Saturday, August 7, 2010

Singapura; Never Ending Story.

Kerjaan mengedit foto dan film waktu kegiatan ke Singapura kemarin membuat saya jadi terkenang selalu kejadian demi kejadian. Waktu saya disana balutan rindu ingin cepat pulang ke tanah air, tapi kini lonjakan kangen hampir tak terbendung ingin kembali melihat 'kampoeng modern' dengan merlionnya (yang sudah selesai mandi :D).

Penghargaan yang setinggi-tinggi nya buat pihak sekolah yang sudah mengirim kami berkesempatan bertemu dengan saudara baru. Para Orangtua yang percaya melepas anak-anaknya dibawah bimbingan kami selama disana. Buat keluarga yang sabar menanti. Murid-murid yang mengikuti program ini dengan baik. Bu Mabel as the Principal. Buat para buddies yang setia mendamphingi. Dan semua warga Hua Yi.

Special thanks buat:
Pak Shaheful.. terima kasih bodorannya, kadang saya sering terkecoh juga, ini orang serius apa tidak.. but anyway, anda buat hari-hari kami jadi lebih cerah walau Singapura sedang mendung. Murid-murid sampai percaya 100% waktu Pak Shaheful bilang tidak membolehkan anak laki-laki datang ke farewell party.. "can lah.." hehehe. Plus Pak Lee yang jalan bareng ke China Town, yang penasaran apa betul laki-laki Indonesia punya lebih dari satu istri, (ini jailnya Pak Shaheful lagi saya kira).


Bu Gowtum.. wanita keturunan India yang cantik dan perfume nya yang khas, bikin kangen. Sikapnya yang keibuan buat semua merasa nyaman dan merasa di rumah sendiri. Sampe bingung waktu ke Jurong Bird Park kami ngga mau nonton Lory bird show (padahal keren banget katanya), soalnya kami sempat ill feel waktu ngga kebagian duduk di pertunjukan gajah. Thank's Bu Gowtum, for your hospitality and for the nice earing you gave me.

Pak Shoon.. pemuda serius yang baik hati. Pengetahuan sejarahnya luar biasa, suatu saat saya ingin beri dia buku tentang Soekarno dan kopi luak, sesuatu yang cuma Indonesia yang punya. Terima Kasih Pak Shoon, juga buat buku pelajaran sejarah yang dia bagi buat saya bermanfaat banget.

Dan terakhir, rasa terima kasih saya buat Bu Lelyana. Jika saya punya adik perempuan, saya ingin yang seperti dia. Cantik, modern dan taat beragama, semangatnya tinggi berbagi dengan murid-muridnya. I miss y'all....