Wednesday, May 23, 2012

Pulau Tidung, Pesona Penuh Cinta di Utara Jakarta.

Sudah terlalu lama rasanya sekolah kami tidak mengadakan teachers gathering. Namanya teachers gathering, pesertanya tentu hanya para guru saja tanpa menyertakan keluarga dan atau kerabat. Barangkali memang kita perlu juga sekali-sekali keluar dari rutinitas baik di rumah maupun di pekerjaan. Kali ini tujuan kami adalah Pulau Tidung,

Tuesday, May 15, 2012

Hello TASIKMALAYA

Ada hal yang disukai bila saatnya 'terpaksa' meninggalkan kelas dan keluarga, yaitu: mengunjungi tempat baru. Pelatihan tentang "Pemanfaatan Website Dalam Pembelajaran RSBI" yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Jawa Barat kali ini mengambil tempat di Hotel Taman Mangkubumi Indah, Mangkubumi, Tasikmalaya. Walaupun termasuk salah satu kecamatan di wilayah Kota Tasikmalaya, namun lokasi hotel cukup jauh dari kota Tasikmalaya, sekitar setengah jam perjalanan menggunakan kendaraan umum (angkot).

Kami menumpang bus Primajasa jurusan Lebak Bulus-Tasikmalaya. Masuk kota Tasikmalaya kami disambut hujan rintik-rintik

Tuesday, May 8, 2012

Zombi.

Saat baru masuk dan berkecimpung di dunia pendidikan sebagai guru, teman-teman (atau barangkali lebih tepat bila dibilang rekan kerja) dikejutkan pertanyaan saya tentang senioritas yang berlangsung begitu kental di sekolah kami. Tanpa mau mendengar kelanjutan dan maksud pertanyaan saya,

Monday, May 7, 2012

Kembang Kertas

Tampak dari jauh sebuah senyuman.. palsu.
Saat dekat wangimu semerbak.. aroma kepalsuan.
Gemerisik kelopakmu merdu.. menyanyikan lagu palsu.
Cerah warnamu bak racun pembunuh tomcat.
Bergerombol mengisi pot-pot di depan gerbang,
seakan berebut perhatian tamu yang datang.
Tak akan layu kamu begitu yakin.
Tapi kamu...palsu.







Cepat Sembuh!

Siang tadi baru saya dengar kabar ada teman yang masuk rumah sakit sejak hari Jumat. Akhirnya di sela-sela waktu mengajar tadi, saya sempatkan menjenguk bersama teman dan beberapa orang murid kelas 8. Melihatnya terbaring tanpa daya begitu rasanya sedih juga. Padahal dalam keadaan biasa kami seringkali saling 'menjatuhkan' saat diskusi atau "ngekeak" dalam bahasa Sunda yang bila diterjemahkan bebas berarti saling ledek.