Monday, February 2, 2009

Menjadi 4 AS, bukan 2 AS.

Yang masih tersimpan dalam catatan pelatihan pengembangan profesi di bidang motivasi.

Bekerja, berasal dari kata 'kerja' yang berarti kegiatan melakukan sesuatu, menghasilkan sesuatu dari sebuah usaha atau mengoperasikan sesuatu seperti mesin atau alat lain. Yang namanya usaha pasti memerlukan pengorbanan. Tinggal sekarang kita yang melakukan suatu pekerjaan apakah mau berkorban?

Karena kata PENGORBANAN itulah maka yang namanya KERJA kadang menjadi sangat sulit untuk dilakukan. Manfaat kerja kita terkadang sangat menguntungkan pihak lain sementara tenaga kita terperas habis.. Lalu apa yang bisa kita peroleh dari hasil kerja kita? AMAL? yup.. kita mengamalkan AMANAT berupa kemampuan kita plus manfaat kerja kita buat orang lain siapa tau menjadi tabungan di akhirat.. Wallahualam. UANG? Jika kita melakukan hitung-hitungan atas tetesan keringat yang jatuh dengan uang, tidak akan pernah cukup. CAPE? selama masih ada mbok jamu yang lewat tiap pagi bawa obat buat pegel linu kita.. ga masalah lah. KEBAHAGIAAN dan KEPUASAN? Nah ini yang rada sulit, karena fitrah manusia yang tidak pernah puas menjadikan batasan bahagia dan puas sangat BLUR... g jelas.

Tapi jika kita terus mengukur, sampai kapan?? sampai sejauh apa?? Paling ENJOY dalam bekerja apabila kita sudah bisa menerapkan 4AS;

  1. KERJA KERAS; kesannya memang jadi seperti petani yang bekerja di ladang. Pergi saat matahari belum muncul, pulang saat petang. Tapi kerja keras dalam hal ini bukan hanya mengandalkan OTOT, melainkan melakukan sesuatu dengan usaha yang SUNGGUH-SUNGGUH dan SEMANGAT tinggi. 
  2. KERJA CERDAS; Jika semangat sudah bisa kita capai, kita harus juga cerdas dalam menggunakan kemampuan kita. Jangan pernah CEPAT PUAS dengan hasil kerja kita, karena kepuasan identik dengan KEGAGALAN. Lha kok gagal? Asumsinya bila kita mengalami PUAS artinya kita tidak mempunyai keinginan untuk berusaha menjadi LEBIH BAIK. Jadi, kita masih bisa selalu meningkatkan kinerja kita dengan berkerja secara CERDAS.
  3. KERJA IKHLAS; inti dari kerja ikhlas adalah JANGAN MENGELUH. Mengeluh sama artinya dengan MEMBATASI kemampuan kita. Dengan Ikhlas, KEBAHAGIAAN dalam melakukan pekerjaan, ENJOYABLE dan pasti menghasilkan sesuatu yang juga dapat membahagiakan orang lain.. ujung-ujungnya AMAL.
  4. KERJA TUNTAS; dalam arti TIDAK MENUNDA pekerjaan. Menunda pekerjaan sama artinya dengan melakukan sesuatu dengan sia-sia.. WASTED.. karena pada saat kita ingin menyelesaikan pekerjaan kita yang tertunda, sama dengan memulai kembali pekerjaan tersebut dari awal. FOKUS dalam melakukan suatu pekerjaan, berikan yang terbaik dan tuntaskan!

Apabila satu saja tidak kita lakukan berarti kita 'menderita' 2AS yaitu; AMBLAS dan TEWAS dalam pengertian tidak berkembangnya wawasan kita dan menjadi orang-orang yang dalam bekerja seperti ZOMBIE (mati segan, hidup tak mau...).

Masih berhubungan dengan KERJA, sebagai individu yang memiliki kemampuan, kita harus bisa 'MENJUAL DIRI' dengan baik. Waduh.. jangan diartikan dandan menor sambil bawa bass betot di lampu merah, ya.. Bahasa gaulnya untuk hal ini adalah bagaimana MARKETING DIRI yang baik;

  • Menjual diri dengan HARGA KOMPETITIF. Jika kita menganggap diri kita sebagai suatu produk, beri label diri kita dengan sesuai. Harga ini bisa sama dengan kompetitor lain atau bisa lebih tinggi apabila kita punya nilai jual yang LEBIH dibandingkan kompetitor kita. Kesannya jadi seperti merk dagang, ya? tapi kita sebagai individu memang perlu menambah nilai plus pada diri kita sehingga mempunyai nilai jual yang TINGGI.
  • KUALITAS BAGUS atas layanan dengan memberikan lebih dari yang diinginkan. Jika kepuasan sudah muncul dari orang-orang sekitar kita, mereka akan membantu MEMARKETKAN kita.
  • JAMINAN AFTER SALES, ini agak meniru produk elektronik atau kendaraan bermotor. Tapi memang salah satu yang membuat kita menentukan untuk membeli suatu produk adalah ketersediaan layanan purna jual. Bila kita sudah bisa IKHLAS dalam bekerja, keinginan kita untuk selalu membantu ditunjukkan dengan 'tidak pernah berkata TIDAK'.
  • Meningkatkan dan memelihara SILATURAHMI (jadi inget lebaran). Dalam bekerja, lakukan hubungan baik dengan orang-orang di sekitar kita. Hal ini akan bermanfaat bagi jaringan atau NETWORKING diri. Dengan luasnya jejaring pergaulan kita, dalam meminta bantuan terhadap orang dalam jaringan kita akan lebih mudah. 
  • UNIQUE atau berbeda dari yang lain adalah kata kunci lain dalam meningkatkan kualitas diri. Kesadaran terhadap diri yang tinggi akan menjadikan kita berbeda dari yang lain. Eksplorasi atas keunikan kita merupakan usaha kita untuk mengenal diri sendiri dengan lebih baik. 
  • POSITIF terhadap KRITIK. Berbesar hati dalam menerima kritik adalah proses pendewasaan diri. Menjadikan kritik sebagai bukti kasih sayang orang lain terhadap kita, akan menjadikan kita manusia yang lebih baik lagi.

Sebetulnya apa hubungan antara 4AS dan marketing diri ini dengan dunia pendidikan? Menjadi manusia yang baik sebagai pendidik otomatis akan mengucurkan sesuatu yang baik juga untuk para anak didik. Menjadi TELADAN, SERIUS dalam melayani serta melakukan PERSIAPAN yang matang akan menjadikan kita sebagai GURU yang sesungguhnya. Keinginan untuk selalu BELAJAR dan belajar membuat fikiran kita terbuka untuk perubahan namun dengan tidak melupakan PRINSIP dasar berupa agama dan budaya. Think globally act locally barangkali akan lebih mudah diwujudkan apabila kita telah menjadi INSAN PEMBELAJAR yang baik.

Note; Thx to Pak Aqua D. as a motivator that day, today and tomorrow...

1 comment:

My World, My Life said...

Kyaaaaaaaa....
Ada nama AQUA D. nya..
Y Ampun!!!
Heheheheheehehhehe...
Namaku kapan ms??

btw, thx to ur comments... Always confused, but not desperate anymore!!!! Luv u, Msel.. (apalagi kalo g pake acara invis.. ;))

Teletubbies ky alien!!