Sunday, September 30, 2012

GOWES RUS(U)H.


Kebetulan punya tiket nonton gratis dan ada film yang pengen banget ditonton perasaannya ga terlukiskan deh..*lebayy. Tapi PREMIUM RUSH emang layak tonton bagi mereka yang suka olahraga yang menantang, terutama sepeda.

Awal film udah kebayang bersepeda disela-sela kendaraan yang padat emang harus punya sixth sense. Padatnya kendaraan New York boleh juga dibandingkan sama angkotnya Bogor yang suka slonong boy potong sana  sini. Fixed gear yang dipake sama Willie (Joseph Gordon-Levitt) untuk nganterin paket-paketnya jelas ga cocok buat saya yang parno abis. Selama setaun ber-bike to work saya udah ganti kanvas rem dan kawatnya sampe 2 kali.. jelas banget kan parno nya? soalnya saya b2w nya gak tiap hari :D



Beberapa waktu lalu saya berkesempatan ada di Jakarta pada saat jam pulang kantor, tampak beberapa sepeda diantara padatnya kendaraan. Di jakarta sepertinya memakai masker saat bersepeda di waktu-waktu itu wajib hukumnya karena emisi yang luar biasa dikeluarkan dari knalpot-knalpot kendaraan bermotor, belum lagi dari bis umum yang keliatannya tidak akan lulus uji emisi. Saat Social Good Summit di UNDP Indonesia yang difasilitasi oleh IdBlogger.net hal ini saya ungkapkan juga. bagaimana orang-orang yang sadar lingkungan dengan kembali bersepeda harus berjuang dengan polusi dan 'kekurang-ajaran' pengendara bermotor yang seakan-akan menganggap para pengendara sepeda invisible alias tidak kasat mata.

Para pengurus B2W Indonesia selalu mengusahakan bike track yang bisa paling tidak memberi rasa aman dan nyaman para pengendara sepeda walaupun jika nanti terwujud saya masih kurang percaya keefektifannya, wong jalur busway aja sering dilanggar, apalagi bike track! Pemerintah tampaknya harus betul-betul menunjukkan keseriusannya dalam hal ini. Walaupun sudah ada lembaga yang khusus menangani masalah penurunan emisi atau REDD (Reduce Emissions from Deforestation and Degradation), namun rasanya belum banyak yang bisa dilakukan. Ini bukan berarti pesimis, saat ini kita sudah akrab dengan "menanam seribu pohon" misalnya, atau tanam bakau di pesisir, mengimplan terumbu karang dan hal-hal yang bersifat memperbaiki lingkungan lainnya.
biar gowes rus(u)h tapi tetep narsiss..

Karena terinspirasi premium rush yang saya tonton kemaren sore, pagi ini walaupun agak kesiangan  dan terburu-buru karena ceu Tarie temen gowes ane ada janji nganter temennya jalan-jalan, dilanjut juga gowes 'cari keringet doang' keliling kampung. Jadilah kita gowes rus(u)h  (rusuh=terburu-buru*sunda) yang walaupun rush tapi tempat yang didatangi cukup lah buat pose-pose narsis kami.

No comments: