Saturday, June 16, 2012

Angkot News.

Tahu kan kota Bogor terkenal hijau? Ya, hijau karena kebun rayanya ditambah menghijau dengan angkotnya yang bertebaran di dalam kota. Bisa dibilang seumur hidup saya tinggal di Bogor, angkot sudah merupakan bagian yang tidak bisa ipisahkan dari kehidupan saya. Angkot ini yang mengantar saya sekolah, ke pasar, atau sekedar jalan-jalan. Mulai dari yang berbentuk colt dengan atap kanvas, bemo, minibus dengan pintu di belakang hingga bentuk dan warnanya seperti sekarang ini.



Romantika naik angkot  juga bermacam-macam, mulai dari pasang audio gila-gilaan, diturunkan di tengah jalan karena penumpangnya tinggal saya dan sang supir hendak memutar balik angkotnya, sementara badan pegal dan kaki tergencet bangku sudah menjadi pengalaman yang biasa. Namun yang tidak biasa adalah kejadian pagi tadi.

Pagi tadi waktu hendak pergi ke tempat kerja, angkot yang saya naiki menyuguhkan siaran radio! mungkin biasa bila kemudian yang terdengar adalah lantunan lagu-lagu, namun yang tadi pagi saya dengar adalah sebuah talk show tentang program pemerintah daerah! Kebetulan sang sopir membawa angkotnya dengan tenang dan tidak ugal-ugalan sehingga saya bisa menikmati benar sajian talk show yang biasanya saya hindari pada saat biasa,

Saya masih ingat bahwa sang narasumber dari dinas kebersihan dan pertamanan sedang membahas mengenai PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk). Program ini akan dilakukan serentak di seluruh wilayah di Kota Bogor mengingat musim hujan yang sepertinya mulai datang dan meningkatknya kasus DBD. Mekanisme dari program ini adalah seluruh masyarakat selama 4 minggu berturut-turut membersihkan lingkungan di sekitar tempat tinggalnya guna mencegah jentik nyamuk Aides agypti berkembang menjadi nyamuk dewasa. Tempat yang sering luput dari perhatian kita adalah tempat penampungan air di belakang lemari pendingin serta di bawah kran dispenser. Programnya sendiri akan dimulai dan diresmikan pelaksanaannya oleh Walikota Bogor pada Minggu, 18 Juni 2012 di salah satu RW di Kelurahan Bantarjati yang memiliki kasus DBD tertinggi di koya Bogor.

Dalam kuurang lebih 45 menit sangat banyak informasi yang bisa saya peroleh. Tampaknya cukup baik apabila Pemerintah mensosialisasikan program-programnya melalui angkot news seperti ini daripada memutar musik keras yang memekakkan telinga. Bravo mang!

No comments: