Tuesday, November 30, 2010

bm

Punya hape yang bisa menghubungkan dengan banyak orang melalui serangkaian nomer pin memungkinkan kita bertukar pesan tanpa takut tagihan membengkak layaknya mengirim sms. Pesan yang disampaikan pun dapat ditulis dengan panjang atau cukup dengan forward dan copy paste. Dengan begitu baik berita, permintaan bantuan sampai dakwah dapat menjangkau luas.
Hari ini saya dapat 2 'bm' yang cukup menarik yang pertama mengenai pungutan atas nama ujian akhir yang diberlakukan di sebuah SD negeri di Tangerang. Disertai dengan tambahan berita bahwa tulisan tersebut bukan hoax serta mencantumkan nama aktivis dan para anggota dewan yth sebagai bukti dukungan dan ketidaksetujuan atas tindakan terswbut.
Namun yang paling sukai apabila 'bm' yang masuk berupa cerita yang bisa membuat saya tertawa sendiri saat membacanya, seperti bm ke-2 saya hari ini;

Hiji sore keur panas mentrang mentring kang Emod kikiplik di teras imahna bari halabhab kahausan.

Kang Emod :"Encep, pan maneh geus diajar ngitung matematika nya ... Ka warung jig pang meulikeun KOKA KOLA keur urang sa imah"

Encep : "nya bapa ... Encep geus bisa ka warung"

Kang Emod: "meuli Koka Kola, hiji keur Bapa, hiji keur Ema', hiji keur Euis, jeung hiji keur Encep. Jadi sabaraha botol kudu meuli"

Encep: "tilu bapaaa ..."

Kang Emod: " eeeee naha tilu?? Cik itung deui sing tarapti, bapa, emak, euis jeung encep hiji sewang, jadi koka kola sabaraha botol"

Encep bari molohok ngajawab lalaunan: .... ti..luuuu ...

Kang Emod jadi ambek, sementara si Encep keukeuh rek meli koka kola "tilu"

Teu sabar Kang Emod ambeuk geus rek nalipak si Encep
.
Si Encep bari cirambay ceurik keukeuh ngajawab: "Koka Kola tilu botol bapaaaa, da Encep hayang PANTAAAAA ..."

(Saya yakin kamu yang mengerti bahasa Sunda bakal ketawa seperti saya ^,^)

Wednesday, November 24, 2010

Topi Ilham

Ilham paling suka pakai topi. Kemanapun dia pergi pasti tak lupa pakai topi. Dia tahu topi akan melindungi dari panas dan dinginnya udara. Kemarin Ilham menemukan manfaat lain dari topinya.
Beda dengan kakaknya, Ilham suka makanan yang sedikit pedas. Waktu kakaknya bawa keripik pedas untuk Ilham, Ilham seneng banget. Satu dua keripik dia makan, lama-lama pedasnya mulai terasa. Ilham mulai garuk-garuk kepala, biasanya dia begitu jika makan yang pedas-pedas.
Ilham: Mamah.. Ambilin topi ; kata Ilham sambil terus makankeripik sambil sekali-sekali mengaruk kepalanya.
Saya: Buat apa pakai topi? ; saya agak heran karena kami tidak berencana keluar rumah.
I: buat ini mamah kepala..; Ilham tetap keukeuh minta diambilkan topi.
S: emang Ilham kepalanya kenapa kok pengen pake topi ; sambil agak heran saya serahkan juga topinya.
I: ini mamah, Ilham biar ga kepanasan kepalanya pake topi. Nih tuh kan Ilham keringetan; katanya sambil masih menggaruk kepalanya yang mulai berkeringat karena kepedasan..

Saya lalu tertawa waktu tau topi yang dia minta rupanya untuk menghilangkan rasa panas yang dia rasakan karena makan keripik pedas...Ilham..Ilham...hahahahaham