannya. Fay bahagia, ia bahagia untuk kesuksesan teman-temannya. Saat itu ia tidak perduli dengan dandanannya yang seadanya atau baju putih lusuhnya yang ia usahakan tampak baru dengan memberinya pemutih dan pewangi pakaian. Bahkan ledekan teman-temannya yang melihat tubuh gemuk Fay sekarang, dapat ia balas dengan mudah. Fay bisa tertawa lepas, sejenak melupakan semua persoalan yang membelenggunya sehari-hari, Fay bahagia…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di seberang jalan, di sebuah mobil mewah, Wib memperhatikan jalannya acara. Ia melihat Fay, perempuan pujaannya datang bersama Anita dengan langkah yang sedikit canggung. Tubuhnya mungkin tidak sama seperti dulu, namun pancaran kematangan tampak jelas di raut wajahnya. Wib memperhatikan setiap gerakan yang dibuat Fay, cara berjalannya, cara bicaranya, tertawanya.. membuat Wib rindu dan ingin melompat kehadapannya. Wib membuka pintu mobilnya, namun kembali menutupnya. Rasanya ia tak sanggup untuk berdiri berhadapan langsung dengan Fay. Walau 18 tahun telah lewat, ternyata Wib masih belum sanggup bertatapan langsung dengan Fay, membayangkannya saja membuat Wib gelisah. Wib menyalakan mesin mobilnya, lama ia menimbang sambil tetap memperhatikan Fay, satu-satunya perempuan yang menarik di pesta reuni itu. Lalu perlahan Wib jalankan mobilnya, ia tinggalkan Fay, ia tinggalkan kenangannya. Mantap kakinya menginjak pedal gas, teringat janjinya pada Rasya, anaknya, untuk mengajaknya berenang hari ini.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-5711049809262054630?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/5711049809262054630/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=5711049809262054630' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5711049809262054630'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5711049809262054630'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/10/reuni-sebuah-fiksi-refleksi.html' title='Reuni (sebuah fiksi refleksi).'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-3211331212229488464</id><published>2009-09-17T09:10:00.003+07:00</published><updated>2009-09-17T10:27:48.431+07:00</updated><title type='text'>Semua Tak Lepas dari Sejarah.</title><content type='html'>Pengalaman pertama di kota Malang tempat saya kuliah dulu tak pernah saya lupakan. Pada saat makan malam di suatu tempat di alun-alun saya heran, sampe setengah habis makanan di piring saya, tak ada tanda-tanda air teh yang biasanya disajikan gratis di daerah saya, Jawa Barat, terhidang. Setelah diminta, barulah keluar segelas teh yang hangat dan kelihatan sangat nikmat. Namun kaget, itu yang saya rasakan, ketika kemudian rasa tehnya sangat manis buat lidah saya. &lt;br /&gt;Setiba di hotel tempat menginap kami ingin minum segelas teh tawar untuk sarapan. Namun karena pengalaman "minta teh" dapat "teh manis" membuat saya berkesimpulan harus mengatakan "teh pahit" untuk secangkir teh tanpa gula. Ketika pesanan datang... batin saya berkata; "ini kopi apa teh??" karena warnanya yang nyaris hitam bak air kopi. Setelah dcicipi ternyata memang teh... PAHIT...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata semuanya tak lepas dari masa kolonial dulu.. Cultuurstelsel atau tanam paksa yang merupakan sisi hitam masyarakat Indonesia pada awal abad ke-19 karena menimbulkan banyak penderitaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesudah perang Napoleon, Belanda jatuh miskin dan berusaha mengisi kembali kas negaranya dalam waktu yang singkat. Hal ini kemudian menyebabkan Belanda mengambil tindakan untuk membuka perkebunan yang menanam komoditi ekspor seperti tembakau, nila, gula, kayu manis, kopi dan teh, serta memberlakukan pajak tanah (landrentstelsel) sebagaimana yang pernah dilakukan Raffles. &lt;br /&gt;Pelanggaran terhadap aturan yang dibuatnya sendiri berakibat sangat baik bagi Belanda namun berakibat sangat buruk bagi rakyat di Hindia Belanda. Kas Belanda terisi dengan sangat cepat untuk membiayai perangnya dengan Belgia, sisa uang yang banyak dipakai Belanda untuk membangun gedung-gedung pemerintahan, jalan kereta api, armada kapal dan untuk memperlengkapi tentara. Lalu apa yang terjadi dengan rakyat? bekerja di perkebunan secara terus menerus tanpa henti menyebabkan tak jarang wanita hamil melahirkan anaknya di tengah kebun, atau wanita tua yang rubuh karena kelelahan, terkuras tenaganya. Para lelaki yang tidak memiliki tanah 'dipaksa' bekerja selama 66 hari 'serah tenaga' tanpa bayaran sebagai ganti pajak. Di daerah Cirebon dan Majalengka (Jawa Barat) banyak orang yang mati kelaparan, karena waktu cocok tanam tersita oleh kerja paksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apa hubungannya Cultuurstelsel dengan kebiasaan konsumsi antara Jawa Barat dan Jawa Tengah+Timur tadi? Kehadiran perkebunan-perkebunan Belanda di pulau Jawa pada awal abad ke-19 sangat berpengaruh terhadap kehidupan penduduknya. Daerah Tatar Sunda khususnya wilayah Priangan merupakan "gudang" tanaman teh. Sedangkan di Jawa Tengah dan Jawa Timur terdapat banyak pabrik gula sehingga dijuluki "Suikerland" atau "Negeri Gula". Keberlimpahan gula di wilayah Tengah dan Timur akhirnya mengubah pola konsumsi rakyatnya menjadi cenderung 'manis'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Dari: Wajah Bandoeng Tempo Doeloe - Haryoto Kunto)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-3211331212229488464?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/3211331212229488464/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=3211331212229488464' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/3211331212229488464'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/3211331212229488464'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/09/pengalaman-pertama-di-kota-malang.html' title='Semua Tak Lepas dari Sejarah.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-8948027415985536853</id><published>2009-09-15T23:24:00.002+07:00</published><updated>2009-09-16T00:29:43.421+07:00</updated><title type='text'>Past-Present-Future.</title><content type='html'>Waktu saya tulis besar-besar di white-board kalimat itu, rata-rata murid saya bilang "Missel ko ngajar bahasa Inggris..?" padahal hari itu saya akan memberi wawasan sosiologi tentang PERUBAHAN di kelas 9B.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banyak cara dalam memberikan materi di kelas, saya termasuk yang tidak begitu menyukai ceramah materi persis dengan yang ada di buku pegangan siswa. Gantinya adalah dengan 'bercerita' tentang hal-hal terjadi di sekitar kita yang terkait dengan materi yang sedang diajarkan. Dalam hal ini materi bisa jadi sangat luas dan kaya, tapi tetap berpegangan pada rambu-rambu tujuan dari pembelajaran itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi apa hubungannya PAST-PRESENT-FUTURE dengan PERUBAHAN? Bisa dikatakan bahwa apa yang kita dapat hari ini adalah hasil perbuatan  hari kemarin dan besok ditentukan dengan apa yang kita lakukan hari ini. Sebetulnya kalimat ini saya ambil dari pepatah Sunda yang mengatakan "Dinu kiwari ngancik bahari seja ayeuna sampeureun jaga" yang artinya kurang lebih sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dunia melakukan evolusi dan revolusi, terjadi juga perubahan baik secara cepat maupun lambat dengan isi dunia. Sebagai mahluk sosial yang memiliki kemampuan untuk memilih, manusia dapat menyikapi perubahan dengan mempertimbangkan akibat dari pilihannya. Contoh yang sedang banyak menjadi bahan pembicaraan saat ini adalah hubungan Indonesia dengan tetangganya, Malaysia. Kejadian yang belakangan dibesarkan oleh media sangat membuat sebagian besar murid saya "berang". Namun ketika saya balik bertanya "Apakah kalian hari ini memakai seragam batik atas dasar suka atau harus?" sebagian besar menjawab.."Harus".&lt;br /&gt;Itulah kita, kadang tidak menyadari bahwa apa yang terjadi saat ini merupakan buah dari apa yang kita lakukan dulu. Globalisasi yang merembes jauh menjadikan kita hampir kehilangan status. Anak sekarang lebih suka mengambil les biola atau piano dibandingkan dengan mempelajari cara bermain kecapi atau angklung, misalnya. Mereka lebih suka mempelajari tari ballet daripada tari daerah yang mereka anggap bikin boring. Sehingga dari hari ke hari semakin lemah pertahanan kita dalam 'mengklaim' budaya sendiri. Seni batik Indonesia, banyak macam dan ragamnya, tapi coba sebutkan 5 saja jenis pola batik Jawa, kayaknya saya sendiri hanya kenal tak lebih dari dua. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kita merasa apa yang menjadi milik kita ditayangkan dan diakui sebagai milik orang lain, barulah kita bangkit dan berkoar soal nasionalisme. Kita perlu juga berterimakasih karena (sebetulnya) kita sudah hampir lupa bahwa itu adalah sebagian yang sangat kecil dari milik kita.&lt;br /&gt;YUK sekarang kita masukkan Keywords nya; &lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PAST&lt;/span&gt;; kita lupa bahwa kita memiliki kekayaan budaya yang luar biasa, generasi muda lebih asyik dengan dunia global dan mulai meninggalkan yang tradisional. &lt;br /&gt;Bandingkan iklan pariwisata kita di TV yang tak lebih dari sekedar seorang pria dengan rambut pirang yang ingin mencari kesenangan (yang tersedia di negaranya) di Jakarta, bukan menyuguhkan sesuatu yang lain yang bisa dia bawa sebagai kesan akan kekayaan budaya Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;PRESENT&lt;/span&gt;; pihak lain yang memiliki kekuatan menggali, mengembangkan, mengklaim lalu menayangkan sesuatu yang TRULY ASIA. Kita terusik kemudian menyerukan GANYANG!, HANCURKAN!, PERANGI!, padahal kita masih bisa memilih LESTARIKAN budaya kita dan KENALKAN pada dunia apa itu INDONESIA.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;FUTURE&lt;/span&gt;; mana yang kita pilih... GANYANG!, HANCURKAN!, PERANGI! ?? esok hari bisa-bisa dunia BARAT bertepuk tangan dengan ompongnya MACAN ASIA.&lt;br /&gt;LESTARIKAN dan KENALKAN pada dunia, mulai ajari anak-anak kita dengan nilai-nilai budaya yang kini sudah mulai dilupakan, beri pemahaman bahwa sesuatu yang tradisional belum tentu menjadi penghambat kemajuan, bahkan bisa menjadi pemersatu untuk menggalang kekuatan yang tak terkalahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun yang paling mengesankan saya hari itu adalah pertanyaan KARTIKA...&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;"BU, dengan semakin berkembangnya materi pembelajaran di sekolah, apakah  merupakan kemajuan di bidang pendidikan? Kalo kita bandingkan dengan sekolah di luar negeri, materi kita sangat banyak dan berat. Jadi apakah perubahan itu bersifat progresif (kemajuan) atau regresif (kemunduran)??"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti biasa kita diskusi untuk menjawab pertanyaanya, termasuk dengan menanyakan materi lomba olimpiade matematika yang diikuti NUR ADHIATI di Singapura dan memperoleh medali. Kesimpulan yang dihasilkan dari hasil diskusi luar biasa...&lt;br /&gt;"Anak-anak Indonesia sangat cerdas dan pandai (terbukti dengan kemenangan olimpiade matematika dan science Internasional) diberi materi sebanyak dan sesulit apapaun mereka pasti mampu, hanya saja kurang dalam aplikasinya. Akibatnya mereka tidak fokus dan tidak menjadi ahli dalam hal tertentu. materi yang BANYAK mereka peroleh akan begitu saja dilupakan dan kurang bermanfaat dalam dunia kerja di masa yang akan datang... "&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulan pembelajaran hari itu memunculkan pertanyaan baru di benak saya; Jadi, apa yang harus kita lakukan HARI INI untuk perbaikan dunia pendidikan DI MASA YANG AKAN DATANG?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-8948027415985536853?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/8948027415985536853/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=8948027415985536853' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/8948027415985536853'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/8948027415985536853'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/09/past-present-future.html' title='Past-Present-Future.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-6152786555002876840</id><published>2009-08-27T23:06:00.004+07:00</published><updated>2009-08-31T22:28:29.141+07:00</updated><title type='text'>What Do You Think About English...?</title><content type='html'>(I write this with my lack of writing in English.. so i would like to say that i use MY English.. ^_^) &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Today i was talked with Sue and Richard. Although we talked in a different time, the topic was the same. It's about culture and how we looked each other.&lt;br /&gt;I was open the topic with asking Sue which phrase is correct; curious on, curious with, or curious about someone. She said better if i said; i'm interested in your life. Sue warned me to be careful using impression in English. &lt;br /&gt;Then we talked about relationship between man and woman. First, Sue talked about the mutual respect between man and woman in her country, UK. She said the woman is the one who make decision when to open relationship with a man. She will say 'yes' if she think that the man is serious to make a relationship with her. Usually they will go out for two or three years before they've got married. unlike in here, the word 'love' seems too easy came out from man's mouth.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Then Richard in Teacher's class open the conversation with: "What do you think about English, or British.. "(the person from UK). Almost all teacher agree that English is equal with "polite". But i have different opinions. I thought English(man) is arrogant, maybe its because i'm a history teacher who always teach my student that noble people or aristocrats is a dictator in the era of Dark Age (before industrial revolution). And England as a Kingdom rules by these noble people. Besides that, i also think that English has a unique and little bit funny culture as Enid Blyton always write in her books, "time for tea" at five o'clock.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But surprisingly, Rich told us that today's noble people is humble because they make contact with people from all classes or gentry. There are 3 gentries in England, Working Class set by number of people who work in the factory or entrepreneur, Second is Middle Class set by number of people who has a bachelor degree at least or we can called them executive like teacher and doctor, and Upper Class which set by noble people.&lt;br /&gt;England originally inhabited by The Celts. Invasion of Rome in 54 BC then chased them away to the side of England which is now become Scotland (North), Wales (West) and Ireland (North-West).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Actually, said Richard, English is flatter, with no excessive expression. For that I agree. Most people might be remember Mr. Bean who represent that flatter. Unlike here, people seems to like each other by saying hello with kissing both cheeks, but we don't really know what's inside them. Are they really like us or not.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arrogant is only my wrong impression for English. Now I think English is honest. Even though they are flatter, it's only their habit not to show what's inside their heart. They are also humble if i presume. One thing that i like the most.. They are enjoyable to talk with.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-6152786555002876840?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/6152786555002876840/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=6152786555002876840' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/6152786555002876840'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/6152786555002876840'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/08/what-do-you-think-about-english.html' title='What Do You Think About English...?'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-5549154115096489932</id><published>2009-08-27T21:47:00.002+07:00</published><updated>2009-08-27T22:41:33.081+07:00</updated><title type='text'>Nu Gelo...</title><content type='html'>Tengah poe ereng-erengan, sim kuring jeung babaturan balik gawe ngajar di sakola negeri anu kaitung alus jeung palalinter muridna. Salian ti eta, abong sakola alus, tempatna ge di tengah kota, ngarendeng jeung gareja katederal anu tohaga jieunan walanda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasana sim kuring jeung babaturan ari balik sakola resep leumpang mapay trotoar gigireun gareja, pedah hieum ku tatangkalan jadi iuh jeung seger hawana. &lt;br /&gt;Ngan geus 3 bulan ieu babaturan teh unggal ngaliwat kadinya sok rada meped leumpang patutur-tutur tukangeun sim kuring. Kusabab geus 3 bulan aya jalma gelo nu ngadon diuk, sare, dahar didinya. Eta nu gelo sok noroweco sorangan. Mun teu kitu sok hayoh ngasong-ngasongkeun leungeun menta duit kanu sakur nu ngaliwat.&lt;br /&gt;Gigireun trotoar aya susukan garing. Ti saprak aya nu gelo didinya, eta susukan jadi bau teu ngeunah, sigana mah dijieun kakus ku nu gelo teh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lainna indit ayeuna teh kalahka nambahan deui nu gelo hiji. Ku sim kuring jeung babaturan sok disebut adina nu gelo nu kahiji. Pedah sarua lodro jeung bau. Buuk gimbal, beungeut jeung awakna hideung pinuh ku daki.. Najan teu menta duit, nu gelo ieu mah make calana morosot. Sakapeung mah kaciri keur gagaro bari nololkeun 'etana'. Atuh babaturan kuring beuki sieuneun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi beurang aya hiji deui nu kasebut 'gepeng' keur sare di trotoar teu jauh ti nu garelo. Dina hate sim kuring ngahelas.. ku lemah iman jelema nepikeun ka bisa gelo. Mun lain sabab panyakit, eta jelema teu kuat nyanghareupan cocoba ti Gusti Alloh. Anu nyeiun heran, salila-lila eta nu gelo didinya, can aya anu bisa atawa wani 'ngamankeun'. Padahal nu geus disebutkeun tadi, eta tempat ayana di tengah kota, deukeut jeung balekota, pusatna pamarentahan. Pernah sim kuring nanyakeun ka babaturan anu digawe di pusat pamarentahan kota, kunaon can aya anu ngamankeun eta jelema garelo teh. Jawabna cenah, sok aya nu ngaku dulur jeung nu gelo teh mun petugas rek 'ngamankeun'. Jadi sakumaha ngagangguna ge petugas teu bisa nanaon jang ngamankeunana. Mun kieu carana mah berarti unggal poe kudu leumpang untuy-untuyan bari dipeped ku babaturan... buseeettt teuing...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-5549154115096489932?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/5549154115096489932/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=5549154115096489932' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5549154115096489932'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5549154115096489932'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/08/nu-gelo.html' title='Nu Gelo...'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-6729425746386156023</id><published>2009-08-16T00:10:00.004+07:00</published><updated>2009-08-16T00:51:42.386+07:00</updated><title type='text'>Rasa Kangen itu...</title><content type='html'>Memasuki bulan Agustus artinya masa-masa kangen. Kangen ketika pada suatu saat saya pernah ikut mengibarkan Merah Putih. Setiap kali lewat lapangan Sempur (tempat tahun 89 saya mengibarkan bendera disana), saat itu juga rasa kangen saya makin menjadi-jadi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak pernah saya lupa masa-masa pembinaan yang bikin hitam (baca:belang) kulit saya, rok seragam yang terpaksa dinaikkan 5 cm karena jalan ditempat harus rata-rata air(saya sampe jait rok baru buat sekolah, bisa kena hukum klo pake rok 5cm diatas lutut!) rambut panjang yang rela saya pangkas demi kekompakan dan keseragaman, lari paling belakang pas latihan fisik (klo disuruh lari jauh... nyerah dehh..), hukuman scout-jump (waktu itu masih dibolehkan gerakan ini, sekarang kayaknya ga lagi). Yang paling parah waktu menjelang hari-hari pengibaran bendera...&lt;br /&gt;Hari itu, sekitar seminggu sebelum hari-H, saya kena scout-jump total 12 seri (artinya 120 kali aja..), jalan jongkok di tanjakan sempur ke arah jalan salak yang nanjak banget(kerjaannya kang Agus nih--ga sampe setengah jalan saya dan temen-temen nyerah..), artinya banyak banget kesalahan kami (dan saya) pada hari itu (heran, seharian itu saya ama temen2 gampang banget ketawa pas latihan). Belum lagi 500 meter jalan jongkok sehabis latihan,langsung disuruh nyanyi (saya inget betul lagunya Kuingin-Ruth Sahanaya) nyanyi sambil ngos-ngosan.. aneh ga sih? abis gitu cuman saya yang musti ambil seragam ke tempat senior. Cape, kesel, sedih, bete, campur jadi satu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya jalanin aja. Dateng ke tempat senior (maaf ka Wingky aku bangunkan dikau dari mimpi indahmu sore itu)tepat sesuai jam yang disebutkan.. ternyata saya diberi wejangan.. "kamu jangan sombong kalo jadi paskibra, kamu ga lebih baik dari yang lain, kamu tanpa anggota team yang lain bukan apa-apa..." kira-kira itu yang saya ingat. Ternyata pelatih yang satu ini yang sangat gahar di lapangan, bisa jadi beruang madu di rumahnya.. (heheheh). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua yang beliau sampaikan sampai saat ini meresap banget. Intinya kita tidak boleh jadi sombong dengan kelebihan kita dan tidak jadi minder dengan kekurangan kita. Terus perbaiki diri, terus..terus..&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-6729425746386156023?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/6729425746386156023/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=6729425746386156023' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/6729425746386156023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/6729425746386156023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/08/rasa-kangen-itu.html' title='Rasa Kangen itu...'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-5758753314684674687</id><published>2009-08-14T20:38:00.004+07:00</published><updated>2009-08-14T22:13:31.514+07:00</updated><title type='text'>FIELD TRIP</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SoV3h5srTNI/AAAAAAAAAGE/LcHMH-DXp1w/s1600-h/CIMG4567.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SoV3h5srTNI/AAAAAAAAAGE/LcHMH-DXp1w/s320/CIMG4567.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5369829555016781010" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kenapa field trip buat saya jadi sangat penting; pertama, saya lebih cocok dengan gaya pembelajaran yang melihat langsung keadaan yang sebenarnya. Kedua, saya suka jalan-jalan  (:D).&lt;br /&gt;Mata pelajaran IPS buat sebagian murid adalah pelajaran yang bikin boring, apalagi IPS bukan primadona mata pelajaran yang di UN kan. Makanya, belajar IPS akan lebih powerful bila:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Terasa bermakna&lt;/span&gt;; yaitu bila siswa mampu menghubungkan keterampilan, dan sikap yang dipelajari di sekolah dan di luar sekolah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Pendekatan Integratif&lt;/span&gt;; yaitu terintegrasinya pengetahuan, keterampilan, sikap, kepercayaan dan keperbuatan nyata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Berbasis nilai&lt;/span&gt;; khususnya menyangkut isu kontroversial yang memberikan ruang berefleksi dan bereaksi sebagai anggota masyarakat, bersikap kritis terhadap isu dan kebijakan sosial, serta menghargai perbedaan pandangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bersifat menantang&lt;/span&gt;; siswa ditantang untuk mencapai tujuan pembelajaran baik secara individual maupun sebagai anggota kelompok, guru sebagai model untuk mencapai kualitas sesuai standar yang diinginkan, guru lebih menghargai pendapat siswa dengan alasan yang baik daripada pendapat asal-asalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Bersifat aktif&lt;/span&gt;; memberi kesempatan berfikir dan terlibat dalam pengambilan keputusan selama pembelajaran, pengajaran harus berbasis aktivitas yang dapat ditemui di lingkungan sosial.&lt;br /&gt;&lt;meta equiv="Content-Type" content="text/html; charset=utf-8"&gt;&lt;meta name="ProgId" content="Word.Document"&gt;&lt;meta name="Generator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;meta name="Originator" content="Microsoft Word 12"&gt;&lt;link rel="File-List" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cowner%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;o:officedocumentsettings&gt;   &lt;o:relyonvml/&gt;   &lt;o:allowpng/&gt;  &lt;/o:OfficeDocumentSettings&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;link rel="themeData" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cowner%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx"&gt;&lt;link rel="colorSchemeMapping" href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cowner%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml"&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:worddocument&gt;   &lt;w:view&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:trackmoves/&gt;   &lt;w:trackformatting/&gt;   &lt;w:punctuationkerning/&gt;   &lt;w:validateagainstschemas/&gt;   &lt;w:saveifxmlinvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:ignoremixedcontent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:alwaysshowplaceholdertext&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:donotpromoteqf/&gt;   &lt;w:lidthemeother&gt;IN&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:lidthemeasian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:lidthemecomplexscript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:compatibility&gt;    &lt;w:breakwrappedtables/&gt;    &lt;w:snaptogridincell/&gt;    &lt;w:wraptextwithpunct/&gt;    &lt;w:useasianbreakrules/&gt;    &lt;w:dontgrowautofit/&gt;    &lt;w:splitpgbreakandparamark/&gt;    &lt;w:dontvertaligncellwithsp/&gt;    &lt;w:dontbreakconstrainedforcedtables/&gt;    &lt;w:dontvertalignintxbx/&gt;    &lt;w:word11kerningpairs/&gt;    &lt;w:cachedcolbalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;m:mathpr&gt;    &lt;m:mathfont val="Cambria Math"&gt;    &lt;m:brkbin val="before"&gt;    &lt;m:brkbinsub val="--"&gt;    &lt;m:smallfrac val="off"&gt;    &lt;m:dispdef/&gt;    &lt;m:lmargin val="0"&gt;    &lt;m:rmargin val="0"&gt;    &lt;m:defjc val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent val="1440"&gt;    &lt;m:intlim val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim val="undOvr"&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:latentstyles deflockedstate="false" defunhidewhenused="true" defsemihidden="true" defqformat="false" defpriority="99" latentstylecount="267"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="0" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Normal"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="heading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="9" qformat="true" name="heading 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 7"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 8"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" name="toc 9"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="35" qformat="true" name="caption"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="10" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" name="Default Paragraph Font"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="11" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtitle"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="22" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Strong"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="20" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="59" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Table Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Placeholder Text"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="1" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="No Spacing"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" unhidewhenused="false" name="Revision"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="34" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="List Paragraph"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="29" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="30" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Quote"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 1"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 2"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 3"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 4"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 5"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="60" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="61" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="62" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Light Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="63" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="64" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Shading 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="65" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="66" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium List 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="67" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 1 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="68" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 2 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="69" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Medium Grid 3 Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="70" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Dark List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="71" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Shading Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="72" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful List Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="73" semihidden="false" unhidewhenused="false" name="Colorful Grid Accent 6"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="19" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="21" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Emphasis"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="31" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Subtle Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="32" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Intense Reference"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="33" semihidden="false" unhidewhenused="false" qformat="true" name="Book Title"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="37" name="Bibliography"&gt;   &lt;w:lsdexception locked="false" priority="39" qformat="true" name="TOC Heading"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt; &lt;!--  /* Font Definitions */  @font-face 	{font-family:"Cambria Math"; 	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:roman; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1107304683 0 0 159 0;} @font-face 	{font-family:Calibri; 	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4; 	mso-font-charset:0; 	mso-generic-font-family:swiss; 	mso-font-pitch:variable; 	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;}  /* Style Definitions */  p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal 	{mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	margin:0cm; 	margin-bottom:.0001pt; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-language:EN-US;} p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-language:EN-US;} p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-language:EN-US;} p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-language:EN-US;} p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast 	{mso-style-priority:34; 	mso-style-unhide:no; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-type:export-only; 	margin-top:0cm; 	margin-right:0cm; 	margin-bottom:0cm; 	margin-left:36.0pt; 	margin-bottom:.0001pt; 	mso-add-space:auto; 	line-height:115%; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-language:EN-US;} .MsoChpDefault 	{mso-style-type:export-only; 	mso-default-props:yes; 	font-size:10.0pt; 	mso-ansi-font-size:10.0pt; 	mso-bidi-font-size:10.0pt; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-fareast-font-family:Calibri; 	mso-hansi-font-family:Calibri;} @page Section1 	{size:612.0pt 792.0pt; 	margin:72.0pt 72.0pt 72.0pt 72.0pt; 	mso-header-margin:36.0pt; 	mso-footer-margin:36.0pt; 	mso-paper-source:0;} div.Section1 	{page:Section1;} --&gt; &lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt;  /* Style Definitions */  table.MsoNormalTable 	{mso-style-name:"Table Normal"; 	mso-tstyle-rowband-size:0; 	mso-tstyle-colband-size:0; 	mso-style-noshow:yes; 	mso-style-priority:99; 	mso-style-qformat:yes; 	mso-style-parent:""; 	mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; 	mso-para-margin:0cm; 	mso-para-margin-bottom:.0001pt; 	mso-pagination:widow-orphan; 	font-size:11.0pt; 	font-family:"Calibri","sans-serif"; 	mso-ascii-font-family:Calibri; 	mso-ascii-theme-font:minor-latin; 	mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; 	mso-fareast-theme-font:minor-fareast; 	mso-hansi-font-family:Calibri; 	mso-hansi-theme-font:minor-latin; 	mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; 	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} &lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: 150%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;Naahhh... salah satu usaha buat mewujudkan the Power of Social Studies adalah dengan Field Trip.&lt;br /&gt;Hal-hal yang perlu disiapkan buat mengadakan suatu program field trip yang pertama, beri pemahaman kepada pemandu tempat yang akan kita kunjungi tentang materi yang ingin digali lebih dalam. Selain itu, siswa kita juga perlu dibekali dengan tujuan kita mendatangi tempat-tempat tadi. Dengan pemahaman baik pemandu dan siswa akan meminimalisir rasa boring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi buat saya sebagai guru manfaatnya adalah hubungan baik dengan instansi-instansi di luar sekolah dan yang lebih penting saya bisa BELAJAR banyaaaaaakkkk... (cihuyy).&lt;br /&gt;Dengan bertanya ke para ahli nilainya sama dengan ikut seminar bahkan serasa kuliah lagi.. (bedanya kita ga dapet sertifikat ama ijazah aja).&lt;br /&gt;Dengan pihak sekolah.. belajar bikin program kegiatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belajar tentang struktur tanah di Museum Tanah. Makromonolit yang ditunjukkan disana sangat jelas memperlihatkan lapisan-lapisan tanah. Kita bisa tahu kenapa tanah berbeda di berbagai daerah, atau kenapa tanah lapisan atas berwarna lebih gelap dari lapisan dibawahnya, atau kenapa ada warna lapisan tanah yang gelap-terang-gelap lagi.. "Itu karena pencucian.." penjelasan Pak Heri Sastra. "Di Bogor banyak terjadi pencucian karena curah hujan tinggi," nambah ilmu kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu percobaan dengan mengendapkan tanah sbenernya murid2ku belajar matematika juga.. belajar memperkirakan presentasi bagian-bagian tanah (silt-sand-gravel-clay). Plus belajar mempertajam sense dengan merasakan dengan ibu jari dan telunjuk tekstur sampel tanahnya. Klo pasir, tentu kasar, klo lempung ato tanah liat? lengket dong. Debu (ampir sama dengan clay warnanya) tapi klo udah diberi air haluuuusssss...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Museum Etnobotany.. kagum deh.. banyak benda buat dipakai sehari-hari oleh suku-suku di Indonesia yang jumlahnya ratusan yang asalnya dari tumbuhan.. dari kulit kayu, dari daunnya (tentu) ini bahkan sudah kita pakai sebelum kita kenal tulisan (prasejarah) makanya disebut artefak.&lt;br /&gt;Murid-murid yang kadang cuma tau nama benda (seperti ani-ani buat potong padi, atau alat bajak sawah, alat pintal...) bisa melihat aslinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudah-mudahan field trip ini bikin seneng murid-muridku n nambah ilmu (of course). Nanti kita pergi kemana lagi yaaa....?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-5758753314684674687?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/5758753314684674687/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=5758753314684674687' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5758753314684674687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5758753314684674687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/08/field-trip.html' title='FIELD TRIP'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SoV3h5srTNI/AAAAAAAAAGE/LcHMH-DXp1w/s72-c/CIMG4567.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2627839267702136861</id><published>2009-07-16T22:18:00.007+07:00</published><updated>2009-08-07T01:19:06.228+07:00</updated><title type='text'>Riwayatmu..."DULU"...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SnseXqHrE2I/AAAAAAAAAF8/N0iZ8oB6sm4/s1600-h/bebas-euy.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 237px; height: 299px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SnseXqHrE2I/AAAAAAAAAF8/N0iZ8oB6sm4/s320/bebas-euy.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5366916772734374754" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Kemarin ada teman berkata...&lt;br /&gt;"Saya paling tidak suka kalimat yang diawali kata 'dulu'...."&lt;br /&gt;"Maksudnya...?"&lt;br /&gt;"Ketika kita usul inovasi dan kreasi baru, mereka lalu bilang... 'DULU'  kita pernah melakukan itu, atau 'DULU' saya pernah punya usul begitu... tapi....bla..bla..bla..."&lt;br /&gt;Kelihatan benar teman saya yang satu ini lagi kesal.&lt;br /&gt;Lalu dia melanjutkan;&lt;br /&gt;"Jadi kapan majunya kalo kita hanya berpikir 'dulu'... mandeg!"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebetulnya apa yang salah dengan kata 'dulu'? Ngga ada! apalagi klo melihat bahwa dalam pelajaran sejarah kata 'dulu' hukumnya fardhu 'ain... heheheh&lt;br /&gt;Tapi bukan berarti kita harus terpaku pada masa lalu kan?? inovasi ke arah yang lebih baik juga perlu lhoo..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inovasi berasal dari kata innovation yang berarti "new idea" atau&lt;span style="font-style: italic;"&gt; the act or process of inventing or introducing something new.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Jadi, sebetulnya, memperkenalkan sesuatu yang sifatnya BARU seringkali &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dicurigai&lt;/span&gt; sebagai yang dapat merusak tatanan dan kemapanan yang sudah ada. Makanya seorang inovator harus mempunyai semangat tinggi dalam memperkenalkan ide-idenya, karena PENOLAKAN hampir selalu ada. Jika kemudian sesuatu yang baru tadi ternyata SUDAH PERNAH ADA, artinya ada sesuatu yang SALAH yang belum diperbaiki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara teori dalam sebuah proses manajemen diawali dengan PERENCANAAN, kemudian tahap PELAKSANAAN, dan terakhir tahap EVALUASI yang mengukur hasil kinerja organisasi. Hasil evaluasi akan dijadikan acuan untuk pelaksanaan perbaikan program selanjutnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali pada kekesalan teman saya tadi, apabila ternyata ada kalimat: "DULU pernah (dijalankan atau sekedar diusulkan), tapi ngga bisa berjalan programnya..." Indikasinya menjadi "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;sesuatu yang dianggap mentok dan dibiarkan mentok, kemudian dianggap gagal.. &lt;/span&gt;padahal niat programnya baik".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kalau kita kembalikan ke proses manajemen tentang pelaksanaan suatu program. Awali dengan rencana yang merupakan tuangan dari apa yang tadinya hanya berupa WACANA. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Rencana&lt;/span&gt; artinya pertimbangan antara yang baik dan penyelesaian perkiraan masalah yang akan timbul dari program tersebut. Perencanaan yang kita buat semakin detail dan semakin memandang ke depan, semakin baik.&lt;br /&gt;Setelah selesai membuat rencana, &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;laksanakan&lt;/span&gt; program STEP BY STEP. Jadikan tiap masalah sebagai kekayaan dalam perbaikan program yang diungkapkan dalam proses &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;evaluasi&lt;/span&gt;. Evaluasi terhadap program tidak hanya dilaksanakan di akhir program (berupa sebentuk pelaporan) melainkan dilaksanakan mengiringi program berjalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kemudian ada program yang (ternyata) baru berjalan (atau belum dijalankan) sudah mengalami kegagalan, ini artinya proses manajemennya tidak berjalan dengan benar. Seharusnya bisa diambil langkah perbaikan mulai dari tahap perencanaan sampai tahap evaluasinya. Syaratnya adalah; KOMITMEN terhadap program dan KONSISTEN dalam melaksanakan program tadi. jadi ngga bakal tuh ada kata MENTOK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini yang lebih modern.  &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;The Balance Scorecard&lt;/span&gt; dari KAPLAN dan NORTON. Pada intinya teori ini berusaha menyeimbangkan 2 perspektif yaitu perspektif finansial dan perspektif non-finansial. Perspektif non-finansial yaitu;&lt;ol&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Perspektif pelanggan&lt;/b&gt;, yaitu untuk menjawab pertanyaan bagaimana customer memandang perusahaan.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Perspektif internal&lt;/b&gt;, untuk menjawab pertanyaan pada bidang apa perusahaan memiliki keahlian.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Perspektif inovasi dan pembelajaran&lt;/b&gt;, untuk menjawab pertanyaan apakah perusahaan mampu berkelanjutan dan menciptakan value.&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;Perspektif keuangan&lt;/b&gt;, untuk menjawab pertanyaan bagaimana perusahaan memandang pemegang saham.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Ini sih proses manajemen tingkat tinggi.. di link aja ke tetangga klo mo lebih jelas; http://setyowibowo.wordpress.com/2006/07/06/balanced-scorecard-dari-performance-measurement-hingga-strategy-focused-organization/&lt;br /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/owner/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/owner/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-1.jpg" alt="" /&gt;&lt;img src="file:///C:/DOCUME%7E1/owner/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot-2.jpg" alt="" /&gt;&lt;br /&gt;Dalam teori yang baru ini intinya adalah usaha perusahaan dalam memuaskan pelanggannya, baik pelanggan internal berupa anggota organisasi dan pelanggan eksternal yaitu masyarakat. Kalau dalam masyarakat sekolah, GURU, TAS, MURID dan Orangtuanya adalah bagian dari pelanggan internal (ini kata instruktur ISO-International Standard Organization- yang setiap Sabtu datang dan memberi materi tentang ISO), pelanggan eksternalnya adalah stake holder yaitu masyarakat.&lt;br /&gt;Bedanya teori ini dengan teori yang lama adalah cara pandang organisasi terhadap anggota organisasi. Dulu (dulu lagi nih..) penilaian tentang program hanya datang dari pihak manajerial, penyelesaiannya pun cukup oleh para manajer. Saat ini kepuasan pelanggan merupakan modal yang sangat penting bagi organisasi.&lt;br /&gt;Jadi, bila ada kegagalan program artinya adalah kegagalan organisasi dalam memuaskan pelanggannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seru juga kalau kita sudah tiba di bagian puas dan tidak puas karena indikator kepuasan tiap orang yang berbeda. Akhirnya untuk berinovasi, organisasi (sangat) perlu berkomitmen dan konsisten terhadap perbaikan setiap program untuk kepuasan pelanggan yang berujung kepada organisasi yang SEHAT.&lt;br /&gt;Lalu bagaimana kabarnya dengan kata "DULU"? Orang yang terpaku pada masa lalu adalah orang-orang yang terlalu nyaman dengan sejarah dan kemapanan masa lalu serta menghindari resiko dan sudah dipastikan sangat memusuhi inovasi yang datang dari mereka yang lebih muda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:78%;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2627839267702136861?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2627839267702136861/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2627839267702136861' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2627839267702136861'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2627839267702136861'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/07/riwayatmudulu.html' title='Riwayatmu...&quot;DULU&quot;...'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SnseXqHrE2I/AAAAAAAAAF8/N0iZ8oB6sm4/s72-c/bebas-euy.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-1611755889385538650</id><published>2009-07-01T16:02:00.003+07:00</published><updated>2009-07-01T16:22:22.629+07:00</updated><title type='text'>Belajar Menerima</title><content type='html'>Saat ini walaupun murid-murid sedang menikmati liburan, guru-guru sudah mulai mempersiapkan perangkat pembelajaran untuk tahun pelajaran baru.&lt;br /&gt;Saat sibuk, masih sempat bercakap-cakap dengan rekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya sedang belajar tidak memiliki sikap suudzhon... ingin selalu husnuzhon..."&lt;br /&gt;"Susah pa.. manusia itu fitrahnya memiliki sifat untuk menimbang mana yang baik dan buruk. Makanya fikiran buruk pasti akan mengikuti.."&lt;br /&gt;"Emang ya... susah..."&lt;br /&gt;"Kalau saya mencoba dengan langkah yang paling mudah... (tapi implementasinya sangat sulit...) bisa menerima apapun yang menimpa kita.. terutama yang paling buruk (menurut ukuran kita... karena saya selalu ingat kata-kata Prof.-teman saya- bahwa ukuran baik-buruk bukan milik manusia, melainkan milik Alloh)"&lt;br /&gt;"Selalu ada hikmah yang bisa kita ambil dari apa yang terjadi pada diri kita.. &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;SABAR&lt;/span&gt; ya, Bu..."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-1611755889385538650?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/1611755889385538650/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=1611755889385538650' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1611755889385538650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1611755889385538650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/07/belajar-menerima.html' title='Belajar Menerima'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-4152421823604237898</id><published>2009-07-01T09:40:00.009+07:00</published><updated>2009-07-01T11:15:43.702+07:00</updated><title type='text'>Menjadi Seorang GURU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SkrTAFspqrI/AAAAAAAAAFM/WPfo2Lsfa3w/s1600-h/mapram1.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SkrTAFspqrI/AAAAAAAAAFM/WPfo2Lsfa3w/s200/mapram1.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353323105566173874" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Waktu saya membongkar foto-foto lama milik Ibu, ada beberapa foto yang memperlihatkan kegiatan pada saat beliau baru masuk IKIP (Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan; sekarang menjadi UPI-Universitas Pendidikan Indonesia) di Bandung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sambil memandangi Foto, Ibu tersenyum, lalu tertawa pada saat membaca nama yang diberikan para senior kepada beliau dan teman-temannya.&lt;br /&gt;Padahal keadaan pada saat itu tidak memungkinkan untuk bisa tersenyum apalagi tertawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perploncoan.. yang belakangan banyak diberitakan memakan korban sakit bahkan meninggal dunia karena kelelahan fisik dan mental.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Waktu itu 'mah' ngga ada hukuman fisik yang berlebihan, ga ada tonjok-tojokan..."&lt;/span&gt;, Ibu memperlihatkan fotonya sambil bercerita.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Waktu itu pernah kesiangan.. kan dari rumah naek sepedah tuh&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;(7 kilo lho... bike to school ternyata lebih efektif jaman dulu ya...)&lt;/span&gt;. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;500 meter lagi tiba ke aula tempat kumpul para mahasiswa baru, lonceng tanda masuk berbunyi... Mamah ama teman-teman yang telat otomatis (harus) berjalan mundur, ngga boleh tungak-tengok.. jadi tabrak sana sini...."&lt;/span&gt; Lalu Ibu tertawa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembinaan mental para calon guru dilatih pada saat MAPRAM (perkembangannya menjadi perploncoan, opspek, orientasi siswa). Dari satu contoh kasus terlambat, kita dilatih untuk selalu &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;tepat waktu dalam memulai kegiatan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memanggil para senior harus menggunakan 'Akang' dan 'Teteh' supaya kita menghormati yang lebih tua".&lt;br /&gt;Namun bukan berarti lahir lebih dulu menjadikan kita 'lebih' segala-galanya dari mereka yang lahir setelah kita.&lt;br /&gt;Menghormati senior adalah karena pengalaman yang telah mereka lalui, namun bukan berarti sebagai senior menghalangi kesempatan buat para junior yang ingin (dan mamapu) untuk maju. &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Sebetulnya adalah, kemajuan senior dihasilkan bila mereka mau sedikit terbuka dengan pembaruan yang dibawa oleh para junior.&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;Sementara keberhasilan junior adalah juga berkat dukungan para senior.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/Skrd_uWoEGI/AAAAAAAAAFk/6XroHxyda-o/s1600-h/menwa.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 200px; height: 134px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/Skrd_uWoEGI/AAAAAAAAAFk/6XroHxyda-o/s200/menwa.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5353335193927684194" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan MAPRAM disertai dengan kegiatan MENWA (Resimen Mahasiswa) selama setahun penuh (hari-hari tertentu). Dalam MENWA para calon guru ditempa fisik dan mental. Latihan semi-militer (bahkan sama dengan latihan militer) &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;membuat para calon guru ditempa dalam hal &lt;span style="color: rgb(153, 153, 0);"&gt;kedisplinan, menjadi calon guru yang tidak 'cengeng', berjuang dalam memajukan siswanya serta bermental baja dengan tidak mudah menyerah dalam menghadapi tantangan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jaman Mamah mah dari mulai SMA yang mau jadi guru udah dijuruskan ke Sekolah Guru&lt;/span&gt; (kalau jaman saya masih ada SPG yang bisa langsung disalurkan menjadi guru SD), lalu kalau mau jadi guru SMP masuk PGSLP setelah lulus Sekolah Guru tadi. Kalau diteruskan masuk IKIP lebih baik lagi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, niat seseorang untuk menjadi seorang guru sudah ditentukan pada saat mereka lulus sekolah menengah pertama. Kadang-kadang kita bilang bahwa sesuatu itu bisa kita lihat hasilnya tergantung niat kita.&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; Niat baik, hasilnya akan baik, sebaliknya niat buruk, hasilnya akan dipastikan kurang baik pula.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Makanya, ngga heran deh kalau niat dan cita-cita menjadi seorang guru merupakan hal yang kurang populer di masa sekarang. Mungkin saja penyebabnya adalah hilangnya sekolah-sekolah keguruan, apalagi nasib guru sekarang selalu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;'tidak jelas'.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendidan "moral" menjadi seorang guru sangat ditekankan. &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;GURU adalah teladan bagi murid-muridnya.&lt;/span&gt; Sisi negatifnya barangkali guru selalu merasa yang paling benar dan "anti" terhadap pendapat dan masukan yang berbeda dari muridnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Menjadi Guru yang terpenting adalah bagaimana kita mengelola ilmu yang kita peroleh, kita kemas dalam kemasan yang menarik sehingga siswa lebih mudah menyerap dan menerapkannya di kehidupan sehari-hari. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Guru juga perlu menyadari bahwa mereka adalah teladan dan panutan bagi murid-muridnya sehingga selalu ingat jika akan melakukan sesuatu. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Guru juga sebaiknya bersikap terbuka terhadap perubahan, menerima setiap kritik dan saran yang baik dari pihak manapun, termasuk yang menjadi murid kita.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Tinggal sekarang berdoa.. semoga kita sebagai seorang guru sanggup menerima dan mengemban tanggung jawab yang besar dalam MENDIDIK generasi bangsa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEMANGAT!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SkrTAfTZINI/AAAAAAAAAFU/LOMFbK9fzXU/s1600-h/menwa.jpg"&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-4152421823604237898?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/4152421823604237898/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=4152421823604237898' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4152421823604237898'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4152421823604237898'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/07/menjadi-seorang-guru.html' title='Menjadi Seorang GURU'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SkrTAFspqrI/AAAAAAAAAFM/WPfo2Lsfa3w/s72-c/mapram1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-8906135248388901735</id><published>2009-06-27T13:17:00.005+07:00</published><updated>2009-06-30T12:12:41.213+07:00</updated><title type='text'>Comfort Zone</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.mommys-little-helpers.com/images/baby_small.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 236px; height: 333px;" src="http://www.mommys-little-helpers.com/images/baby_small.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Timbul keinginan untuk mengupas masalah ini pertama ketika Lucas menugaskan dan memberi rambu-rambu membuat Curriculum Vitae yang baik, kemudian saya membaca &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Jack Canfield&lt;/span&gt; tentang kunci sukses.. tapi yang lebih menguatkan hati ketika kebiasaan '&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;bertahan&lt;/span&gt;' di daerah kenyamanan ini menjauhkan dari sikap kreatif, inovatif dan tif-tif yang lain. Gairah yang seharusnya muncul seiring dengan ritme kerja kita akhirnya malah tidak muncul samasekali.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;(Dari Wikipedia)&lt;br /&gt;One's comfort zone refers to the set of environments and behaviours with which one is comfortable, without creating a sense of &lt;a title="Risk" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Risk"&gt;risk&lt;/a&gt;. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Berarti setelah seseorang merasa nyaman dengan keadaan saat ini (padahal nyaman itu belum berarti usaha yang maksimal) akhirnya mereka akan diam di posisi tersebut untuk menghindari resiko apabila ia melakukan hal yang diluar kebiasaan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;A person's personality can be described by his or her comfort zones. Highly successful persons may routinely step outside their comfort zones, to accomplish what they wish. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Nah.. kepribadian seseorang ternyata bisa dilihat dari bagaimana mereka menciptakan daerah kenyamannya. Orang yang sangat sukses bisa dipastikan keluar dari zona kenyamannya.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;A comfort zone is a type of &lt;a class="mw-redirect" title="Mental conditioning" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Mental_conditioning"&gt;mental conditioning&lt;/a&gt; that causes a person to create and operate mental boundaries that are not real. Such boundaries create an unfounded sense of security. Like &lt;a title="Inertia" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Inertia"&gt;inertia&lt;/a&gt;, a person who has established a comfort zone in a particular axis of his or her life, will tend to stay within that zone without stepping outside of it. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Dari Jack Canfield; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-weight: bold; color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;Jangan Bodoh Seperti Gajah&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Seekor anak gajah dilatih sejak lahir untuk hidup di tempat yang sangat kecil. Pelatihnya akan mengikat kakinya dengan tali ke sebuah tiang kayu yang ditancapkan ke dalam tanah. Panjang tali itu membatasi ruang gerak anak gajah-zona kenyamannya. Meski pada awalnya anak gajah itu akan berusaha memutuskan tali,  tali itu terlalu kuat. Jadi, anak gajah itu belajar bahwa ia tak bisa memutuskan tali itu. Anak gajah itu belajar bahwa ia harus tinggal dalam area yang ditentukan oleh panjang tali.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ketika tumbuh menjadi raksasa berbobot 5 ton, yang bisa dengan mudah memutuskan tali yang sama, gajah itu bahkan tak berusaha melakukannya, karena sejak bayi ia sudah belajar bahwa ia tidak bisa memutuskan tali itu. Dengan cara itu, bahkan gajah terbesar pun bisa ditahan oleh tali kecil yang sangat rentan.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Pada saat membaca cerita tersebut sudah dapat dipastikan bahwa kita akan menganggap gajah itu bodoh, tanpa kita sadari kita pun seringkali melakukan pembatasan pada diri kita sehingga tidak akan pernah mencoba untuk mencapai sasaran yang lebih tinggi. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt; &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;To step outside a person's comfort zone, they must experiment with new and different behaviours, and then experience the new and different responses that then occur within his environment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Jadi, untuk dapat keluar dari zona kenyamanan kita harus berani berbuat diluar kebiasaannya. Berani karena perilaku baru kita belum tentu mendapat respons yang berbeda-beda. Ketakutan atas respons negatif yang mungkin muncul menyebabkan orang lebih suka berperilaku secara 'aman'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Klo baca paparan di atas (puyeng juga..) menggambarkan pengertian tentang 'daerah/keadaan aman'. Dalam manajemen keadaan seperti ini dikatakan sangat tidak mendukung seseorang untuk menjadi kreatif dan inovatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap kreatif dan inovatif bagi pelajar misalnya, pada saat test, jawaban essai, jawaban 'aman' adalah jawaban yang sesuai dengan materi yang ada di buku, sementara berlaku kreatif apabila kemudian ditambahkan dengan aplikasi di dunia nyata tentang jawaban tersebut.&lt;br /&gt;Bagi mereka yang sudah bekerja, keluar dari rutinitas kerja sehari-hari, mengeluarkan ide-ide baru serta melaksanakan ide tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tantangannya adalah belum tentu nilai yang kita peroleh dengan memberi jawaban 'lebih' menghasilkan nilai yang lebih besar dibanding dengan mereka yang memberi jawaban 'aman'.&lt;br /&gt;Ide-ide dan inovasi yang kita laksanakan tidak disukai (atau belum) disukai atasan. bahkan dalam beberapa kesempatan, ide dan inovasi kita dianggap menyalahi aturan yang berlaku bahkan lebih jauh dianggap sebagai sikap membangkang. Hal ini jelas terjadi kepada para ilmuwan jaman 'baheula' (dahulu) yang membayar ide dan inovasinya dengan nyawa.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Intinya adalah... memunculkan dan melaksanakan kreasi dan inovasi tidak mudah, perlu orang-orang dengan keberanian dan motivasi yang tinggi. Selain itu mereka harus juga memiliki kebesaran jiwa untuk tidak lalu diterima hasil kreasi dan inovasinya. Paling tidak apa telah kita lakukan pada akhirnya akan memperkaya kita dengan pengalaman dan keterampilan mengolah pikir menjadi sesuatu yang 'lebih'.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-8906135248388901735?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/8906135248388901735/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=8906135248388901735' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/8906135248388901735'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/8906135248388901735'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/06/comfort-zone.html' title='Comfort Zone'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-6036468812334760342</id><published>2009-06-19T22:13:00.002+07:00</published><updated>2009-06-19T22:52:49.133+07:00</updated><title type='text'>Silent moment.</title><content type='html'>Menikmati saat diam... ketika yang lain sibuk berseliweran kesana-kemari... terang saja lalu saya dikatakan.. PENAKUT... lalu yang lain mengatakan.. TIDAK TEGAS.. ada yang menganggap.. MALAS (mungkin yang ini ngga terlalu salah..^_^)..&lt;br /&gt;Tapi ada juga yang sangat mengerti dengan 'my silent moment' ini. "Kalau kita mau teriak-teriak.. emangnya kita ini siapaa?" lantas, "Memangnya kamu sudah yakin kalau kamu 100% benar??"..&lt;br /&gt;Entahlah apapun itu.. yang pasti saat ini saya bak SPONGEBOB.. menyerap semua tanpa memberi judge buruk atau baik.. toh jika kembali ke kalimat "tak ada yang sempurna" semua berujung pada seberapa jauh dan dari sudut mana kita memandang sebuah ketidaksempurnaan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Manohara berhasil pulang.. BERSYUKUR.. cerminan buat kita bahwa harta dan kedudukan bukan segalanya.&lt;br /&gt;Ketika Bu Prita yang telah jatuh tertimpa tangga pula.. PRIHATIN .. tapi juga bertanya.. kenapa untuk tulisan yang mencerca bangsa kita tak pernah ada tindakan seperti ini?? saking hapeningnya kasus bu prita, sampai2 masuk (atau dimanfaatkan?) dalam sesi debat Capres kemarin..&lt;br /&gt;Ketika mengamati sistem Penerimaan Siswa Baru tahun ini.. BINGUNG.. saking bingungnya sampai tidak tahu apa yang harus dibingungkan...&lt;br /&gt;Banyak siswa tidak lulus yang dihadapi dengan tangis, pingsan hingga bunuh diri.. SEDIH.. terjadi revisi daftar siswa yang lulus di Jawa Tengah.. akhirnya media bertanya.. "Apabila daftar siswa lulus saja bisa salah, bagaimana dengan wajah pendidikan di Indonesia sebenarnya?"&lt;br /&gt;Untuk hal ini pendapat saya mungkin kita harus memperbaiki rentang antara Diknas hingga praktisi (baca:Guru), sehingga setiap kebijakan yang baik akan dilaksanakan dengan baik juga. Apabila di tengan perjalannya dicabik tikus pengerat, yang sampai ke telinga murid-murid kita adalah gambaran kekecewaan dan kegagalan semata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan DIAM barangkali kita bisa lebih kaya, menyerap tanpa harus fokus berteriak untuk satu masalah..... lebih bijak, dan lebih SABAR.. sehinga InsyaAlloh menjadi 'manusia yang baik hati dan tidak sombong' yang sebenar-benarnya...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-6036468812334760342?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/6036468812334760342/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=6036468812334760342' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/6036468812334760342'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/6036468812334760342'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/06/silent-moment.html' title='Silent moment.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-5103080345928881134</id><published>2009-04-26T20:02:00.002+07:00</published><updated>2009-04-26T20:28:14.810+07:00</updated><title type='text'>I've met wonderwomen..</title><content type='html'>Hari udah sore, menjelang pukul 5. Dua bis Trans Pakuan yang akan berangkat penuh, seat terisi semua, mungkin karena weekend, banyak mahasiswa IPB yang mau pulkam. Saya akhirnya memutuskan untuk menunggu bis berikutnya supaya Ilham dan kakaknya bisa lebih nyaman. Lama menunggu, bis yang pertama sudah pergi, tinggal bis yang kedua. Ilham mulai minta naik ke bis, ia terus merengek, kepaksa deh saya bawa jalan bolak-balik di pool, persis kangguru, tapi masih rewel juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pada saat menjelang pergi, ada 2 mahasiswa cantik dalam bis manggil saya,&lt;br /&gt;"Bu, ada 2 tempat duduk.." (rupanya mereka rela berdiri)&lt;br /&gt;"Aduuuh.. makasih", saya cepat-cepat masuk ke bis yang langsung meluncur pergi..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lalu memperhatikan wonderwomen yang sudah merelakan tempat duduknya. Cantik-cantik, berkerudung pula. Doa pengharapan pun meluncur dalam hati, 'semoga adik-adik yang manis itu diberi kemudahan dalam hidupnya seperti mereka memberi kemudahan buat saya dan anak-anak'.... amieeennn&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-5103080345928881134?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/5103080345928881134/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=5103080345928881134' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5103080345928881134'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5103080345928881134'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/04/ive-met-wonderwomen.html' title='I&apos;ve met wonderwomen..'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2883863129626658716</id><published>2009-04-21T09:21:00.002+07:00</published><updated>2009-04-21T09:48:07.714+07:00</updated><title type='text'>Menyenangkan hati orang lain.</title><content type='html'>Ayah Ilham malam kemarin pulang dengan mainan tools dari  plastik. Sadar akan bahaya kalo Ilham selalu tertarik buat bongkar toolbox yang isinya bukan buat anak toddler. Sayangnya Ilham udah bobo dan ga bisa liat mainannya yang baru, biarpun akhirnya memang terbangun, tapi dia terlalu ngantuk buat main lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi harinya begitu Ilham buka mata, langsung deh Ayah Ilham kasih tahu mainan yang baru dibelikannya plus tips cara memperbaiki roda mobil mainannya menggunakan kunci inggris. Ilham mengambil tang warna merahnya lalu bilang "Ayah..." sambil menunjukkannya pada saya, maksudnya tang itu mainan Ayahnya.. terus dia mengambil kunci inggris dan mulai memperbaiki roda mobil mainannya, persis yang dilakukan ayahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang dilakukan Ilham, menyenangkan hati Ayahnya. Ayahnya pasti berfikir, 'mainan yang saya belikan disukai banget sama Ilham'. Dan dia pasti berfikir untuk membelikan mainan lain kalo ada rezeki karena dia bilang; "&lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;Palu nya belum ada&lt;/span&gt;."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbuat menyenangkan hati orang lain ternyata udah bisa dilakukan sama anak sekecil Ilham. Mungkin setiap orang waktu kecil seperti Ilham, punya kemampuan untuk berusaha menyenangkan hati orang lain. Namun setelah besar seringkali kemampuan ini menghilang seiring dengan keinginan buat &lt;span style="color: rgb(51, 255, 51);"&gt;eksis&lt;/span&gt; dan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;DIDENGAR&lt;/span&gt; bukan &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;MENDENGAR&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Ayah Ilham pergi ke kantor, mainan baru Ilham tergeletak begitu saja. Ilham malah mencari mainan lain yang lebih ia sukai. Tapi Ayahnya tetap berfikiran tools yang baru ia belikan adalah mainan favorit Ilham dan pergi dengan hati yang senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Menyenangkan hati orang lain bukan berarti kita berbohong pada diri sendiri&lt;/span&gt;. Atau kalo istilah dalam manajemen &lt;span style="color: rgb(51, 204, 255);"&gt;ABS (Asal Bapak Senang)&lt;/span&gt;. Setiap pendapat orang punya &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;hak&lt;/span&gt; untuk kita pertimbangkan. Kadang kalo merasa pendapat orang lain tidak sesuai dengan pendapat kita langsung kita &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;TOLAK&lt;/span&gt;. Atau kalo orang lain punya saran dan kritik yang baik sering kita anggap sebagai usaha untuk &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;MENJATUHKAN&lt;/span&gt;. Beri waktu dan kesempatan sebuah pendapat, saran dan kritik untuk kita pelajari dan ambil sarinya demi perbaikan diri. Kalaupun ingin memberikan argumen lain, berikan dengan cara yang &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;BAIK&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti Ilham, dia akan belajar untuk menyenangi mainan barunya. Satu yang pasti, hati Ayah Ilham yang senang akan membuat Ilham kelak punya mainan baru lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2883863129626658716?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2883863129626658716/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2883863129626658716' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2883863129626658716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2883863129626658716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/04/menyenangkan-hati-orang-lain.html' title='Menyenangkan hati orang lain.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-4322605731621867865</id><published>2009-04-17T23:52:00.003+07:00</published><updated>2009-04-19T01:56:01.787+07:00</updated><title type='text'>Nak.. Kalo sudah besar...</title><content type='html'>Hari menjelang Ashar.. saya masih dalam perjalanan menuju rumah, sambil memeluk Ilham. Anakku mengoceh ga jelas sambil tengok kanan kiri seolah menikmati kemacetan, untung dia bukan anak yang rewel karena sejak umurnya 40 hari, dia udah saya bawa kemana-mana dengan kendaraan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;Ocehan Ilham tiba-tiba berhenti&lt;/span&gt;. 2 orang pemuda duduk di pintu angkot, ngamen. Tapi penampilannya ngga layaknya pengamen, lebih ke gaya &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;PUNK&lt;/span&gt;. &lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;Rambut mohawk dicat&lt;/span&gt;, &lt;span style="color: rgb(102, 51, 0);"&gt;baju warna gelap (ga jelas antara hitam atau coklat tua.. saking kumelnya)&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;dan (agak) compang camping, celana super ketat, boot&lt;/span&gt;... lagunya yang mereka bawain juga bukan lagu yang suka diputer sama penjual MP3 pinggir jalan, kayaknya ciptaan sendiri dengan lirik yang mungkin &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;maunya menggigit&lt;/span&gt;, tapi &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;malah jadi ga jelas&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reaksi penumpang lain ga jauh sama reaksi Ilham. Terdiam... sedikit takut.. Angkot yang isinya 5 orang perempuan dan 2 orang laki-laki (termasuk Ilham)&lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt; tiba-tiba saja jadi terasa mencekam&lt;/span&gt;. Dua orang tadi terus saja bernyanyi, sementara di belakang tampak beberapa teman mereka yang juga memanfaatkan kemacetan buat&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt; meneriakkan protes lewat lagu&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;Setelah mereka turun dari angkot, barulah para penumpang komentar..&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt; takut&lt;/span&gt;.. &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;sayang ya ganteng2, &lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;masih muda&lt;/span&gt;, kuat-kuat&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt; jadi ga puguh juntrungan..&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ilham berceloteh lagi... sambil menggenggam kue donat yang tadi saya beli. Pelukan saya tambah kuat melingkupinya seraya berkata dalam hati, "&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Nak.. kalau sudah besar nanti&lt;/span&gt;, &lt;span style="color: rgb(204, 102, 204);"&gt;jadilah anak sholeh &lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;yang mencerahi setiap orang dengan imanmu&lt;/span&gt; &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;serta menebar kebaikan dalam setiap langkahmu&lt;/span&gt;."&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-4322605731621867865?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/4322605731621867865/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=4322605731621867865' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4322605731621867865'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4322605731621867865'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/04/nak-kalo-sudah-besar.html' title='Nak.. Kalo sudah besar...'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-9008440769725439669</id><published>2009-04-16T23:29:00.006+07:00</published><updated>2009-04-17T09:10:55.681+07:00</updated><title type='text'>Be A Gentlewoman b'coz I'm A Wonderwoman.</title><content type='html'>Gara-gara ga ada yang ngasuh my baby, terpaksa tiap hari dia saya angkut ke rumah my mom. Perjalanan yang memakan waktu kurang lebih 45 menit plus-plus (plus macet de el el) saya tempuh dengan menggunakan sarana angkutan kebanggan kota Bogor, &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,153)"&gt;Trans Pakuan&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti layaknya bus kota, lebih banyak disediakan ruang kosong untuk berdiri, sehingga dapat lebih banyak mengangkut penumpang. Karena saya naik di pool, pasti kebagian tempat duduk. Namun buat orang-orang yang naik dari halte yang tersebar di sepanjang trayek, belum tentu.&lt;br /&gt;Sering saya ngga tega kalo liat &lt;span style="COLOR: rgb(0,102,0)"&gt;orang yang sudah sepuh&lt;/span&gt; harus berdiri disamping &lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;pemuda yang duduk manis.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa ga saya aja yang berdiri? tindakan itu katanya harus mulai dari diri sendiri dulu kan? &lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0)"&gt;PERNAH&lt;/span&gt; kok.... and the &lt;span style="COLOR: rgb(204,51,204)"&gt;WINNER&lt;/span&gt; is... seorang Ibu seusia Ibu saya dengan travel-bag. Alhasil &lt;span style="COLOR: rgb(0,204,204)"&gt;punggung rasanya mau patah, kaki gemetar&lt;/span&gt; menahan beban tubuh saya (yang jauh dari kurus..) plus my baby yang beratnya waktu itu sekitar 6 kilo...&lt;br /&gt;Mau sok &lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0)"&gt;PAHLAWAN&lt;/span&gt; ya? Ga tau juga.. maklum lah kadang (atau sering?) &lt;span style="COLOR: rgb(204,51,204)"&gt;kita lupa buat mengasihani diri sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu baru bus kota.. buat temen-temen pengguna&lt;span style="COLOR: rgb(192,192,192)"&gt; &lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0)"&gt;KRL&lt;/span&gt;&lt;/span&gt; mungkin lebih paham sulitnya kita mencari seorang gentleman. Sekali pernah saya ingin membuktikan bahwa &lt;span style="COLOR: rgb(255,102,0)"&gt;LAKI-LAKI Indonesia "TAHAN" melihat perempuan menderita&lt;/span&gt;. Waktu itu saya sedang mengandung anak pertama, 7 bulan. Udah keliatan banget dong 'NDUTNYA.. saya masuk gerbong yang tempat duduknya penuh dan &lt;span style="COLOR: rgb(51,204,0)"&gt;berdiri di depan seorang pria yang BUKAN KATEGORI LANSIA. &lt;/span&gt;Bukannya memberi tempat duduk, dia malah lalu pura-pura (atau beneran.. i didn't know..) TIDUR. Sampai melewati 2 stasiun.. &lt;span style="COLOR: rgb(255,102,102)"&gt;BORO-BORO ngasih tempat duduk, melek pun ngga!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klo kita susah dapetin GENTLEMAN, ya udah&lt;span style="COLOR: rgb(51,255,51)"&gt; perempuan biar jadi WONDERWOMAN yang bisa jadi GENTLEWOMAN&lt;/span&gt;. Udah terbukti kok, &lt;span style="COLOR: rgb(255,0,0)"&gt;perempuan LEBIH KUAT dari laki-laki&lt;/span&gt;. Jangan takut dibilang sok pahlawan jika tindakan kita untuk memberi kepada yang lemah tadi, kita jadiin kebiasaan. Klo masalah amal kita ga bisa nentuin, &lt;span style="COLOR: rgb(0,0,153)"&gt;yang penting NIATnya baik.. InSyaAlloh...&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-9008440769725439669?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/9008440769725439669/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=9008440769725439669' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/9008440769725439669'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/9008440769725439669'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/04/be-gentlewoman-bcoz-we-are-wonderwoman.html' title='Be A Gentlewoman b&apos;coz I&apos;m A Wonderwoman.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-4446640258186758978</id><published>2009-04-15T00:23:00.003+07:00</published><updated>2009-04-15T01:47:23.623+07:00</updated><title type='text'>The Cover tells us what's inside.</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"DOn'T JugGe The BoOk bY iTs CoVer"&lt;/span&gt;  ini sebenernya gara-gara kue ulangtaun yang dibawa my cousin waktu gathering minggu lalu. Penampilannya &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;biasaaaa banget&lt;/span&gt;, malah cenderung kayak kue ulangtaun standar di pasar-pasar tradisional, tanpa hiasan berlebihan atau manisan cherry yang selalu jadi incaran.&lt;br /&gt;Tiba potong kue.. boro-boro pengen makan, yang ada illfill waktu liat warnanya krem ga menarik.. tapi kok penasaran waktu liat yang makan kayaknya menikmati banget. Akhirnya saya lihat.. ternyata emang tekstur kuenya beda.. besar-besar dan lembuuuttt banget waktu dipotong, seperti memotong kasur busa.. ragu-ragu masuk mulut juga tu kue.. &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;AMAZING&lt;/span&gt;.. baru kali itu saya rasain kue yang sensasional banget! &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;manisnya.. PAS.. lembutnya.. PAS.. bahkan krim penghias kuenya yang biasanya saya hindari banget.. PASSS...&lt;/span&gt; semua orang yang makan kue itu setuju bahwa itu kue paling enak dan paling BEDA yang pernah mereka makan... hmmm.. jadi deh ambil potongan kedua.... (lha jadi kayak pa Bondan ya..).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selidik punya selidik, ternyata tu kue dibikin sama orang yang udah nini-nini.. dan harganya jangan tanya.. black forest aja lewatt... apa sih rahasianya yang bikin tu kue enak banget? ternyata resep yang &lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;tidak diubah sedikitpun&lt;/span&gt; sejak beliau dapat dari orangtuanya (Kenapa taste-nya harus diubah kalo sudah &lt;span style="color: rgb(51, 0, 153);"&gt;SEMPURNA&lt;/span&gt;??), termasuk hiasannya yang sangat sederhana,  bahan yang berkualitas dan dibuat dengan rasa kasih sayang... (yang terakhir sih didramatisir aja... tapi ga salah juga klo dalam membuat sesuatu itu datangnya harus selalu dari &lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;HATI&lt;/span&gt; looo....).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata dari sepotong kue yang sangat sederhana bentuknya terselip &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;pengalaman&lt;/span&gt; bertahun-tahun, &lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;keahlian&lt;/span&gt; dan so pasti rasa yang dihasilkan RUARRR BIASA.. akhirnya jadi ingat ungkapan di atas tadi.. kenapa kita selalu menilai orang dari penampilannya aja, padahal penampilan belum tentu mencerminkan seperti itu juga orangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi saya punya pemikiran lain. &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;"The Cover tells us What's Inside"&lt;/span&gt;, penampilan seadanya, ini mah soal selera, tapi boleh dong sekali-sekali kita hargai diri kita dengan berpenampilan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;BAIK&lt;/span&gt;. Saya tidak mengatakan berlebihan looo, misalnya kalo bentuknya kue, kita beri lapisan krim coklat, lalu kita taburi meisjes, kita beri coklat serut, disiram coklat leleh,  yang ada bukan malah enak dilihat apalagi dimakan... &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;LEBAY banget&lt;/span&gt;..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, apa yang kita tampilkan sebagai jati diri bisa jadi &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;UKURAN&lt;/span&gt; seberapa besar kita menghargai diri kita sendiri. Kalo kita saja udah menghargai diri sendiri secara serabutan, apalagi orang lain??&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-4446640258186758978?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/4446640258186758978/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=4446640258186758978' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4446640258186758978'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4446640258186758978'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/04/cover-tells-us-whats-inside.html' title='The Cover tells us what&apos;s inside.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-4206572895038557362</id><published>2009-03-21T23:26:00.003+07:00</published><updated>2009-03-22T00:06:25.867+07:00</updated><title type='text'>Malu banget...</title><content type='html'>Waktu saya ingin add Lukas di facebook dia bilang: &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;"WHAT FOR?"&lt;/span&gt;... Yaa ampyuuunn malu banget! saya jadi inget waktu George bilang soal friendster dia, dia bilang temen saya ngga banyak.. &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;"I'm not collecting friends.."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kejadian MEMALUKAN tadi tentu saja ngga bakal terjadi kalau saja saya lebih berhati-hati. Bisa 'NGOMONG' aja ternyata ngga cukup, kita harus juga mempelajari 'kebiasaan' mereka. Ingat soal Collecting friends tadi, mungkin Lukas tidak menganggap saya temannya atau Lukas merasa bukan teman saya. Hubungan kita rekan kerja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada lagi kejadian teman saya, ketika ngobrol ama bule...&lt;br /&gt;Bule: Excuse me, I have a small bussiness..&lt;br /&gt;teman: Dont excuse me, i hope your bussiness will getting big...&lt;br /&gt;(tu bule bingung, soalnya yang dia maksud &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;SMALL BUSSINESS&lt;/span&gt; adalah mo ke toilet buat.. pipissss. kebayang kan gimana malunya teman saya tadi...).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan klo tiap pagi saya berangkat ke sekolah, papasan dengan tetangga pasti mereka bertanya ramah.. "Mau Kemana, Buuu...?" lalu saya akan menjawab sama ramahnya, "Ke sekolah, Bu, mariiiii.....".&lt;br /&gt;Tapi coba kita tanya sama bule dia mau kemana, bisa-bisa dia jawab,&lt;span style="color: rgb(255, 102, 0);"&gt;"THAT'S NOT YOUR BUSSINESS.."&lt;/span&gt;. Mau kemana dan mau ngapain dianggap urusan pribadi dan bukan hal yang layak untuk ditanyakan. Beda banget ya dengan di negara kita, orang malah dianggap ga sopan kalo ga berbasa-basi seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kebiasaan kita buruk? TIDAK. Berarti kebiasaan mereka yang buruk? TIDAK. Setiap negara punya kebiasaannya sendiri. &lt;span style="color: rgb(153, 51, 153);"&gt;Untuk mempelajari suatu bahasa ada baiknya kita juga pelajari budaya negara tersebut&lt;/span&gt;, sehingga tidak akan terjadi kejadian-kejadian yang memalukan seperti tadi...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-4206572895038557362?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/4206572895038557362/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=4206572895038557362' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4206572895038557362'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4206572895038557362'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/03/malu-banget.html' title='Malu banget...'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-8127029470727906499</id><published>2009-03-20T23:01:00.003+07:00</published><updated>2009-03-21T22:41:27.183+07:00</updated><title type='text'>Stupid Question.</title><content type='html'>&lt;p&gt;Satu minggu sekali, native speaker yang mengisi pelajaran B. Inggris di kelas RSBI juga memberi pembelajaran buat guru-guru. Hari Kamis yang lalu adalah pertemuan pertama dengan Lukas sejak dia bergabung menggantikan native yang sebelumnya. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;First, we introduce ourselves. After that he questioning us...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lukas: What is Social Studies? &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;(mata pelajaran saya nih..)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya: There're 4 subjects in social studies which are economics, sociology, geography and history.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;L: Wow.. thats a lot! fiuuh... biasanya kan dipisahin tuh tiap mata pelajaran? &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;(mendadak Lukas bisa bahasa Indonesia... hehehe)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;S: Ya sebelomnya emang misah, Kas &lt;span style="color: rgb(255, 153, 0);"&gt;(ciee akrab)&lt;/span&gt;, tapi sekarang kita harus mampu memberi semua materinya, disatuin gitu loooch..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;L: wih, kamu harus banyak belajar yaa.. kan materinya ga sedikit.. &lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;(ngerti juga ya Lukas, scara dia itu dulu kuliah jurusan bahasa dan jurusan sejarah... PANTES)&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;And then he told us to make a question for him.. any questions... naon bae lahhh &lt;span style="color: rgb(102, 51, 255);"&gt;(wahh Lukas bisa bahasa Jawa juga....heheheh)&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;First question &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;(mungkin karena dia single y..)&lt;/span&gt; adalah... "DO YOU HAVE A GIRLFRIEND?"  (Ihhh standar banget.. hehehhe). Dan jawabannya adalahhh... "Yes, I have."  &lt;span style="color: rgb(51, 102, 255);"&gt;(yahh kayaknya nyesel deh yang nanya....)&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Since he is from Liverpool, Pa Agus wants to know is he interested on football?... terus dia bikin pertanyaan deh...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Agus: One...What do you think about football in Indonesia? Two... what do you think when MU beat 4-1 on Liverpool... &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;(wihh gaya juga nih pa Agus, baru sekali ikutan kursus udah bisa ngajuin 2 pertanyaan! saluut deh Pa..)&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lukas: I think Indonesia should have a football academy for young player, and.. Liverpool tuh yang ngalahin MU! MU yang kalah bukan Liverpool! Liverpool GOOD...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;A: &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;(rada kebingungan.. rupanya dia salah baca berita)&lt;/span&gt;.. ehh heueuh MU eleh... &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;(wahhh keluar deh Sundanesse nya..)&lt;/span&gt; Liverpool GOOD nya? &lt;span style="color: rgb(0, 204, 204);"&gt;(satu suara dia ama Lukas)&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Then my TURN.. bingung tuh mau tanya apa, abis pertanyaan standar nya udah diborong ama yang lain.. akhirnya kepikir one stupid question..&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Saya: I just wondering.. how come the man from Scottish use to wear skirt? &lt;span style="color: rgb(204, 102, 0);"&gt;(bener ga? orang skotlandia kan suka pake rok tradisional tuh, namanya KILT.. ).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Lukas: Well, skotlandia adalah daerah pegunungan. Makanya supaya mereka mudah bergerak  naik turun bukit, mereka pake kilt, jadi angin bebas masuk mengibar-ngibarkan &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;(kayak bendera aja..)&lt;/span&gt; kilt mereka. &lt;/p&gt;&lt;p&gt;S: Apa ga dingin tuhh? scara England aja udah dingin &lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;(sampe-sampe kebiasaan ngucapin "sleep tight" sebelum tidur.. maksudnya rapatkan selimut karena udara bakal dipastikan akan dingin!..)&lt;/span&gt; ini lagi di gunung.. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;(liat aja di Bromo, orang sarungan buat ngilangin dingin, ini malah pake rok pendek..)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;L: Orang sana kayaknya lebih kuat terhadap dingin. &lt;span style="color: rgb(255, 0, 0);"&gt;(mungkin udah biasa kale)&lt;/span&gt;.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;S: Oooo... terus tu warna roknya.. Ada pattern sendiri ya?&lt;/p&gt;&lt;p&gt;L: O iya.. i'm half Scottish, my family pattern is.. bla..bla..&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;(Ga apal saya..).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;S: looks the same to me...&lt;/p&gt;&lt;p&gt;L: iya c.. tapi beda2 ko....&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 153, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;[To know people tradition is interesting. Hari itu saya BELAJAR dari sebuah pertanyaan bodoh].&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-8127029470727906499?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/8127029470727906499/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=8127029470727906499' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/8127029470727906499'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/8127029470727906499'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/03/stupid-question.html' title='Stupid Question.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-4023350506368457100</id><published>2009-03-14T23:51:00.002+07:00</published><updated>2009-03-15T01:00:14.026+07:00</updated><title type='text'>Orang Aneh...</title><content type='html'>ANEH waktu saya memakai RANSEL untuk membawa buku ke sekolah...&lt;br /&gt;"Masa guru sama ama murid, bawanya ransel!"&lt;br /&gt;"Mau kemping, Bu Guru?!"&lt;br /&gt;Dan beberapa komentar lain, belum lagi 'senyuman manis' di belakang ransel saya. Tapi saya bahagia dengan celoteh mereka, karena dengan ransel semua catatan murid dan buku bisa saya bawa kemana-mana. So, di angkot bermacet-macet ria ngga masalah, selama ada buku...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANEH waktu saya keranjingan dunia maya, browsing dan chatting berlama-lama..&lt;br /&gt;"Masa guru kerjaannya ceting melulu?!"&lt;br /&gt;"Ngapain sih?! betah amat di depan komputer?!"&lt;br /&gt;Hmm.. tak apa.. barangkali suatu saat mereka bisa mencoba belajar bahasa inggris dengan "ngobrol" di YM (langsung dengan native), ngobrol dengan murid, atau browsing mulai dari bahan pembelajaran sampai teknik mengajar dari dunia maya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANEH waktu siswa saya bisa dengan santai curhat, berteriak-teriak memanggil saat saya lewat di depan mereka, atau ikut 'berceloteh' bersama mereka.&lt;br /&gt;"Kayak anak kecil ajah!"&lt;br /&gt;"Kamu tuh jangan terlalu deket sama siswa!"&lt;br /&gt;Saya tidak berubah. Toh dunia anak buat saya adalah dunia yang bersih, tanpa kepura-puraan, jauh dari kepentingan apapun, dan yang terpenting bisa membuat saya belajar lebih banyak. Semoga teman-teman juga ingat bahwa mereka juga PERNAH menjadi anak-anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANEH waktu saya membiasakan berbicara dalam bahasa Inggris dengan semua komunitas sekolah. Dengan rekan guru, rekan di bagian administrasi, Satpam sampai ke Kepala Sekolah.&lt;br /&gt;"Good morniiiiing..."&lt;br /&gt;"Sok Inggris banget!"&lt;br /&gt;Mencintai bahasa sendiri adalah HARUS, menambahnya dengan bahasa lain adalah WAJIB. Saya sedang BERLATIH, dengan harapan suatu saat saya mahir menggunakannya. Kepercayaan saya bahwa jika ingin menguasai suatu bahasa adalah dengan MEMAKAInya adalah TETAP sampai saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANEH waktu saya bawa siswa ke lapangan untuk bermain "mencari jawaban" dalam pelajaran SEJARAH.&lt;br /&gt;"Lapangan itu tempat olahraga!"&lt;br /&gt;"Kamu seharusnya izin dulu dong sama guru olahraga!"&lt;br /&gt;Entahlah.. dalam pikiran saya, belajar tidak dibatasi oleh tembok kelas, belajar bisa dimana saja dan lapangan bukan hanya milik guru olahraga. Saya ikut senang melihat anak-anak kegirangan menemukan jawaban yang benar dan meneriakkan yel-yel kelompok mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ANEH waktu melakukan pembelajaran dengan laptop dan LCD, menampilkan power point.&lt;br /&gt;"Pamer..!"&lt;br /&gt;Padahal power point sangat membantu saya yang mempunyai short memory. Pembelajaran jadi lebih terarah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi itu dulu, TIGA TAHUN yang lalu. Saat ini teman-teman mulai 'menerima' ada satu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;orang aneh&lt;/span&gt; diantara mereka. Barangkali sekarang jumlahnya sudah lebih dari satu...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-4023350506368457100?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/4023350506368457100/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=4023350506368457100' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4023350506368457100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4023350506368457100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/03/orang-aneh.html' title='Orang Aneh...'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-3899228975315351458</id><published>2009-03-13T01:39:00.004+07:00</published><updated>2009-03-13T02:16:46.572+07:00</updated><title type='text'>Lihat Mereka...</title><content type='html'>Setiap pagi, dalam rangka menghemat, saya 'nebeng' suami sampai stasiun. Dari sana saya berjalan kurang lebih 500 meter menuju sekolah.&lt;br /&gt;Banyak yang saya bisa lihat.&lt;br /&gt;Jika sampai agak pagi, masih tampak satu keluarga, bapak, ibu dan anak perempuan berumur kurang lebih 3 tahun, memberesi bekas tidurnya di emperan toko. Sekali pernah saya lihat anak kecil tadi dengan rambut awut-awutan menenteng karung plastik berisi serpihan kertas kecil-kecil, yang ternyata ia pakai sebagai bantal. Potret kemiskinan. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Homeless&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali waktu saya tidak waspada. Ketika sibuk akan menyebrang jalan, tanpa saya sadari ada tangan menggerayangi ransel di punggung. Melayang deh dompet kesayangan pemberian mertua. Walaupun cuman dompet receh berisi uang 700 perak tetep aja bikin kita sedikit masygul. Sudah terkenal kawasan Taman Topi memang tempat mangkalnya 'pick pocket', udah tau gitu masih berani-berani ngelamun... dasarr... Satu lagi potret kemiskinan. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Unemployment&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang tak waras. Kemarin dia menenteng celananya yang melorot sampai ke lutut... anak2 perempuan SMA yang kebetulan papasan sibuk menyingkir sambil cekikikan.. ga tau tuh apa yang 'terlihat'. Di tempatnya biasa mangkal (yang baunya lebih dari kakus) setiap hari meminta kepada yang lewat.. But nobody notice him.. termasuk saya, sampai hari ini, jangankan memberi, saya tidak pernah (berani) menatap wajahnya. Saya hanya '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;melewatinya&lt;/span&gt;' setiap hari. Kadang dia terdengar bicara sendiri, kemudian tertawa... begitu lepas... sampai kadang iri juga dia bisa tertawa begitu lepas... seperti tak ada beban... padahal... Potret kemiskinan. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Desperation&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apapun yang saya lihat, saya alami tiap pagi.. membuat saya bersyukur. Saya tidak seperti apa yang saya lihat, saya tidak mengalami apa yang mereka alami. Dan yang lebih bersyukur lagi, ketika saya masih punya tempat di hati untuk '&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;melihat&lt;/span&gt;' mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-3899228975315351458?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/3899228975315351458/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=3899228975315351458' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/3899228975315351458'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/3899228975315351458'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/03/setiap-pagi-dalam-rangka-menghemat-saya.html' title='Lihat Mereka...'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2086897369887573165</id><published>2009-03-13T01:09:00.003+07:00</published><updated>2009-03-13T02:22:39.726+07:00</updated><title type='text'>Perbincangan dengan Pak. Prof.</title><content type='html'>Satu lagi teman lama yang hadir lewat facebook. Pak. prof yang satu ini punya ingatan yang luar biasa... Walaupun dulu dia termasuk orang yang rada 'gelo', sekarang... tetep.&lt;br /&gt;Beliau kakak kelas di SMA. Ketika masa orientasi dulu beliau salah satu kakak yang 'ditakuti'. Tampangnya sangar, bentakannya maut... ga nyangka bapak yang satu ini jadi dosen...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malam ini (menjelang pagi), ketika beliau menunggui mahasiswanya ngenet di lab. UI, beliau memberikan pembelajaran buat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prof; Apa sih SUKSES itu? dimana tempatnya SUKSES? (beliau membuka pembelajaran dengan pertanyaan, ini karena saya bilang bahwa saya sedang belajar memaknai hidup).&lt;br /&gt;Sy; sukses itu kalo kita udah bisa menerima apa yang kita punya. sukses itu tempatnya di hati.&lt;br /&gt;P; ga pake 'kalo', sukses itu ikhlas dengan apa yang kita peroleh. Ukuran sukses juga ukuran Alloh, bukan ukuran manusia. sukses memang tempatnya di hati. So.. berbuatlah dengan niat di hati karena Nya, berikhtiar di jalan yang diridhoi Nya, bermunajat kepada Nya, Insyaalloh hasilnya pasti baik menurut Nya.&lt;br /&gt;S; Nanti dibilang pasrah dong Prof..&lt;br /&gt;P; Nah.. pasrah itu apa?&lt;br /&gt;S; klo kita usaha udah poll... kita pasrah, menyerahkan semuanya kepada Nya.&lt;br /&gt;P; Yang namanya usaha harus optimal, dan pasrah, serahkan hasilnya kepada Nya. Yang penting kalo kita udah punya niat baik, usaha baik, hati senang... hepi...&lt;br /&gt;S; Biasanya suka ada orang yang standing on my path nih, Prof... Nyebelin.&lt;br /&gt;P; Itulah yang namanya syeitan. Wujudnya kan bukan kayak pocong atau genderewo.. tapi berupa 'bisikan'. Dan syeitan akan melakukan apapun untuk menghalangi perbuatan baik manusia. Anggap aja itu sebagai cobaan...&lt;br /&gt;S; Ooo.... jadi intinya... KEEP SMILING ya Prof...?&lt;br /&gt;P; Pinterrrrr.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2086897369887573165?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2086897369887573165/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2086897369887573165' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2086897369887573165'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2086897369887573165'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/03/perbincangan-dengan-pak-prof.html' title='Perbincangan dengan Pak. Prof.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-4678073897342455852</id><published>2009-02-02T22:57:00.006+07:00</published><updated>2009-02-19T01:31:26.520+07:00</updated><title type='text'>Menjadi 4 AS, bukan 2 AS.</title><content type='html'>Yang masih tersimpan dalam catatan pelatihan pengembangan profesi di bidang motivasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;Bekerja, berasal dari kata 'kerja' yang berarti kegiatan melakukan sesuatu, menghasilkan sesuatu dari sebuah usaha atau mengoperasikan sesuatu seperti mesin atau alat lain. Yang namanya usaha pasti memerlukan pengorbanan. Tinggal sekarang kita yang melakukan suatu pekerjaan apakah mau berkorban?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Karena kata PENGORBANAN itulah maka yang namanya KERJA kadang menjadi sangat sulit untuk dilakukan. Manfaat kerja kita terkadang sangat menguntungkan pihak lain sementara tenaga kita terperas habis.. Lalu apa yang bisa kita peroleh dari hasil kerja kita? AMAL? yup.. kita mengamalkan AMANAT berupa kemampuan kita plus manfaat kerja kita buat orang lain siapa tau menjadi tabungan di akhirat.. Wallahualam. UANG? Jika kita melakukan hitung-hitungan atas tetesan keringat yang jatuh dengan uang, tidak akan pernah cukup. CAPE? selama masih ada mbok jamu yang lewat tiap pagi bawa obat buat pegel linu kita.. ga masalah lah. KEBAHAGIAAN dan KEPUASAN? Nah ini yang rada sulit, karena fitrah manusia yang tidak pernah puas menjadikan batasan bahagia dan puas sangat BLUR... g jelas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Tapi jika kita terus mengukur, sampai kapan?? sampai sejauh apa?? Paling ENJOY dalam bekerja apabila kita sudah bisa menerapkan 4AS;&lt;/p&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;KERJA KER&lt;em&gt;AS&lt;/em&gt;; kesannya memang jadi seperti petani yang bekerja di ladang. Pergi saat matahari belum muncul, pulang saat petang. Tapi kerja keras dalam hal ini bukan hanya mengandalkan OTOT, melainkan melakukan sesuatu dengan usaha yang SUNGGUH-SUNGGUH dan SEMANGAT tinggi. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;KERJA CERD&lt;em&gt;AS&lt;/em&gt;; Jika semangat sudah bisa kita capai, kita harus juga cerdas dalam menggunakan kemampuan kita. Jangan pernah CEPAT PUAS dengan hasil kerja kita, karena kepuasan identik dengan KEGAGALAN. Lha kok gagal? Asumsinya bila kita mengalami PUAS artinya kita tidak mempunyai keinginan untuk berusaha menjadi LEBIH BAIK. Jadi, kita masih bisa selalu meningkatkan kinerja kita dengan berkerja secara CERDAS.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;KERJA IKHL&lt;em&gt;AS&lt;/em&gt;; inti dari kerja ikhlas adalah JANGAN MENGELUH. Mengeluh sama artinya dengan MEMBATASI kemampuan kita. Dengan Ikhlas, KEBAHAGIAAN dalam melakukan pekerjaan, ENJOYABLE dan pasti menghasilkan sesuatu yang juga dapat membahagiakan orang lain.. ujung-ujungnya AMAL.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;KERJA TUNT&lt;em&gt;AS&lt;/em&gt;; dalam arti TIDAK MENUNDA pekerjaan. Menunda pekerjaan sama artinya dengan melakukan sesuatu dengan sia-sia.. WASTED.. karena pada saat kita ingin menyelesaikan pekerjaan kita yang tertunda, sama dengan memulai kembali pekerjaan tersebut dari awal. FOKUS dalam melakukan suatu pekerjaan, berikan yang terbaik dan tuntaskan!&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;p&gt;Apabila satu saja tidak kita lakukan berarti kita 'menderita' 2AS yaitu; AMBL&lt;em&gt;AS&lt;/em&gt; dan TEW&lt;em&gt;AS&lt;/em&gt; dalam pengertian tidak berkembangnya wawasan kita dan menjadi orang-orang yang dalam bekerja seperti ZOMBIE (mati segan, hidup tak mau...).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Masih berhubungan dengan KERJA, sebagai individu yang memiliki kemampuan, kita harus bisa 'MENJUAL DIRI' dengan baik. Waduh.. jangan diartikan dandan menor sambil bawa bass betot di lampu merah, ya.. Bahasa gaulnya untuk hal ini adalah bagaimana MARKETING DIRI yang baik;&lt;/p&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Menjual diri dengan HARGA KOMPETITIF. Jika kita menganggap diri kita sebagai suatu produk, beri label diri kita dengan sesuai. Harga ini bisa sama dengan kompetitor lain atau bisa lebih tinggi apabila kita punya nilai jual yang LEBIH dibandingkan kompetitor kita. Kesannya jadi seperti merk dagang, ya? tapi kita sebagai individu memang perlu menambah nilai plus pada diri kita sehingga mempunyai nilai jual yang TINGGI.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;KUALITAS BAGUS atas layanan dengan memberikan lebih dari yang diinginkan. Jika kepuasan sudah muncul dari orang-orang sekitar kita, mereka akan membantu MEMARKETKAN kita.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;JAMINAN AFTER SALES, ini agak meniru produk elektronik atau kendaraan bermotor. Tapi memang salah satu yang membuat kita menentukan untuk membeli suatu produk adalah ketersediaan layanan purna jual. Bila kita sudah bisa IKHLAS dalam bekerja, keinginan kita untuk selalu membantu ditunjukkan dengan 'tidak pernah berkata TIDAK'. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;Meningkatkan dan memelihara SILATURAHMI (jadi inget lebaran). Dalam bekerja, lakukan hubungan baik dengan orang-orang di sekitar kita. Hal ini akan bermanfaat bagi jaringan atau NETWORKING diri. Dengan luasnya jejaring pergaulan kita, dalam meminta bantuan terhadap orang dalam jaringan kita akan lebih mudah. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;UNIQUE atau berbeda dari yang lain adalah kata kunci lain dalam meningkatkan kualitas diri. Kesadaran terhadap diri yang tinggi akan menjadikan kita berbeda dari yang lain. Eksplorasi atas keunikan kita merupakan usaha kita untuk mengenal diri sendiri dengan lebih baik. &lt;/li&gt;&lt;li&gt;POSITIF terhadap KRITIK. Berbesar hati dalam menerima kritik adalah proses pendewasaan diri. Menjadikan kritik sebagai bukti kasih sayang orang lain terhadap kita, akan menjadikan kita manusia yang lebih baik lagi.&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;p&gt;Sebetulnya apa hubungan antara 4AS dan marketing diri ini dengan dunia pendidikan? Menjadi manusia yang baik sebagai pendidik otomatis akan mengucurkan sesuatu yang baik juga untuk para anak didik. Menjadi TELADAN, SERIUS dalam melayani serta melakukan PERSIAPAN yang matang akan menjadikan kita sebagai GURU yang sesungguhnya. Keinginan untuk selalu BELAJAR dan belajar membuat fikiran kita terbuka untuk perubahan namun dengan tidak melupakan PRINSIP dasar berupa agama dan budaya. &lt;strong&gt;&lt;span style="color:#ff0000;"&gt;Think globally act locally&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt; barangkali akan lebih mudah diwujudkan apabila kita telah menjadi INSAN PEMBELAJAR yang baik.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="color:#993399;"&gt;Note; Thx to Pak Aqua D. as a motivator that day, today and tomorrow...&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-4678073897342455852?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/4678073897342455852/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=4678073897342455852' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4678073897342455852'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/4678073897342455852'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/02/menjadi-4-as-bukan-2-as.html' title='Menjadi 4 AS, bukan 2 AS.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-7431446681654105892</id><published>2009-01-31T21:24:00.002+07:00</published><updated>2009-01-31T23:01:07.912+07:00</updated><title type='text'>Protes..</title><content type='html'>Finally ada hari yang berbeda dengan hari-hari biasa. Ini terjadi hari Jumat yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika jam istirahat, saya dan Miz. KK (guru B. Inggris yang kebetulan GTT) sedang berbincang di ruang lab. bahasa tiba-tiba dikagetkan oleh datangnya serombongan anak-anak kelas 7. Seluruh anggota kelas mendatangi lab. bahasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Miss.. kenapa Miss ga mau ngajar kita lagi??" salah seorang bertanya kepada Miz. KK.&lt;br /&gt;"Ngga mau kenapa?" Miz KK malah ikutan bingung, pasalnya tak ada pemberitahuan dari siapapun tentang perubahan jadwal mengajarnya.&lt;br /&gt;"Ini liat, Miss, diganti sama pa **********, kita g mau MIzz..." wajah mereka tampak memelas sambil memperlihatkan jadwal pelajaran yang baru..&lt;br /&gt;"Gini aja .. Nanti saya bicarakan dulu dengan kurikulum ya.. ,"Miz KK berusaha tenang.&lt;br /&gt;"Tapi Miss.....," mereka masih tampak tak puas, tapi akhirnya hanya bisa pasrah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wah.. saya ga tau apa-apa soal ini Bu..," Miz KK bilang pada saya.&lt;br /&gt;"Not even from your coordinator?" saya sedikit tak percaya.&lt;br /&gt;"Not even from her.. i only teach one class. I lost 2 classes..." she sighed.. menarik nafas panjang.&lt;br /&gt;Yang biasanya kami lakukan adalah.. diam bak emas..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kami berdua mencari kepastian tentang hal tersebut ke ruang guru. Disana terjadi kehebohan karena ternyata tak seorang pun diberitahu adanya perubahan jadwal mengajar tersebut. Whattt???&lt;br /&gt;Tapi hal tak layak itu saya biarkan lewat karena ada hal yang menarik lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua orang walikelas menerima protes dari anak-anak kelasnya.&lt;br /&gt;"Mz. KK, anak-anak tadi tanya sama saya, katanya salah mereka apa sampai Miss ga mau ngajar mereka lagi?" salah satunya berkata.&lt;br /&gt;"Anak-anak saya juga Miss, malah mau pada protes sama Principal lo," yang lain menguatkan cerita rekannya.&lt;br /&gt;"Aduh, maaf Bu, saya baru tau dari anak, jadi '&lt;span style="font-style: italic;"&gt;kumaha atuh&lt;/span&gt;' Bu?" Miz.KK bingung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak ingin lama dalam kebingungannya, Mz. KK langsung menuju ke ruang kurikilum. Ternyata disana ia menemui sejumlah guru yang juga ingin menanyakan tentang 'kebijakan' pembuatan jadwal baru. Akhirnya setelah menunggu beberapa saat Mz. KK punya kesempatan BICARA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ternyata alasan PENGGESERAN tersebut karena pa *********** harus tatap muka dengan siswa 24 jam pertemuan, dalam rangka sertifikasi yang didapatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mz. KK ditawarkan untuk team teaching dengan pa ************, Mz. KK menolak.&lt;br /&gt;(Beberapa waktu lalu Mz. KK pernah bekerja sama dengan beliau. Hasilnya bukan team work yang didapat Mz. KK melainkan menjadi ANDALAN dalam pengertian negatif).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mz. KK 'dihibur' dengan janji tahun pelajaran yang akan datang mendampingi guru TIK RSBI yang wajib disampaikan dalam bahasa Inggris. Mz. KK menolak.&lt;br /&gt;(Mz. KK kuliah di Fakultas Pendidikan jurusan B. Inggris. Mengajar mata pelajaran lain diartikan tidak profesional olehnya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini terbawa sampai meja pa KEPSEK karena bagian kurikulum 'tidak bisa memutuskan' sendiri.&lt;br /&gt;Mz. KK dihadapkan dengan pa KEPSEK.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pa ********* harus TM 24 jam, pa, syarat sertifikasi guru," kata bagian kurikulum.&lt;br /&gt;"Team teaching bagaimana?" Pa Kepsek mencari solusi.&lt;br /&gt;"Maaf pa, saya tidak mau saling mengandalkan," diplomasi singkat Mz. KK.&lt;br /&gt;"2 kelas protes ya, Bu?" Pa Kepsek ingin penjelasan.&lt;br /&gt;"Ke walikelas masing-masing dan langsung pada saya juga," Mz. KK memberi penjelasan.&lt;br /&gt;"Tapi bagaimana pa dengan.....," kurikulum berusaha meneruskan kebijakannya, tapi dipotong oleh pa Kepsek.&lt;br /&gt;"Kita bicara soal kepentingan anak, pa. Jika anak sudah merasa nyaman dengan seorang guru dan menolak untuk diajar guru yang lain, kenapa kita harus memaksakan?" ...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Two thumbs up buat Pa Kepsek. Akhirnya Mz. KK masih bisa bersama dengan murid-muridnya. Semoga saja kebijakan-kebijakan Bapak yang selanjutnya tetap memihak pada KEPENTINGAN SISWA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kemudian berfikir.. apakah diam itu tetap emas?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-7431446681654105892?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/7431446681654105892/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=7431446681654105892' title='7 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7431446681654105892'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7431446681654105892'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/01/protes.html' title='Protes..'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>7</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-5730872037886290268</id><published>2009-01-30T08:08:00.003+07:00</published><updated>2009-01-31T23:13:34.509+07:00</updated><title type='text'>Wortel, Telur dan Bubuk Kopi...</title><content type='html'>Beberapa waktu yang lalu, dalam pelatihan rutin peningkatan profesionalisme guru, pemberi materi saat itu memberikan filosofi wortel, telur dan bubuk kopi yang bila kita kaji maknanya, bisa memberikan kontribusi yang baik dalam setiap langkah kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga bahan makanan ini kita beri lingkungan yang sama.. boiling water, air mendidih. Walaupun diberi perlakuan yang sama yaitu 'dicemplungkan' ke dalam air mendidih, ketiganya memberikan respon yang berbeda-beda.&lt;br /&gt;WORTEL, yang pada awalnya berwarna oranye segar dan renyah cenderung keras dalam keadaan mentah, pada saat masuk ke dalam air mendidih semakin lama akan semakin lembek karena terlalu banyak menyerap air dan berwarna layu.&lt;br /&gt;TELUR, walau diluar terlindung oleh cangkang yang cukup kuat, dalamnya cair dan memiliki protein tinggi. Semakin lama dia ditempatkan dalam air mendidih, telur akan semakin keras dan keras. Pernah saya baca dalam permainan anak tradisional 'adu telur', anak-anak ini merebus telurnya berhari-hari agar menjadi sekeras batu. Jika sudah demikian jangan tanya gizinya.&lt;br /&gt;BUBUK KOPI, saat masuk ke air mendidih, air yang tadinya bening akan berubah menjadi sewarna dengan kopi dan harumnya membuat kita ingin menyesapnya. Jika kemudian kita tambah dengan gula dan susu akan tambah nikmatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya, pada saat kita memasuki lingkungan yang baru, lakukan penyesuaian dengan lingkungan baru kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan seperti WORTEL yang semakin lama semakin lembek karena terpengaruh oleh lingkungan sekitar yang belum tentu baik buat diri kita. Jika kita sudah kemudian menjadi 'layu' kita akan kehilangan tujuan dan prinsip untuk menjadi lebih baik. Kasarnya sih orang bilang jadi "euweuh kahayang", tak ada keinginan untuk maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita berbuat seperti TELUR.. terlalu mempertahankan prinsip pribadi dan menutup diri terhadap keadaan sekitar, kita akan menjadi "keras hati". Jika kita terlalu 'keukeuh' pada prinsip akan menjadikan dunia kita sempit, sesempit cangkang telur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berperilakulah seperti BUBUK KOPI, memberi warna, memberi kenikmatan dan bermanfaat bagi lingkungan sekitarnya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-5730872037886290268?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/5730872037886290268/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=5730872037886290268' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5730872037886290268'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/5730872037886290268'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/01/wortel-telur-dan-bubuk-kopi.html' title='Wortel, Telur dan Bubuk Kopi...'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-7524967665610675620</id><published>2009-01-28T21:54:00.003+07:00</published><updated>2009-01-28T23:14:06.513+07:00</updated><title type='text'>Instead of saying NO...</title><content type='html'>Hari ini seperti juga hari-hari yang lain. Di ruang tempat berkumpul para pendidik ini terjadi serangkaian rutinitas sosial antar mereka. Sekumpulan sedang diskusi tentang anak didik, sekumpulan lain membolak-balik contoh berkas untuk sertifikasi, sementara yang lain asyik dengan santap siang diselingi dengan obrolan ringan tentang keluarga. Sementara saya yang masih 'euphoria' menjadi digital immigrants sibuk browsing untuk sedikit mencari 'pencerahan' atas banyak pertanyaan selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selintas pak Kepsek masuk ke ruangan, sepertinya beliau hendak melakukan briefing. Wajah-wajah di sekitar saya mulai tampak berubah. Ada yang senyum, ada yang tampak sedikit cemas, ada juga yang berkelakar dengan lantang,"SIAP... Beri salam!" seperti biasanya murid pada saat ada guru masuk kelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya (walaupun suara pa Kepsek terdengar jelas melalui pengeras suara..) yang disampaikan oleh beliau samar-samar saja saya dengar...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadi.. saya TEGASKAN.. tidak ada seorang gurupun di sekolah ini yang MENJUAL buku dalam bentuk apapun kepada anak didik!"&lt;br /&gt;Saya terkikik... membaca mail berisi joke-joke ringan... Lalu berfikir.. bagaimana ya kalau belajar tanpa buku? Ooh.. ada e-book... tapi bagaimana mengakses dan mencetaknya? Berarti guru harus paham betul teknologi komputer ya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"HP... tidak diperbolehkan dibawa ke dalam kelas! Pada saat anak masuk lingkungan sekolah, semua HP DISIMPAN dalam loker yang disediakan di dekat gerbang sekolah dan diawasi oleh guru piket!"&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;padahal mah ga perlu sampai begitu, ya? cukup peringatkan aja anak jangan bawa HP kamera... soalnya kalo..bla..bla..bla...&lt;/span&gt;" sedikit saya mendengar bisik-bisik dari rekan yang duduk di sebelah saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tip-Ex tidak diperbolehkan untuk dimiliki siswa! Jadi jika Bapak dan Ibu melihat ada siswa yang membawa Tip-ex, DISITA saja..."&lt;br /&gt;Waduh.. sampai Tip-ex penghapus itu juga penting banget dibicarakan??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selebihnya saya kurang mendengar (apalagi memahami) apa yang kemudian disampaikan oleh beliau. Saya lalu sibuk dengan pikiran saya sendiri. Saya akhirnya memahami kenapa anak-anak merasa sangat terkekang, bak hidup dalam penjara jika masuk ke lingkungan sekolah. Sekolah yang seharusnya memberi kenyamanan pada anak, menjadikannya mudah dalam menyerap ilmu dan menciptakan generasi yang bermoral tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada dasarnya setiap anak diciptakan dengan fitrah yang baik. Lingkungan dimana ia dibesarkan ikut mempengaruhi dalam perjalanan seorang anak menjadi dewasa. Jika pada usia rentan anak sudah merasa terkekang, suatu saat akan terjadi pemberontakan dalam bentuk pelanggaran terhadap 'aturan' yang ada. Jika terus terjadi seperti ini, mereka akan menganggap pelanggaran sebagai aktualisasi diri, protes dan sesuatu yang 'perlu' dilakukan. Akhirnya terjadilah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"adanya aturan adalah untuk dilanggar".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Instead of saying NO why don't we try to explain about IF and THAT WILL...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang sebenarnya yang ditakutkan para orangtua dengan anak yang membawa HP dengan fitur lengkap disertai kamera? PORNOGRAFI.. Kita para orangtua seringkali naif dengan menganggap setiap HP kamera akan mengakses gambar (bahkan film) yang tidak senonoh. Padahal, pelarangan hanya akan membuat mereka makin penasaran. Sebaiknya tanamkan moral melalui IMTAK secara terus menerus (karena anak lebih mudah memahami dibanding orangtua) agar anak akhirnya memiliki SELF PROTECTION terhadap apa yang belum (dan tidak) boleh mereka lakukan.&lt;br /&gt;Apakah kemudian tidak terfikirkan oleh kita, dengan menggenggam HP yang terhubung dengan internet, bahan pembelajaran setidak menarik apapun akan menjadi lebih menarik dan mudah dicerna oleh anak? Berikan pengertian dan TANGGUNGJAWAB moral kepada anak jika mereka mengakses hal-hal yang tidak baik akan menjadikan mereka generasi yang kurang baik pula dan berpengaruh terhadap pencapaian cita-cita mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penciptaan Tip-ex untuk menghapus secara rapi kesalahan penulisan dengan ballpoint memang seringkali disalahgunakan dengan digoreskannya di tempat lain seperti meja, kursi bahkan di tembok. Jika kita mau berbaik sangka, pelarangan membawa Tip-ex ini akan membuat anak lebih berhati-hati dengan tidak membuat kesalahan yang akhirnya harus dihapus. Namun tetap saja jika tidak secara bijak cara menyampaikannya, coret moret dengan tip-ex malah akan menjadi ajang pemberontakan tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi... sampaikan pengertian.. &lt;span style="color: rgb(204, 51, 204);"&gt;IF you do that, THAT WILL...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;sekarang pertanyaannya adalah, apakah perlu seorang psikolog untuk menyampaikannya? atau cukup seorang guru yang bijak dan dicintai anak-anak yang dapat MENGGUGAH rasa sayang terhadap diri sendiri dan rasa memiliki semua yang ada di sekolah?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-7524967665610675620?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/7524967665610675620/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=7524967665610675620' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7524967665610675620'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/7524967665610675620'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/01/instead-of-saying-no.html' title='Instead of saying NO...'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2584853356636054452</id><published>2009-01-28T00:37:00.002+07:00</published><updated>2009-01-28T01:49:48.869+07:00</updated><title type='text'>Dunia Pendidikan.. PNS Vs GTT.</title><content type='html'>Saya sangat tidak menyangka dunia pendidikan kita ternyata kena IMBAS resesi global. Dan apa yang menjadi cara untuk menyelesaikannya (di banyak sekolah) adalah pengurangan pegawai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin gara-gara seminar minggu lalu judul tulisan ini menggunakan Vs segala. Vs atau VERSUS berasal dari bahasa Yunani yang dipahami sebagai sesuatu yang berseberangan atau berlawanan. Kenapa lalu ada istilah PNS Vs GTT??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sekolah (terutama sekolah negeri) terdapat 2 GOLONGAN guru. Yang pertama adalah guru PNS, yaitu guru yang setiap bulannya mendapat gaji dari pemerintah, mendapat tunjangan dari pemerintah, mendapat kesempatan untuk sertifikasi (didahulukan) dan (sebelum adanya seruan pembebasan SPP hingga tingkat SMP), mendapat tambahan pendapatan, yang disebut uang KESEJAHTERAAN dari komite sekolah, mendapat kesempatan (didahulukan) untuk mengikuti penataran, pelatihan, seminar, workshop dan peningkatan profesionalisme lain, medapat kesempatan (didahulukan) untuk memegang jabatan lain selain mengajar (yang otomatis mendapat tambahan bayaran juga).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain terdapat golongan GTT atau GURU TIDAK TETAP atau lebih terkenal dengan istilah guru HONOR. Karena statusnya yang dinyatakan "TIDAK TETAP", GTT mendapat honor 'tidak tetap' dari sekolah (karena jumlahnya berbeda di tiap sekolah, tidak ada juklak resmi tentang berapa seorang guru honor harus dibayar), jatah sertifikasi menunggu PNS habis karena sifatnya yang (katanya..) menunggu giliran, sifatnya yang menjadi PENGGANJAL kekurangan jam mengajar guru PNS yang sekarang ada mungkin besok TIADA. Untuk diikutsertakan dalam kegiatan pelatihan atau seminar atau workshop dan kegiatan peningkatan profesionalisme lain, seorang GTT hanya bisa menjadi PENGGANJAL apabila guru PNS berhalangan, dianggap beresiko jika PNS kurang menguasai materi seminar atau sang GTT harus bersedia mengorek KOCEK SENDIRI demi ilmu yang ingin didapatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika sekolah-sekolah negeri kini hanya bisa berharap dari dana BOS yang turunnya bagai menanti hujan di saat musim kemarau ini, GTT merupakan orang-orang di baris terdepan yang siap dikorbankan. Tak perduli walaupun GTT sangat dicintai oleh anak didik atau mempunyai kemampuan yang lebih baik dibandingkan rekan2 PNS, yang mereka lihat adalah dengan mengeluarkan gaji untuk GTT merupakan suatu PEMBOROSAN. Barangkali para pejabat di sekolah lupa, ketika memproses input berupa anak didik, apabila mesin penggodoknya ternyata bermasalah, maka jangan mengharapkan output atau hasil yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah sekarang guru PNS tidak melakukan pemborosan? Wallahu alam bissawab...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika pada saat pembentukan awal RSBI dinyatakan bahwa guru yang mengajar di RSBI harus lulus TOEFL dengan point diatas 500... Minimal pasif berbahasa Inggris.. Dapat menggunakan ICT dalam pembelajaran. Dengan yakinnya saat itu juga dinyatakan 'bagi guru (GTT dan PNS - tanpa dibeda-bedakan -) yang merasa tidak memenuhi persyaratan tersebut, silahkan mengejar atau mundur teratur...'. Ternyata semua tidak terjadi, yang terjadi adalah... 'siap-siap para GTT...diRUMAHkan...'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila sekolah bersungguh-sungguh dalam MENINGKATKAN MUTU ANAK DIDIK, seharusnya diikuti juga dengan peningkatan KUALITAS PARA PENDIDIKnya. Kenapa tidak dicari (dan dijalankan) sistem yang betul-betul MEMANUSIAKAN manusia, PROFESIONAL dalam menangani setiap permasalahan dengan memandang dari berbagai sisi dan mengelola ANGGARAN dengan lebih baik lagi. Kalau benar niat baik sekolah untuk menurunkan AKUNTAN PUBLIK dalam menangani anggaran, kenapa tak terdengar juga?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semestinya tiap sekolah kembali kepada harfiahnya sebagai lembaga pendidikan. Dimana seharusnya dapat memberikan PENDIDIKAN kepada anak didik dan masyarakat umumnya. Berikan penyelesaian yang FAIR untuk sekolah, anak didik dan pribadi para guru. Guru yang tidak dapat mengejar ketinggalan dalam mengikuti pola kerja RSBI yang dituntut serba cepat memang sebaiknya dirumahkan atau mutasi ke tempat lain yang memberi kesempatan untuk meningkatkan kemampuannya. Dan hal ini dilakukan melalui serangkaian TEST dan SUPERVISI yang (sekali lagi) FAIR dengan tidak membeda-bedakan status.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2584853356636054452?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2584853356636054452/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2584853356636054452' title='3 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2584853356636054452'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2584853356636054452'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/01/dunia-pendidikan-pns-vs-gtt.html' title='Dunia Pendidikan.. PNS Vs GTT.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-6392306539108016887</id><published>2009-01-23T23:38:00.003+07:00</published><updated>2009-01-24T01:45:27.152+07:00</updated><title type='text'>Digital Immigrants Vs Digital Natives.</title><content type='html'>Hari ini, untuk kesekian kali saya ikut dalam diskusi panel yang diadakan oleh Sampoerna Foundation yang tahun ini merubah nama Teacher Sharing Network menjadi Educators Sharing Network mengingat peserta diskusi yang ternyata tidak hanya datang dari kalangan GURU saja. Sebagai fasilitator adalah Bpk. AGUS SAMPURNO; IT Specialist Teacher di  Sekolah GLOBAL JAYA. Blog beliau http://gurukreatif.wordpress.com/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Intinya adalah bagaimana GURU, ORANGTUA dan PENDIDIK secara umum menghadapi anak usia sekolah yang sudah menjadi Digital Natives atau penduduk asli dunia maya sementara orangtua (dan guru) adalah Digital Immigrants atau tamu di dunia maya. Pengelolaan peserta diskusi yang dibagi lagi menjadi beberapa kelompok sangat memungkinkan terjadi sharing yang seru sekaligus menarik (dan menyebabkan waktu selama 2 jam menjadi sangat kurang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari seluruh kalangan, mulai dari ORANGTUA, GURU di jenjang TK hingga SMA serta DOSEN setuju jika ada GAP yang merentang antara orangtua dan anak. Perbedaan yang tajam tersebut perlu disikapi dengan bijak. Kadang kita sebagai orangtua melihat teknologi sebagai suatu ancaman, sesuatu yang sangat buruk dan perlu dibatasi (atau samasekali tidak perlu dikenalkan kepada anak).  Padahal orangtua punya andil sangat besar menjadi penyebab trend dunia maya di kalangan anak dan remaja. Entah karena alasan ekonomi atau kepentingan lain, orangtua lebih banyak menghabiskan waktu di luar rumah sehingga anak mencari sesuatu yang dapat menemaninya 'membunuh' waktu.&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku dulu dianggap  jendela dunia, anak generasi sekarang menganggap dunia dapat tergenggam dan semungil HP &lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;(ini salah satu pendapat peserta diskusi lho...). &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Peserta diskusi yang hampir semua merupakan Digital Immigrants ini menelurkan beberapa simpulan yang menarik:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Keberadaan dunia maya selain memiliki dampak negatif juga memiliki sisi positif sebagai salah satu media belajar. Orangtua (dan guru) hendaknya dapat mengarahkan dan mengoptimalkan pemakaian digital world oleh anak karena masa-masa tersebut anak sedang mencari jati diri dan bereksplorasi. Pada masanya anak akan merasa bosan sendiri;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Untuk mengarahkan anak, orangtua (dan guru) perlu mengetahui teknologi dan jika perlu mempelajari sedikit lebih dalam sehingga dapat mengalihkan anak (misalnya dari game online) ke hal-hal (situs-situs) yang lebih positif. Tidak ada salahnya kemudian bergabung menjadi anggota komunitas anak seperti Facebook, Friendster atau blog;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Pengawasan dalam pemakaian teknologi tidak bisa terus menerus dilakukan, cara yang paling baik adalah dengan penanaman moral Imtak secara terus menerus sehingga pada akhirnya anak memiliki self-protection.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kasus lain yang kemudian muncul, karena akses di dunia maya yang begitu luas dan cepat, menyebabkan aparat kepolisian kemudian diterjunkan ke sekolah-sekolah untuk melakukan razia HP dan ke warnet-warnet untuk melihat 'keamanan' dibalik 'kenyamanan' yang ditawarkan kebanyakan warnet. Walaupun pada awalnya kami anggap penurunan jajaran kepolisian ini adalah "LEBAY" atau berlebihan, sekali lagi hal ini patut disikapi secara bijak;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Dunia maya merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk menyebarkan hal-hal berbau pornografi dan pornoaksi sehingga dianggap sebagai suatu ancaman. Dengan adanya UU tentang pornografi dan pornoaksi, pemerintah menyiapkan jajarannya dengan menyiapkan aparat kepolisian.  Para polisi ini dilatih secara profesional dan intensif sehingga memahami benar apa yang harus dilakukan;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Penurunan aparat kepolisian ke sekolah-sekolah dengan seizin kepala sekolah bisa kita anggap sebagai shock therapy  untuk para siswa yang menegaskan ada hukum yang harus ditegakkan bila anak menyalahgunakan teknologi;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Pihak sekolah (terutama guru) harus ikut berkembang dengan mempelajari teknologi sehingga tidak menjadi bulan-bulanan anak. Karena pada kenyataannya perkembangan penggunaan teknologi di kalangan pendidik amat sangat lambat dibandingkan dengan kecepatan anak dalam mengakses teknologi;&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Menurunkan polisi ke warnet-warnet, selama polisi tadi tahu benar apa yang dilakukannya, bisa kita anggap sebagai membantu orangtua (dan guru) dalam mengawasi penggunaan teknomogi oleh anak di luar rumah dan di luar sekolah.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Akhirnya kesimpulan pribadi saya, sebagai seorang guru dan orangtua, lebih baik kita ciptakan KUALITAS KEBERSAMAAN dengan anak. Kehadiran orangtua, keinginan orangtua untuk memahami dunia anak, penanaman nilai dan norma agama serta merta akan menciptakan sosok anak yang bertanggung jawab terhadap diri sendiri dan lingkungannya. Tanggung jawab itu bisa berupa self-awareness dan self-protection yang akan menciptakan generasi mendatang yang lebih baik.&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 0); font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-6392306539108016887?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/6392306539108016887/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=6392306539108016887' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/6392306539108016887'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/6392306539108016887'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/01/digital-immigrants-vs-digital-natives.html' title='Digital Immigrants Vs Digital Natives.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-2427918907159794459</id><published>2009-01-19T18:09:00.004+07:00</published><updated>2009-01-20T02:15:04.608+07:00</updated><title type='text'>GURU, Antara Profesi dan Pengabdian.</title><content type='html'>Masih seputar PP No. 47 dan 48 tahun 2008 tentang Wajib Belajar 9 tahun serta peningkatan pelayanan di bidang pendidikan dengan meniadakan penarikan dana dari masyarakat bagi SD dan SMP negeri kecuali sekolah-sekolah yang sudah bertaraf Internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perubahan ini mengundang sejumlah reaksi mulai dari yang pasrah sampai yang gundah gulana. Sejumlah sekolah bahkan sudah siap untuk mengurangi jumlah pengeluaran dengan memperkecil jumlah pegawai honor, membatalkan sejumlah kegiatan, memangkas pengeluaran seluruhnya atas nama penghematan. Walaupun sebenarnya jaring penggantinya telah disiapkan dengan meningkatkan dana BOS yang diperoleh dari tingkat pusat hingga kota, karena sifatnya yang tidak dapat langsung dicairkan, sekolah akhirnya mengandalkan jurus mempertahankan segala yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya adalah salah satu yang mempunyai sikap bingung. Entah karena dalam setiap langkah saya selalu banyak pertimbangan atau karena kurangnya informasi yang saya peroleh, tapi yang pasti dasar kebingungan saya adalah ketika saya masih mempertanyakan honor saya bulan depan yang entah dapat cair atau tidak. Dengan arogan saya berkata,"Udah honor telat, jumlahnya tidak tentu, tuntutannya macem2 lagi, ini namanya kerja bhakti!".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya lalu ingin mengembalikan apa yang selama ini saya percaya. GURU. Apa pengertiannya, apa yang seharusnya dilakukan seorang guru dan apa maslahatnya bagi dunia pendidikan secara umum. Saya temukan di kamus besar Bahasa Indonesia bahwa pengertian guru adalah 'orang yang pekerjaannya mengajar'.  Dalam bahasa Jawa kuno (Hindu) arti GURU diterjemahkan secara lebih tinggi lagi dari sekedar 'mengajar'. GURU bisa berarti ahli dalam bidang ilmu baik spiritual maupun intelektual yang dalam kesehariannya memberikan bimbingan dan pelayanan kepada sesama manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kita perhatikan, terdapat perbedaan pemahaman. Dulu seorang guru sukarela menularkan ilmu yang dimilikinya without complaining. Sementara pada saat ini guru lebih dianggap sebagai profesi/pekerjaan semata. Dengan adanya PP No. 14/2005, yang saya sebut gulali (karena menjanjikan yang manis-manis bagi profesi ini), semakin menguatkan usaha pemerintah untuk semakin memperhatikan Guru secara profesional dan menghargainya sebagai profesi. Hal ini berdampak juga terhadap cara pandang seorang guru terhadap pekerjaannya. Keinginannya untuk dihargai secara profesi menjadikan guru hedonist dan mengenyampingkan apa yang disebut "pengabdian".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Termasuk saya, kenyataan akan mengharapkan penghasilan berakibat kepada merosotnya jiwa mengabdi. Guru di pelosok mungkin tidak akan merasakan hal ini karena penghargaan yang tinggi terhadap seorang guru yang digugu dan ditiru serta kecukupan untuk makan tanpa menginginkan lebih, menjadikan mereka memberikan apapun yang mereka punya untuk anak didiknya (mungkin ini sosok Ibu Muslimah dalam Laskar Pelangi-nya Andrea Hirata).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ditambah lagi ketika saya membaca artikel-artikel dari blog Ibu Murni yang saya ikuti. Kesadaran akan keinginan untuk menuntut penghasilan yang telah menjadi hak saya, sangat membuat saya malu. Saya merasa telah melenceng dari 'menjadi' seorang guru yang mengabdikan diri untuk ilmu pengetahuan dan kemaslahatan orang-orang yang di sekitarnya, dalam hal ini seluruh murid-murid. Jika kemudian seorang Doktor seperti beliau ini merasa seperti bulir padi yang gemuk tapi baru berisi angin karena keinginan beliau untuk belajar dan berguru kepada semua orang, lalu apalah saya ini?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-2427918907159794459?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/2427918907159794459/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=2427918907159794459' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2427918907159794459'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/2427918907159794459'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/01/guru-antara-profesi-dan-pengabdian.html' title='GURU, Antara Profesi dan Pengabdian.'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-1556820042947571579</id><published>2009-01-03T00:17:00.002+07:00</published><updated>2009-01-03T00:30:27.174+07:00</updated><title type='text'>Bullying files...</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;Kasus yang makin happening di dunia pendidikan..&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;banyak orang setuju bahwa sebenernya hal seperti ini sudah berlangsung dari dulu. Pada masa prasejarah orang berjuang untuk makan sampe "makan" temen sendiri-pun kejadian (sekarang mah gara-gara sumanto makan kodok di tipi, bisa bikin tukul ganti judul...).&lt;br /&gt;klo ditelusuri kekerasan dari jaman prasejarah kayaknya terlalu jauh ya.. karena kalimat awalnya 'happening di dunia pendidikan', gmana klo dari jaman sayah SD ajah.. (kebetulan saya ngga ngalamin sekolah TK apalagi playgroup).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Waktu saya SD, kerapihan tiap anak diperiksa betul-betul. Sepatu hitam, kaus kaki putih nutupin betis, rok merah nutupin lutut, ikat pinggang hitam, kemeja putih, dasi merah, topi, buat perempuan rambut diikat (klu panjang) n... kuku tangan harus pendek, rapi dan bersih... (penampilan siswa teladan neh.. :D). &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;siswa yang ga pake spatu item.. bersihin WC sekolah (buat anak kelas 4 keatas), yang pernah sayah alamin lupa gunting kuku... atuhh mistar bu guru melayang ke atas jari-jari tangan... pletakkk! &lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;SMP.. lagi masanya badung.. ada 15 temen (kebetulan lalaki semua) nyerang sekolah lain.. bahasa kerennya sih gelut!.. ketauan nih ama guru.. besoknya langsung eta yang 15 orang teh 'ditampilingan' ku 3 guru! baris satu-satu di mimbar.. plakkk!plakkk!plakkk! persis kayak gambar di tipi yang direkam pake hape tea..&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;ngajailan guru di kelas.. atuh sekelas disetrap di tengah lapangan pas panas poe ereng2an sambil hormat kana tihang bendera sebelumnya lari dulu 5x keliling lapangan.. weww...&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;jangankan menyiksa secara fisik, serangan kata2 juga termasuk bullying. pernah kajadian dimarahin abis2an di depan kelas ku guru (nepikeun ka ceurik sayah mah) makanya mungkin sampe sekarang akika bete ama matematik...&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;SMA.. kayaknya malah tenang tuh.. paling sering kabeurangan (kesiangan)...hehehe.. disetrap didepan peserta upacara, nyapu musholla, sistem hukuman SMA jaman eta mah skorsing. mun udah 3 kali kena skors (atawa yang parah pisan) dikeluarin.. skor2an siga harry potter ajahh... tapi ada juga kasus sepet-menyepet ama senior. ade kelas ga boleh kinclong dikit, dicari aja masalah ku kaka kelas, jadi perang mulut. yang diliat di tipi udah jauh lebih berkembang peke ngajenggut n najong n nonjok segala... alahhh..&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;Kuliah.. alhamdulillah waktu itu belom ngarti bahasa jawa, matak (makanya) pas OPSPEK dimarahin abis2an ama senior malah pengen ketawa...xixixixi..&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;br /&gt;well.. intinya kekerasan di sekolah mah dari jaman baheula ada, bedanya dulu ga ada hape canggih buat ngerekam kejadiannya dan mentrinya dulu pa harmoko dimana akses informasi dibatasi scr ketat. Jadi apakah kita akan menghapuskan hape canggih atau menaikkan kembali harmoko jadi mentri penerangan supaya&lt;span style="font-style: italic;"&gt; ga ada&lt;/span&gt; (baca:ga denger dan ga liat) kejadian bullying?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;Namanya 'kekerasan' gimana pun bentuknya, apapun alasannya ujung2nya memang melanggar hak orang lain. Karena sikap orang lain pelaku bullying ga bisa saya cegah, jadi mulai dari sayah sendiri aja ya.. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;moal neke, moal nyiwit (tapi pernah ketang, waktu baju seragam murid kalaluar..), moal nampiling, moal neunggeul, moal nyarekan...Alhamdulillah boga murid teh balalageur... :D&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-style: italic;" class="MsoNormal"&gt;PS:&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;maaf buat temen2 yang ga paham bahasa Sunda, kadang dicari artinya yang pas susah benerr :)&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-1556820042947571579?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/1556820042947571579/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=1556820042947571579' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1556820042947571579'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1556820042947571579'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2009/01/bullying-files.html' title='Bullying files...'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-1601691950197251222</id><published>2008-12-22T23:36:00.002+07:00</published><updated>2008-12-23T00:22:02.774+07:00</updated><title type='text'>Sekolah Gratis</title><content type='html'>Siang tadi diumumkan tentang ditiadakannya iuran sekolah bulanan untuk kelas reguler. "Ini artinya akan ada sejumlah pengurangan pendapatan untuk para PNS", pak kepala sekolah menambahkan. Pengurangan pendapatan? penasaran dong, knapa pemerintah gegabah dengan menurunkan aturan sedemikian rupa. Katanya ingin meningkatkan pendapatan guru, kok pak kepsek malah mengumumkan pengurangan pendapatan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="font-style: italic;" class="subjudulidxcetak"&gt;PELAYANAN&lt;/div&gt; &lt;div style="font-style: italic;" id="judulartikelcetak"&gt;Mendiknas Larang Sekolah Tarik Iuran&lt;/div&gt; &lt;span style="font-style: italic;" class="tglct"&gt;Sabtu, 6 Desember 2008 | 03:00 WIB&lt;/span&gt; &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0); font-style: italic;"&gt;Jakarta, Kompas - Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo melarang pengelola SD dan SMP negeri menarik pungutan dari orangtua murid. Mulai tahun depan, pemerintah meningkatkan berbagai subsidi bagi sekolah sehingga tidak ada alasan menarik biaya lagi.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-style: italic;"&gt;”SD dan SMP negeri yang bukan bertaraf internasional harus gratis. Dalam artian tidak boleh memungut biaya operasional,” ujar Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo seusai menerima Direktur Sokola Rimba Saur Marlina alias Butet Manurung, Jumat (5/12). Sokola Rimba menawarkan pengajaran baca, tulis, dan hitung kepada orang Rimba yang hidup di Hutan Bukit Dua Belas, Jambi.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-style: italic;"&gt;Mendiknas juga menegaskan, sekolah tidak perlu lagi menarik biaya gedung karena sudah menjadi tanggung jawab pemerintah dan pemerintah daerah. Untuk buku pelajaran memang tidak terhitung sebagai biaya operasional, tetapi pemerintah menyediakan BOS khusus buku dan pembelian hak cipta buku pelajaran yang dicetak menjadi buku murah.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-style: italic;"&gt;Adapun seragam dan sepatu termasuk biaya personal yang harus ditanggung murid. Namun, menteri berpesan sekolah jangan mengoordinasi anak membeli di sekolah karena itu sama saja dengan berbisnis.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-style: italic;"&gt;Bambang menambahkan, gaji guru juga akan meningkat tahun depan. ”Peningkatan pertama terkait kenaikan 15 persen bagi seluruh pegawai negeri sipil, termasuk guru. Kedua, sesuai instruksi presiden, gaji guru dengan pangkat terendah minimal Rp 2 juta. Ketiga, sesuai amanat Undang-Undang tentang Guru dan Dosen, guru mendapatkan tunjangan fungsional dan profesi,” paparnya.&lt;/p&gt;&lt;p style="font-style: italic;"&gt;Dia mengatakan, pemerintah akan memberikan sanksi bagi sekolah yang masih memungut iuran. Sanksi itu sesuai dengan peraturan terkait pegawai negeri sipil, mulai dari teguran, penurunan pangkat, penundaan pangkat dan lain-lain. (INE)&lt;/p&gt;&lt;p style="font-style: italic;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-style: italic;"&gt;dari kompas: http://cetak.kompas.com/read/xml/2008/12/06/00332799/mendiknas.larang.sekolah.tarik.iuran&lt;/p&gt;Hmm.. jadi diganti dengan meningkatkan subsidi ya? tapi bila dibandingkan dengan apa yang biasa diperoleh tiap bulannya pasti akan terjadi penurunan walaupun sedikit dan perlu disiasati dengan pembuatan anggaran baru. Honor PNS memang akan naik sekitar 15% disertai adanya tunjangan bagi yang sudah lulus sertifikasi. Serendah-rendahnya gaji guru mencapai angka 2 juta rupiah! Menggiurkan ya? tapi kenaikan masih memuat kata &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;akan &lt;/span&gt;yang berarti &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;belum&lt;/span&gt;, sementara penghapusan segala biaya harus sudah dilaksanakan dalam...&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; 9 hari!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Lalu bagaimana nasib para guru honor yang selama ini menggantungkan penghasilannya dari uang komite? akankah terganti dengan dana BOS yang baru pemerintah pusat yang sudah menentukan jumlah, bagaimana dengan pemerintah daerah?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biaya pembangunan dan perbaikan gedung akan ditanggung oleh pemerintah, sanggupkah? sementara saat ini saja masih banyak gedung sekolah yang tidak layak pakai.. sudahkah pula mempertimbangkan perbedaan kebutuhan tiap sekolah?&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku murah? mudah-mudahan tahun pelajaran yang akan datang bisa dimanfaatkan secara maksimal. Tahun pelajaran ini buku elektronik belum dapat dimanfaatkan secara maksimal karena pendistribusiannya dari dinas yang di tengah pembelajaran sudah berlangsung. Untuk memperbanyak buku diperlukan waktu, sepertinya sekolah perlu juga memikirkan untuk membuka percetakan agar biayanya bisa ditekan, tapi nanti sekolah dituding berbisnis buku lagi... pusing juga...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baju seragam dan perlengkapannya, sekolah diharapkan tidak mengkoordinasi siswa baru untuk membeli di sekolah karena sama saja dengan berbisnis... rupanya pemerintah lebih rela para pebisnis saja yang untung besar dengan pengadaan perlengkapan sekolah. Sekolah yang mengambil sedikit keuntungan buat kesejahteraan guru haram hukumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat aturan memang lahannya para ahli hukum, atau para wakil rakyat di DPR sana yang mengatasnamakan rakyat, kami guru hanya akan fokus pada mendidik anak bangsa. Tapi tolong kalau boleh kami membuat suatu permintaan... jangan permainkan nasib kami hanya untuk coba-coba dan dagelan politik semata.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-1601691950197251222?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/1601691950197251222/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=1601691950197251222' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1601691950197251222'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/1601691950197251222'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2008/12/sekolah-gratis.html' title='Sekolah Gratis'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-8161860967296664560</id><published>2008-12-15T01:05:00.002+07:00</published><updated>2008-12-15T02:56:02.291+07:00</updated><title type='text'>Bushido in Education Ch. 2</title><content type='html'>sesuai janji mau melanjutkan bincang-bincang ringan ini sedikit, yang walaupun kedalamannya hanya sebatas kulit ari, namun anggap saja sebagai pelepasan sepercik air agar tak jadi banjir..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Pengakuan atas sertifikat dan&lt;br /&gt;4. ketersediaan sertifikasi yang lebih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Belakangan ini semangat sertifikasi guru-guru begitu besar. setiap ada seminar atau pelatihan ingin diikuti, utamanya karena penyelenggara seminar atau pelatihan tadi menyediakan sertifikat untuk dibawa pulang. Pak Prof Tilaar sendiri mengakui bahwa "guru yang mengikuti seminar atau pelatihan lebih menginginkan sertifikatnya daripada ilmunya," begitu katanya. Beliau berkata demikian karena pernah mengisi acara seminar di suatu daerah yang dihadiri ribuan orang! (baca:guru). Beliau begitu yakin mereka datang karena sertifikatnya (mungkin saja karena pak prof yang isi materinya loo..). Niat pemerintah dengan menghargai sertifikat seminar atau pelatihan memang bertujuan untuk memacu semangat para guru untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, keterampilan sekaligus 'kemauan' dalam menyikapi dunia global. Namun yang terjadi selanjutnya, semangat mengikuti pelatihan dan seminar bisa berakibat pada meninggalkan kelas yang menjadi kewajibannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain sertifikat, ijazah para guru tadi juga ikut ditingkatkan, yang belum sarjana kembali ke bangku kuliah, yang S1 berlanjut ke S2, bahkan seorang rekan sekarang sedang menempuh S3! Tapi kembali efek meninggalkan kelas menjadi hal yang tidak bisa dihindari karena tuntutan untuk mengisi kelas sejumlah jam tertentu juga tidak mendapat toleransi, akibatnya, terbengkalailah muridnya buu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selain pengejaran tak henti terhadap sertifikat, pemilihan peserta yang diijinkan ikutpun menjadi issu lain. Di sekolah negeri, diutamakan mereka yang PNS lah yang dibiayai untuk mengikuti pelatihan-pelatihan, alasan senior lah atau sertifikatnya lebih terpakai lah, yang mereka lupakan adalah melaporkan apa yang sudah diperoleh kepada yang lain serta menerapkan apa yang sudah diperolehnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda dengan di Jepang, setiap kali pelatihan diadakan self assessment (bu Ayami said). Ini penting untuk merefleksikan apa yang telah diperolehnya dalam pelatihan. Pelatihan dilakukan secara bergiliran. dan ketika guru akan meningkatkan profesionalismenya di bidang pendidikan, mereka diijinkan untuk meninggalkan kelas. kurang jelas maksud meninggalkan kelas ini apakah mereka tetap menerima gajinya atau penghasilan ikut 'cuti' juga. tapi yang jelas, keseragaman kurikulum di sekolah tingkat dasar di Jepang mengharapkan kesetaraan keahlian para pendidiknya juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Sistem penggajian dan kompensasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Kenapa lagu Oemar Bakri milik bang Iwan rasanya masih 'klop' sama jaman kiwari (jaman sekarang..). Gaji guru masih belum setara dengan pegawai negeri di departemen lain yang melimpah dalam hal tunjangan profesionalnya. Sertifikasi yang berusaha mengangkat pamor para guru pun masih dinilai lamban meraih keseluruhan tenaga pendidik karena sifatnya yang memenuhi 'kuota'. Jadi, guru honor seperti saya entah kapan mendapat giliran...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jepang, Guru adalah profesi yang membanggakan (kata Prof Ayami lagi). Penghargaan begitu tinggi dimiliki oleh guru di Jepang karenanya pemerintah sangat menjaga guru-guru mereka untuk tetap menjadi pribadi-pribadi yang profesional. Setelah sebelumnya mengalami reformasi pada tahun 1974, gaji guru Jepang ditingkatkan menjadi 3x lipat. Alasan lompatan gaji yang mencapai angka 3 sangat sederhana dan manusiawi sekali,"bagaimana masyarakat akan menilai tinggi guru apabila penghasilannya masih rendah?" secara ekonomi dan sosial makna pernyataan ini besar sekali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menariknya lagi, bagi perempuan Jepang, menjadi guru adalah suatu kehormatan tersendiri, karena posisi sebagai guru menempatkan perempuan setara dengan laki-laki. hal semacam ini tidak akan dijumpai di perusahan lain karena perusahan akan memperlakukan perempuan di Jepang lebih rendah dari laki-laki dalam penghasilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katanya guru kan pahlawan tanpa tanda jasa, alhasil para guru ini selalu 'sungkan' jika ingin memperjuangkan haknya sebagai manusia pendidik. memang ada beberapa demo yang dilakukan guru, tapi sifatnya hanya dalam lingkup daerah dan tidak pernah menghasilkan sesuatu yang berarti sampai saat ini, hanya mengisi berita dalam koran selama satu hari, besoknya masyarakat pun sudah lupa, termasuk para peserta demo nya yang kembali dibenturkan pada kalimat: 'pahlawan tanpa tanda jasa'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu apakah dengan gaji tinggi menjamin peningkatan mutu guru? well, untuk menjawab ini barangkali bisa mengambil contoh seorang rekan yang menggunakan waktu belajarnya dengan menarik ojek, atau menjadi pemulung, atau mengajar di sekolah lain guna mengganjal biaya hidup sehari-hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Ketersediaan pengembangan profesionalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Seiring dengan semangat sertifikasi, banyak lembaga yang menjaring guru dengan pelatihan. MGMP pun disulap menjadi tempat pelatihan entah pembuatan RPP, pelatihan ICT dan lain-lain yang berujung pada pemberian sertifikat. Jika melihat dari ilmu yang bisa kita dapat, semakin luas kesempatan para guru untuk meningkatkan kemampuan sejauh tidak dipaksakan. Bila terjadi penjejalan semata hasilnya akan berupa sertifikat kosong bertuliskan nama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Tuntutan untuk melakukan self assessment setelah mengikuti pelatihan bagi guru-guru di Jepang adalah upaya untuk menjadikan ilmu yang diperoleh tidak sekedar sesuatu yang lewat begitu saja. kemampuan para guru di Jepang diusahakan setara sehingga pelatihan berkala merupakan sesuatu yang wajib dilaksakan dalam rangka peningkatan profesionalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk memperkenalkan model pembelajaran terbaru misalnya, masyarakat kampus dilibatkan. para mahasiswa diberi kesempatan untuk memperkenalkan metode mengajar baru kepada guru-guru di sekolah sehingga terjadi hubungan mutualis antara puhak sekolah dan pihak kampus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segelintir kemeruh tadi semata karena menginginkan pendidikan di Indonesia terus maju dengan serta merta meningkatkan kemampuan dan profesionalisme para pendidiknya. Jika tidak bisa disejajarkan dengan Jepang, paling tidak menjadikannya cita-cita membuat kita (mudah-mudahan) terus bersemangat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8286542005690018967-8161860967296664560?l=missell.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://missell.blogspot.com/feeds/8161860967296664560/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8286542005690018967&amp;postID=8161860967296664560' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/8161860967296664560'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8286542005690018967/posts/default/8161860967296664560'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://missell.blogspot.com/2008/12/bushido-in-education-ch-2.html' title='Bushido in Education Ch. 2'/><author><name>Michelle Lee</name><uri>http://www.blogger.com/profile/15169136482900940292</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='27' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_l5JRynrhBW4/SUU9yduw9WI/AAAAAAAAADo/a-uE04G-vn8/S220/capung.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8286542005690018967.post-3226533447726900882</id><published>2008-12-03T02:51:00.001+07:00</published><updated>2008-12-04T03:09:33.081+07:00</updated><title type='text'>Bushido In Education 1</title><content type='html'>Menyambut hari Guru 25 November, pada tanggal 3 Desember ini diadakan upacara yang diikuti oleh seluruh guru kota Kami. Begitu pentingnya seremonial ini sehingga dalam surat edaran ke sekolah-sekolah dinyatakan untuk meliburkan murid-murid pada saat hari peringatannya. Begitulah, seluruh guru di kota kami menyemut di lapangan sempur untuk 'reuni' dengan rekan mereka sesama pengajar.&lt;br /&gt;Saya ingin membandingkan bagaimana sebuah negara menghargai profesi guru yang berimbas pada semangat mengabdi seorang pendidik terhadap bangsa dan negara, memberi jiwa pada anak bangsa. Bagaimana kalau Jepang kita ambil sebagai pembanding? Teman-teman langsung protes, Jepang?? plis deh ahh!&lt;br /&gt;Jepang adalah salah satu negara di Asia yang standar pendidikannya menduduki high stakes diantara negara-negara OECD.&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Bidang-bidang yang diteliti adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Entry to teacher education program&lt;/span&gt; (saringan masuk ke sekolah pendidikan guru), &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Evaluation of practical experienc&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;e&lt;/span&gt; (evaluasi pengalaman praktek lapangan/KKL), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Exit from teacher education program&lt;/span&gt; (hasil/ lulusan program pendidikan keguruan), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;certification&lt;/span&gt; (sertifikat), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Hiring&lt;/span&gt; (penggajian),&lt;span style="font-style: italic;"&gt; Evaluation of Indiction period&lt;/span&gt;, E&lt;span style="font-style: italic;"&gt;valuation of professional development &lt;/span&gt;(evaluasi pengembangan profesionalisme), &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Evaluation of probation period&lt;/span&gt; (for tenture)&lt;/span&gt;. Selain Jepang, negara-negara yang diteliti merupakan Negara-negara yang dianggap memiliki pola pendidikan terbaik di dunia yaitu Australia, Inggris, Hongkong, Korea, Belanda, Singapura dan Amerika Serikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keingintahuan saya atas 'rahasia' Jepang memperoleh standar yang begitu tinggi, dijawab dalam seminar yang diadakan oleh Sampoerna Foundation beberapa waktu yang lalu di Jakarta dengan narasumber Prof. Ayami NAKAYA (&lt;/span&gt;&lt;span style="line-height: 115%;" lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-family:georgia;"&gt;Associate Professor at Hiroshima University, Japan&lt;/span&gt;)&lt;span style="font-family:georgia;"&gt; dan Prof. (emeritus) H.A.R. TILAAR. Dalam seminar tersebut dibahas bagaimana faktor-faktor seperti; &lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Control and Governance&lt;/span&gt; (kontrol dan kebijakan pemerintah),&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 51, 255);" lang="EN-US"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt; Standards for entrance into exit from teacher education program&lt;/span&gt; (standar untuk dapat masuk dan hasil lulusan program pendidikan guru), &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Certification requirement&lt;/span&gt; (pengakuan atas sertifikat), &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Availability for advance certification&lt;/span&gt; (ketersediaan sertifikasi yang lebih tinggi), &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Hiring and compensation&lt;/span&gt; (system penggajian dan kompensasi), dan &lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;In-service and professional development requirement &lt;/span&gt;(ketersediaan pengembangan profesionalisme).&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;&lt;span style="color: rgb(
