Saturday, December 31, 2011

Arti Senyuman

Ada lomba aplod foto senyuman dan cerita dibaliknya. Niat ingin ikutan, tapi ternyata ga segampang itu memilih foto dengan senyum termanis yang saya punya. Wajah yang sama, senyum dari bibir yang sama ternyata punya arti yang berbeda-beda.


Suatu saat dalam hidup kita mungkin pernah merasakan serba salah. Bangun di waktu yang salah, mengenakan baju yang salah sampai tempat tidur kita penuh dengan baju yang tidak jadi kita pakai. Pergi kerja dengan semangat yang salah, hanya sekedar melaksanakan kewajiban untuk hadir, lalu melakukan apa yang kita sebut dengan 'kerja' lalu..wuzzz... pulang.
Serba salah. Luangkan waktu sejenak untuk bersandar, pejamkan mata lalu fikirkan tentang sesuatu yang indah sampai terkembang sebuah senyuman.. buka mata, tarik nafas panjang, lepaskan perlahan... niscaya semua 'kesalahan' akan lenyap seiring dengan semakin terkembangnya senyum kita.

Sebuah senyum bisa menenangkan hati kita. Ingin tahu lebih tentang sebuah senyum lalu googling... fiuuh ternyata banyak benar tulisan dan artikel tentang yang satu ini. Sebuah senyuman bisa membuat siapapun yang melakukannya menjadi lebih tenang dan tentram. Bahkan Nabi tidak pernah pelit untuk berbagi senyuman kepada para umat bahkan kepada yang memusuhinya sekalipun! Betapa ajaibnya sebuah senyuman sampai saya kemudian ikut tersenyum dalam membuat tulisan ini dan percaya atau tidak, rasanya jauh lebih baik!

Tersenyum saat kita mengalami kesulitan terbukti juga bisa menahan air mata kita yang hampir jatuh. Membuat kita berpikir positif bahwa setiap masalah pasti ada jalan keluarnya. Membantu kita melihat masalah dari sisi yang berbeda, sisi yang bahkan tidak kita sadari bisa kita lakukan.

how happy to see the 'smile'.

Saat kita berdiri di depan kelas dan murid kita tak henti-hentinya bicara hingga suara kita tak terdengar. Berhenti sejenak kembangkan sebuah senyum dan pertahankan selama 7 detik, katanya itu waktu yang akurat untuk menentukan tulusnya sebuah senyuman. Saat senyum kita terkembang, saat itu kita seakan kembali ke masa dimana kita jadi siswa yang sedang seru-serunya menceritakan tentang liburan, permainan baru, tentang adik, kakak atau saudara mereka, ketika itu juga kita memaafkan keributan yang mereka timbulkan. Begitu juga dengan murid yang melihat senyum tulus kita. Mereka akan terdiam dan merasa tenang karena yakin keributan mereka tidak membuat kita marah. Keributannya mungkin tidak akan berkurang membuat senyum kita bertambah banyak dan lama, paling tidak hati kita tidak menyikapi keributan mereka dengan keributan lagi (baca: marah).

Ajaibnya sebuah senyuman, membuat para ibu yang tadinya hendak marah, mendadak terenyuh hatinya melihat senyum yang diberikan anak mereka. Amarah yang hampir keluar tiba-tiba saja luluh melihat senyum yang menandakan permintaan maaf atas kesalahan mereka, duuh...
Kekuatan sebuah senyum juga bisa diartikan sebagai sebuah doa dan dukungan. Ketika anak kita, teman, kerabat harus melakukan sesuatu yang memerlukan dukungan, seringkali kita genggam tangan mereka lalu kita berikan senyum yang paling tulus yang kita punya. Sertai langkahnya dengan senyum dan senyum itu bisa jadi penambah semangat mereka dalam melalui tantangan.

Jadi, jangan ragu untuk tersenyum karena senyum kita akan membuat dunia ini lebih indah.

No comments: