Thursday, December 27, 2012

Berbagai Gaya Ilham.


2008
Beberapa hari lalu Ilham ulang tahun. Waktu berkunjung ke pos yandu untuk ditimbang ibu-ibu disana bilang Ilham sudah 'lulus' jadi balita. Yep, umurnya memang sudah  5 tahun.Yang diatas itu adalah fotonya yang paling bayi. Foto yang lebih bayi lagi entah karena kecerobohan atau apa, terhapus dan wajah imutnya yang baru lahir, atau waktu dia perlu disinar pada umur 3 hari, hilang.
Demi mencegah 'kehilangan' itu lagi, saya ingin simpan beberapa fotonya disini dengan serangkaian cerita yang barangkali bisa mengingatkan dia suatu saat nanti bagaimana masa kecilnya dulu :)

Monday, December 24, 2012

Resolusi 2013.

Sejak pergantian tahun lalu beberapa teman blogger melakukan beberapa resolusi yang akan dilakukan di tahun mendatang. Tahun ini saya lihat, kebiasaan itu masih berlaku. Buat saya yang punya blog suka-suka alias memposting tak tentu waktunya, sangat beragam temanya resolusi buat tahun depan juga masih..suka-suka.

Malam kemarin saya jalan-jalan ke blog milik mas MT http://mataharitimoer.com/ yang hampir semua tulisannya saya suka, tulisan yang suka nyindir, suka nyinyir, suka mengingatkan, membangun harapan atau apalah namanya, tapi membuat saya bertanya tentang konsistensi saya mengurus sebuah blog.

Kadang alasan kesibukan atau mentok ide adalah alasan yang paling gampang (baca:sering) saya sampaikan jika ada yang bertanya kenapa lama tak menulis. Padahal ide sering muncul dan kebiasaan untuk melupakannya daripada menulisnya di catatan kecil masih juga jadi kebiasaan buruk. Atau kehabisan waktu di tempat kerja, sampai rumah dengan anak-anak, padahal masih bisa disiasati dengan kerja teratur yang (lagi-lagi) belum bisa saya lakukan.

Jadi pagi ini ditemani sepiring lontong bumbu kacang yang ga jelas namanya, plus gorengannya, resolusi blog saya buat tahun depan masih sama, suka-suka.

Thursday, December 6, 2012

Bumi Milik Kita.

Ada teman yang sedang tugas ke Jepang bilang bahwa supermarket disana tidak menyediakan kantung belanja, para pembeli diharuskan membeli tas plastik atau tas belanja yang bisa dipakai kembali yang disediakan pihak toko. Para pembeli akhirnya akan memilih membeli tas yang bisa dipakai berulang-ulang supaya lebih hemat dan tak lupa membawanya kembali pada saat belanja berikutnya.

Di Indonesia ada supermarket yang juga menyedikan tas belanja yang bisa dipakai berulang-ulang, sudah menggunakan bahan plastik yang dapat hancur dalam waktu beberapa tahun, sampai menawarkan hadiah bagi para pembeli yang membawa tas belanja sendiri.

Beberapa hal diatas adalah wujud dari perilaku hidup yang lebih perduli terhadap lingkungan. Beberapa waktu lalu saya diundang untuk menghadiri Social Good Summit 2012 yang diselenggarakan oleh UNDP Indonesia, Badan dunia yang memperhatikan masalah-masalah sosial. Tema kali ini mengusung tentang Climate Change, dengan menitik beratkan pada Global Warming, atau lebih kita kenal dengan pemanasan global atau efek rumah kaca. Pembicaraan yang diikuti oleh para Blogger dan media berlangsug dengan hangat dengan moderator mas @anjarisme dari IDBlogNetwork. Cerita lengkapnya ada disini.

Terlepas dari apakah pemanasan global adalah sekedar isu atau sengaja digaungkan negara-negara industri, apakah penyebabnya akibat ulah manusia atau memang sudah gejala alam akibat bumi yang semakin tua, yang pasti sebagai mahluk yang tinggal di bumi, manusia sebaiknya memang berusaha lebih keras untuk membuat lingkungan tempat tinggal yang  (paling tidak) lestari lebih lama.

Usaha yang dilakukan bisa berbagai macam. Bisa dengan membawa tas belanja sendiri, berkomitmen untuk tidak menggunakan wadah styrofoam, bersepeda dan menggunakan kendaraan umum sebagai sarana menghemat bahan bakar, menanam pohon dan lain-lain. Dalam hal melakukan kampanye lingkungan seperti ini, kita tidak bisa mengharapkan feedback secara cepat, karena merubah paradigma atau kebiasaan yang sudah berlangsung sangat lama di masyarakat bukan hal yang mudah.

Hal yang kemudian bisa dilakukan sebagai blogger dan media tentu saja dalam hal penyebaran secara luas green campaign ini. Efeknya kepada para pembaca, followers atau friends akan lebih baik dibandingkan dengan apabila kita melakukan aksi tanpa menyebarluaskannya. Bukan berarti ingin mendapat pujian, tapi semata ingin berbagi informasi dan contoh gaya hidup yang lebih baik.

Beberapa ide muncul dari para peserta diskusi:
1. Berbagi cerita saat melakukan perubahan gaya hidup lebih hijau selama selang waktu tertentu (misalnya selama 1 bulan). Dari hari ke hari bisa kita bagi cerita apa saja yang telah kita lakukan, apakah hal tersebut mempengaruhi gaya hidup kita akhirnya atau bagaimana pandangan masyarakat akan aksi yang kita lakukan. Lalu di akhir tulisan bisa kita bagi efek gaya hidup tersebut, apakah merepotkan atau malah membuat diri kita lebih positif.
2. Membuat sebuah software game tentang lingkungan. Mas @anjarisme mencontohkan dengan permainan membuang sampah yang mungkin bisa berefek cukup baik di kalangan remaja.
3, Membuat sebuah tangga yang bentuknya seperti tuts piano dan berbunyi saat diinjak seperti yang diterapkan di Stockholm dengan judul Fun Theory. Hal kecil ini terbukti membuat orang lebih memilih memakai tangga ini dibandingkan dengan eskalator di sebelahnya. Gaya hidup lebih sehat tercapai.
3. Menanam pohon yang bisa dipantau CCTV sehingga si penanam bisa melihat perkembangan pohon yang ditanamnya setiap waktu.
4. (Ini yang paling saya suka) Mengundang para blogger dan media untuk melihat lebih dekat keadaan alam di lokasi tertentu dan menceritakan kembali lewat blog dan media tentang apa yang dilihatnya. Dengan merasakan sendiri kita bisa lebih mudah untuk menjelaskan kepada para pembaca, followers dan friends apa yang sebenarnya sedang dan akan terjadi selanjutnya apabila kita sebagai manusia tidak melakukan tindakan.

Untuk saya pribadi akan berusaha semampunya melakukan apa yang saya terjemahkan sebagai green living. Membuang sampah pada tempatnya, membeli produk rumah tangga yang bisa diisi kembali, berperan aktif dalam kegiatan 3R di lingkungan rumah, aktif bersepeda ke tempat kerja (bike to work), memilih berjalan kaki daripada berkendara ke tempat yang tidak terlalu jauh, sesedikit mungkin memakai tas plastik, kemasan plastik dan styrofoam dengan membawa tas belanja kain, membeli makanan di tempat atau membawa wadah sendiri. Mudah-mudah seiring waktu, kesadaran untuk mencintai lingkungan kita dapat semakin tumbuh terutama di kalangan generasi muda untuk bumi yang lebih baik di masa yang akan datang, karena Bumi ini milik kita!

Social Good Summit Indonesia 2012 Slideshow: IDBlogNetwork’s trip to Jakarta was created with TripAdvisor TripWow!

Thursday, October 11, 2012

Dari Kafe ke Kafe.

Lagi cerita tentang gowes. Ga akan bosen saya cerita karena saya ga akan bosen bersepeda. Karena masih kesulitan untuk cari waktu bike to work setelah pindah rumah agak jauh dari tempat kerja akhirnya jadilah weekend warrior, bersepeda hari sabtu dan/atau minggu.

Cuma masih banyak orang tidak percaya saya adalah seorang pesepeda. Setelah dicari sebabnya, mungkin mereka melihat bentuk badan saya yang tidak berubah. Tetap gemuk dan menggemaskan.. hahahah.
Namun jika napak tilas gowes hari sabtu lalu ternyata memang semakin banyak gowes saya semakin banyak makan.. :D
Jam 7.00 saya baru bisa mengendarai si kuning (my folding bike) keluar dari rumah, tanpa sempat sarapan. Sampai di rumah Tarie, terdengar sendu nya musik dangdut dari penjaja kue getuk keliling. Entah karena ingin mendengar lagu dangdut nya full version atau memang karena tampilan kue getuk yang menggoda selera, akhirnya 5 buah kue getuk berpindah ke tas sepeda, mau dimakan di jalan sambil ngopi, pikirku.

Sunday, September 30, 2012

CLIMATE CHANGE CAPTURED

I wrote this note about two years ago. It tucked inside my note book. When I recently writing about environment, somehow this note jump out from my notebook :)
So today I try to post it here.






GOWES RUS(U)H.


Kebetulan punya tiket nonton gratis dan ada film yang pengen banget ditonton perasaannya ga terlukiskan deh..*lebayy. Tapi PREMIUM RUSH emang layak tonton bagi mereka yang suka olahraga yang menantang, terutama sepeda.

Awal film udah kebayang bersepeda disela-sela kendaraan yang padat emang harus punya sixth sense. Padatnya kendaraan New York boleh juga dibandingkan sama angkotnya Bogor yang suka slonong boy potong sana  sini. Fixed gear yang dipake sama Willie (Joseph Gordon-Levitt) untuk nganterin paket-paketnya jelas ga cocok buat saya yang parno abis. Selama setaun ber-bike to work saya udah ganti kanvas rem dan kawatnya sampe 2 kali.. jelas banget kan parno nya? soalnya saya b2w nya gak tiap hari :D

Friday, September 28, 2012

Rumah Kompos: Penyelamat Lingkungan a la Kampung.

Tidak ada yang istimewa dari lingkungan perumahan Griya Melati di Jl. Cifor Kelurahan Bubulak Kecamatan Bogor Barat tempat saya tinggal selama hampir 8 (delapan) tahun ini. Namun saya sangat percaya bahwa memiliki rumah dengan lingkungan sesuai dengan harapan adalah rezeki tersendiri.

Kompos Griya Melati

Suatu hari sekantung tanah dibagikan oleh petugas kebersihan di setiap rumah, disertai undangan untuk datang ke tempat pembuangan sampah kami pada sore harinya. Penasaran, saya dan suami akhirnya datang. Ternyata seorang warga yang dikenal dengan nama pak Sony dan istrinya, sore itu menjelaskan tentang 3R, Reduce, Reuse, dan Recycle. 'Oke' (dalam hati saya bilang) lalu apa hubungannya tanah yang dikirimkan tadi pagi dengan ini?
"Bapak Ibu tadi pagi sudah menerima sekantung tanah tadi pagi?" Pak Sony akhirnya akan menjawab rasa keingintahuan saya.
"Itu adalah sampah bapak ibu selama ini." katanya lagi.

Tuesday, September 25, 2012

Bumi Makin Panas, ciuss? miapa??

Sepertinya hujan belum mau turun di Bogor hari ini, walau terlihat mendung sejak pagi. Jam 4 sore saya menunggu commuter line yang akan membawa saya menghadiri undangan dari IdBlogNetwork.com bekerjasama dengan UNDP tentang Climate change. Topik nya serius, yang akhirnya membuat saya serius mengamati cuaca. mendung di bogor ternyata hujan cukup lebat memasuki stasiun Cilebut dan Citayam, rintik-rintik di stasiun Bojong Gede sampai depok, di stasiun-stasiun selanjutnya, panas.

Bogor kota hujan; sekarang tampaknya hanya sekedar kisah masa lalu, karena sejak minggu lalu hujan lebat yang biasanya turun minimal 3 hari sekali (apalagi ini sudah masuk musim penghujan) sampai hari ini belum tampak akan turun lagi, hanya menyisakan panas yang luar biasa menyengat. Oleh karena itu ketika mas @anjarisme mengungkapkan apakah climate change hanya sekedar issue pada Social Good Summit yang diadakan IdBlogNetwork.com yang bekerjasama dengan UNDP, badan PBB yang berkonsentrasi terhadap masalah pengembangan kualitas manusia, of course saya jawab NOT for me. 

Saturday, September 22, 2012

Kebun Raya Bogor.. Masih Jadi Pilihan Utama.

Panass.. macett.. itu yang terjadi setiap hari sabtu di kota Bogor. Masyarakat komuter yang biasa bekerja, hari ini libur, anak-anak bersekolah setengah hari, ditambah masyarakat pendatang yang sengaja mencari suasana lain (padahal ketemu macet-macet juga) menambah penuh kota kami.

Saturday, September 8, 2012

Restart Otak @akberbogor.

Saat komputer kita mendadak tidak memberikan respon, mungkin itu saat yang tepat untuk melakukan restart. Lalu pada saat otak kita yang hang, yang ditandai oleh respon yang lambat alias 'lemot' atau tidak fokus, terlihat sering melamun, tugas-tugas yang tidak selesai .. mungkin saatnya kita me'restart' otak kita.

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk 'mengistirahatkan'nya sejenak untuk kemudian menyalakan lagi. Otak punya kemampuan untuk memanajemen kecerdasan dan emosi. Pada titik tertentu bila antara emosi dan daya berfikir kita tidak sinkron,

Saturday, July 14, 2012

Momen Kasih Sayang Rusa Tutul Istana Bogor.

Yang berkunjung ke kota Bogor dan lewat di depan Istana Bogor pasti dengan mudah menemukan kawanan rusa tutul yang berkeliaran dengan bebas di halamannya.

Wednesday, June 27, 2012

Quality Time Alone di Oud Batavia.

Kekurang percayaan akan kebersihan dan kualitas udara di stasiun dan diatas commuter line bagi anak-anak menyebabkan saya untuk kesekian kalinya pergi ke Jakarta sendiri. Cuaca hari ini yang hangat saat saya menginjakkan  kaki di stasiun kota menggoda saya yang tadinya hanya akan mencari bahan menyalurkan hobi di daerah Asemka, berbelok ke kanan setelah underpass yang menghubungkan stasiun kota dengan kompleks museum.

Salah satu ruang pamer Museum Bank Mandiri
Akhirnya tanpa niat yang bulat namun keingintahuan yang besar saya masuki museum yang pertama.

Saturday, June 16, 2012

Angkot News.

Tahu kan kota Bogor terkenal hijau? Ya, hijau karena kebun rayanya ditambah menghijau dengan angkotnya yang bertebaran di dalam kota. Bisa dibilang seumur hidup saya tinggal di Bogor, angkot sudah merupakan bagian yang tidak bisa ipisahkan dari kehidupan saya. Angkot ini yang mengantar saya sekolah, ke pasar, atau sekedar jalan-jalan. Mulai dari yang berbentuk colt dengan atap kanvas, bemo, minibus dengan pintu di belakang hingga bentuk dan warnanya seperti sekarang ini.

Wednesday, May 23, 2012

Pulau Tidung, Pesona Penuh Cinta di Utara Jakarta.

Sudah terlalu lama rasanya sekolah kami tidak mengadakan teachers gathering. Namanya teachers gathering, pesertanya tentu hanya para guru saja tanpa menyertakan keluarga dan atau kerabat. Barangkali memang kita perlu juga sekali-sekali keluar dari rutinitas baik di rumah maupun di pekerjaan. Kali ini tujuan kami adalah Pulau Tidung,

Tuesday, May 15, 2012

Hello TASIKMALAYA

Ada hal yang disukai bila saatnya 'terpaksa' meninggalkan kelas dan keluarga, yaitu: mengunjungi tempat baru. Pelatihan tentang "Pemanfaatan Website Dalam Pembelajaran RSBI" yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat kali ini mengambil tempat di Hotel Taman Mangkubumi Indah, Mangkubumi, Tasikmalaya. Walaupun termasuk salah satu kecamatan di wilayah Kota Tasikmalaya, namun lokasi hotel cukup jauh dari kota Tasikmalaya, sekitar setengah jam perjalanan menggunakan kendaraan umum (angkot).

Kami menumpang bus Primajasa jurusan Lebak Bulus-Tasikmalaya. Masuk kota Tasikmalaya kami disambut hujan rintik-rintik

Tuesday, May 8, 2012

Zombi.

Saat baru masuk dan berkecimpung di dunia pendidikan sebagai guru, teman-teman (atau barangkali lebih tepat bila dibilang rekan kerja) dikejutkan pertanyaan saya tentang senioritas yang berlangsung begitu kental di sekolah kami. Tanpa mau mendengar kelanjutan dan maksud pertanyaan saya,

Monday, May 7, 2012

Kembang Kertas

Tampak dari jauh sebuah senyuman.. palsu.
Saat dekat wangimu semerbak.. aroma kepalsuan.
Gemerisik kelopakmu merdu.. menyanyikan lagu palsu.
Cerah warnamu bak racun pembunuh tomcat.
Bergerombol mengisi pot-pot di depan gerbang,
seakan berebut perhatian tamu yang datang.
Tak akan layu kamu begitu yakin.
Tapi kamu...palsu.







Cepat Sembuh!

Siang tadi baru saya dengar kabar ada teman yang masuk rumah sakit sejak hari Jumat. Akhirnya di sela-sela waktu mengajar tadi, saya sempatkan menjenguk bersama teman dan beberapa orang murid kelas 8. Melihatnya terbaring tanpa daya begitu rasanya sedih juga. Padahal dalam keadaan biasa kami seringkali saling 'menjatuhkan' saat diskusi atau "ngekeak" dalam bahasa Sunda yang bila diterjemahkan bebas berarti saling ledek.

Monday, February 27, 2012

Ket Ket Ket Ket

4 kali kata cat (baca: ket) buat 4 kucingku yang mati dalam 2 minggu ini.
Diawali sama Kimung yang tiba-tiba terbujur kaku, lalu adiknya yang masih bayi.
Saat si bayi mati, entah mungkin karena jiwa si bayi sudah hilang, induknya gelisah mencari. Melihat si ibu yang sibuk melongok kolong tempat tidur dan mencium kesana-kemari, saya takut anaknya terselip dan mati perlahan entah dimana (ini pernah saya alami dulu). Langsung ikut sibuk.
Ternyata anaknya masih ada lengkap 4 ekor dalam dus. Tapi.. seekor anaknya berada dalam posisi yang mencurigakan, kepalanya mendongak aneh. Saya coba colek-colek, tak bergeming.. jadilah malam itu saya jadi tukang gali kubur lagi.

Setelah mayat anaknya disingkirkan dan tilam dusnya diganti, si ibu kembali lagi dengan aktifitasnya; menyusui, seakan tak terjadi apa-apa. Paginya seperti biasa dia tiduran di dekat Ilham di depan TV. Mungkin cape habis menyusui anak-anaknya. Ilham sempat bermain sebentar dengannya dan seperti biasa setelah bermain dengan kucing, Ilham tak lupa cuci tangan.

Belum kering tangan Ilham, pembantu rumah sebelah berkata ada kucing tertabrak mobil dan mati, dia takut itu kucing kami. Takut-takut saya lihat di seberang jalan depan rumah, seonggok bulu kuning dengan belang hitam dan putih diantara rerumputan. Lemas, berarti ada 3 anak kucing yang masih belum bisa apa-apa (usianya belum genap sebulan) yang ditinggal induknya. Koneng, si jantan yang berbulu kuning, Tiger, si betina perkasa dan si Stu yang... lambat..

Tiger (atas), Koneng (tengah), Stu (bawah)

Memelihara anak kucing yang sangat kecil tanpa induknya memang luar biasa. Memandikan, memeberi obat cacing, obat salep mata dan vitamin pun dilakukan dengan harapan 3 ekor anak kucing yang ditinggal mati induknya akan tumbuh dengan sehat. Belum lagi mendidik mereka buang air... bukan main!!

Kesulitan timbul saat satu ekor kucing tak bisa minum susu sendiri. Ketika kedua saudaranya sudah dengan lahap minum semangkuk kecil susu, si stu hanya mampu menggigit dan menumpahkannya. Terpaksa setiap kali minum harus dengan spuit dan alhasil dia paling kecil diantara ketiganya.

Cuaca buruk, curah hujan yang tinggi setiap malam, udara siang siang yang kadang panas kadang berangin, ketidakmampuannya minum susu akhirnya membuat Stu menyerah juga. Jadilah ia menyusul induk dan saudaranya berbaring di bawah pohon jambu di depan rumah...bye Stu, mukanya yang besar dan lucu dan tingkahnya yang bodoh tapi lucu membuat saya sering tertawa, bahkan ketika dia tiba-tiba mengompol pun bikin saya geli. dasar Stu***!

Masih tersisa Koneng dan Tiger...

Saturday, January 21, 2012

Tukang Gali Kubur.

Dari semua saudaranya yang dua ekor, Kimung termasuk yang paling buruk rupa. Warnanya klasik kucing kampung, putih dan belang hitam di beberapa tempat. Wajahnya pun biasa-biasa aja. Badannya tidak kurus tidak gemuk.. lumayan lah barangkali.

Friday, January 6, 2012

Hidup Yang Terhormat Adalah Hidup Yang Realistis.

Agak panjang judul saya kali ini. Sebetulnya bukan judul, tepatnya kalimat tadi saya copas dari status teman yang saya jadikan inspirasi hari ini. "Hidup yang terhormat adalah hidup yang realistis" by Idang Rasjidi, pemusik Jazz yang hidupnya pasti realistis karena hingga sekarang masih eksis di dunianya. Pentingkah kita memandang sesuatu secara realistis sementara di sisi lain kita diharapkan bisa mempunyai mimpi untuk diraih?

Thursday, January 5, 2012

1431

Jumlah teman yang terdaftar dalam facebook saya hari ini adalah 1.431 account. Buat saya jumlah itu sangat fantastik, tapi apa betul itu jumlah teman saya? bila saya hitung 38 tahun hidup saya, rasanya itu jumlah yang sedikit...