Wednesday, February 16, 2011

Sheila Majid: Penyanyi Duar Ulang.


Begitu yang diucapkan Sheila Majid dalam konser tunggalnya pada 15 Februari 2011 yang diberi tema "Sheila Majid 25 years Radiance Celebration Live in Jakarta" ketika mengomentari dirinya sendiri yang terkenal dengan lagu yang pernah dibawakan penyanyi Indonesia seperti Anyer dan Jakarta yang pertama dinyanyikan oleh Atiek CB, Begitulah Cinta dan Dia yang dinyanyikan lebih dahulu oleh Vina Panduwinata, Tanda-tandanya hingga Inikah Cinta. Melesetnya Sheila menyebutkan "Daur Ulang" menjadi "Duar Ulang" menjadikan semua penonton yang dapat dipastikan penggemar berat Sheila Majid riuh mengomentari. "oo Daur Ulang..." dengan senyum Sheila memperbaiki kesalahannya dan disambut lagi dengan tepuk tangan meriah.

Sheila Majid yang mengawali karier menyanyinya sejak tahun 1985 dengan album pertamanya bertajuk 'Dimensi Baru' sampai saat kemarin dalam konser 25 tahun karier menyanyinya semakin matang dan sangat 'melayu' dengan sikapnya yang santun. Sikap rendah hatinya dia tunjukkan saat mengapresiasi Odie Agam yang dia panggil 'Agam' sebagai: "friend of mine but much much older than me because he is my older brother's friend" yang dinyatakan berperan sangat besar mengangkat nama Sheila dengan karya-karyanya. Pun ketika Sheila mengapresiasi Vina Panduwinata yang dia sebut sebagai 'panutan' yang karya-karyanya sangat dia sukai dan mempengaruhi karier musiknya. Keduanya didaulat untuk menyanyikan sebait lagu 'Anyer dan Jakarta' serta 'Dia'.

Musisi yang dipilih Sheila untuk mendampinginya malam itu bukan wajah baru, melainkan mereka-mereka yang sudah mendampingi sejak awal kariernya seperti Mac Chew dan Jenny Chin dan Rozhan Aziz. Di tengah-tengah pertunjukan penonton diberi suguhan 'guitar-heroes' dengan duetnya Aziz dan Balawan dari Indonesia, komentar Sheila; "I can bring Indonesian-Malaysian musicians into my stage. Who said we are fighting?" dan kembali disambut dengan teriakan riuh penonton.
Kejutan lain adalah ketika Sheila menyanyikan lagu "Hadirmu" dari album 'Ratu' yang baru kali itu dia nyanyikan dalam pertunjukan live. Lagu ini sempat jadi hits di Indonesia pada saat itu.

Kematangannya dalam dunia nyanyi sangat kental ditunjukkan Sheila malam itu. Mulai dari pemilihan lagu, suaranya yang prima serta sikapnya yang komunikatif membuat penonton merasa larut dalam pertunjukannya. Hampir seluruh lagu yang dinyanyikan Sheila malam itu fasih dinyanyikan para penonton, kalaupun tidak hapal liriknya paling tidak lagunya bisa membuat para penonton bergoyang.
Pertunjukan ditutup dengan 'Legenda' yang menampilkan wajah-wajah budayawan Indonesia yang tak tergantikan seperti Benyamin S, Chrisye, Elfa S., dan Rendra. Terakhir tak lupa 'Sinaran' dengan meriah menutup konser suksesnya malam itu. Jika sudah seperti ini terngiang ucapannya yang 2 kali diulang; "Who said we are fighting?".

No comments: